Liputan6.com, Jakarta - Pohon jeruk sering dipilih sebagai tanaman buah rumahan maupun kebun produktif. Rasa buah menjadi faktor utama kepuasan saat panen tiba. Pemahaman mengenai cara merawat pohon jeruk agar buahnya manis, membantu menghasilkan kualitas panen lebih optimal serta konsisten dari waktu ke waktu.
Banyak pemilik tanaman jeruk mengalami hasil buah terasa asam atau kurang segar, di mana kondisi tersebut sering dipengaruhi kebiasaan perawatan harian. Penerapan cara merawat pohon jeruk agar buahnya manis bisa menjadi solusi praktis, supaya hasil panen memiliki cita rasa lebih baik.
Perawatan tanaman jeruk tidak hanya berfokus pada pertumbuhan daun dan batang. Perhatian terhadap kebutuhan nutrisi, air, serta cahaya memegang peranan penting. Melalui cara merawat pohon jeruk agar buahnya manis, proses pembentukan rasa dapat berjalan lebih maksimal.
Jeruk manis memiliki nilai konsumsi tinggi serta diminati banyak orang. Oleh sebab itu, pemilik tanaman perlu memahami langkah perawatan secara tepat. Berikut ulasan lengkap yang Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Selasa (10/2/2026).
1. Pemilihan Bibit Pohon Jeruk Berkualitas
Langkah awal dalam cara merawat pohon jeruk agar buahnya manis dimulai dari proses pemilihan bibit yang benar-benar berkualitas. Bibit jeruk unggul umumnya berasal dari hasil okulasi atau cangkok, sebab metode perbanyakan ini mewariskan sifat unggul dari induk tanaman, baik dari segi rasa buah, produktivitas, maupun ketahanan terhadap gangguan lingkungan. Bibit seperti ini cenderung lebih cepat berbuah dan menghasilkan kualitas panen lebih stabil.
Saat memilih bibit, perhatikan kondisi fisik tanaman secara menyeluruh. Bibit ideal memiliki batang kokoh, tidak bengkok, serta tidak menunjukkan tanda-tanda luka atau busuk. Daunnya tampak hijau segar, tidak menguning, dan tidak berlubang akibat serangan hama. Pastikan pula bibit benar-benar bebas dari penyakit agar pertumbuhan awal tanaman berjalan optimal.
Bibit jeruk yang sehat akan tumbuh lebih stabil sejak masa awal penanaman. Sistem perakaran dapat berkembang dengan baik sehingga penyerapan nutrisi dari tanah berlangsung maksimal. Kondisi ini sangat berpengaruh terhadap kualitas buah saat tanaman memasuki masa produktif, termasuk rasa, ukuran, dan tingkat kemanisan buah jeruk yang dihasilkan.
Tanah memiliki peran penting dalam menentukan kualitas dan cita rasa buah jeruk. Pohon jeruk tumbuh optimal pada tanah yang gembur, subur, dan memiliki sistem drainase baik. Struktur tanah seperti ini memudahkan akar berkembang serta menyerap air dan unsur hara secara efisien.
Tanah yang terlalu padat atau sering tergenang air dapat menghambat pertumbuhan akar dan menyebabkan stres pada tanaman. Kondisi tersebut berdampak pada terganggunya penyerapan nutrisi, sehingga pertumbuhan tanaman tidak maksimal dan kualitas buah menurun.
Sebelum proses penanaman, tanah sebaiknya dicampur pupuk kandang matang atau kompos untuk meningkatkan kesuburan dan memperbaiki struktur tanah. Selain itu, perhatikan tingkat keasaman tanah. pH ideal untuk pohon jeruk berada pada kisaran 5,5 hingga 6,5 agar unsur hara dapat diserap secara optimal oleh tanaman.
3. Penyiraman Secara Tepat dan Teratur
Penyiraman merupakan faktor penting dalam cara merawat pohon jeruk agar buahnya manis. Air berperan mendukung proses fotosintesis dan membantu distribusi nutrisi ke seluruh bagian tanaman, mulai dari akar hingga buah. Penyiraman sebaiknya dilakukan secara teratur sesuai kondisi cuaca dan kelembapan tanah, terutama saat musim kemarau.
