Liputan6.com, Jakarta - Mencari solusi aman dan efektif untuk masalah nyamuk di rumah? Banyak keluarga kini beralih pada cara mengusir nyamuk secara alami sebagai alternatif yang lebih sehat. Pendekatan ini tidak hanya mengurangi paparan bahan kimia berbahaya, tetapi juga menawarkan solusi yang ramah lingkungan dan ekonomis untuk jangka panjang.
Berbagai bahan yang mudah ditemukan di sekitar kita ternyata memiliki potensi besar sebagai pengusir nyamuk. Mulai dari tanaman dengan aroma khas hingga bumbu dapur, semua dapat dimanfaatkan. Beragam cara mengusir nyamuk secara alami ini bekerja dengan memanfaatkan senyawa yang tidak disukai nyamuk, namun tetap aman bagi penghuni rumah, termasuk hewan peliharaan.
Artikel ini akan mengulas 10 cara mengusir nyamuk secara alami yang telah terbukti ampuh. Setiap metode akan dijelaskan secara rinci, termasuk kandungan aktif dan panduan penggunaannya. Berikut 10 cara mengusir nyamuk secara alami, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Minggu (22/2/2026).
1. Lavender: Pengusir Nyamuk Alami dengan Aroma Menenangkan
Tanaman lavender dikenal luas karena kemampuannya mengusir nyamuk, berkat senyawa linalool yang dikandungnya. Aroma harum yang disukai manusia ini justru sangat mengganggu indra penciuman nyamuk. Bunga lavender berwarna ungu tidak hanya mempercantik ruangan, tetapi juga efektif menghalau serangga pengganggu.
Penempatan pot lavender di dekat jendela atau pintu dapat menjadi penghalang alami yang efektif. Untuk perlindungan langsung, menggosokkan bunga lavender segar ke kulit dapat memberikan efek pengusir nyamuk selama beberapa jam. Minyak esensial lavender juga bisa diteteskan pada bantal atau sprei untuk perlindungan saat tidur.
- Tanaman dalam pot: Letakkan di dekat pintu masuk dan jendela sebagai pertahanan awal.
- Bunga kering: Gantung dalam kantong kain di sudut kamar untuk menyebarkan aroma.
- Minyak lavender: Teteskan pada kapas dan taruh di tempat strategis yang sering dilalui nyamuk.
- Gosok langsung: Usapkan bunga segar ke kulit yang terbuka untuk perlindungan personal.
2. Manfaat Serai Wangi (Citronella) dalam Mengusir Nyamuk
Serai wangi, atau citronella, mengandung minyak alami yang sangat efektif dalam mengusir nyamuk. Bau menyengat dari minyak citronella tidak disukai nyamuk dan bahkan mampu menyamarkan bau karbon dioksida serta keringat manusia. Ini membuat nyamuk kesulitan menemukan targetnya untuk digigit.
Studi ilmiah pada tahun 2011 menunjukkan bahwa citronella dari serai mampu mengusir nyamuk hingga 2,5 jam dan mengurangi gigitan sampai 40 persen. Tanaman ini telah lama dimanfaatkan sebagai bahan dasar obat nyamuk alami di berbagai belahan dunia.
Serai wangi dapat digunakan dalam berbagai bentuk, baik sebagai tanaman segar maupun air rebusan. Mengiris dan meletakkan serai segar dalam wadah terbuka akan melepaskan aroma khasnya, efektif mengusir nyamuk di area tertentu. Air rebusan serai juga bisa menjadi solusi untuk mengepel lantai atau disemprotkan sebagai pengharum ruangan sekaligus pengusir nyamuk.
- Tanaman hidup: Tanam di halaman atau dalam pot besar untuk perlindungan area luas.
- Irisan segar: Potong dan letakkan dalam mangkuk di sudut ruangan yang sering dihinggapi nyamuk.
- Air rebusan: Rebus serai lalu gunakan airnya untuk mengepel lantai atau sebagai semprotan alami.
- Bakar ujung batang: Bakar seperti dupa untuk mengeluarkan asap wangi yang mengusir nyamuk.
