Liputan6.com, Jakarta - Cara menyimpan barang dapur sering kali dianggap sepele, padahal kebiasaan ini dapat memengaruhi kebersihan, kemudahan penggunaan, hingga umur pakai peralatan. Tidak sedikit orang yang terbiasa menumpuk berbagai perlengkapan di dalam lemari atau rak tanpa memperhatikan posisi penyimpanannya. Akibatnya, beberapa barang menjadi lebih cepat penyok, retak, berubah bentuk, bahkan sulit ditemukan saat dibutuhkan.
Faktanya, ada sejumlah barang dapur yang justru lebih baik disimpan dalam posisi berdiri. Selain membantu menghemat ruang, cara ini dapat mengurangi tekanan pada permukaan barang, memperlancar sirkulasi udara, serta menjaga bentuk dan kualitasnya tetap optimal. Penyimpanan yang tepat juga membuat dapur terlihat lebih rapi sehingga aktivitas memasak menjadi lebih nyaman dan efisien.
Lantas, barang dapur apa saja yang sebaiknya disimpan berdiri agar lebih awet? Melansir dari berbagai sumber, Rabu (5/8/2026), simak ulasan informasinya berikut ini.
1. Talenan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4772480/original/082625300_1710408770-front-view-brown-wooden-desk_140725-79250.jpg)
Perbesar
Talenan menjadi salah satu barang dapur yang paling sering digunakan untuk memotong sayuran, buah, daging, hingga ikan. Karena intensitas pemakaiannya tinggi, talenan juga rentan menyimpan sisa air, kelembapan, dan partikel makanan jika tidak dibersihkan serta disimpan dengan benar. Sayangnya, banyak orang terbiasa menumpuk talenan secara mendatar di atas meja atau di dalam lemari, padahal cara ini dapat membuat permukaannya sulit kering secara merata.
Menyimpan talenan dalam posisi berdiri memungkinkan kedua sisinya mendapatkan sirkulasi udara yang lebih baik. Kondisi tersebut membantu sisa air menguap lebih cepat setelah dicuci sehingga kelembapan tidak terperangkap di permukaan maupun bagian tengah talenan, terutama yang berbahan kayu atau bambu. Lingkungan yang lembap dalam waktu lama dapat memicu pertumbuhan jamur, bakteri, serta menimbulkan bau tidak sedap yang sulit dihilangkan.
Selain lebih higienis, penyimpanan secara vertikal juga membantu menjaga bentuk talenan agar tidak mudah melengkung akibat paparan kelembapan yang tidak merata. Gunakan rak khusus talenan atau penyangga sederhana di dalam kabinet agar talenan berdiri stabil dan tidak mudah jatuh. Jangan lupa memastikan talenan benar-benar bersih sebelum disimpan sehingga umur pakainya bisa lebih panjang dan tetap aman digunakan untuk mengolah makanan.
2. Loyang
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5512085/original/025014700_1771923713-kue_coklat.jpg)
Perbesar
Loyang termasuk peralatan dapur yang sebaiknya disimpan berdiri, terutama jika Anda memiliki beberapa ukuran dan jenis. Banyak orang menyusun loyang dengan cara ditumpuk karena dianggap lebih praktis. Namun, tumpukan yang terlalu berat dapat menyebabkan lapisan anti lengket lebih cepat tergores akibat gesekan antarpermukaan, terutama ketika loyang sering dikeluarkan dan dimasukkan kembali ke dalam lemari.
Dengan menyimpan loyang secara berdiri seperti menyusun buku di rak, setiap loyang lebih mudah diambil tanpa harus mengangkat seluruh tumpukan. Cara ini mengurangi risiko benturan maupun gesekan yang dapat merusak permukaan loyang. Selain itu, sirkulasi udara di antara loyang juga menjadi lebih baik sehingga kelembapan tidak mudah terperangkap setelah proses pencucian.
Agar lebih aman, gunakan sekat rak atau organizer khusus loyang sehingga setiap loyang memiliki ruang tersendiri. Bila memungkinkan, sisipkan kain tipis atau pelindung di antara loyang berbahan logam untuk meminimalkan goresan. Kebiasaan sederhana ini dapat membantu mempertahankan kualitas loyang sehingga tetap nyaman digunakan dalam jangka waktu yang lama.
