3 Cara Membersihkan Loyang Kue yang Sudah Usang, Tak Perlu Menggosok Terlalu Lama

1 hour ago 1

Liputan6.com, Jakarta - Cara membersihkan loyang kue yang sudah usang diperlukan ketika permukaannya mulai berubah warna dan dipenuhi lapisan minyak kecokelatan. Penggunaan berulang di dalam oven membuat sisa lemak mengeras dan menempel kuat pada logam.

Cara membersihkan loyang kue yang sudah usang tidak cukup hanya dengan sabun cuci piring, terutama jika kotoran sudah menumpuk. Residu membandel membutuhkan bahan tertentu agar lebih mudah terangkat tanpa menggosok terlalu keras.

Beberapa bahan rumah tangga dapat digunakan dalam cara membersihkan loyang kue yang sudah usang, seperti baking soda, cuka putih, dan hidrogen peroksida. Pilih bahan sesuai tingkat kotoran dan jenis permukaan loyang.

Berikut Liputan6.com merangkum dari Yahoo Life tentang cara membersihkan loyang kue yang sudah usang, Rabu (16/9/2026).

1. Gunakan Baking Soda dan Hidrogen Peroksida

Untuk loyang aluminium tanpa lapisan pelindung atau stainless steel dengan noda minyak berat, baking soda dan hidrogen peroksida dapat digunakan sebagai pasta pembersih. Campuran tersebut membantu melonggarkan lapisan minyak yang telah mengeras sehingga lebih mudah dibersihkan.

Campurkan ½ cangkir baking soda dengan 2–3 sendok makan hidrogen peroksida hingga menjadi pasta menyerupai pasta gigi. Oleskan pada bagian yang bernoda, kemudian diamkan sekitar 20 menit.

Setelah itu, gosok perlahan menggunakan spons nonabrasif. Pada loyang stainless steel, lakukan gerakan mengikuti arah serat logam agar tidak mudah tergores. Bilas dengan air hangat dan keringkan. Jika digunakan pada aluminium, perhatikan kemungkinan perubahan warna pada permukaan loyang.

2. Bersihkan dengan Baking Soda dan Cuka Putih

Baking soda dan cuka putih dapat membantu mengangkat sisa minyak serta kotoran yang menempel pada loyang. Cara ini dapat digunakan sebagai alternatif ketika noda cukup membandel.

Campurkan baking soda dengan sedikit air hingga membentuk pasta, lalu oleskan pada permukaan loyang yang kering. Diamkan setidaknya 20 menit agar lapisan kotoran lebih mudah terlepas. Setelah itu, gosok menggunakan spons dengan tekanan ringan.

Jika masih ada residu, berikan sedikit cuka putih pada bagian tersebut. Reaksi berbusa dapat membantu mengangkat sisa pasta dan kotoran. Bilas menggunakan air hangat hingga bersih, kemudian keringkan.

3. Campurkan Baking Soda dan Sabun Cuci Piring

Untuk loyang antilengket atau noda minyak yang lebih ringan, gunakan campuran baking soda dan sabun cuci piring. Metode ini lebih lembut sehingga tidak membutuhkan penggosokan keras yang dapat merusak lapisan pelindung.

Taburkan baking soda pada area bernoda, tambahkan sedikit sabun cuci piring dan beberapa tetes air hangat. Campurkan hingga menjadi pasta lembut, kemudian diamkan selama sekitar 20 menit agar sisa minyak melunak.

Gosok perlahan menggunakan spons nonabrasif, lalu bilas sampai tidak ada sisa bahan pembersih. Hindari sabut kawat atau penggosok logam, terutama pada loyang antilengket, karena dapat meninggalkan goresan. Setelah bersih, keringkan dengan lap sebelum disimpan.

Tips Merawat Loyang Kue agar Tidak Mudah Rusak dan Tetap Awet

1. Segera Bersihkan Setelah Digunakan

Setelah selesai memanggang, biarkan loyang hingga suhunya cukup dingin sebelum dicuci. Jangan menunda terlalu lama karena sisa adonan, mentega, dan minyak yang mengering akan semakin sulit dibersihkan. Cuci menggunakan sabun cuci piring dan spons lembut agar permukaannya tetap terjaga.

2. Hindari Menggosok dengan Spons Kawat

Spons kawat memang dapat membantu mengangkat kotoran membandel, tetapi permukaannya yang kasar berisiko meninggalkan goresan pada loyang. Terlebih pada loyang antilengket, lapisan pelindung dapat rusak jika sering digosok dengan benda abrasif. Pilih spons non-abrasif untuk membersihkan kotoran sehari-hari.

3. Rendam Sebentar untuk Melunakkan Kotoran

Jika terdapat sisa makanan yang sulit dilepaskan, rendam loyang menggunakan air hangat selama beberapa saat. Cara ini membantu melunakkan kerak sehingga lebih mudah dibersihkan tanpa perlu memberikan tekanan berlebihan. Setelah kotoran mulai terangkat, cuci kembali menggunakan sabun dan spons lembut.

4. Keringkan Loyang hingga Benar-Benar Kering

Jangan langsung menyimpan loyang setelah selesai dicuci. Bilas sampai tidak ada sisa sabun, kemudian keringkan menggunakan kain bersih atau biarkan hingga seluruh permukaannya benar-benar tidak lembap. Langkah ini penting terutama pada loyang berbahan logam yang dapat mengalami karat jika terlalu sering disimpan dalam kondisi basah.

5. Gunakan Kertas Roti atau Baking Mat

Kertas roti atau baking mat dapat menjadi pelapis antara adonan dan permukaan loyang. Selain mengurangi sisa minyak serta makanan yang menempel, penggunaan alas juga membantu menjaga permukaan loyang agar tidak terlalu sering terkena gesekan saat dibersihkan. Pilih alas yang sesuai dengan ukuran loyang dan aman digunakan pada suhu oven.

6. Simpan di Tempat yang Kering dan Aman

Pastikan loyang sudah kering sebelum disimpan di lemari atau rak dapur. Pilih tempat yang tidak lembap dan hindari menumpuk loyang secara sembarangan agar permukaannya tidak mudah tergores. Jika beberapa loyang harus ditumpuk, letakkan kain tipis atau pelindung di antaranya untuk mengurangi gesekan.

Pertanyaan Seputar Cara Membersihkan Loyang Kue yang Sudah Usang

Mengapa loyang kue bisa berubah warna dan penuh noda?

Penggunaan berulang pada suhu oven yang tinggi dapat membuat sisa minyak mengeras dan menempel kuat pada permukaan loyang.

Apakah sabun cuci piring cukup untuk membersihkan loyang usang?

Untuk noda ringan bisa membantu, tetapi minyak yang sudah mengeras biasanya membutuhkan bahan tambahan seperti baking soda agar lebih mudah terangkat.

Apa bahan yang bisa digunakan untuk membersihkan loyang kue?

Baking soda dapat digunakan bersama hidrogen peroksida, cuka putih, atau sabun cuci piring sesuai jenis dan tingkat kotoran pada loyang.

Berapa lama bahan pembersih perlu didiamkan?

Campuran pembersih umumnya dapat didiamkan sekitar 20 menit agar kotoran dan minyak yang mengeras lebih mudah dilonggarkan.

Apakah boleh menggunakan spons kawat untuk menggosok loyang?

Sebaiknya hindari scrubber berbahan logam, terutama pada loyang antilengket, karena dapat menimbulkan goresan pada permukaannya.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|