Liputan6.com, Jakarta - Media belajar bahasa Korea semakin beragam, dan drama Korea menjadi salah satu yang paling populer. Banyak orang mulai mengenal kosakata, ungkapan sehari-hari, hingga cara pelafalan tertentu melalui serial favorit yang mereka tonton.
Meski demikian, banyak pembelajar pemula bertanya-tanya apakah belajar lewat drama Korea benar-benar efektif. Sebagian khawatir metode ini justru memicu kesalahan pengucapan karena hanya meniru dialog tanpa memahami aturan bahasa yang benar.
Menurut Amelia Putri, pengajar Les Privat Bahasa Korea di Yogyakarta, drama Korea tetap bermanfaat sebagai sarana belajar jika digunakan dengan tepat. Kesalahan pelafalan umumnya terjadi karena pembelajar belum memahami kosakata dan tata bahasa secara menyeluruh.
Amelia menjelaskan bahwa mempelajari bahasa Korea membutuhkan proses dan konsistensi. Karena bukan bahasa yang digunakan sehari-hari oleh kebanyakan masyarakat Indonesia, pembelajar memerlukan waktu untuk membiasakan telinga dengan pelafalan yang benar.
1. Drama Korea Tetap Efektif untuk Belajar Bahasa
Menurut Amelia, drama Korea dapat membantu pembelajar mengenal pelafalan, intonasi, hingga penggunaan bahasa dalam percakapan sehari-hari.
"Kalau menurutku membantu juga kok. Bisa jadi salah pengucapan cuma karena belum tahu aja kosakatanya yang benar bagaimana maupun grammar atau tenses-nya," ujar Amelia kepada Liputan6.com, Senin (1/6/2026).
Dengan sering mendengar percakapan asli dari penutur bahasa Korea, pembelajar dapat melatih kemampuan listening secara alami. Mereka juga bisa memahami bagaimana sebuah kata digunakan dalam konteks yang berbeda.
2. Salah Pengucapan Bukan Semata-Mata Karena Drakor
Amelia menjelaskan bahwa kesalahan pengucapan sering kali muncul karena pembelajar masih dipengaruhi oleh bahasa ibu yang mereka gunakan sehari-hari.
"Kadang kan telinga foreigner mengikuti bahasa ibunya. Apalagi ini bahasa Korea bukan bahasa sehari-hari yang dipakai maupun didengar," katanya.
Akibatnya, beberapa bunyi tertentu dalam bahasa Korea bisa terdengar berbeda ketika ditangkap oleh pendengar Indonesia. Hal inilah yang kemudian membuat seseorang keliru saat menirukan pengucapan yang sebenarnya.
3. Jangan Ragu Mengoreksi Pelafalan
Saat menemukan kata yang dirasa sulit atau membingungkan, Amelia menyarankan pembelajar untuk tidak hanya mengandalkan pendengaran semata.
"Kalaupun bisa salah pengucapan atau salah didengar itu bisa dikoreksi atau dicari di kamus, di web, translation machine maupun hubungi guru masing-masing untuk dikonfirmasi ini cara baca maupun pengucapannya bagaimana," jelasnya.
Dengan memanfaatkan berbagai sumber belajar tambahan, risiko salah memahami pelafalan dapat diminimalkan. Proses belajar pun menjadi lebih terarah dibandingkan hanya menebak-nebak berdasarkan apa yang terdengar di layar.
4. Variety Show Korea Bisa Jadi Alternatif Menarik
Selain drama Korea, Amelia mengungkapkan bahwa banyak muridnya justru merasa terbantu saat belajar melalui variety show atau acara hiburan Korea.
"Selain buku berdasarkan kata murid-murid aku pun rata-rata efektif dengan nonton varshow maupun reality show Korea selain drakor juga," ujarnya.
Variety show menawarkan percakapan yang lebih spontan dan dekat dengan penggunaan bahasa sehari-hari. Penonton bisa mendengar berbagai dialek, ekspresi, serta gaya bicara yang lebih natural dibandingkan dialog yang sudah ditulis dalam naskah drama.
5. Membaca Berita Korea atau Media Sosial untuk Belajar Setiap Hari
Media lain yang direkomendasikan Amelia adalah berita berbahasa Korea. Kebiasaan membaca artikel berita dapat membantu memperkaya kosakata sekaligus memahami struktur kalimat yang lebih formal. Bagi pembelajar yang sudah menguasai dasar Hangeul, membaca berita juga menjadi cara efektif untuk meningkatkan kemampuan membaca dan memahami konteks penggunaan kata dalam kehidupan nyata.
Saat ini konten berbahasa Korea sangat mudah ditemukan di berbagai platform media sosial. Amelia menilai hal tersebut bisa menjadi sarana belajar tambahan yang praktis.
"Bisa juga mulai membaca news yang pakai bahasa Korea ataupun misal di X atau sosmed lainnya bisa melihat konten-konten dari Korea itu juga bisa membantu," katanya.
Konten singkat di media sosial memungkinkan pembelajar terpapar bahasa Korea setiap hari tanpa harus meluangkan waktu khusus yang panjang. Semakin sering terpapar, semakin cepat pula kemampuan memahami kosakata baru berkembang.