3. Tutup Panci dan Tutup Wajan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299840/original/060455800_1784276351-Screenshot_2026-07-17_151739.jpg)
Perbesar
Tutup panci dan tutup wajan sering menjadi barang yang paling berantakan di dalam kabinet dapur. Bentuknya yang bulat membuat banyak orang memilih menumpuknya secara mendatar. Padahal, tumpukan tersebut dapat membuat tutup saling berbenturan, terutama jika terbuat dari kaca, sehingga risiko retak atau pecah menjadi lebih besar ketika salah satu tutup diambil.
Penyimpanan secara berdiri memberikan akses yang jauh lebih praktis. Anda dapat mengambil satu tutup tanpa menggeser seluruh tumpukan. Selain lebih aman, cara ini juga membantu menjaga pegangan tutup agar tidak menerima tekanan berlebih yang dapat membuat baut pengikat menjadi longgar seiring waktu.
Gunakan rak vertikal, organizer tutup panci, atau dudukan sederhana di dalam kabinet agar setiap tutup tersusun rapi. Pastikan seluruh bagian benar-benar kering sebelum disimpan untuk menghindari munculnya karat pada bagian logam maupun jamur pada sela-sela pegangan. Dengan penyimpanan yang tepat, tutup panci akan lebih awet dan dapur pun terlihat lebih tertata.
4. Nampan atau Baki
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316004/original/032426100_1785908056-Nampan.jpeg)
Perbesar
Nampan atau baki sering digunakan untuk menyajikan makanan dan minuman, tetapi setelah dipakai biasanya langsung ditumpuk bersama peralatan dapur lainnya. Kebiasaan ini memang terlihat menghemat tempat, namun dalam jangka panjang dapat menyebabkan permukaan nampan mudah tergores, terutama jika terbuat dari melamin, plastik berkualitas tinggi, kayu, atau logam dengan lapisan pelindung. Selain itu, sisa air yang masih menempel juga lebih sulit mengering apabila nampan ditumpuk rapat.
Menyimpan nampan dalam posisi berdiri menjadi solusi yang lebih baik karena setiap sisi mendapatkan sirkulasi udara yang optimal. Cara ini membantu menjaga permukaan tetap kering sekaligus mengurangi risiko munculnya noda air, jamur, maupun bau apek. Bagi nampan berbahan kayu, penyimpanan vertikal juga membantu menjaga bentuknya agar tidak mudah melengkung akibat kelembapan yang terperangkap.
Gunakan sekat kabinet atau rak khusus agar setiap nampan memiliki ruang tersendiri. Jika ukuran nampan cukup besar, letakkan pada slot paling belakang agar tetap stabil dan tidak mudah bergeser. Selain membuat umur pakainya lebih panjang, penyimpanan seperti ini juga memudahkan Anda memilih nampan sesuai kebutuhan tanpa harus membongkar seluruh isi lemari.
5. Wajan Anti Lengket
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5257867/original/086231900_1750324578-pexels-drakenicolls-10936545.jpg)
Perbesar
Wajan anti lengket termasuk investasi penting di dapur karena mampu memudahkan proses memasak sekaligus mengurangi penggunaan minyak. Sayangnya, lapisan anti lengket sangat rentan terhadap goresan. Banyak orang menyimpan beberapa wajan dengan cara ditumpuk langsung sehingga permukaannya saling bergesekan setiap kali dipindahkan. Lama-kelamaan, lapisan pelindung tersebut bisa terkikis dan kualitas wajan pun menurun.
Menyimpan wajan secara berdiri merupakan salah satu cara sederhana untuk mengurangi gesekan antarpermukaan. Dengan bantuan rak vertikal atau organizer khusus, setiap wajan dapat berdiri sendiri sehingga tidak saling menekan. Cara ini juga memudahkan Anda mengambil ukuran wajan yang diinginkan tanpa harus mengangkat tumpukan yang berat.
Apabila ruang penyimpanan memungkinkan, letakkan wajan secara vertikal dengan posisi stabil. Jika masih harus disusun, gunakan pelindung berbahan kain, busa, atau silikon di antara setiap wajan. Perawatan sederhana tersebut dapat memperpanjang usia lapisan anti lengket sehingga wajan tetap nyaman digunakan selama bertahun-tahun.
6. Piring Besar dan Piring Saji
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2415037/original/062012600_1542879630-WhatsApp_Image_2018-11-22_at_4.34.12_PM.jpeg)
Perbesar
Piring besar maupun piring saji umumnya hanya digunakan pada acara tertentu sehingga sering disimpan dalam lemari dalam waktu yang cukup lama. Banyak orang memilih menumpuknya agar terlihat rapi, tetapi tumpukan yang terlalu tinggi dapat memberikan tekanan pada piring bagian bawah. Selain berisiko retak, proses mengambil piring dari bagian tengah atau bawah juga menjadi lebih sulit dan meningkatkan kemungkinan terjatuh.
