30 Nama Bayi Perempuan yang Terinspirasi dari Ratu Penguasa dalam Sejarah dari Nusantara ke Barat

4 hours ago 3

Liputan6.com, Jakarta - Mencari nama bayi perempuan yang terinspirasi dari ratu penguasa dalam sejarah bisa jadi cara tepat untuk memberi makna kuat pada nama anak. Nama-nama ini membawa jejak perempuan yang pernah memimpin kerajaan, mengambil keputusan besar, dan meninggalkan pengaruh yang masih dikenang hingga sekarang. Artikel ini mengumpulkan pilihan nama tersebut dari tiga wilayah berbeda.

Dari Nusantara sampai Eropa, sejarah mencatat banyak perempuan yang memegang kekuasaan tertinggi di negerinya sendiri, bukan sekadar mendampingi raja. Sebagian dari mereka memimpin pasukan perang, sebagian lain membangun sistem hukum dan pendidikan yang bertahan lama. Nama mereka layak dipertimbangkan sebagai nama bayi perempuan yang terinspirasi dari ratu penguasa dalam sejarah.

Artikel ini akan membagikan daftar nama bayi perempuan yang terinspirasi dari ratu penguasa dalam sejarah beserta makna di baliknya yang telah dirangkum oleh Liputan6.com dari berbagai sumber, Kamis (10/9/2026). Cek daftar lengkapnya di bawah ini dan temukan nama yang berkelas dan inspiratif untuk si kecil.

Nama Bayi Perempuan Indonesia Terinspirasi dari Ratu

Nusantara punya banyak catatan tentang perempuan yang memimpin kerajaan sendiri, bukan hanya mendampingi suami. Berikut nama-nama yang bisa dipilih dari jejak mereka.

1. Shima — diambil dari Ratu Shima, pemimpin Kerajaan Kalingga yang diperkirakan bertahta pada abad ke-7. Ia dikenal tegas menegakkan hukum sekaligus adil kepada rakyatnya, sampai dijuluki penguasa yang membawa kemakmuran bagi negerinya.

2. Tribhuwana — dari Tribhuwana Tunggadewi, penguasa perempuan Majapahit yang memerintah sebelum masa Hayam Wuruk. Nama aslinya Dyah Gitarja, dan masa kepemimpinannya membuka jalan bagi puncak kejayaan Majapahit.

3. Gitarja — nama asli Tribhuwana Tunggadewi sebelum naik takhta. Nama ini bisa jadi pilihan bagi yang ingin makna serupa dengan nuansa yang lebih jarang dipakai.

4. Pramoda — diambil dari Pramodawardhani, putri mahkota Dinasti Syailendra yang kemudian memimpin dengan gelar Sri Kahulunan. Ia dikenal membangun kerukunan antar-agama pada masanya.

5. Isyana — terinspirasi dari Sri Isyanatunggawijaya, putri Mpu Sindok yang berkuasa di Mataram Kuno pada abad ke-10. Ia menggantikan posisi ayahnya sebagai penguasa kerajaan.

6. Nahrasiyah — dari Sultanah Nahrasiyah, penguasa perempuan pertama Kesultanan Samudera Pasai. Ia memimpin dengan pendekatan yang bijak dan dikenang sebagai sosok yang penuh perhatian pada rakyatnya.

7. Retna — bagian dari nama asli Ratu Kalinyamat, yakni Retna Kencana. Ratu Kalinyamat memimpin Jepara pada abad ke-16 dan membangun armada laut yang disegani di pesisir utara Jawa.

8. Kencana — bagian lain dari nama Retna Kencana, sosok di balik julukan Ratu Kalinyamat. Nama ini berarti emas, cocok untuk melambangkan harapan akan anak yang berharga.

9. Safiatuddin — dari Sultanah Tajul Alam Safiatuddin Syah, ratu pertama dari empat sultanah yang memimpin Kesultanan Aceh secara berturut-turut selama hampir enam dekade pada abad ke-17.

10. Kamalat — dari Sultanah Kamalat Syah, sultanah keempat sekaligus terakhir dalam rangkaian kepemimpinan perempuan di Kesultanan Aceh, yang berkuasa hingga akhir abad ke-17.

Nama Bayi Perempuan Terinspirasi dari Ratu Asia

Di luar Nusantara, kawasan Asia juga mencatat sejumlah perempuan yang naik ke posisi penguasa tertinggi, dari Tiongkok sampai Persia. Berikut beberapa nama yang bisa diambil dari jejak mereka.

11. Wu — dari Wu Zetian, satu-satunya perempuan yang pernah memerintah sebagai kaisar penuh di Tiongkok. Ia memimpin Dinasti Tang lalu mendirikan Dinasti Zhou pada akhir abad ke-7.

12. Balqis — dari Ratu Balqis, penguasa Kerajaan Saba di Yaman yang dikisahkan dalam Al-Qur'an dan kitab-kitab sejarah Arab. Ia dikenal sebagai pemimpin yang bijak dalam diplomasi, tercermin dari caranya menghadapi Nabi Sulaiman tanpa jalan perang.

13. Himiko — ratu legendaris Jepang kuno yang memerintah wilayah Yamataikoku sekitar abad ke-3. Catatan Tiongkok kuno menyebutnya sebagai pemimpin yang dihormati karena kemampuan diplomasinya.

14. Seondeok — dari Ratu Seondeok, penguasa perempuan pertama Kerajaan Silla di Korea pada abad ke-7. Ia dikenal lewat kebijakan diplomasi dengan Dinasti Tang dan pembangunan observatorium tertua di Asia Timur.

