Liputan6.com, Jakarta - Ternak skala rumahan yang bisa menjadi aktivitas produktif masa pensiun dapat menjadi pilihan menarik untuk mengisi waktu luang sekaligus memperoleh penghasilan tambahan. Banyak jenis ternak yang bisa dipelihara di rumah dengan lahan dan modal yang relatif terbatas.
Selain memberikan kesibukan yang bermanfaat, ternak skala rumahan yang bisa menjadi aktivitas produktif masa pensiun juga membantu pensiunan tetap aktif menjalankan kegiatan sehari-hari. Perawatannya pun umumnya cukup sederhana dan dapat disesuaikan dengan kemampuan masing-masing.
Menariknya, pilihan ternak skala rumahan yang bisa menjadi aktivitas produktif masa pensiun sangat beragam, mulai dari unggas, ikan, hingga serangga yang memiliki nilai jual menjanjikan. Berikut beberapa jenis ternak yang layak dipertimbangkan.
Berikut Liputan6.com merangkum dari berbagai sumber tentang ternak skala rumahan yang bisa menjadi aktivitas produktif masa pensiun, Selasa (2/6/2026).
1. Burung Puyuh
Burung puyuh sangat cocok dipelihara sebagai ternak skala rumahan yang bisa menjadi aktivitas produktif masa pensiun karena ukurannya kecil dan tidak memerlukan kandang yang besar. Bahkan, kandang puyuh dapat dibuat secara bertingkat sehingga lebih hemat tempat dan cocok untuk pekarangan rumah yang terbatas.
Keunggulan utama ternak puyuh adalah kemampuannya menghasilkan telur dalam jumlah banyak dalam waktu yang relatif cepat. Telur puyuh memiliki pasar yang cukup luas, mulai dari pedagang makanan hingga konsumen rumah tangga. Dengan perawatan yang sederhana dan biaya operasional yang tidak terlalu tinggi, usaha ini dapat menjadi kegiatan yang produktif sekaligus menguntungkan.
2. Ayam Kampung KUB
Ayam Kampung Unggul Balitbangtan (KUB) menjadi salah satu pilihan ternak skala rumahan yang bisa menjadi aktivitas produktif masa pensiun karena mudah dipelihara dan tidak membutuhkan lahan yang terlalu luas. Jenis ayam ini dikenal memiliki daya tahan tubuh yang baik sehingga lebih tahan terhadap berbagai penyakit dibandingkan beberapa jenis unggas lainnya.
Selain itu, ayam KUB mampu menghasilkan telur dan daging yang memiliki nilai jual cukup baik di pasaran. Dengan perawatan rutin berupa pemberian pakan, minum, dan menjaga kebersihan kandang, pensiunan dapat menjalankan usaha ini tanpa harus mengeluarkan tenaga yang berlebihan. Permintaan pasar yang stabil membuat ternak ayam KUB berpotensi menjadi sumber penghasilan tambahan yang menjanjikan.
3. Jangkrik
Budidaya jangkrik menjadi pilihan menarik bagi pensiunan yang ingin memulai usaha dengan modal relatif kecil. Karena itulah, jangkrik sering disebut sebagai ternak skala rumahan yang bisa menjadi aktivitas produktif masa pensiun yang mudah dijalankan oleh pemula.
Masa panennya yang singkat membuat perputaran usaha menjadi lebih cepat dibandingkan beberapa jenis ternak lainnya. Jangkrik banyak dibutuhkan sebagai pakan burung, ikan hias, dan reptil sehingga peluang pasarnya cukup terbuka. Selain itu, kandangnya tidak membutuhkan area yang luas sehingga dapat ditempatkan di bagian rumah yang tidak terpakai.
4. Maggot BSF
Maggot BSF atau larva lalat Black Soldier Fly semakin diminati karena memiliki manfaat ekonomi dan lingkungan sekaligus. Budidaya ini termasuk ternak skala rumahan yang bisa menjadi aktivitas produktif masa pensiun karena dapat dilakukan dengan peralatan sederhana dan biaya yang relatif rendah.
Maggot biasanya digunakan sebagai pakan alternatif untuk unggas dan ikan karena memiliki kandungan protein yang tinggi. Selain menghasilkan keuntungan, budidaya maggot juga membantu mengurangi limbah organik rumah tangga karena sisa makanan dapat dimanfaatkan sebagai media pakan. Aktivitas perawatannya pun tidak terlalu berat sehingga cocok dijalankan oleh pensiunan.
5. Kelinci
Kelinci merupakan hewan yang memiliki banyak peminat, baik sebagai hewan peliharaan maupun untuk kebutuhan konsumsi. Oleh karena itu, kelinci menjadi salah satu ternak skala rumahan yang bisa menjadi aktivitas produktif masa pensiun yang layak dipertimbangkan.