Penyimpanan secara berdiri membuat setiap piring memiliki posisi tersendiri sehingga tekanan tidak hanya bertumpu pada satu titik. Cara ini banyak diterapkan di dapur profesional karena mempermudah akses sekaligus menjaga kondisi peralatan makan. Selain itu, piring juga lebih cepat kering setelah dicuci karena kedua sisinya mendapatkan aliran udara.
Gunakan rak piring vertikal yang memiliki sekat agar setiap piring tetap stabil. Pilih rak dengan jarak antarsekat yang sesuai ukuran piring sehingga tidak terlalu longgar maupun terlalu sempit. Dengan cara tersebut, risiko pecah akibat benturan dapat dikurangi sekaligus membuat kabinet dapur terlihat lebih teratur.
7. Nampan Panggang dan Cooling Rack
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316005/original/080194000_1785908056-Cooling_Rack__AI_Generated_.jpeg)
Perbesar
Bagi Anda yang gemar membuat kue atau memanggang makanan, nampan panggang dan cooling rack merupakan peralatan yang sering digunakan. Kedua peralatan ini umumnya berbentuk tipis sehingga banyak orang menumpuknya di dasar kabinet. Padahal, gesekan antarlogam dapat menyebabkan permukaannya cepat tergores, sementara cooling rack bisa berubah bentuk apabila tertindih beban yang terlalu berat.
Menyimpan keduanya secara berdiri membantu menjaga bentuk tetap rata dan mempermudah proses pengambilan. Anda tidak perlu lagi mengangkat seluruh tumpukan hanya untuk mengambil satu loyang atau cooling rack. Selain lebih praktis, cara ini juga membuat udara mengalir lebih baik sehingga peralatan benar-benar kering sebelum digunakan kembali.
Agar lebih rapi, manfaatkan rak file organizer berbahan logam atau pembatas kabinet sebagai tempat penyimpanan. Solusi sederhana ini tidak hanya menghemat ruang, tetapi juga menjaga perlengkapan memanggang tetap dalam kondisi prima sehingga hasil masakan pun tetap optimal.
8. Tutup Wadah Makanan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9307031/original/039908100_1784950213-Cara_Menata_Kotak_Makan_agar_Tidak_Memenuhi_Lemari_3.jpg)
Perbesar
Tutup wadah makanan sering menjadi sumber kekacauan di dapur karena ukurannya beragam dan mudah berserakan. Banyak orang menumpuk semua tutup di dalam satu laci sehingga sulit menemukan pasangan yang sesuai. Selain membuat waktu mencari menjadi lebih lama, tutup plastik juga bisa berubah bentuk apabila tertindih benda yang berat dalam waktu lama.
Menyimpan tutup wadah secara berdiri menggunakan organizer khusus akan membuat setiap ukuran tersusun lebih rapi. Posisi vertikal mengurangi tekanan pada bagian pinggir tutup yang berfungsi sebagai pengunci sehingga bentuknya tetap presisi. Hal ini penting karena tutup yang berubah bentuk biasanya tidak lagi mampu menutup wadah dengan rapat.
Kelompokkan tutup berdasarkan ukuran atau bentuk, kemudian simpan pada rak atau kotak penyimpanan yang memiliki sekat. Pastikan seluruh tutup sudah benar-benar kering sebelum disimpan agar tidak menimbulkan bau maupun jamur. Dengan sistem penyimpanan ini, lemari dapur menjadi lebih tertata, proses memasak lebih efisien, dan umur pakai wadah makanan pun bisa lebih panjang.
Pertanyaan & Jawaban Seputar Barang Dapur yang Sebaiknya Disimpan Berdiri agar Lebih Awet
1. Mengapa beberapa barang dapur lebih baik disimpan dalam posisi berdiri?
Posisi berdiri membantu meningkatkan sirkulasi udara, mengurangi tekanan akibat tumpukan, serta meminimalkan gesekan yang dapat menyebabkan goresan, retak, atau perubahan bentuk. Selain itu, barang juga menjadi lebih mudah diambil tanpa harus memindahkan peralatan lainnya.
