Liputan6.com, Jakarta - Impian memiliki pekarangan yang hijau, asri, dan produktif dengan aneka tanaman buah seringkali terbentur kekhawatiran akan potensi kerusakan akibat akar pohon. Banyak pemilik rumah ragu menanam pohon buah karena takut akarnya menjalar dan merusak struktur bangunan. Namun, kekhawatiran ini bisa diatasi dengan memilih jenis tanaman buah untuk pekarangan tanpa khawatir akar menjalar yang tepat.
Pemilihan jenis pohon buah yang cermat sangat krusial. Beberapa spesies pohon buah memiliki sistem perakaran yang agresif, berpotensi menembus dan merusak fondasi rumah, paving, atau struktur lainnya. Hal ini membuat pentingnya mengidentifikasi tanaman yang akarnya tidak terlalu besar atau menyebar luas demi menjaga keamanan dan keindahan lingkungan hunian.
Artikel ini akan mengulas tujuh pilihan tanaman buah yang tidak hanya mempercantik halaman dan menghasilkan panen melimpah, tetapi juga memiliki sistem perakaran yang ramah terhadap bangunan. Berikut informasi selengkapnya sebagaimana dilansir Liputan6.com dari berbagai sumber, Rabu (17/6/2026).
1. Jeruk (Citrus)
Pohon jeruk merupakan favorit banyak orang untuk ditanam di pekarangan rumah. Tanaman ini dikenal memiliki ukuran yang relatif sedang dan sistem perakaran yang tidak terlalu agresif, menjadikannya pilihan aman di dekat struktur bangunan. Akarnya cenderung menyebar di lapisan tanah atas tanpa memberikan tekanan signifikan pada fondasi. Bahkan, beberapa sumber menegaskan bahwa jeruk memiliki akar serabut yang dangkal dan tidak merusak pondasi rumah.
Meskipun pohon jeruk juga mengembangkan akar tunggang, sel-sel pada ujung akarnya bersifat lembut dan mudah patah jika bertemu dengan tanah yang padat atau keras. Fleksibilitas ini memungkinkan jeruk untuk ditanam dalam pot berukuran besar, sehingga risiko gangguan terhadap area seperti carport atau bangunan dapat diminimalisir secara efektif.
Untuk menjaga ukuran pohon tetap terkendali, varietas jeruk kerdil atau jeruk siam sangat direkomendasikan. Selain itu, akar pohon jeruk cenderung tumbuh ke dalam dan tidak mengangkat paving di sekitar halaman, serta dikenal produktif dan mudah dirawat, bahkan mampu menghasilkan buah hampir sepanjang tahun.
2. Jambu Air
Jambu air menjadi rekomendasi kuat untuk pekarangan rumah berkat karakternya yang ramah lingkungan sekitar bangunan. Tanaman ini memiliki sistem akar serabut yang tidak tumbuh terlalu dalam atau menyebar secara agresif. Akarnya cenderung menyebar ke samping dengan jangkauan terbatas, sehingga relatif aman bagi fondasi bangunan.
Selain sistem akarnya yang terkendali, ukuran pohon jambu air juga dapat diatur melalui pemangkasan berkala. Jambu air dikenal tahan terhadap panas dan mampu beradaptasi dengan berbagai kondisi tanah, serta memiliki kecepatan berbuah yang baik.
Tajuknya yang rimbun tidak hanya memberikan keteduhan, tetapi juga tidak menghasilkan akar besar yang berpotensi merusak struktur. Pertumbuhannya yang cukup terkendali membuat jambu air cocok ditanam di pekarangan rumah.
3. Delima (Pomegranate)
Tanaman delima dikenal memiliki sistem perakaran yang relatif dangkal dan tidak menimbulkan kerusakan pada fondasi. Pohon ini dapat tumbuh dalam bentuk semak atau pohon kecil, membuat akar dan tajuknya lebih mudah dikendalikan dibandingkan pohon buah berukuran besar.
Keindahan bunganya juga menjadikan delima pilihan menarik sebagai tanaman hias. Sistem perakarannya yang cenderung pendek, terutama jika dibandingkan dengan pohon buah lain, menjadikannya salah satu pilihan terbaik untuk ditanam dalam pot.