3. Kombinasi Lemon dan Cengkeh: Repelan Nyamuk yang Ampuh
Perpaduan aroma segar lemon dan bau kuat cengkeh menciptakan penghalang yang sangat efektif untuk nyamuk. Nyamuk tidak menyukai bau cengkeh dan aroma jeruk, sehingga kombinasi keduanya menghasilkan efek pengusir yang lebih kuat dan tahan lama.
Cara pembuatannya sangat sederhana: belah lemon menjadi dua, lalu tancapkan beberapa butir cengkeh ke dalam dagingnya. Letakkan di area strategis seperti meja kerja, kamar tidur, atau ruang keluarga. Aroma yang dihasilkan akan menyebar ke seluruh ruangan.
Kombinasi ini dapat bertahan sekitar 1-2 hari sebelum lemon mulai mengering dan perlu diganti. Penggantian rutin akan memastikan efektivitas perlindungan tetap terjaga.
- Siapkan lemon segar: Potong menjadi dua bagian yang siap digunakan.
- Tancapkan cengkeh: Masukkan 6-8 butir cengkeh ke dalam setiap potongan lemon.
- Tempatkan strategis: Letakkan di area yang sering digunakan atau di mana nyamuk biasa berkumpul.
- Ganti rutin: Buat yang baru setiap 2-3 hari sekali untuk menjaga efektivitasnya.
4. Minyak Kayu Putih dan Lemon: Solusi Semprotan Antinyamuk Alami
Minyak kayu putih dikenal memiliki aroma kuat yang menyegarkan dan efektif mengusir nyamuk, berkat kandungan cineole di dalamnya. Senyawa ini berperan sebagai repellent alami yang mengganggu sistem pernapasan nyamuk dan kemampuan mereka mencium bau manusia.
Menggabungkan minyak kayu putih dengan perasan lemon segar akan menciptakan semprotan alami yang aman digunakan di dalam rumah. Semprotan ini tidak mengandung bahan kimia berbahaya, sehingga lebih nyaman untuk dihirup.
Untuk membuatnya, campurkan minyak kayu putih dengan air bersih dan perasan lemon ke dalam botol semprot. Kocok rata sebelum digunakan karena minyak dan air dapat terpisah. Semprotkan ke udara atau sudut-sudut ruangan yang gelap tempat nyamuk sering bersembunyi. Efeknya dapat bertahan sekitar 3 jam, namun perlu diingat bahwa campuran minyak kayu putih lemon tidak disarankan untuk anak di bawah usia 3 tahun.
- Air bersih: Siapkan 200ml air matang atau air suling.
- Minyak kayu putih: Tambahkan 15-20 tetes minyak murni.
- Perasan lemon: Gunakan perasan dari 1 buah lemon segar.
- Sabun cair: Tambahkan 1 sendok teh untuk membantu pencampuran minyak dengan air.
- Cara pakai: Kocok sebelum disemprotkan ke udara atau permukaan yang diinginkan.
5. Kemangi: Perlindungan Ganda dari Nyamuk Dewasa dan Jentik
Kemangi mengandung senyawa seperti citral, eugenol, dan methyl eugenol yang tidak hanya mengusir nyamuk dewasa tetapi juga beracun bagi jentik nyamuk. Ini memberikan perlindungan ganda, yaitu mencegah gigitan nyamuk dan menghambat perkembangbiakannya di sekitar rumah.
Aroma khas kemangi yang harum bagi manusia ternyata sangat menyengat dan mengganggu bagi nyamuk. Untuk memaksimalkan efeknya, letakkan tanaman kemangi di area yang mendapat sinar matahari pagi dan memiliki sirkulasi udara yang baik.
Meremas beberapa lembar daun kemangi dapat mengeluarkan minyak alami dan membuat aromanya lebih pekat, efektif mengusir nyamuk dengan cepat. Air rebusan daun kemangi juga bisa diolah menjadi semprotan antinyamuk alami.
