Liputan6.com, Jakarta - Menggoreng ikan terlihat sederhana, tetapi banyak orang menghadapi masalah ikan yang menempel di permukaan wajan. Akibatnya, kulit ikan mudah robek, daging hancur, dan hasil gorengan menjadi kurang menarik saat disajikan.
Padahal, ikan yang menempel pada wajan umumnya disebabkan oleh beberapa faktor, seperti permukaan wajan yang belum cukup panas, kadar air pada ikan yang masih tinggi, atau teknik menggoreng yang kurang tepat. Dengan menerapkan langkah-langkah yang benar, ikan dapat matang dengan permukaan yang utuh, renyah, dan lebih mudah dibalik.
Berikut caranya, dilansir Liputan6.com dari berbagai sumber, Sabtu (18/7).
1. Keringkan Permukaan Ikan Sebelum Digoreng
Sebelum ikan dimasukkan ke dalam wajan, pastikan seluruh permukaannya sudah dikeringkan menggunakan tisu dapur atau kain bersih. Langkah ini penting karena air yang tersisa pada permukaan ikan akan berubah menjadi uap saat terkena minyak panas sehingga meningkatkan risiko ikan melekat pada wajan.
Selain mengurangi kemungkinan menempel, permukaan ikan yang lebih kering membantu menghasilkan kulit yang lebih renyah. Kondisi ini juga mempercepat terbentuknya lapisan luar saat digoreng sehingga mendukung proses pencokelatan dan membuat ikan lebih mudah terlepas dari permukaan wajan.
Cara ini juga mengurangi percikan minyak yang sering terjadi saat air bertemu minyak panas. Dengan demikian, proses menggoreng menjadi lebih aman, hasil ikan lebih cantik, dan risiko kulit ikan robek saat dibalik dapat diminimalkan.
2. Gunakan Wajan yang Bersih dan Permukaannya Masih Baik
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5493290/original/044804300_1770200738-unnamed__11_.jpg)
Perbesar
Pastikan wajan benar-benar bersih sebelum digunakan untuk menggoreng ikan. Sisa makanan yang menempel dari proses memasak sebelumnya dapat menjadi titik lengket yang membuat ikan lebih mudah melekat.
Jika menggunakan wajan besi atau baja karbon, pastikan lapisan seasoning-nya masih dalam kondisi baik. Sementara itu, pada wajan antilengket, hindari menggunakan alat masak berbahan logam yang dapat menggores lapisan pelindungnya karena goresan akan mengurangi kemampuan antilengket.
Memilih wajan yang kondisinya masih baik menjadi salah satu kunci agar ikan mudah dilepaskan setelah terbentuk kerak tipis di permukaannya. Permukaan wajan yang rata dan bersih membantu panas menyebar lebih merata sehingga proses memasak berlangsung optimal.
3. Panaskan Wajan Terlebih Dahulu
Salah satu kesalahan yang paling sering dilakukan adalah langsung menuangkan minyak ke wajan yang masih dingin. Sebaiknya panaskan wajan terlebih dahulu selama beberapa menit dengan api sedang hingga permukaannya cukup panas.
Pada wajan besi atau baja karbon, pemanasan awal membantu menciptakan permukaan memasak yang lebih stabil sehingga risiko ikan menempel menjadi lebih kecil. Setelah wajan panas, barulah tambahkan minyak goreng secukupnya.
Cara ini membantu minyak melapisi permukaan wajan secara lebih merata sehingga mengurangi kontak langsung antara protein ikan dan permukaan logam. Akibatnya, risiko ikan menempel menjadi lebih kecil.
4. Pastikan Minyak Sudah Cukup Panas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5506032/original/087001700_1771404092-pexels-rdne-4910221.jpg)
Perbesar
Setelah minyak dituangkan, jangan terburu-buru memasukkan ikan. Tunggu hingga minyak benar-benar panas, tetapi belum mencapai titik berasap agar proses menggoreng berlangsung optimal.
Salah satu cara sederhana untuk mengecek suhu minyak adalah dengan memasukkan ujung spatula kayu atau sedikit remah tepung. Jika muncul gelembung-gelembung kecil di sekitarnya, berarti minyak umumnya sudah cukup panas untuk mulai menggoreng.
