5 Jenis Ikan yang Cocok Dipelihara di Drum Selain Nila, Cocok untuk Budidaya Lahan Sempit

3 hours ago 2

Liputan6.com, Jakarta - Jenis ikan yang cocok dipelihara di drum selain nila semakin banyak dicari oleh masyarakat yang ingin memulai budidaya ikan di lahan terbatas. Penggunaan drum bekas sebagai kolam menjadi solusi praktis karena tidak membutuhkan area yang luas dan biaya pembuatannya relatif terjangkau. Dengan pengelolaan yang tepat, budidaya ikan dalam drum dapat menghasilkan panen yang cukup menguntungkan.

Sistem budidaya menggunakan drum juga cocok diterapkan di pekarangan rumah, halaman belakang, maupun area sempit lainnya. Selain mudah dibuat, wadah drum lebih mudah dibersihkan dan dikontrol kualitas airnya dibanding kolam tanah. Hal ini membuat banyak pemula tertarik mencoba budidaya ikan dalam skala kecil terlebih dahulu.

Meski nila menjadi salah satu ikan yang populer dibudidayakan dalam drum, ada beberapa jenis ikan lain yang tidak kalah potensial. Beberapa di antaranya memiliki pertumbuhan cepat, daya tahan tinggi, dan permintaan pasar yang stabil. Berikut Liputan6 memberikan informasi tentang lima jenis ikan yang cocok dipelihara di drum selain nila untuk dijadikan pilihan budidaya rumahan, Senin (15/6/2026).

1. Lele, Ikan Favorit untuk Budidaya dalam Drum

Ikan lele menjadi salah satu pilihan paling populer untuk budidaya dalam drum. Kemampuan adaptasinya yang tinggi membuat lele dapat hidup pada berbagai kondisi lingkungan. Bahkan pada kepadatan tebar yang cukup tinggi, ikan ini masih mampu tumbuh dengan baik. Hal tersebut menjadi alasan utama mengapa banyak pembudidaya pemula memilih lele.

Lele juga dikenal memiliki pertumbuhan yang relatif cepat dibanding beberapa jenis ikan air tawar lainnya. Dengan pemberian pakan yang cukup dan kualitas air yang terjaga, lele dapat dipanen dalam waktu sekitar dua hingga tiga bulan. Siklus panen yang singkat membuat perputaran modal menjadi lebih cepat. Kondisi ini tentu menguntungkan bagi pelaku budidaya skala rumahan.

Selain mudah dipelihara, permintaan pasar terhadap lele juga cenderung stabil sepanjang tahun. Ikan ini banyak digunakan sebagai bahan baku berbagai menu kuliner. Harga jualnya relatif terjangkau sehingga mudah diterima konsumen. Kombinasi tersebut menjadikan lele sebagai salah satu pilihan terbaik untuk budidaya di dalam drum.

2. Patin, Alternatif Menjanjikan dengan Pertumbuhan Cepat

Ikan patin merupakan alternatif menarik bagi masyarakat yang ingin mencoba budidaya selain nila dan lele. Patin memiliki tubuh yang relatif kuat dan mampu beradaptasi dengan lingkungan budidaya sederhana. Drum yang dilengkapi sistem sirkulasi air sederhana sudah cukup untuk mendukung pertumbuhannya. Karena itu, ikan ini cukup cocok untuk budidaya rumahan.

Salah satu keunggulan ikan patin adalah laju pertumbuhannya yang cukup cepat. Jika kebutuhan pakan tercukupi, ukuran ikan dapat bertambah secara signifikan dalam beberapa bulan pemeliharaan. Daging patin yang lembut juga banyak diminati oleh konsumen. Hal ini membuat peluang pasarnya cukup menjanjikan.

Patin juga memiliki nilai ekonomi yang baik karena permintaannya terus meningkat. Banyak rumah makan dan industri pengolahan ikan yang membutuhkan pasokan patin secara rutin. Dengan perawatan yang tepat, budidaya patin dalam drum dapat menjadi sumber tambahan penghasilan. Modal yang diperlukan pun tidak terlalu besar untuk skala rumahan.

3. Gurami, Ikan Bernilai Jual Tinggi

Gurami dikenal sebagai salah satu ikan air tawar yang memiliki harga jual cukup tinggi. Meskipun pertumbuhannya tidak secepat lele atau patin, ikan ini tetap menjadi favorit banyak pembudidaya. Permintaan pasar yang stabil membuat gurami memiliki prospek usaha yang baik. Karena itu, banyak peternak bersedia menunggu masa pemeliharaan yang lebih lama.