6. Kombinasikan Berbagai Media agar Hasil Lebih Maksimal
Belajar bahasa Korea tidak cukup hanya mengandalkan satu sumber. Drama Korea memang bisa menjadi pintu masuk yang menyenangkan, tetapi hasilnya akan lebih optimal jika dikombinasikan dengan buku, kamus, berita, media sosial, hingga bimbingan dari pengajar.
Menurut Amelia, kunci utamanya adalah konsistensi dan keberanian untuk terus mengoreksi kesalahan yang ditemukan selama proses belajar. Dengan begitu, drama Korea tidak akan menjadi penyebab salah pengucapan, melainkan justru menjadi sarana efektif untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Korea.
Sebagai informasi, Amelia Putri merupakan pengajar Les Privat Bahasa Korea asal Yogyakarta yang membuka program Hangeul Class, TOPIK I Preparation, Beginner Class, dan Intermediate Class. Kelas tersedia secara online dengan jadwal yang dapat disesuaikan berdasarkan permintaan peserta. Khusus wilayah Yogyakarta, pembelajaran juga dapat dilakukan secara tatap muka.
Pertanyaan Seputar Media Belajar Bahasa Korea
Apakah belajar bahasa Korea lewat drama Korea efektif?
Ya, karena membantu melatih kemampuan mendengar, mengenal kosakata baru, dan memahami penggunaan bahasa dalam percakapan sehari-hari.
Kenapa sering terjadi salah pengucapan saat belajar bahasa Korea dari drakor?
Karena pembelajar masih dipengaruhi bahasa ibu serta belum memahami pelafalan dan tata bahasa Korea dengan baik.
Media belajar bahasa Korea apa saja selain buku dan drakor?
Variety show Korea, berita berbahasa Korea, media sosial, kamus digital, aplikasi terjemahan, dan bimbingan guru.
Bagaimana cara mengoreksi pengucapan bahasa Korea yang salah?
Gunakan kamus, situs pembelajaran bahasa, aplikasi terjemahan, atau konsultasikan langsung kepada pengajar bahasa Korea.

5 hours ago
5
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7609596/original/012795500_1780394563-kaktus_rumah.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7608573/original/086424200_1780393261-16958483433874980112.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5185863/original/001845400_1744517045-_rayhannan___PersijaDay__BRILiga1__Persija.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5403520/original/049590400_1762329479-plesteran.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7591053/original/027682300_1780373467-Media_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7606027/original/003572500_1780390487-3458354445860861260.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5567086/original/026450800_1777264795-caraka.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5108339/original/067628300_1737717808-PPDB_SPMB.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7612065/original/044107000_1780397530-1000889084.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7604878/original/030875700_1780389181-515984220213883969.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425552/original/031830400_1764230290-Rumah_dengan_Void_atau_Plafon_Tinggi___Ventilasi_Atas__Stack_Effect_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4872941/original/093956900_1719208575-083A3448__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5541755/original/022614200_1774891755-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7602222/original/069801100_1780386037-Gemini_Generated_Image_g0k92ng0k92ng0k9.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5336060/original/013511000_1756822849-1000208586.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3415150/original/055917300_1617101426-5rft6y7uhl45.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489345/original/066845500_1769844566-Gemini_Generated_Image_9q00pf9q00pf9q00.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5493764/original/082160400_1770266489-bc9d4ce8-c2a2-4217-98ec-637c660d2b1f.png)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/7336618/original/055797600_1780120424-20260530_105918.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3642128/original/083822000_1637681616-2_000_Hkg660630.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526511/original/001005500_1773124578-Gemini_Generated_Image_hoaciqhoaciqhoac.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4860548/original/008900400_1718119829-11_WhatsApp_Image_2024-06-11_at_20.29.54.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3954503/original/001981300_1646633420-20220307-Panen_Sayuran_Hidroponik_di_Depan_Rumah-6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500419/original/020749000_1770864866-Model_Ruang_Tamu_Open_Space.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500495/original/078901900_1770867904-photo-collage.png__15_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5531279/original/042155400_1773556323-000_JO9EV.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5244828/original/086195900_1749256325-20250606BL_Topshots_Timnas_Indonesia_Vs_China_8.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4813325/original/021386600_1714086538-GMCOq2zXQAAUCGw.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5467303/original/064555300_1767869802-fl.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490835/original/086889800_1770026577-1000761221.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5495693/original/051356400_1770394579-WhatsApp_Image_2026-02-06_at_10.19.48_PM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5311585/original/019819800_1754888475-SnapInsta.to_529962176_18519690463037072_163690177429814441_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5290596/original/029365500_1753150307-unnamed__88_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5401010/original/034236800_1762154457-Bocoran_warna_iPhone_18_Pro_01.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5463879/original/035379600_1767673067-Jualan_es_buah_di_bulan_Ramadhan__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5529373/original/019567300_1773329437-Persis_vs_Bali_United.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5491533/original/041240700_1770098853-roti_tawar.jpg)