:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320851/original/078632300_1786416435-907ff682-a9e7-4c3c-9c08-5aaa061f53e5.jpg)
Perbesar
Liputan6.com, Jakarta - Media tanam terbaik untuk pakis sayur harus gembur, kaya bahan organik, dan mampu menjaga kelembapan secara stabil. Pakis sayur atau Diplazium esculentum tumbuh optimal di tempat teduh dengan sirkulasi udara baik dan kondisi tanah yang tidak padat.
Kelembapan media perlu dipertahankan tanpa menyebabkan genangan air di sekitar akar. Drainase dan aerasi yang baik membantu akar bernapas, mencegah pembusukan, serta mendukung penyerapan nutrisi sehingga pertumbuhan tunas dan daun berlangsung lebih sehat.
Artikel Liputan6.com ini akan membahas tentang media tanam terbaik untuk pakis sayur. Campuran tanah humus, kompos matang, cocopeat, dan arang sekam dapat menciptakan lingkungan tumbuh yang ideal bagi pakis sayur. Kombinasi ini membuat media tetap lembap, ringan, dan subur sehingga tanaman lebih mudah tumbuh dan dipanen secara berkelanjutan, Selasa (11/8/2026).
1. Tanah Humus atau Top Soil
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318302/original/006878700_1786091176-e2628ffe-5c8e-4ebb-aad1-289697d394be.jpeg)
Perbesar
Tanah humus atau top soil merupakan media dasar terbaik untuk pakis sayur karena memiliki struktur gembur, kaya bahan organik, dan mampu menjaga kelembapan lebih lama. Lapisan tanah bagian atas biasanya mengandung mikroorganisme dan unsur hara alami yang mendukung pertumbuhan akar serta pembentukan tunas muda.
Pakis sayur menyukai kondisi tanah yang tidak terlalu padat agar sirkulasi udara di sekitar akar tetap baik. Penggunaan tanah humus juga membantu menahan air secukupnya tanpa membuat media menjadi becek. Agar hasil lebih optimal, pilih tanah yang bersih dari batu, gulma, dan sisa akar tanaman lain sebelum digunakan sebagai media tanam.
2. Kompos Matang atau Pupuk Kandang
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318303/original/010167900_1786091176-0f7ab56d-37f0-488d-a674-a9f2932851ef.jpeg)
Perbesar
Kompos matang atau pupuk kandang berfungsi memperkaya kandungan nutrisi pada media tanam pakis sayur. Bahan organik ini menyediakan unsur hara penting seperti nitrogen, fosfor, dan kalium yang dibutuhkan untuk pertumbuhan daun dan tunas. Selain menambah kesuburan, kompos juga memperbaiki struktur tanah sehingga media menjadi lebih remah dan mudah ditembus akar.
Penggunaan kompos yang sudah matang sangat penting agar tidak menimbulkan panas berlebih atau membawa bibit penyakit. Campuran umum yang sering digunakan adalah dua bagian tanah humus dan satu bagian kompos matang. Perbandingan ini membantu menjaga keseimbangan antara kesuburan, kelembapan, dan aerasi media tanam.
3. Arang Sekam
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5513914/original/020702200_1772076544-Menyiapkan_media_tanam_dengan_mencampur_arang_sekam__tanah_topsoil__dan_pupuk_kompos___Gemini_AI_.jpg)
Perbesar
Arang sekam merupakan bahan tambahan yang sangat baik untuk meningkatkan porositas media tanam pakis sayur. Teksturnya ringan dan berongga sehingga membantu sirkulasi udara di sekitar akar tetap lancar. Bahan ini juga mempercepat pembuangan kelebihan air sehingga risiko akar membusuk dapat dikurangi.
Selain itu, arang sekam cukup stabil dan tidak mudah lapuk, sehingga struktur media tanam dapat bertahan lebih lama. Pakis sayur membutuhkan media yang lembap tetapi tidak tergenang, dan arang sekam membantu menciptakan kondisi tersebut. Penggunaannya sekitar 10–20 persen dari total volume media sudah cukup untuk memperbaiki drainase dan menjaga akar tetap sehat.
4. Cocopeat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5500663/original/041621300_1770872885-cocopeat.jpg)
Perbesar
Cocopeat berasal dari serbuk sabut kelapa dan dikenal memiliki kemampuan menyimpan air yang sangat baik. Media ini cocok untuk pakis sayur karena mampu menjaga kelembapan lebih lama, terutama saat cuaca panas atau penanaman dilakukan dalam pot dan polybag. Teksturnya halus, ringan, dan mudah bercampur dengan bahan media lainnya.