Budidaya gurami dalam drum memerlukan pengaturan kepadatan yang lebih rendah dibanding lele. Ruang gerak yang cukup akan membantu pertumbuhan ikan menjadi lebih optimal. Selain itu, kualitas air perlu dijaga agar tetap bersih dan kaya oksigen. Dengan kondisi yang baik, gurami dapat tumbuh sehat hingga masa panen.

Keunggulan lain dari gurami adalah daya tariknya di pasar kuliner. Banyak restoran dan rumah makan menjadikan gurami sebagai menu unggulan. Harga jual yang lebih tinggi dibanding beberapa jenis ikan konsumsi lainnya menjadi nilai tambah tersendiri. Oleh karena itu, gurami layak dipertimbangkan sebagai pilihan budidaya dalam drum.

4. Ikan Mas yang Mudah Dipelihara

Ikan mas merupakan salah satu jenis ikan air tawar yang sudah lama dibudidayakan di Indonesia. Kemampuannya beradaptasi pada berbagai lingkungan membuat ikan ini cukup mudah dipelihara. Bahkan dalam wadah seperti drum, ikan mas tetap dapat tumbuh dengan baik jika kebutuhan air dan pakan terpenuhi. Hal ini menjadikannya pilihan menarik bagi pemula.

Pertumbuhan ikan mas tergolong cukup baik dengan tingkat kelangsungan hidup yang tinggi. Ikan ini juga mudah menerima berbagai jenis pakan yang tersedia di pasaran. Dengan manajemen pemeliharaan yang sederhana, hasil budidaya dapat cukup memuaskan. Biaya operasionalnya pun relatif terjangkau.

Pasar ikan mas juga cukup luas karena banyak dikonsumsi masyarakat. Selain untuk kebutuhan rumah tangga, ikan mas sering digunakan dalam berbagai acara dan usaha kuliner. Permintaan yang stabil membuat budidaya ikan mas memiliki peluang ekonomi yang baik. Tidak heran jika ikan ini masih menjadi favorit hingga sekarang.

5. Bawal Air Tawar yang Tahan dan Produktif

Bawal air tawar menjadi pilihan lain yang cocok dipelihara di dalam drum. Ikan ini terkenal memiliki nafsu makan tinggi sehingga pertumbuhannya relatif cepat. Dalam kondisi pemeliharaan yang baik, ukuran ikan dapat bertambah dengan pesat. Hal ini membuat masa panennya cukup menarik bagi pembudidaya.

Selain cepat besar, bawal juga memiliki daya tahan tubuh yang cukup baik. Ikan ini mampu beradaptasi dengan berbagai kondisi lingkungan budidaya. Namun, kualitas air tetap perlu diperhatikan agar pertumbuhan berlangsung optimal. Penggantian air secara berkala dapat membantu menjaga kesehatan ikan.

Permintaan pasar terhadap bawal air tawar juga terus meningkat. Dagingnya yang tebal dan rasanya yang lezat membuat banyak konsumen menyukainya. Harga jualnya cukup kompetitif dan memberikan peluang keuntungan yang menarik. Dengan berbagai keunggulan tersebut, bawal layak masuk daftar jenis ikan yang cocok dipelihara di drum selain nila.

Pertanyaan Seputar Jenis Ikan untuk Budidaya di Drum

1. Apa jenis ikan yang paling mudah dipelihara di drum?

Lele sering dianggap sebagai ikan yang paling mudah dipelihara karena memiliki daya tahan tinggi dan pertumbuhan cepat.

2. Apakah drum bekas aman digunakan untuk budidaya ikan?

Aman digunakan selama drum dibersihkan secara menyeluruh dan tidak pernah digunakan untuk menyimpan bahan berbahaya.

3. Berapa lama waktu panen ikan dalam budidaya drum?

Tergantung jenis ikannya, namun umumnya berkisar antara dua hingga enam bulan.

4. Apakah budidaya ikan di drum membutuhkan aerator?

Aerator sangat dianjurkan untuk menjaga pasokan oksigen, terutama jika kepadatan ikan cukup tinggi.

5. Ikan mana yang memiliki nilai jual paling tinggi?

Gurami umumnya memiliki harga jual lebih tinggi dibanding beberapa jenis ikan air tawar lainnya, meskipun masa pemeliharaannya lebih lama.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|