Minyak yang telah mencapai suhu yang tepat akan segera membentuk lapisan luar ikan sehingga permukaan lebih cepat mengeras. Lapisan inilah yang membantu mencegah ikan menempel sekaligus menghasilkan tekstur yang lebih renyah.
5. Jangan Terlalu Sering Menggeser atau Membalik Ikan
Setelah ikan dimasukkan ke dalam minyak panas, biarkan beberapa saat tanpa digeser atau diangkat. Pada tahap awal, protein ikan masih berikatan dengan permukaan wajan sehingga memaksanya bergerak justru membuat kulit mudah robek.
Ketika bagian bawah ikan sudah matang dan terbentuk kerak tipis berwarna keemasan, ikan biasanya akan lebih mudah terlepas dengan sendirinya. Pada saat itulah ikan dapat dibalik menggunakan spatula yang lebar.
Teknik ini sering diabaikan padahal sangat berpengaruh terhadap hasil akhir. Bersabar beberapa menit sebelum membalik ikan dapat menjaga bentuk ikan tetap utuh dan membuat tampilannya lebih menarik.
6. Jangan Menggoreng Terlalu Banyak Ikan Sekaligus
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5472485/original/010908900_1768367504-Gemini_Generated_Image_px7v0wpx7v0wpx7v.png)
Perbesar
Mengisi wajan terlalu penuh dapat menyebabkan suhu minyak turun secara drastis. Ketika suhu minyak menurun, proses pembentukan lapisan luar ikan menjadi lebih lambat sehingga peluang ikan menempel meningkat.
Sisakan ruang di antara setiap potong ikan agar panas minyak dapat bersirkulasi dengan baik. Selain membantu ikan matang merata, cara ini juga memudahkan saat membaliknya.
Menggoreng secara bertahap memang membutuhkan waktu sedikit lebih lama, tetapi hasilnya jauh lebih baik. Ikan akan memiliki tekstur renyah di luar, matang merata di dalam, dan tidak mudah hancur.
7. Gunakan Api Sedang dan Hindari Suhu yang Berubah-ubah
Api yang terlalu besar dapat membuat bagian luar ikan cepat gosong sebelum bagian dalam matang. Sebaliknya, api yang terlalu kecil membuat ikan menyerap lebih banyak minyak dan meningkatkan risiko lengket.
Gunakan api sedang agar suhu minyak tetap stabil selama proses menggoreng. Jika harus menggoreng beberapa kali, tunggu hingga minyak kembali mencapai suhu yang sesuai sebelum memasukkan ikan berikutnya.
Suhu yang stabil membantu proses pemasakan berlangsung merata sejak awal hingga akhir. Hasilnya, ikan lebih mudah dilepaskan dari wajan, matang sempurna, dan memiliki warna keemasan yang menggugah selera.
Tips Tambahan untuk Efek Maksimal
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5472483/original/035056500_1768367503-Gemini_Generated_Image_7szjem7szjem7szj.png)
Perbesar
Jika Anda masih mengalami ikan menempel di wajan setelah menerapkan langkah-langkah di atas, ada beberapa trik tambahan yang dapat dicoba. Pertama, diamkan ikan selama sekitar 15–20 menit setelah dikeluarkan dari kulkas agar suhunya tidak terlalu dingin. Ikan yang terlalu dingin dapat menurunkan suhu minyak secara tiba-tiba sehingga permukaan ikan membutuhkan waktu lebih lama untuk membentuk kerak pelindung.
Kedua, jika ingin menggunakan balutan tipis, taburkan sedikit tepung beras atau tepung terigu secara merata pada permukaan ikan, bukan ke dalam minyak. Lapisan tipis ini membantu mengurangi kontak langsung antara protein ikan dan permukaan wajan sehingga ikan lebih mudah dilepaskan serta menghasilkan tekstur yang lebih renyah.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Cara agar Ikan Tidak Menempel di Wajan Saat Digoreng
Apakah semua jenis ikan memerlukan perlakuan yang sama saat digoreng?