Meskipun mampu menahan banyak air, cocopeat tetap memiliki rongga udara yang membantu akar bernapas. Sebelum digunakan, cocopeat sebaiknya direndam dan dicuci untuk mengurangi kandungan garam atau zat pengganggu lainnya. Penambahan sekitar 15–20 persen dari total campuran media biasanya sudah cukup untuk meningkatkan daya simpan air dan menjaga pertumbuhan pakis tetap stabil.
5. Pasir Halus
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318306/original/021606200_1786091176-83fef452-9488-4271-8e33-c661e3e6ba65.jpeg)
Perbesar
Pasir halus digunakan untuk memperbaiki drainase dan mencegah media tanam menjadi terlalu padat. Bahan ini sangat berguna jika tanah yang digunakan cenderung liat atau mudah menahan air berlebihan. Dengan adanya pasir, air dapat mengalir lebih cepat sehingga akar pakis tidak terendam dalam waktu lama.
Selain itu, pasir membantu menjaga struktur media tetap longgar dan memudahkan perkembangan akar baru. Jenis pasir yang paling baik adalah pasir sungai yang bersih dan tidak mengandung lumpur atau garam. Penggunaannya tidak perlu terlalu banyak, cukup sekitar 10–15 persen dari total media agar keseimbangan antara kelembapan dan drainase tetap terjaga dengan baik.
6. Batang atau Akar Pakis Cacahan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318304/original/013795000_1786091176-9f13474c-f57a-4ff8-aca0-f81d6ef3212d.jpeg)
Perbesar
Batang atau akar pakis cacahan merupakan media yang sangat populer untuk tanaman paku, termasuk pakis sayur. Bahan ini memiliki kemampuan mengikat air sekaligus menyediakan aerasi dan drainase yang sangat baik. Teksturnya lunak dan berserat sehingga akar mudah menembus serta berkembang dengan cepat.
Selain itu, media pakis dapat membantu menjaga kelembapan di sekitar perakaran lebih stabil dibanding tanah biasa. Batang pakis yang digunakan sebaiknya berasal dari pakis tua yang sudah kering agar lebih awet dan tidak mudah membusuk. Media ini dapat dipakai sebagai campuran dengan tanah atau digunakan dalam jumlah lebih banyak pada budidaya pakis di pot dan persemaian.
Mana yang Paling Direkomendasikan?
Jika harus memilih media yang paling direkomendasikan untuk pakis sayur, kombinasi tanah humus, kompos matang, dan cocopeat merupakan pilihan yang paling seimbang. Tanah humus menyediakan struktur dasar dan unsur hara alami, kompos menambah kesuburan serta aktivitas mikroorganisme, sedangkan cocopeat membantu menjaga kelembapan lebih lama.
Kombinasi ini cocok untuk budidaya di pot, polybag, maupun lahan sempit karena mampu mempertahankan kondisi lembap tanpa menyebabkan genangan air. Arang sekam dapat ditambahkan dalam jumlah kecil untuk meningkatkan aerasi. Dibanding penggunaan satu bahan saja, campuran beberapa media umumnya memberikan hasil pertumbuhan yang lebih stabil, akar lebih sehat, dan tunas pakis lebih cepat muncul.
Campuran Media yang Paling Ideal
Campuran media yang paling ideal untuk pakis sayur dapat dibuat dari 50 persen tanah humus, 25 persen kompos matang, 15 persen cocopeat, dan 10 persen arang sekam. Komposisi ini menghasilkan media yang gembur, subur, mampu menyimpan air, tetapi tetap memiliki drainase yang baik.
Tanah humus menjadi penopang utama akar, kompos menyediakan nutrisi, cocopeat menjaga kelembapan, sedangkan arang sekam memperbaiki sirkulasi udara dan mencegah media terlalu padat. Jika kondisi lingkungan sangat lembap, sedikit pasir halus dapat ditambahkan untuk mempercepat aliran air. Campuran ini sangat cocok digunakan pada pot, polybag, maupun rak tanam teduh untuk budidaya pakis sayur secara intensif di rumah.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Media Tanam Terbaik Pakis Sayur
Apa saja karakteristik media tanam ideal untuk pakis sayur?
