Liputan6.com, Jakarta - Menyantap hidangan lezat di Indonesia rasanya kurang lengkap tanpa kehadiran daun lalapan segar. Pelengkap hidangan yang satu ini sangat populer, dan kabar baiknya, banyak jenis daun lalapan yang mudah ditanam di pekarangan rumah Anda.
Kegiatan berkebun lalapan di pekarangan rumah kini semakin diminati, tidak hanya sebagai hobi tetapi juga bagian dari gaya hidup sehat dan hemat. Dengan menanam sendiri, Anda dapat mengurangi pengeluaran dapur sekaligus memastikan asupan nutrisi dari sayuran yang baru dipetik.
Bagi para pemula atau mereka yang memiliki waktu terbatas, memilih Jenis Daun Lalapan yang Mudah Ditanam di Pekarangan adalah kunci keberhasilan. Banyak varietas sayuran daun yang tumbuh cepat dan tidak memerlukan perawatan rumit. Artikel Liputan6.com, Senin (1/6/2026), ini akan membahas beberapa pilihan terbaik yang bisa Anda coba, lengkap dengan tips penanaman dan perawatannya.
1. Kemangi, Si Aroma Khas yang Kaya Manfaat
Kemangi merupakan tanaman herbal berbatang lunak yang tumbuh subur di daerah tropis seperti Indonesia. Daunnya berbentuk bulat telur dengan warna hijau muda hingga tua, serta dikenal memiliki aroma khas yang sangat menyegarkan. Aroma inilah yang seringkali membangkitkan selera makan dan menjadi daya tarik utama kemangi sebagai lalapan.
Selain aromanya yang memikat, daun kemangi juga memiliki rasa enak dan kaya akan berbagai nutrisi penting. Kandungan kalsium, vitamin K, serta antioksidan di dalamnya sangat bermanfaat untuk kesehatan hati dan membantu menjaga tekanan darah. Mengonsumsi kemangi secara rutin juga dipercaya dapat membantu mencegah penuaan dini.
Untuk menanam kemangi, Anda bisa menggunakan biji atau stek batang. Tanaman ini menyukai tanah yang lembap, subur, kaya kompos, dan memiliki drainase yang baik. Pastikan kemangi mendapatkan minimal 6 jam sinar matahari langsung setiap hari untuk pertumbuhan optimal. Pucuk daun kemangi umumnya bisa dipanen sekitar 6-8 minggu setelah tanam dari benih.
2. Kangkung, Lalapan Favorit yang Cepat Panen
Kangkung adalah sayuran hijau favorit yang sering diidentikkan dengan pertumbuhan di area basah, namun kangkung darat memiliki kemampuan adaptasi yang baik untuk budidaya di lahan kering. Tanaman ini dikenal lezat, kaya nutrisi, serta sangat mudah ditanam sendiri di rumah, menjadikannya pilihan ideal untuk pekarangan Anda.
Media tanam yang cocok untuk kangkung darat adalah tanah yang tidak tergenang air, gembur, dan bersih dari gulma. Sebelum menanam, tambahkan pupuk kandang atau kompos untuk memperkaya nutrisi tanah. Kangkung dapat ditanam dari benih yang direndam terlebih dahulu, lalu disebar merata pada bedengan yang sudah disiapkan.
Perawatan kangkung tergolong sangat mudah karena tanaman ini tahan terhadap hama dan penyakit. Penyiraman rutin menjadi kunci, terutama saat musim kemarau, untuk memastikan tanaman tidak layu dan tumbuh optimal. Kangkung cabut dapat dipanen saat tinggi tanaman sekitar 20-25 cm, biasanya 25-30 hari setelah tanam. Pemanenan bisa dilakukan dengan mencabut seluruh tanaman atau memotong pangkal batang agar dapat tumbuh kembali.
3. Bayam, Sayuran Bergizi dengan Perawatan Sederhana
Bayam adalah sayuran yang sangat digemari karena rasanya enak, kaya vitamin, dan serat yang baik untuk kesehatan. Tanaman ini mudah tumbuh dan perawatannya sederhana, menjadikannya pilihan populer untuk kebun rumahan. Ada banyak varietas bayam, termasuk bayam cabut yang memungkinkan panen berulang kali.
Untuk menanam bayam, Anda membutuhkan tanah yang gembur dan kaya nutrisi. Pemberian pupuk dasar seperti pupuk kandang atau kompos sangat dianjurkan saat pengolahan tanah. Buat gulutan atau bedengan yang sedikit lebih tinggi untuk meminimalkan benih hanyut saat penyiraman.
Benih bayam dapat ditaburkan pada guritan di bedengan setelah dicampur abu halus. Perawatan meliputi penyiraman rutin setiap pagi dan sore, terutama saat musim kemarau. Penyiangan gulma dan penggemburan tanah dapat dilakukan dua minggu setelah tanam, kemudian setiap dua minggu sekali. Bayam cabut bisa dipanen mulai 20 hari setelah tanam, dan dapat dipetik berulang kali.
