- Apa itu rumah sehat mental?
- Bagaimana desain interior dapat memengaruhi kesehatan mental?
- Mengapa pencahayaan alami penting untuk rumah sehat mental?
Baca artikel ini 5x lebih cepat
Liputan6.com, Jakarta - Selain sebagai tempat tinggal, rumah juga belakangan bergeser fungsinya menjadi ruang untuk memulihkan kondisi fisik dan mental setelah seharian beraktivitas. Penataan interior dan elemen bangunan turut berpengaruh langsung pada kenyamanan, suasana hati, hingga tingkat stres dari sang penghuni.
Disampaikan arsitek muda asal Magelang, Jawa Tengah, Dwiwangga Sang Nalendra Hadi, konsep rumah sehat mental berangkat dari kebutuhan dasar hunian yang mendukung kesehatan penghuninya. Ia menekankan pentingnya pencahayaan alami, sirkulasi udara, kelembapan ruang, serta pemilihan material yang aman. Menurutnya, rumah yang minim cahaya dan penghawaan dapat memicu kelembapan berlebih hingga berdampak pada kesehatan fisik dan mental penghuni.
Selain itu, standar kenyamanan seperti intensitas cahaya, suhu ruang, hingga rasio bukaan juga menjadi bagian penting dalam perancangan. Rumah yang dirancang dengan siklus udara dan cahaya yang baik dinilai mampu menciptakan rasa tenang, menjaga kualitas udara, serta membantu penghuni tetap fokus dan tidak mudah lelah saat beraktivitas di dalam rumah.
"Rumah sehat itu menurut saya sebagai arsitek wajib. Karena kita berada di rumah itu kan seumur hidup, jadi bagaimana rumah itu harus bisa mendukung kesehatan penghuninya," ucap Dwiwangga, saat dihubungi Liputan6 melalui sambungan telepon, Jumat (24/4).
Untuk itu, sebagai gambaran, di kesempatan ini Liputan6 akan membahas 8 desain rumah sehat mental yang dapat diterapkan dengan pendekatan sederhana. Simak informasi selengkapnya, dirangkum, Kamis (30/4).
1. Desain Biophilic: Menghadirkan Alam ke Dalam Ruangan
Desain biophilic sendiri diartikan sebagai masuknya elemen alam ke dalam ruangan rumah. Konsep ini menciptakan suasana natural sehingga ruangan tampil indah, juga menenangkan secara emosional. Keberadaan elemen-elemen terinspirasi lingkungan sekitar, seperti tanaman dalam ruangan dan bahan alami, menciptakan lingkungan yang menenangkan.
Penerapan desain biophilic mencakup penggunaan tanaman hidup, ventilasi besar yang menghadap ke arah masuknya sinar matahari, atau penambahan elemen air. Material alami seperti kayu dan batu sering digunakan untuk menciptakan koneksi dengan alam. Desain ini dapat diterapkan pada lantai, dinding, serta furnitur untuk menciptakan atmosfer hangat.
Menurut arsitek 25 tahun lulusan Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP), Universitas Islam Indonesia itu, desain biophilic bisa menjadi penunjang untuk menurunkan stres dan kelelahan mental, serta meningkatkan kualitas hidup dan kebahagiaan penghuni rumah.
"Desain ini kan memasukkan unsur alam ke dalam rumah. Misalnya menambahkan tanaman hijau yang itu bisa membuat orang merasa sehat mentalnya. Jadi, ketika ada suasana yang menyegarkan (tumbuhan), secara psikologis orang menjadi lebih santai. Nah ini mendukung konsep rumah sehat sebagai style atau semacam pendekatan dalam arsitektur," ucap Dwiwangga.
2. Pencahayaan Alami Optimal
Pencahayaan alami juga merupakan elemen penting dalam menciptakan suasana menyenangkan. Paparan sinar matahari pada siang hari dapat membuat ruangan terasa lebih terang dan memperbaiki suasana hati. Memaksimalkan masuknya cahaya matahari ke dalam ruangan dapat dilakukan dengan menggunakan jendela besar atau atap kaca.
Cahaya alami membantu mengatur ritme tubuh dan mengurangi kebutuhan listrik. Penempatan furnitur yang tidak menghalangi sinar matahari bisa memberi efek signifikan pada kesehatan mental. Desain rumah dengan fokus pencahayaan bisa menampilkan kualitas material sederhana menjadi terlihat mewah.
Pencahayaan alami yang cukup juga berdampak pada terjaganya kelembapan ruangan. Dengan pencahayaan yang baik, rumah dapat terasa lebih nyaman dan menyenangkan bagi penghuninya.