Media tanam ideal untuk pakis sayur harus gembur, kaya bahan organik, mampu mempertahankan kelembapan tanpa genangan air, serta memiliki drainase dan aerasi yang baik.
Komponen apa saja yang direkomendasikan untuk media tanam pakis sayur?
Beberapa komponen yang direkomendasikan meliputi tanah humus atau tanah kebun, kompos matang atau pupuk kandang, sekam bakar atau cocopeat, pasir, batang pakis cacahan, dan akar pakis (moss).
Bisakah pakis sayur ditanam secara hidroponik?
Ya, pakis sayur dapat ditanam menggunakan sistem hidroponik sumbu (wick system). Media tanam yang digunakan harus ringan dan dapat menyerap air dengan baik, seperti cocopeat, peatmoss, perlite, atau akar pakis.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6

4 hours ago
1
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1013558/original/005420700_1444269375-rupiah230715.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3964245/original/009993700_1647403183-air-conditioning-decoration-interior.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5080056/original/051452200_1736155829-20250106BL_Konpers_Rencana_Terkait_Perkembangan_Timnas_Indonesia_25.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3240586/original/064573100_1600318535-20200917-Warga-Curug-Terima-Bantuan-Langsung-Tunai-Dana-Desa-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9321057/original/083419900_1786425706-c78572ec-b6a4-4259-923a-03797b7d4148.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/833429/original/026610300_1426927227-gerhana_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4032683/original/036421800_1653408621-Kereta.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9321094/original/028857100_1786428541-9e0b563a-aee6-415b-8e35-cf6de56afae3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5418012/original/013015200_1763559690-kereta_api.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460715/original/071076300_1767273436-kereta.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9320918/original/067772600_1786419778-Mini_Bar_Dapur_Minimalis.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9321016/original/073330300_1786424058-533791f7-b3fa-4b9f-8301-8c1f81dd7aec.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3558580/original/014125500_1630551817-29cccc00ef6aae3e8e27a0e76869f777.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9321015/original/052454100_1786423967-Kedung_Sepur_SMT.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9295002/original/079923800_1783912237-vuxSfLaxd0aKsEhzcPaAE5ykwHybzTml2qyetuzh.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/9317595/original/025247400_1786023764-20260806_Budy_Santoso_Persija_vs_Arema_FC_3rd_Place_Piala_Presiden_06.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9320915/original/043148000_1786419482-Ide_desain_rumah_bergaya_Timur_Tengah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9320895/original/043683900_1786418308-c9dd2df4-2808-4642-a551-ff350ba5be11.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/9315656/original/000133300_1785848059-20260804_Alit_Binawan_Persib_vs_Persija_SF_Piala_Presiden_03.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9320844/original/022478700_1786416345-tempat_wudhu_5a.jpeg)










:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5557096/original/065659700_1776318001-Gambar_Rumah_Sederhana_6x9_di_Kampung_Dekat_Sawah_yang_Jadi_Tren_Desain_2026.jpg)


:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5390115/original/042078200_1761229243-20251023AA_Official_Training_Persija_Jakarta-04.jpg)


:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4863025/original/074446600_1718303638-3_083A3037.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5559133/original/096420800_1776519532-WhatsApp_Image_2026-04-18_at_13.03.23.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517047/original/078921900_1772384976-SaveGram.App_640266969_18393344611150856_335126654579775669_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5557654/original/051408300_1776350845-20260416IQ_Timnas_Indonesia_U-17_vs_Malaysia_U-17-01.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5361596/original/000746300_1758788384-eliano.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5556615/original/026624600_1776261517-Indonesia_v_Malaysia_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5531939/original/016980900_1773637517-asian-child-girl-play-painting-with-happiness-joyful.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5559467/original/050185700_1776576647-WhatsApp_Image_2026-04-19_at_12.29.37__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3904777/original/070543400_1642301129-pexels-tim-douglas-6205626.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5557496/original/099902200_1776332068-1000397949.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5496109/original/090089100_1770471696-20260207BL_Timnas_Futsal_Indonesia_Vs_Iran_Final_AFC_Futsal_Asian_Cup_2026-02.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5557733/original/014515900_1776389960-20260416IQ_Timnas_Indonesia_U-17_vs_Malaysia_U-17-16.jpg)