- Pilih varietas yang tepat: Kemangi Thailand atau kemangi hutan dikenal lebih wangi dan efektif.
- Letakkan di tempat strategis: Area dengan sinar matahari pagi dan angin sepoi-sepoi akan membantu menyebarkan aromanya.
- Rawat dengan baik: Pangkas secara rutin agar daun baru terus tumbuh dan aromanya tetap kuat.
- Remas daun: Lakukan saat diperlukan untuk mengeluarkan aroma kuat dan mengusir nyamuk secara instan.
6. Asap Kulit Jeruk Kering: Alternatif Obat Nyamuk Bakar Alami
Kulit jeruk mengandung minyak atsiri yang akan dilepaskan dalam bentuk asap saat dibakar. Asap ini mengandung zat yang sangat tidak disukai nyamuk dan dapat menyebar ke area yang lebih luas dibandingkan metode lainnya. Teknik ini berfungsi mirip obat nyamuk bakar, namun tanpa zat kimia berbahaya.
Sebelum digunakan, kulit jeruk harus dijemur hingga benar-benar kering agar mudah terbakar dan menghasilkan asap optimal. Bakar ujung kulit jeruk di atas wadah tahan api, pastikan hanya mengeluarkan asap tanpa api yang besar.
Asap yang dihasilkan akan menyebar ke seluruh ruangan dan efektif mengusir nyamuk. Selain dibakar, kulit jeruk segar juga bisa diletakkan di sudut ruangan sebagai pengusir nyamuk.
- Persiapan: Jemur kulit jeruk di bawah sinar matahari selama 2-3 hari hingga kering sempurna.
- Wadah aman: Gunakan mangkuk keramik atau wadah logam yang tahan panas untuk pembakaran.
- Teknik pembakaran: Bakar ujungnya agar menghasilkan asap, bukan nyala api yang besar.
- Durasi: Satu porsi kulit jeruk kering efektif untuk sekitar 30-45 menit.
7. Bawang Putih: Perlindungan Ganda dari Nyamuk
Bawang putih mengandung senyawa belerang (sulfur) yang tidak disukai nyamuk. Zat sulfur ini dapat keluar melalui pori-pori kulit saat dikonsumsi, atau melalui udara saat diolah menjadi semprotan. Bau kuat bawang putih diketahui mengandung sulfur alami yang beracun bagi nyamuk saat mereka mencium atau menelannya.
Keunikan bawang putih adalah kemampuannya memberikan perlindungan baik dari dalam tubuh maupun dari lingkungan sekitar. Untuk penggunaan eksternal, bawang putih bisa direbus, lalu airnya disemprotkan ke halaman atau area luar rumah.
Larutan bawang putih ini dapat langsung mematikan nyamuk. Meskipun aromanya cukup kuat, bawang putih sangat efektif, terutama untuk area outdoor seperti teras atau taman.
- Konsumsi langsung: Makan 1-2 siung bawang putih mentah setiap hari untuk perlindungan internal.
- Semprotan ruangan: Rebus 5-6 siung dalam 500ml air, saring, dan gunakan sebagai semprotan.
- Irisan segar: Potong bawang putih dan letakkan di dekat pintu masuk untuk menghalau nyamuk.
- Tanam di kebun: Menanam bawang putih di sekitar area duduk outdoor dapat membantu mengusir nyamuk.
8. Zodia: Tanaman Endemik Indonesia Efektif Mengusir Nyamuk Tropis
Zodia (Evodia suaveolens) adalah tanaman asli Indonesia yang terbukti sangat efektif mengusir nyamuk jenis tropis, termasuk Aedes aegypti, pembawa demam berdarah. Penelitian telah menunjukkan kemampuan tinggi tanaman ini dalam menghalau nyamuk.
Tanaman zodia mengeluarkan aroma khas ketika daunnya bergerak akibat angin atau sentuhan. Aroma ini tidak disukai nyamuk, menjadikannya repelan alami yang ampuh.