4. Selada, Lalapan Renyah dan Menyegarkan
Selada merupakan sayuran berdaun sehat yang rendah kalori, gula, dan lemak, menjadikannya pilihan ideal untuk gaya hidup sehat. Daunnya yang lezat dan memiliki rasa lembut sangat populer dijadikan lalapan yang menyegarkan. Selada juga kaya akan mineral, kalsium, fosfor, serat, dan protein yang bermanfaat bagi tubuh.
Pilihlah lokasi tanam yang cukup cerah dengan drainase baik dan tanah kaya organik. Selada dapat tumbuh optimal di tanah liat berpasir yang gembur, remah, dan tidak mudah tergenang air, dengan pH antara 6.0-6.8. Bibit selada dapat disemai pada tanah gembur campuran tanah, pupuk kandang, dan sekam padi sebelum dipindahkan ke lubang tanam.
Perawatan selada meliputi menjaga kelembapan tanah dengan penyiraman secukupnya, namun hindari kondisi terlalu basah yang dapat menghambat pertumbuhan akar. Menjaga jarak tanam yang cukup dekat juga dapat membantu menekan pertumbuhan gulma. Selada umumnya bisa dipanen dalam waktu sekitar 40 hari, dan sebaiknya dilakukan pada dini hari untuk mendapatkan daun yang lebih segar dan renyah.
5. Daun Mint, Aroma Segar dengan Beragam Manfaat
Daun mint terkenal dengan aroma segar dan sensasi dinginnya yang unik. Ada berbagai jenis mint yang bisa ditanam, seperti mint manis, spearmint, peppermint, dan mint cokelat, masing-masing dengan karakteristik aroma yang sedikit berbeda. Tanaman ini sangat serbaguna, tidak hanya sebagai lalapan tetapi juga untuk olahan makanan dan minuman.
Selain kegunaannya di dapur, daun mint juga bermanfaat sebagai pengusir nyamuk alami dan penyegar udara. Dari sisi kesehatan, mint memiliki khasiat untuk meningkatkan kesehatan otak, melancarkan pencernaan, dan memperkuat sistem imunitas tubuh.
Menanam mint paling mudah dilakukan dengan stek batang. Tanaman ini tumbuh subur di tanah yang ringan, lembap, subur, dan memiliki drainase baik, dengan pH sedikit asam hingga netral. Perawatan mint tidak terlalu rumit, cukup jaga kelembaban tanah dengan penyiraman rutin setiap pagi, namun hindari genangan air. Daun mint yang masih muda memiliki rasa lebih kuat dan dapat dipanen segera setelah tanaman tumbuh.
6. Pegagan, Tanaman Herbal Penunjang Kesehatan
Pegagan adalah tanaman herbal tahunan yang tumbuh menjalar dan sering ditemukan liar di pinggir jalan atau pekarangan. Bentuk daunnya unik, bulat dengan pinggiran berombak dan bergerigi, mudah dikenali. Tanaman ini dikenal luas karena khasiatnya dalam pengobatan tradisional.
Kaya akan vitamin, mineral, dan antioksidan, pegagan memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh. Di antaranya adalah membantu mengobati diabetes, meningkatkan kadar antioksidan dalam tubuh, dan memperkuat daya tahan tubuh. Konsumsi pegagan sebagai lalapan dapat menjadi cara alami untuk menjaga kesehatan.
Pegagan dapat ditanam di dataran rendah hingga tinggi dengan pH tanah 6-7. Media tanam yang baik adalah campuran tanah, sekam, dan pupuk kompos. Penanaman bisa dari biji (namun pertumbuhannya lambat) atau lebih efektif menggunakan tunas anakan atau stolon dari induk. Perawatan meliputi penyiraman rutin, penyiangan gulma, dan pemupukan organik. Panen dapat dilakukan setelah tanaman berumur 3-4 bulan dengan memangkas bagian daun dan tangkainya.
7. Daun Ubi Jalar, Lalapan Serbaguna yang Mudah Tumbuh
Ubi jalar dikenal luas karena umbinya yang manis, namun daunnya juga sangat bermanfaat dan dapat dikonsumsi sebagai sayur atau lalapan. Daun ubi jalar menawarkan alternatif lalapan yang sehat dan mudah didapatkan langsung dari pekarangan rumah Anda.
Lahan terbaik untuk menanam ubi jalar adalah yang mendapatkan sinar matahari cukup, memiliki drainase baik, subur, dan pH tanah yang sesuai. Pastikan lahan bersih dari gulma dan bebatuan sebelum penanaman. Penanaman ubi jalar sangat mudah, cukup menggunakan stek batang.