Perawatan kelinci tergolong mudah karena pakan utamanya berupa rumput, sayuran, dan pelet yang mudah ditemukan. Selain itu, kelinci memiliki tingkat reproduksi yang cukup tinggi sehingga jumlah ternak dapat bertambah dalam waktu relatif singkat. Jika dikelola dengan baik, usaha ini dapat memberikan pemasukan tambahan yang stabil.
6. Ikan Lele
Budidaya ikan lele dikenal sebagai usaha yang praktis dan cocok dijalankan di rumah. Dengan menggunakan kolam terpal, bak plastik, atau sistem bioflok, lele dapat dibudidayakan meskipun lahan yang tersedia tidak terlalu luas.
Karena permintaan konsumsinya tinggi, lele termasuk ternak skala rumahan yang bisa menjadi aktivitas produktif masa pensiun yang memiliki peluang pasar menjanjikan. Perawatannya juga cukup sederhana, terutama jika kualitas air dan pemberian pakan dijaga dengan baik. Dalam beberapa bulan, lele sudah dapat dipanen dan dijual.
7. Ayam Petelur
Ayam petelur menjadi pilihan yang menarik karena mampu menghasilkan pemasukan harian dari penjualan telur. Inilah yang membuatnya banyak dipilih sebagai ternak skala rumahan yang bisa menjadi aktivitas produktif masa pensiun oleh masyarakat.
Permintaan telur yang tinggi membuat hasil produksi relatif mudah dipasarkan ke warung, tetangga, maupun pasar tradisional. Dengan kandang yang bersih dan manajemen pakan yang baik, ayam petelur dapat menghasilkan telur secara konsisten selama masa produktifnya. Usaha ini cocok bagi pensiunan yang ingin memiliki sumber pendapatan rutin.
8. Kambing
Kambing merupakan hewan ternak yang memiliki nilai ekonomi cukup tinggi dan permintaannya cenderung stabil sepanjang tahun. Oleh sebab itu, kambing termasuk ternak skala rumahan yang bisa menjadi aktivitas produktif masa pensiun yang berpotensi memberikan keuntungan jangka panjang.
Perawatannya tidak terlalu rumit karena kambing dapat mengonsumsi berbagai jenis hijauan yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar. Selain dijual sebagai hewan potong, kambing juga memiliki nilai jual tinggi ketika memasuki musim tertentu seperti Iduladha. Hal ini membuat usaha ternak kambing tetap menarik untuk dijalankan.
9. Kroto
Budidaya kroto atau telur semut rangrang menjadi salah satu usaha yang cukup menjanjikan karena permintaannya terus ada di kalangan penghobi burung kicau. Karena itu, kroto layak masuk dalam daftar ternak skala rumahan yang bisa menjadi aktivitas produktif masa pensiun.
Kroto dapat dibudidayakan menggunakan rak dan toples sederhana yang ditempatkan di dalam ruangan atau teras rumah. Perawatannya relatif ringan dan tidak memerlukan banyak tenaga. Hasil panennya juga memiliki harga jual yang cukup baik sehingga dapat memberikan tambahan pendapatan yang menarik.
10. Belut
Belut dapat dibudidayakan menggunakan kolam terpal, bak semen, maupun drum plastik sehingga tidak membutuhkan lahan yang luas. Fleksibilitas ini membuat belut menjadi ternak skala rumahan yang bisa menjadi aktivitas produktif masa pensiun yang cocok untuk berbagai kondisi rumah.
Permintaan belut sebagai bahan makanan masih cukup tinggi di berbagai daerah. Dengan menjaga kualitas air dan memberikan pakan yang sesuai, pertumbuhan belut dapat berlangsung dengan baik hingga siap dipanen. Selain mudah dijalankan, usaha ini juga memiliki potensi keuntungan yang cukup menjanjikan.
11. Bebek Petelur
Bebek petelur merupakan alternatif usaha unggas yang dapat menghasilkan telur secara rutin. Oleh karena itu, jenis ternak ini termasuk ternak skala rumahan yang bisa menjadi aktivitas produktif masa pensiun yang layak dicoba.
Telur bebek memiliki pasar yang stabil karena sering digunakan untuk membuat telur asin maupun berbagai makanan tradisional. Dengan sistem pemeliharaan yang baik, bebek dapat menghasilkan telur dalam jumlah yang cukup banyak. Hasilnya dapat dijual langsung kepada konsumen maupun melalui pedagang lokal.
12. Burung Lovebird
Burung lovebird tidak hanya populer sebagai hewan peliharaan, tetapi juga memiliki nilai jual yang cukup tinggi. Hal ini membuat lovebird menjadi salah satu ternak skala rumahan yang bisa menjadi aktivitas produktif masa pensiun yang menarik untuk dijalankan.