"Jadi rumah sehat akan terwujud melalui tampilan pencahayaan, penghawaan, dan kelembapan yang semuanya memengaruhi kesehatan fisik. Sehingga orang yang tumbuh pada area yang minim terpapar cahaya matahari akan turut berpengaruh ke kesehatan fisiknya. Karena kalau tertutup itu lembap, lalu muncul black mold (jamur di tembok) dan ini memicu penyakit paru-paru," katanya
3. Sirkulasi Udara yang Baik
Sirkulasi udara yang baik adalah faktor penting dalam menciptakan rumah sehat. Udara segar yang masuk menggantikan udara kotor di dalam ruangan. Proses ini penting untuk menjaga kualitas udara dan memastikan oksigen selalu tersedia bagi penghuninya.
Rumah yang memiliki pertukaran udara lancar cenderung terhindar dari masalah kelembapan. Dengan menerapkan desain rumah dengan sirkulasi udara yang baik, suhu ruangan dapat tetap terjaga kesejukannya tanpa bergantung pada perangkat elektronik. Hal ini berdampak positif pada efisiensi penggunaan energi listrik.
Beberapa fitur arsitektur yang mendukung sirkulasi udara baik meliputi ventilasi silang. Plafon tinggi membantu udara panas naik ke atas sehingga area hunian di bawah tetap terasa sejuk. Penggunaan roster atau blok semen berlubang juga memungkinkan udara mengalir selama 24 jam penuh.
"Karena kategorisasi rumah sehat bisa dicek di standar yang diatur oleh SNI. Misalnya, lux pencahayaan apakah sudah memenuhi belum sih seperti di ruang kerja itu setidaknya di angka 350, supaya tidak berpengaruh ke mata. Lalu, rasio luas bukaan dengan luas lantai paling tidak 5-10 persen untuk alur penghawaan dan pencahayaan alami," tambah arsitek yang kini melakukan praktik mandiri di rumahnya itu.
4. Palet Warna Menenangkan
Warna cat dinding memiliki pengaruh besar terhadap suasana ruangan. Setiap warna membawa arti dan efek psikologis yang berbeda. Pemilihan warna yang tepat bisa meningkatkan kenyamanan dan estetika rumah. Warna netral dapat menenangkan pikiran.
Pilihlah warna merah muda, abu-abu muda, hijau mint, atau biru muda untuk warna dinding. Warna-warna lembut seperti biru muda dan lavender sangat cocok untuk menciptakan suasana tenang di kamar tidur. Warna biru sering dikaitkan dengan ketenangan dan kedamaian.
Hijau melambangkan alam dan keseimbangan, memberikan nuansa harmonis. Warna-warna kalem dan desain interior sederhana mengurangi visual overstimulasi, mengurangi stres, serta mendukung gaya hidup slow living.
5. Konsep Ruang Terbuka (Open Space)
Desain rumah dengan konsep terbuka merupakan solusi untuk menciptakan sirkulasi udara yang baik. Pada desain ini, ruang tamu, area menonton televisi, dan dapur dibiarkan terbuka tanpa banyak sekat. Konsep ini menciptakan kesan luas meskipun ukuran rumah terbatas.
Penggunaan jendela besar di sisi ruangan juga membantu memberikan akses langsung bagi udara segar untuk masuk. Hal ini membantu menjaga kualitas udara di dalam hunian agar tetap sehat. Konsep terbuka ini cocok untuk rumah di wilayah tropis.
Selain fungsi, hunian kecil juga dapat mencerminkan karakter penghuninya. Ruang terbatas tetap bisa dimaksimalkan melalui pemilihan furnitur tepat guna dan area multifungsi.
6. Ruang Terbuka Hijau di Dalam dan Sekitar Rumah
Keberadaan ruang terbuka hijau di sekitar rumah memberikan banyak manfaat. Ruang Terbuka Hijau atau RTH tidak hanya mempercantik kawasan hunian, tetapi juga berkontribusi besar terhadap kesehatan fisik dan mental. Berada di lingkungan hijau terbukti dapat menurunkan tingkat stres.
RTH memberikan ruang bagi keluarga untuk relaksasi setelah hari yang melelahkan. Tanaman berperan sebagai filter alami yang menyerap karbondioksida dan melepaskan oksigen. Beberapa tanaman bahkan dapat menyerap zat berbahaya.
Konsep RTH di dalam rumah adalah area yang didesain khusus untuk menumbuhkan tanaman di dalam ruangan. RTH indoor terintegrasi langsung dengan desain interior dan berfungsi sebagai paru-paru sekaligus elemen estetika.