15. Deokman — nama asli Ratu Seondeok sebelum naik takhta sebagai Putri Deokman. Nama ini cocok bagi yang ingin nuansa Korea kuno yang lebih personal.

16. Razia — dari Razia Sultana, satu-satunya perempuan yang pernah memerintah Kesultanan Delhi di India pada abad ke-13. Ia naik takhta menggantikan ayahnya dan memimpin langsung urusan pemerintahan serta militer.

17. Lakshmi — terinspirasi dari Rani Lakshmibai, penguasa Jhansi di India yang memimpin perlawanan terhadap kolonial Inggris pada pertengahan abad ke-19. Namanya menjadi simbol keberanian perempuan India.

18. Tomyris — ratu suku Massagetae di Asia Tengah pada abad ke-6 sebelum Masehi. Ia dikenal karena berhasil mengalahkan pasukan Kekaisaran Persia yang dipimpin Raja Cyrus Agung.

19. Zenobia — ratu Kerajaan Palmyra di wilayah yang kini menjadi Suriah pada abad ke-3. Ia memperluas wilayah kekuasaannya hingga sempat menantang langsung Kekaisaran Romawi.

20. Shajar — dari Shajar al-Durr, perempuan pertama yang memegang gelar sultanah di dunia Islam. Ia memimpin Mesir pada pertengahan abad ke-13 dan menandai berdirinya masa kekuasaan Mamluk.

21. Tamar — dari Ratu Tamar dari Georgia, yang memimpin negerinya pada masa keemasan di akhir abad ke-12 hingga awal abad ke-13. Masa pemerintahannya dikenal sebagai puncak kejayaan budaya dan wilayah Georgia.

Nama Bayi Perempuan Barat Terinspirasi dari Ratu

Sejarah Barat, dari Mesir kuno sampai Eropa modern, juga menyimpan banyak nama ratu yang masih relevan dipakai sebagai nama bayi hingga sekarang.

22. Cleopatra — ratu terakhir Mesir kuno dari Dinasti Ptolemeus yang memerintah pada abad pertama sebelum Masehi. Ia dikenal karena kecakapan diplomasi dan kemampuan berbahasa yang luas untuk menjaga kemerdekaan Mesir dari Romawi.

23. Boudica — ratu suku Iceni di Britania yang memimpin pemberontakan besar melawan pendudukan Romawi pada abad pertama Masehi. Namanya kini dikenang sebagai simbol perlawanan.

24. Elizabeth — dari Elizabeth I, ratu Inggris yang memerintah pada akhir abad ke-16 dan membawa negaranya ke masa yang dikenal sebagai era keemasan sastra dan pelayaran.

25. Isabella — dari Isabella I, ratu Kastila di Spanyol yang memerintah bersama suaminya pada akhir abad ke-15. Masa pemerintahannya menandai penyatuan wilayah Spanyol.

26. Catherine — dari Catherine yang Agung, permaisuri yang kemudian memerintah Rusia sebagai penguasa penuh pada paruh kedua abad ke-18. Ia dikenal memperluas wilayah dan mendorong pembaruan di bidang pendidikan.

27. Victoria — dari Ratu Victoria, penguasa Inggris pada abad ke-19 yang masa pemerintahannya menjadi salah satu yang terpanjang dalam sejarah monarki Eropa.

28. Theresa — dari Maria Theresa, satu-satunya perempuan yang pernah memegang takhta Wangsa Habsburg di Austria pada abad ke-18. Ia memimpin reformasi besar di bidang pendidikan dan administrasi negara.

29. Christina — dari Ratu Christina dari Swedia, penguasa abad ke-17 yang dikenal karena minatnya yang besar pada ilmu pengetahuan dan filsafat, hingga mengundang banyak cendekiawan ke istananya.

30. Jadwiga — dari Ratu Jadwiga, penguasa Polandia pada akhir abad ke-14 yang dinobatkan sebagai raja perempuan, bukan sekadar permaisuri. Ia berperan penting dalam penyatuan Polandia dan Lituania.

Pertanyaan Seputar Nama Bayi Perempuan Terinspirasi dari Ratu dalam Sejarah

Apa nama bayi perempuan yang terinspirasi dari ratu paling terkenal dalam sejarah?

Nama Cleopatra, Elizabeth, dan Victoria termasuk yang paling sering dipilih karena sosok ratu di baliknya dikenal luas lintas generasi dan budaya.

Apakah nama ratu dari Nusantara cocok dipakai sebagai nama bayi modern?

Cocok. Nama seperti Shima, Kencana, atau Isyana punya bunyi yang natural dalam bahasa Indonesia dan tetap terasa modern saat dipakai sebagai nama depan atau tengah.

Bagaimana cara memilih nama ratu yang sesuai dengan makna yang diinginkan?

Pilih berdasarkan cerita di balik ratu tersebut. Nama yang terhubung dengan keberanian cocok diambil dari sosok seperti Tomyris atau Boudica, sementara nama yang terhubung dengan kebijaksanaan bisa diambil dari Nahrasiyah atau Seondeok.

Apakah nama-nama ini bisa digabung dengan nama Islami atau nama daerah lain?

Bisa. Nama seperti Kamalat, Safiatuddin, atau Nahrasiyah sudah memiliki akar bahasa Arab sehingga mudah digabung dengan nama Islami lain sebagai nama depan atau nama tengah.

Dari mana asal usul nama-nama ratu ini bisa ditelusuri lebih lanjut?

Sebagian besar sosok ini tercatat dalam naskah sejarah lokal seperti Negarakertagama untuk ratu Majapahit, atau catatan sejarah Aceh untuk para sultanah, dan bisa ditelusuri lebih lanjut lewat referensi sejarah resmi masing-masing negara.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|