Meski demikian, penyiraman perlu dilakukan secara bijak. Air berlebih dapat menyebabkan akar membusuk dan menurunkan kesehatan tanaman secara keseluruhan. Kondisi tanah terlalu basah juga berdampak pada kualitas buah.
Pada fase pembentukan dan pembesaran buah, penyiraman perlu dikontrol lebih cermat. Tanaman yang menerima air berlebihan pada fase ini cenderung menghasilkan buah berair dan kadar kemanisan menurun. Oleh sebab itu, keseimbangan air menjadi kunci penting dalam menghasilkan jeruk manis.
4. Pemupukan yang Seimbang dan Terjadwal
Pemupukan menjadi kunci utama dalam meningkatkan rasa manis buah jeruk. Pemberian pupuk secara teratur membantu memenuhi kebutuhan nutrisi tanaman sejak fase pertumbuhan hingga berbuah. Pupuk organik seperti kompos atau pupuk kandang bermanfaat memperbaiki struktur tanah dan menyediakan nutrisi dasar.
Selain pupuk organik, tambahkan pupuk NPK seimbang untuk mendukung pertumbuhan batang, daun, serta perkembangan buah. Pemberian pupuk perlu dilakukan sesuai jadwal agar tanaman tidak mengalami kekurangan maupun kelebihan unsur hara.
Saat tanaman memasuki fase berbunga dan berbuah, kebutuhan nutrisi berubah. Unsur kalium dan fosfor perlu ditingkatkan karena berperan penting dalam pembentukan gula alami pada buah. Kalium membantu proses pemanisan sehingga rasa jeruk menjadi lebih manis dan berkualitas.
5. Pemangkasan Cabang dan Daun
Pemangkasan berfungsi mengarahkan energi tanaman agar lebih terfokus pada pembentukan buah. Cabang yang terlalu rimbun, kering, atau terserang penyakit sebaiknya dipangkas secara berkala. Langkah ini membantu tanaman tumbuh lebih sehat dan produktif.
Pemangkasan juga membantu memperbaiki sirkulasi udara serta pemerataan cahaya matahari ke seluruh bagian tanaman. Kondisi tersebut meningkatkan kualitas fotosintesis dan mendukung pembentukan buah yang optimal.
Melalui pemangkasan teratur, pohon jeruk tidak hanya tampak lebih rapi dan terawat, tetapi juga mampu menghasilkan buah berukuran lebih besar, rasa lebih manis, dan kualitas panen yang lebih baik.
6. Pengendalian Hama dan Penyakit
Hama dan penyakit menjadi salah satu faktor penghambat dalam proses pembentukan buah jeruk. Serangan kutu daun, ulat, maupun jamur dapat mengganggu penyerapan nutrisi dan melemahkan kondisi tanaman secara keseluruhan.
Pemeriksaan tanaman secara rutin sangat penting untuk mendeteksi gejala serangan sejak dini. Penanganan cepat dapat mencegah kerusakan lebih parah dan menjaga produktivitas tanaman tetap stabil.
Penggunaan pestisida nabati atau metode pengendalian alami lebih dianjurkan agar keseimbangan lingkungan tetap terjaga. Tanaman jeruk yang sehat akan tumbuh lebih optimal dan menghasilkan buah berkualitas tinggi.
7. Pengaturan Sinar Matahari
Pohon jeruk membutuhkan sinar matahari penuh untuk mendukung proses pembentukan buah manis. Paparan cahaya matahari minimal enam jam setiap hari membantu meningkatkan aktivitas fotosintesis dan pembentukan gula dalam buah.
Tanaman yang kekurangan cahaya cenderung menghasilkan buah kecil dan rasa kurang manis. Oleh sebab itu, lokasi tanam perlu diperhatikan agar sinar matahari dapat diterima secara maksimal.
Apabila pohon jeruk ditanam dalam pot, letakkan tanaman di area terbuka agar pertumbuhan vegetatif dan pembuahan berjalan optimal sepanjang musim.