Perawatan lovebird relatif mudah selama kebutuhan pakan, kebersihan kandang, dan kesehatannya diperhatikan. Selain memperoleh keuntungan dari penjualan anakan, peternak juga dapat menjual indukan berkualitas dengan harga yang lebih tinggi. Aktivitas ini cocok bagi pensiunan yang menyukai dunia burung sekaligus ingin memperoleh penghasilan tambahan dari hobi yang dijalankan.
Pertanyaan Seputar Ide Ternak Skala Rumahan
Mengapa ternak skala rumahan cocok untuk pensiunan?
Ternak skala rumahan cocok karena menawarkan aktivitas fisik ringan, stimulasi mental, potensi penghasilan tambahan, fleksibilitas waktu, serta dapat menjaga kesehatan fisik dan mental di masa senja.
Apa saja manfaat kesehatan dari beternak di masa pensiun?
Manfaat kesehatan meliputi pengurangan stres, peningkatan kesejahteraan mental, serta menjaga kebugaran fisik melalui aktivitas ringan yang terlibat dalam perawatan ternak.
Jenis ternak apa yang paling mudah dikelola untuk pensiunan?
Beberapa jenis ternak yang mudah dikelola untuk pensiunan antara lain burung puyuh, jangkrik, maggot BSF, ikan lele, dan ayam kampung karena perawatannya sederhana dan tidak butuh lahan luas.
Berapa modal awal yang dibutuhkan untuk memulai ternak skala rumahan?
Modal awal untuk ternak skala rumahan bervariasi, mulai dari mendekati nol rupiah untuk maggot BSF, sekitar Rp300.000 untuk puyuh atau lele, hingga Rp1,5 juta untuk ayam KUB.
Bagaimana ternak skala rumahan bisa menghasilkan pendapatan tambahan?
Ternak skala rumahan menghasilkan pendapatan tambahan melalui penjualan produk seperti daging, telur, pakan hewan, atau hewan peliharaan, dengan permintaan pasar yang stabil dan potensi keuntungan yang baik.

7 hours ago
7
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7609596/original/012795500_1780394563-kaktus_rumah.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7608573/original/086424200_1780393261-16958483433874980112.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5185863/original/001845400_1744517045-_rayhannan___PersijaDay__BRILiga1__Persija.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5403520/original/049590400_1762329479-plesteran.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7591053/original/027682300_1780373467-Media_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7606027/original/003572500_1780390487-3458354445860861260.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5567086/original/026450800_1777264795-caraka.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5108339/original/067628300_1737717808-PPDB_SPMB.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7612065/original/044107000_1780397530-1000889084.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7604878/original/030875700_1780389181-515984220213883969.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425552/original/031830400_1764230290-Rumah_dengan_Void_atau_Plafon_Tinggi___Ventilasi_Atas__Stack_Effect_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4872941/original/093956900_1719208575-083A3448__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7603217/original/057918300_1780387143-hl1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5541755/original/022614200_1774891755-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7602222/original/069801100_1780386037-Gemini_Generated_Image_g0k92ng0k92ng0k9.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5336060/original/013511000_1756822849-1000208586.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3415150/original/055917300_1617101426-5rft6y7uhl45.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489345/original/066845500_1769844566-Gemini_Generated_Image_9q00pf9q00pf9q00.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5493764/original/082160400_1770266489-bc9d4ce8-c2a2-4217-98ec-637c660d2b1f.png)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3642128/original/083822000_1637681616-2_000_Hkg660630.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526511/original/001005500_1773124578-Gemini_Generated_Image_hoaciqhoaciqhoac.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4860548/original/008900400_1718119829-11_WhatsApp_Image_2024-06-11_at_20.29.54.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3954503/original/001981300_1646633420-20220307-Panen_Sayuran_Hidroponik_di_Depan_Rumah-6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500419/original/020749000_1770864866-Model_Ruang_Tamu_Open_Space.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500495/original/078901900_1770867904-photo-collage.png__15_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5531279/original/042155400_1773556323-000_JO9EV.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5244828/original/086195900_1749256325-20250606BL_Topshots_Timnas_Indonesia_Vs_China_8.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4813325/original/021386600_1714086538-GMCOq2zXQAAUCGw.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5467303/original/064555300_1767869802-fl.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490835/original/086889800_1770026577-1000761221.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5495693/original/051356400_1770394579-WhatsApp_Image_2026-02-06_at_10.19.48_PM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5311585/original/019819800_1754888475-SnapInsta.to_529962176_18519690463037072_163690177429814441_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5290596/original/029365500_1753150307-unnamed__88_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5401010/original/034236800_1762154457-Bocoran_warna_iPhone_18_Pro_01.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5463879/original/035379600_1767673067-Jualan_es_buah_di_bulan_Ramadhan__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5529373/original/019567300_1773329437-Persis_vs_Bali_United.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5491533/original/041240700_1770098853-roti_tawar.jpg)