2. Apakah semua peralatan dapur harus disimpan berdiri?
Tidak. Hanya peralatan tertentu seperti talenan, loyang, nampan, tutup panci, tutup wadah makanan, dan piring saji yang lebih diuntungkan dengan penyimpanan vertikal. Peralatan berat seperti panci besar atau mangkuk tebal tetap lebih aman disimpan secara mendatar.
3. Bagaimana jika ruang kabinet terbatas?
Anda bisa memanfaatkan organizer vertikal, sekat rak, file organizer berbahan logam, atau rak tambahan yang dirancang khusus untuk kabinet dapur. Perlengkapan sederhana tersebut dapat membuat penyimpanan lebih efisien tanpa memerlukan renovasi dapur.
4. Apakah barang dapur harus benar-benar kering sebelum disimpan?
Ya. Menyimpan peralatan dalam kondisi masih basah dapat memicu tumbuhnya jamur, munculnya bau tidak sedap, noda air, bahkan karat pada bagian logam. Pastikan seluruh permukaan telah kering sebelum dimasukkan ke dalam lemari.
5. Apa manfaat lain menyimpan barang dapur secara vertikal?
Selain membantu memperpanjang umur pakai peralatan, penyimpanan vertikal membuat kabinet lebih rapi, memudahkan pencarian barang, menghemat ruang, serta mengurangi risiko kerusakan akibat benturan dan tumpukan yang berlebihan.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6

2 hours ago
1
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5319153/original/007607300_1755506626-bansos.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9316066/original/060183200_1785911637-Screenshot_2026-08-05_132930.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9315880/original/026968400_1785900638-IMG_2961.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9315974/original/005985500_1785906183-Screenshot_2026-08-05_115812.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9311260/original/049268000_1785395510-HUTRI81_FA_Logo_Vektor_Main_logo_Putih_Latar_Merah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9303922/original/056559900_1784700335-presidenri.go.id-22072026121408-6a6051a0e8ee18.76974960-e1784697352952.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9315977/original/050519600_1785906425-Dharma_Wanita_members_participating_in_a_knowledge_competition__Laporan_Rektor_Tahun_1984__1985___p52.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5165735/original/038221900_1742194452-Buah_Alpukat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5191662/original/094741000_1744985867-WhatsApp_Image_2025-04-18_at_14.04.35.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/9308723/original/067808700_1785171639-20260727BS_Timnas_Indonesia_vs_Kamboja_07.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9315922/original/035044200_1785903394-873575b4-7531-48ea-8f77-998bd9658688.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7674779/original/011469700_1780469791-pakan_ayam4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/9314751/original/045914600_1785773491-WhatsApp_Image_2026-08-03_at_11.08.34_PM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9315885/original/047657400_1785901366-Screenshot_2026-08-05_104029.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9315789/original/056410800_1785897403-aae1c7c0-a9fa-421a-a27f-275cad98e3c8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9315849/original/016590100_1785899677-e2d81131-8d79-4aef-8126-93db289a15b9.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9315825/original/043723300_1785899224-b76d3f59-b478-46be-b53d-0f16e4e18d42.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9314839/original/093097100_1785808133-pexels-thirdman-5313585.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9307560/original/057457600_1785046490-cam_vs_sin.jpg)










:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5557096/original/065659700_1776318001-Gambar_Rumah_Sederhana_6x9_di_Kampung_Dekat_Sawah_yang_Jadi_Tren_Desain_2026.jpg)


:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5390115/original/042078200_1761229243-20251023AA_Official_Training_Persija_Jakarta-04.jpg)


:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4863025/original/074446600_1718303638-3_083A3037.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5559133/original/096420800_1776519532-WhatsApp_Image_2026-04-18_at_13.03.23.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517047/original/078921900_1772384976-SaveGram.App_640266969_18393344611150856_335126654579775669_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5550378/original/025461700_1775666256-WhatsApp_Image_2026-04-08_at_23.05.47.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5361596/original/000746300_1758788384-eliano.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5559467/original/050185700_1776576647-WhatsApp_Image_2026-04-19_at_12.29.37__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5557654/original/051408300_1776350845-20260416IQ_Timnas_Indonesia_U-17_vs_Malaysia_U-17-01.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5556615/original/026624600_1776261517-Indonesia_v_Malaysia_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5557496/original/099902200_1776332068-1000397949.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3904777/original/070543400_1642301129-pexels-tim-douglas-6205626.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5531939/original/016980900_1773637517-asian-child-girl-play-painting-with-happiness-joyful.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5312156/original/028552100_1754906320-1000195600.jpg)