8. Waktu Panen yang Tepat
Cara merawat pohon jeruk agar buahnya manis tidak terlepas dari penentuan waktu panen yang tepat. Buah jeruk sebaiknya dipanen saat matang sempurna di pohon agar kandungan gula mencapai tingkat optimal.
Panen terlalu dini menyebabkan buah terasa asam dan kandungan gulanya belum terbentuk secara maksimal. Kesabaran dalam menunggu waktu panen sangat menentukan kualitas rasa jeruk.
Ciri buah jeruk siap panen dapat dikenali melalui warna kulit yang cerah, aroma segar khas jeruk, serta ukuran buah yang telah optimal sesuai varietasnya.
Tips Alami Pemanis Jeruk Tanpa Pupuk Kimia
- Menjelang masa panen, penyiraman perlu dikurangi secara bertahap. Kondisi tanah sedikit kering membantu tanaman memusatkan energi pada pembentukan gula alami di dalam buah. Jeruk tidak menjadi terlalu berair sehingga rasa manisnya lebih terasa.
- Pupuk kandang yang sudah benar-benar matang atau kompos membantu memperbaiki struktur tanah dan menyediakan nutrisi alami. Unsur hara dilepaskan secara perlahan sehingga mendukung proses pematangan buah tanpa merusak keseimbangan tanah.
- Abu sekam padi atau abu kayu mengandung kalium alami yang berperan penting dalam pembentukan gula pada buah jeruk. Taburkan tipis di sekitar pangkal tanaman, lalu siram secukupnya agar nutrisi mudah terserap.
- Air cucian beras mengandung vitamin dan mineral alami yang bermanfaat bagi pertumbuhan tanaman. Gunakan air cucian beras pertama atau kedua untuk menyiram pohon jeruk secara rutin guna membantu meningkatkan kualitas buah.
- Pemangkasan membantu sinar matahari masuk lebih merata ke seluruh bagian tanaman. Cahaya cukup mendukung fotosintesis optimal sehingga pembentukan gula dalam buah meningkat secara alami.
- Pohon jeruk memerlukan sinar matahari penuh setiap hari. Tanaman yang mendapatkan cahaya cukup akan menghasilkan buah berwarna cerah dan rasa lebih manis dibandingkan tanaman yang tumbuh di tempat teduh.
- Mulsa dari jerami kering, daun gugur, atau rumput kering membantu menjaga kelembapan tanah dan memperbaiki kondisi mikroorganisme tanah. Lingkungan tanah yang sehat mendukung penyerapan nutrisi alami secara optimal.
- Hama yang tidak terkendali dapat mengganggu penyerapan nutrisi. Gunakan larutan bawang putih, air sabun alami, atau daun mimba untuk mengusir hama tanpa merusak keseimbangan lingkungan.
- Jeruk akan mencapai tingkat kemanisan maksimal apabila dibiarkan matang sempurna di pohon. Panen terlalu dini membuat rasa buah cenderung asam dan kurang manis.
FAQ Seputar Topik
Apa faktor utama yang membuat buah jeruk manis?
Faktor utama yang membuat buah jeruk manis adalah pemilihan varietas dan lokasi tanam yang tepat, pemupukan berimbang, pengelolaan air, pemangkasan, pengendalian hama dan penyakit, tingkat kematangan buah, serta faktor genetik.
Pupuk apa yang direkomendasikan untuk meningkatkan kemanisan buah jeruk?
Untuk meningkatkan kemanisan buah jeruk, direkomendasikan pupuk organik seperti pupuk kandang dan kompos, serta pupuk anorganik NPK dengan kandungan kalium tinggi (misalnya NPK 15-15-15 atau 16-16-16). Kalsium super dan pupuk kalium sulfat (K₂SO₄) juga sangat efektif.
Bagaimana cara melindungi pohon jeruk dari hama dan penyakit?
Perlindungan dari hama dan penyakit dapat dilakukan dengan penyemprotan insektisida untuk kutu loncat, pemasangan perangkap feromon untuk lalat buah, eradikasi tanaman yang terserang penyakit CVPD, serta penggunaan bibit yang sehat dan bersertifikat.