Zodia mudah dirawat dan dapat tumbuh baik di dalam maupun di luar ruangan dalam berbagai kondisi cahaya. Untuk hasil maksimal, letakkan zodia di dekat kipas angin atau area dengan aliran udara baik. Gerakan udara akan membantu menyebarkan aromanya ke seluruh ruangan. Tanaman ini juga mudah diperbanyak melalui stek batang.
- Penempatan ideal: Dekat kipas angin atau area berangin untuk penyebaran aroma maksimal.
- Perawatan mudah: Siram secara teratur dan pangkas sesekali untuk mendorong pertumbuhan baru.
- Perbanyakan: Dapat diperbanyak dengan stek batang atau pemisahan rumpun.
- Kombinasi: Gabungkan dengan tanaman pengusir nyamuk lain untuk perlindungan yang lebih kuat.
9. Ampas Kopi: Solusi Ramah Lingkungan untuk Membasmi Jentik Nyamuk
Ampas kopi mengandung kafein yang beracun bagi jentik nyamuk dan mampu mengubah kondisi air menjadi tidak ideal untuk perkembangbiakan nyamuk. Ketika ampas kopi ditaburkan ke genangan air, telur nyamuk akan naik ke permukaan dan mati karena kekurangan oksigen.
Selain itu, ampas kopi akan mengubah tingkat keasaman air dan mengurangi kadar oksigen, sehingga jentik nyamuk tidak dapat bertahan hidup. Metode ini sangat baik karena memanfaatkan limbah dapur yang seringkali dibuang percuma.
Taburkan ampas kopi segar ke genangan air yang sulit dikuras, seperti tatakan pot bunga, got kecil, atau tempat penampung air. Ampas kopi akan bekerja selama 1-2 minggu, tergantung pada curah hujan. Cara ini tidak hanya membunuh jentik yang sudah ada tetapi juga mencegah nyamuk dewasa bertelur di tempat tersebut.
- Gunakan ampas segar: Ampas kopi yang baru diseduh lebih efektif dalam membasmi jentik.
- Takaran tepat: Gunakan sekitar 1 sendok makan per liter air tergenang.
- Area target: Fokus pada tatakan pot, got kecil, dan tempat penampung air hujan.
- Pantau rutin: Cek setiap minggu dan tambahkan ampas baru bila diperlukan untuk menjaga efektivitas.
10. Kipas Angin: Penghalang Mekanis Efektif untuk Nyamuk
Nyamuk adalah penerbang yang lemah dan sangat tidak menyukai angin kencang. Kipas angin bekerja dengan menciptakan aliran udara yang mengganggu kemampuan terbang nyamuk. Selain itu, kipas angin juga memecah konsentrasi bau karbon dioksida yang kita keluarkan, sehingga nyamuk kesulitan mendeteksi keberadaan kita.
Dengan aliran udara yang konstan, nyamuk akan kesulitan untuk hinggap atau menggigit. Kecepatan angin minimal 2 meter per detik sudah cukup untuk mengganggu penerbangan nyamuk secara signifikan.
Posisikan kipas angin pada ketinggian 1-1.5 meter dari lantai dan arahkan ke area tempat Anda beraktivitas, namun tidak langsung ke tubuh. Kipas angin juga memiliki bonus tambahan yaitu membantu mengurangi suhu tubuh dan keringat, yang merupakan daya tarik utama bagi nyamuk.
- Kecepatan sedang: Level 2-3 pada kipas angin sudah cukup untuk mengusir nyamuk.
- Arah yang tepat: Arahkan ke area aktivitas, bukan langsung ke tubuh, untuk menciptakan zona aman.
- Ketinggian ideal: Letakkan pada ketinggian 1-1.5 meter dari lantai untuk cakupan optimal.
- Waktu operasi: Nyalakan saat nyamuk aktif, yaitu dari sore hingga pagi hari.
QnA: Tanya Jawab Seputar Cara Mengusir Nyamuk Alami
Q1: Berapa lama cara alami ini bertahan dibanding obat nyamuk biasa?