Pada dasarnya, teknik menggoreng seperti mengeringkan permukaan ikan, memanaskan wajan, dan memastikan minyak cukup panas berlaku untuk hampir semua jenis ikan. Namun, ikan berdaging lembut, seperti nila atau gurami berukuran kecil, perlu dibalik dengan lebih hati-hati agar tidak mudah hancur.
Apakah minyak bekas pakai bisa digunakan untuk menggoreng ikan?
Bisa, selama minyak masih jernih, tidak berbau tengik, dan belum digunakan berulang kali hingga berubah warna menjadi sangat gelap. Namun, untuk hasil ikan yang lebih renyah dan tidak mudah menempel, minyak yang masih dalam kondisi baik atau minyak baru lebih disarankan.
Apakah ikan perlu diberi bumbu sebelum atau sesudah digoreng agar tidak menempel?
Ikan dapat dibumbui sebelum digoreng, tetapi sebaiknya permukaannya tetap dikeringkan terlebih dahulu setelah proses marinasi agar tidak terlalu basah. Jika menggunakan bumbu cair, tiriskan atau tepuk perlahan permukaan ikan dengan tisu dapur sebelum dimasukkan ke dalam minyak panas untuk membantu mengurangi risiko menempel.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6

10 hours ago
5
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5470664/original/001390300_1768214320-persib__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5539848/original/074454600_1774631009-timnas.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9292013/original/059655600_1783582467-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5628156/original/090679700_1778224364-peralta_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9300637/original/028719900_1784363038-534540824380027264.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9300673/original/097649000_1784365793-58f03e04-fc9b-485a-a341-82849254a36b.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9300693/original/033365000_1784367813-1000126231.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5032914/original/038960400_1733195318-library_upload_21_2024_01_996x664_20230820bl_persija-v_13d4be3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9300583/original/011590000_1784360026-9343372587728837124.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9300652/original/050454700_1784363920-17535817403038757773.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8137255/original/007132100_1780989370-HL_kamboja.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9300551/original/041803800_1784358907-rj_3.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9300481/original/076591000_1784355525-8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/9300645/original/050554300_1784363321-IMG_2678.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9300519/original/077263100_1784357812-16727100366904177272.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9300575/original/099600300_1784359683-IMG_5740.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9300528/original/025890800_1784358023-08e824c5-9734-42fb-9812-86b98e60588e.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8464747/original/039070000_1782365574-8710233399356565450.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9300595/original/026802000_1784360404-6.jpg)










:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5496194/original/006665600_1770489949-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5525042/original/051351000_1773029160-cropped-2a244f90-7934-47c9-a587-b33c1a79edbd.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5341955/original/093188300_1757342062-Timnas_Indonesia_vs_Lebanon_-07.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5486862/original/011529800_1769618434-1001889631.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5461718/original/089739600_1767433302-WhatsApp_Image_2026-01-03_at_15.59.48.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5339674/original/047240900_1757081733-20250904AA_Timnas_Indonesia_vs_China_Taipei-08.JPG)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5538570/original/071315500_1774525867-20260326IQ_Latihan_Timnas_Indonesia-02.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5535678/original/081487000_1774083121-team__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5478714/original/059102600_1768914932-000_9PK9KD.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5392680/original/002485800_1761486231-570624768_18084026864504418_4368634468269805834_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4371977/original/088823300_1679822595-20230325BL_FIFA_Matchday_Timnas_Indonesia_Vs_Timnas_Burundi_Stok_Foto_7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5539837/original/077689600_1774627163-8.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5315888/original/027415800_1755175451-20250808AA_BRI_Super_League_Persebaya_Surabaya_Vs_PSIM_Yogyakarta__64_of_75_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5377685/original/055449000_1760148105-2025098AA_Timnas_Indonesia_Vs_Lebanon-025.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3581684/original/043577800_1632450991-pexels-pixabay-70088.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5174417/original/068290200_1742926263-Timnas_Indonesia_vs_Bahrain-13.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5531279/original/042155400_1773556323-000_JO9EV.jpg)