Kapan waktu terbaik untuk memangkas pohon jeruk?
Waktu terbaik untuk memangkas pohon jeruk adalah setelah panen atau pada awal musim semi sebelum pertumbuhan baru dimulai, dengan tujuan merapikan tanaman, merangsang bunga dan buah, serta meningkatkan sirkulasi udara.
Mengapa penting memilih varietas jeruk yang sesuai dengan ketinggian tempat tanam?
Penting memilih varietas jeruk yang sesuai dengan ketinggian tempat tanam karena adaptasi varietas sangat memengaruhi rasa buah yang dihasilkan; varietas dataran rendah tidak cocok di dataran tinggi, begitu pula sebaliknya.

9 hours ago
4
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5498979/original/059605800_1770734286-walsh.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5495422/original/073242600_1770369479-7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5498914/original/028104800_1770727977-Mihailo_Perovic.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4767650/original/079589500_1709992233-20240309IQ_Persib_Bandung_vs_Persija_Jakarta_02.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5497399/original/013667300_1770627230-Pertimbangkan_Pompa_Dorong_jika_Ketinggian_Tidak_Mungkin.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5496109/original/090089100_1770471696-20260207BL_Timnas_Futsal_Indonesia_Vs_Iran_Final_AFC_Futsal_Asian_Cup_2026-02.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5498690/original/099855300_1770714744-interior_ruangan__4_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489814/original/017529000_1769933678-WhatsApp_Image_2026-02-01_at_15.09.47.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5498724/original/060007400_1770715312-pohon_jeruk_imlek.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5496666/original/011294000_1770565561-20250208IQ_Timnas_Indonesia_U-17_vs_China-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3322568/original/053082800_1607839178-fly-5694227_640.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4970194/original/009634900_1729043589-IMG-20241016-WA0001.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3936592/original/061339600_1645054091-brady-rogers-ZGRB8TMT6zQ-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5498899/original/035021600_1770726809-Kamara.webp)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5498896/original/098561900_1770725927-Persija_vs_Arema.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5498646/original/088746700_1770713533-pipa_vertikulur7a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5315861/original/016856500_1755174118-20250808AA_BRI_Super_League_Persebaya_Surabaya_Vs_PSIM_Yogyakarta__55_of_75_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5498550/original/028025600_1770710691-kreasi_tutup_botol.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5498524/original/021480400_1770709985-Anakan_ikan_cupang__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5455140/original/043993500_1766634931-kebun_polybag_1.jpg)










:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407806/original/029507600_1762755207-model_gamis_abaya_warna_pastel_anti_gerah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407835/original/000490000_1762756179-rumah_mungil_ala_villa_dengan_mezzanine_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407928/original/066044200_1762757831-Gemini_Generated_Image_6aq8ve6aq8ve6aq8.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407831/original/043493200_1762756167-atasan_brokat_bawah_batik_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5399792/original/021697400_1762005267-InShot_20251101_204835762.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5319153/original/007607300_1755506626-bansos.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407853/original/063538400_1762756283-desain_rumah__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5382923/original/000118700_1760607895-warung_jajan_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407860/original/065539800_1762756285-unnamed_-_2025-11-10T121554.931.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407718/original/020057100_1762751958-Zamenis_longissimus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453102/original/079572900_1766468512-dapur_cantik_minimalis_terbaru_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453091/original/043931500_1766468139-Model_Dress_A_Line_untuk_Perayaan_Libur_Akhir_Tahun_yang_Elegan_dan_Stylish_Detail_Wrap.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453294/original/050897400_1766474273-3b763600-b9ea-4b9e-bedd-17ed90a573e4.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453276/original/089690800_1766473880-desain_teras_samping_memanjang__7_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453266/original/028409900_1766473688-Gemini_Generated_Image_3hozdt3hozdt3hoz_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5419331/original/064204700_1763689880-unnamed__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453126/original/093428100_1766470604-unnamed_-_2025-12-23T131456.592.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453003/original/051206800_1766464788-Anting_emas_yang_tidak_membuat_telinga_pegal.jpg)