Meskipun delima memiliki akar tunggang, perakarannya tidak dilaporkan sebagai ancaman perusak struktur bangunan. Hal ini menambah daftar keunggulan delima sebagai tanaman buah untuk pekarangan tanpa khawatir akar menjalar.
4. Tin (Fig)
Tanaman tin atau ara (Ficus carica L.) memiliki morfologi akar berserat yang menyebar hingga tiga kali diameter tajuk tanaman. Namun, tipe akarnya sangat dangkal dan dilengkapi akar tunjang.
Pohon tin tidak tumbuh terlalu besar, dengan tinggi maksimal sekitar 3 hingga 10 meter. Akar serabutnya yang kuat memungkinkan pohon tin untuk bertahan hidup di lingkungan kering.
Seringkali, tunas-tunas baru akan muncul di sekitar area akarnya. Ukurannya yang terbilang pendek membuat buah tin sangat cocok untuk ditanam di lahan yang terbatas atau sempit.
5. Belimbing
Belimbing merupakan pohon buah berukuran sedang yang menawarkan sistem akar relatif aman untuk area yang berdekatan dengan bangunan. Pertumbuhan pohonnya tidak terlalu besar, sehingga mudah ditempatkan bahkan di lahan terbatas.
Akar pohon belimbing tidak bersifat terlalu agresif. Dengan melakukan pemangkasan rutin, ukuran pohon belimbing dapat tetap proporsional dan tidak mengganggu area sekitarnya. Selain manfaat fungsionalnya, buah belimbing juga memiliki bentuk khas yang dapat menambah keunikan dan estetika halaman rumah Anda.
6. Srikaya
Srikaya adalah tanaman buah tropis yang memiliki sistem akar dangkal dan tidak invasif, menjadikannya pilihan aman untuk ditanam di halaman yang berdekatan dengan rumah. Pohon ini umumnya tidak tumbuh terlalu besar, dengan ketinggian rata-rata mencapai 3 hingga 5 meter.
Tanaman srikaya juga sangat cocok untuk dibudidayakan dalam pot besar sebagai tanaman buah dalam pot (tabulampot), menjadikannya solusi ideal bagi pemilik lahan sempit.
Kemampuannya beradaptasi dengan baik pada berbagai kondisi tanah dan iklim semakin menambah daya tariknya sebagai tanaman buah untuk pekarangan tanpa khawatir akar menjalar.
7. Kelengkeng Mini/Kerdil
Berbeda dengan varietas kelengkeng besar yang dapat tumbuh sangat tinggi, kelengkeng mini atau kelengkeng kerdil menawarkan solusi yang lebih aman untuk pekarangan rumah. Varietas ini memiliki akar yang tidak agresif dan ukuran pohon yang relatif kecil, sehingga sangat memungkinkan untuk dibudidayakan dalam pot besar.
Sebagai contoh, kelengkeng kate merupakan varietas yang tumbuh lebih pendek dan kompak dibandingkan kelengkeng biasa. Karakteristik ini membuat akarnya tidak dikenal agresif, asalkan ditanam dengan jarak yang wajar dari bangunan. Hal ini menjadikan kelengkeng mini sebagai salah satu tanaman buah untuk pekarangan tanpa khawatir akar menjalar yang sangat direkomendasikan.
Pertanyaan Seputar Tanaman Buah untuk Pekarangan Tanpa Khawatir Akar Menjalar
1. Mengapa penting memilih tanaman buah dengan akar tidak menjalar untuk pekarangan?
Penting untuk menghindari kerusakan pada fondasi rumah, paving, atau struktur bangunan lainnya yang dapat disebabkan oleh akar tanaman yang agresif dan menyebar luas.
2. Jenis akar seperti apa yang aman untuk ditanam di dekat bangunan?
Pohon dengan sistem akar serabut umumnya lebih aman karena akarnya menyebar secara horizontal dan dangkal di tanah, berbeda dengan akar tunggang yang tumbuh lurus ke bawah dan lebih dalam.