Gali lubang sedalam panjang akar stek, beri jarak sekitar 30-60 cm antar lubang, lalu masukkan stek dan tutup dengan tanah. Pada awal penanaman, siram lebih sering, kemudian kurangi intensitasnya seiring pertumbuhan karena ubi jalar menyukai tempat panas dan tidak tergenang air. Daunnya dapat dipetik sesuai kebutuhan kapan saja.
Pertanyaan Seputar Jenis Daun Lalapan yang Mudah Ditanam di Pekarangan
Sayuran apa saja yang mudah ditanam untuk pemula?
Untuk pemula, sayuran seperti bayam, kangkung, selada, sawi, cabai, tomat, mentimun, wortel, dan lobak sangat direkomendasikan karena mudah tumbuh dan cepat panen.
Bagaimana cara memaksimalkan lahan terbatas untuk kebun sayur?
Lahan terbatas dapat dimaksimalkan dengan kebun vertikal, penanaman dalam pot atau wadah bekas, raised bed garden, hidroponik/akuaponik, serta memanfaatkan area tak terpakai seperti lorong atau balkon.
Berapa lama waktu panen untuk kangkung dan bayam?
Kangkung dapat dipanen sekitar 25-30 hari setelah tanam, sedangkan bayam bisa mulai dipanen 20 hari setelah tanam dan dapat dipetik berulang kali.
Apa manfaat menanam daun lalapan sendiri di rumah?
Menanam daun lalapan sendiri memastikan ketersediaan bahan segar, mengurangi pengeluaran dapur, serta mendukung gaya hidup sehat dan mandiri.

4 hours ago
1
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4728632/original/071373600_1706465868-aleksandrs-karevs-9PZePvYSM4U-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5569423/original/090136500_1777442007-Berikan_ke_Ayam_Secara_Rutin.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7527284/original/066141600_1780300822-serambi_cov.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7071846/original/038231500_1779850761-72b2bb92-631f-488b-a208-8ae23426b064.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7433656/original/009763500_1780210297-1000335518.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4879404/original/080684500_1719759318-20240630AA_Official_Training_Timnas_Indoneisa_Jelang_Semifinal_AFF_U16-02.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5540284/original/055945700_1774694136-InShot_20260328_171527653.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5568426/original/076639200_1777358352-Kebun_Herbal_dan_Rempah_Komunitas.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7528888/original/093145200_1780302465-Untitledt.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7526358/original/024145200_1780299738-Cara_Membesarkan_Lele_di_Bak_Plastik.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7525562/original/099381600_1780298773-Untitled5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5564274/original/032682300_1776932006-minimalis_4.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7523415/original/062313500_1780296690-rak_bibit_sayur_dari_peti_buah_buah.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5435468/original/017655300_1765069491-nafuzi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7169523/original/032605900_1779960436-ChatGPT_Image_May_28__2026__04_25_55_PM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7523302/original/092236500_1780296451-Rumah_Memanjang_Teras_Samping_Hijau.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7522256/original/094740600_1780295247-Gemini_Generated_Image_jpjbkzjpjbkzjpjb.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5529135/original/032196700_1773307355-WhatsApp_Image_2026-03-12_at_16.01.39.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7527174/original/031772000_1780300537-Model_Gelang_Emas_Twist_Tiga_Warna_yang_Lagi_Tren_2026.jpeg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3642128/original/083822000_1637681616-2_000_Hkg660630.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526511/original/001005500_1773124578-Gemini_Generated_Image_hoaciqhoaciqhoac.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4860548/original/008900400_1718119829-11_WhatsApp_Image_2024-06-11_at_20.29.54.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3954503/original/001981300_1646633420-20220307-Panen_Sayuran_Hidroponik_di_Depan_Rumah-6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500419/original/020749000_1770864866-Model_Ruang_Tamu_Open_Space.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500495/original/078901900_1770867904-photo-collage.png__15_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5531279/original/042155400_1773556323-000_JO9EV.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5244828/original/086195900_1749256325-20250606BL_Topshots_Timnas_Indonesia_Vs_China_8.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4813325/original/021386600_1714086538-GMCOq2zXQAAUCGw.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5467303/original/064555300_1767869802-fl.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490835/original/086889800_1770026577-1000761221.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5495693/original/051356400_1770394579-WhatsApp_Image_2026-02-06_at_10.19.48_PM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5311585/original/019819800_1754888475-SnapInsta.to_529962176_18519690463037072_163690177429814441_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5290596/original/029365500_1753150307-unnamed__88_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5401010/original/034236800_1762154457-Bocoran_warna_iPhone_18_Pro_01.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5529373/original/019567300_1773329437-Persis_vs_Bali_United.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5463879/original/035379600_1767673067-Jualan_es_buah_di_bulan_Ramadhan__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5491533/original/041240700_1770098853-roti_tawar.jpg)