A: Cara alami umumnya bertahan 2-6 jam tergantung jenisnya. Lavender dan serai wangi paling awet (4-6 jam), sementara lemon-cengkeh perlu diganti setiap 1-2 hari. Meski lebih singkat, cara alami lebih aman dan bisa dipakai berulang tanpa bahaya kesehatan.
Q2: Apakah cara ini ampuh untuk semua jenis nyamuk?
A: Kebanyakan efektif untuk nyamuk rumah biasa dan nyamuk demam berdarah. Tapi beberapa jenis nyamuk mungkin perlu kombinasi beberapa cara sekaligus untuk hasil yang maksimal.
Q3: Bolehkah menggunakan beberapa cara sekaligus?
A: Boleh dan bahkan dianjurkan untuk hasil terbaik. Misalnya tanaman lavender + kipas angin, atau serai wangi + ampas kopi. Hindari menggabung aroma yang terlalu kuat seperti bawang putih + minyak kayu putih bersamaan.

9 hours ago
6
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5509874/original/082244800_1771775505-20260222IQ_Dewa_United_vs_Boreo_FC-01.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5509864/original/094893400_1771772347-bueno.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5509867/original/017318500_1771773193-20260222IQ_Dewa_United_vs_Boreo_FC-08.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4948278/original/016784000_1726761342-IMG_20240919_223005.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5509754/original/077715500_1771750898-paes.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5504523/original/039746200_1771239952-Febri.webp)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5312156/original/028552100_1754906320-1000195600.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5505985/original/090246400_1771402531-kecoa_di_dapur.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5509677/original/071075100_1771743136-unnamed__19_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5509569/original/062617400_1771733633-Shayne_Pattynama-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5478554/original/057404800_1768904586-Beternak_Jangkrik_Pakan_Ternak.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5509612/original/003722700_1771738499-Gemini_Generated_Image_llsqztllsqztllsq_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5509668/original/068731400_1771743012-Jepara__Solo__Padang.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5498686/original/033215600_1770714433-WhatsApp_Image_2026-02-10_at_15.58.21.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5503876/original/024973000_1771215537-Kecoak_Muncul_dari_Kamar_Mandi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5342854/original/002615400_1757402192-barba.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1290404/original/015557200_1468741040-_20160716NH_Bobotoh__05.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5509583/original/060367900_1771734679-Gemini_Generated_Image_qr2nc0qr2nc0qr2n_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5509440/original/085584400_1771712902-Gemini_Generated_Image_faltggfaltggfalt_2.jpg)










:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407928/original/066044200_1762757831-Gemini_Generated_Image_6aq8ve6aq8ve6aq8.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407853/original/063538400_1762756283-desain_rumah__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407835/original/000490000_1762756179-rumah_mungil_ala_villa_dengan_mezzanine_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407806/original/029507600_1762755207-model_gamis_abaya_warna_pastel_anti_gerah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5319153/original/007607300_1755506626-bansos.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5399792/original/021697400_1762005267-InShot_20251101_204835762.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5382923/original/000118700_1760607895-warung_jajan_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407831/original/043493200_1762756167-atasan_brokat_bawah_batik_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407860/original/065539800_1762756285-unnamed_-_2025-11-10T121554.931.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453294/original/050897400_1766474273-3b763600-b9ea-4b9e-bedd-17ed90a573e4.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453102/original/079572900_1766468512-dapur_cantik_minimalis_terbaru_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453276/original/089690800_1766473880-desain_teras_samping_memanjang__7_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453266/original/028409900_1766473688-Gemini_Generated_Image_3hozdt3hozdt3hoz_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407718/original/020057100_1762751958-Zamenis_longissimus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453091/original/043931500_1766468139-Model_Dress_A_Line_untuk_Perayaan_Libur_Akhir_Tahun_yang_Elegan_dan_Stylish_Detail_Wrap.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453126/original/093428100_1766470604-unnamed_-_2025-12-23T131456.592.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5419331/original/064204700_1763689880-unnamed__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453003/original/051206800_1766464788-Anting_emas_yang_tidak_membuat_telinga_pegal.jpg)