3. Apakah jeruk termasuk tanaman buah yang akarnya aman?
Ya, pohon jeruk memiliki akar serabut yang dangkal dan tidak merusak pondasi rumah, serta varietas kerdilnya sangat direkomendasikan.
4. Bisakah tanaman buah seperti delima dan srikaya ditanam dalam pot?
Ya, delima dan srikaya dapat ditanam dalam pot besar (tabulampot) karena akarnya relatif dangkal dan tidak invasif, menjadikannya pilihan fleksibel untuk lahan terbatas.
5. Selain jenis akar, faktor apa lagi yang perlu diperhatikan agar akar tidak merusak struktur?
Selain memilih jenis yang tepat, penting juga memperhatikan jarak tanam, kondisi tanah, serta perawatan rutin seperti pemangkasan agar akar tidak berkembang ke arah yang tidak diinginkan.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6

2 hours ago
1
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5579993/original/016214700_1778123554-Ide_Jualan_Rumahan_untuk_Ibu_Rumah_Tangga_Tanpa_Modal_Besar_yang_Bisa_Sambil_Momong_Anak_Model_Jualan_Makanan_Beku_Siap_Masak.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8260863/original/005416700_1781666005-l.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5527424/original/024629800_1773202469-Dapur_Minimalis_Bar_Sebagai_Solusi_Cerdas_untuk_Ruang_Terbatas_Model_Meja_Panjang.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8260979/original/068367900_1781671155-17476626689019900735.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8261013/original/017825300_1781673493-2561337808573746173.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8260999/original/061807200_1781671850-Gemini_Generated_Image_e3cjeae3cjeae3cj.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8260966/original/093540900_1781670717-6295127324190153108.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8259252/original/032597200_1781493073-bansos_kemensos_fic.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8260950/original/062991700_1781670403-HL_teras.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8260906/original/039760600_1781669492-Tips_Menanam_Oyong_di_Pagar_Rumah_untuk_Panen_Berulang.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8260894/original/053245600_1781668550-12435989935432786801.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8260873/original/083575200_1781666909-desain_pagar_pengaman_kolam_ikan_minimalis_dalam_rumah.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5191138/original/093575100_1744937793-students-chatting-classroom_1098-2844.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8260754/original/083252500_1781658434-hl2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7593693/original/045247500_1780376440-52f43172-c614-4cf0-96f3-f1708474cb5f.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5417271/original/079987700_1763526650-gal7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8260764/original/025742700_1781659818-HL_kolam.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4631240/original/098216700_1698805892-pexels-no-name-787876.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8260856/original/085578400_1781665831-HL_makanan.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8260818/original/016236100_1781664345-IRT5.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3642128/original/083822000_1637681616-2_000_Hkg660630.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4860548/original/008900400_1718119829-11_WhatsApp_Image_2024-06-11_at_20.29.54.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526511/original/001005500_1773124578-Gemini_Generated_Image_hoaciqhoaciqhoac.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3954503/original/001981300_1646633420-20220307-Panen_Sayuran_Hidroponik_di_Depan_Rumah-6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500495/original/078901900_1770867904-photo-collage.png__15_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5531279/original/042155400_1773556323-000_JO9EV.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5244828/original/086195900_1749256325-20250606BL_Topshots_Timnas_Indonesia_Vs_China_8.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4813325/original/021386600_1714086538-GMCOq2zXQAAUCGw.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5311585/original/019819800_1754888475-SnapInsta.to_529962176_18519690463037072_163690177429814441_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5401010/original/034236800_1762154457-Bocoran_warna_iPhone_18_Pro_01.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4415431/original/078901700_1683198942-20230504AA_SEA_Games_2023_Timnas_Indonesia_Vs_Myanmar-21.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5529373/original/019567300_1773329437-Persis_vs_Bali_United.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5514118/original/045495100_1772081240-kandang_Ayam_Rooftop.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5465586/original/014027200_1767771314-Bebek_Petelur.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4261962/original/044473000_1671083484-harga_telur_ayam_di_tingkat_peternak_mencapai_29_ribu-ARBAS_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4174719/original/068939000_1664411162-42.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5527338/original/066171500_1773200879-__________________________________1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5505789/original/024305000_1771396732-unnamed-10.jpg)