7. Desain Minimalis dan Bebas Kekacauan
Menempati hunian rumah minimalis dipercaya dapat mengurangi stres. Ruangan rapi yang tertata membuat penghuninya tenang. Teknik decluttering dalam mendesain rumah minimalis dapat mengurangi rasa cemas.
Desain minimalis menekankan pada ruang yang terorganisir dengan baik dan penggunaan elemen-elemen yang tidak berlebihan. Dengan meminimalisir dekorasi dan furnitur yang berlebihan, rumah bergaya minimalis menciptakan ruang terbuka.
Warna-warna netral dan tekstur sederhana memberikan kesan tenang. Optimalisasi ruang penyimpanan menjadi salah satu kunci kenyamanan rumah kecil.
8. Ruang Meditasi atau Zona Tenang
Menciptakan ruang tenang di dalam rumah menjadi cara untuk kembali pada diri sendiri. Konsep "healing space" semakin populer. Healing space adalah tempat yang membangkitkan rasa aman, nyaman, dan damai.
Langkah pertama adalah memilih sudut atau ruangan yang paling jarang terganggu. Idealnya, ruang ini jauh dari suara bising. Bisa berupa pojok di kamar tidur atau balkon mungil dengan sentuhan alami.
Desain pertama yang tengah populer adalah menghadirkan ruang meditasi dengan pendekatan minimalis. Cukup sediakan ruang kecil yang tenang di sudut rumah dengan alas duduk dan pencahayaan lembut.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik
Q: Apa itu rumah sehat mental?
A: Rumah sehat mental adalah hunian yang dirancang untuk mendukung ketenangan dan kesejahteraan emosional.
Q: Bagaimana desain interior dapat memengaruhi kesehatan mental?
A: Desain interior memengaruhi kesehatan mental melalui warna, pencahayaan, dan tata ruang yang baik.
Q: Mengapa pencahayaan alami penting untuk rumah sehat mental?
A: Pencahayaan alami membantu mengatur ritme tubuh dan meningkatkan suasana hati.
Q: Apa manfaat desain biophilic dalam rumah?
A: Desain biophilic mengurangi stres dan meningkatkan kebahagiaan penghuni.
Q: Bagaimana rumah minimalis dapat membantu mengurangi stres?
A: Rumah minimalis menciptakan ruang rapi dan terorganisir yang mengurangi rasa cemas.

4 hours ago
6
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5570763/original/015593800_1777540240-Cover___Lead__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5299744/original/094453400_1753850285-WhatsApp_Image_2025-07-30_at_11.09.54_790ebc95.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5570622/original/077636700_1777534242-HL_usaha.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5511768/original/061725000_1771917577-Gemini_Generated_Image_mf1z6lmf1z6lmf1z.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4819796/original/024955800_1714652313-2525739e-4444-48d4-91b4-de0d6c2f695e.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5570573/original/059419400_1777531638-delim.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3416346/original/025795600_1617190012-pexels-malte-luk-1669754.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5205929/original/086715100_1746151769-ChatGPT_Image_2_Mei_2025__09.08.28.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5570705/original/007181000_1777537548-photo_6302915063400042161_y.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4330608/original/069854700_1676890385-budi_daya_pepaya_california-HERMAN_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5570565/original/092160000_1777531168-4e6d7bfe-75bf-43c5-921b-9bb98e526ca0.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5570535/original/042737200_1777529947-Me_-_dah_lah_abis_SS8_aku_mau_hiatus_jajan_apapunAlso_me_-_Yaallah_sushow_nagih_banget._Apa_i.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5570484/original/079103900_1777527775-HL_rumah_4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5570670/original/043342900_1777535710-PRE-SEASON_2026_Jakarta_annoucement_-_square.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5570461/original/063536700_1777526920-Rumah_Tumbuh.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5570357/original/030302800_1777523172-d0651e42-4490-4443-a55b-e03017a4e494.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5570523/original/021138700_1777528983-unnamed-107.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5570351/original/074547600_1777522747-Gemini_Generated_Image_y59su0y59su0y59s.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5570418/original/055175900_1777525180-Pondasi_Tapak_Menerus_dengan_Dimensi_2_Lantai.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3642128/original/083822000_1637681616-2_000_Hkg660630.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4860548/original/008900400_1718119829-11_WhatsApp_Image_2024-06-11_at_20.29.54.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4897279/original/047157000_1721544216-IMG_20240721_131658.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5482943/original/058250300_1769302357-54cb0e1a-9b5f-43ac-b9d3-4f7a7bd14f4c.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500419/original/020749000_1770864866-Model_Ruang_Tamu_Open_Space.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500495/original/078901900_1770867904-photo-collage.png__15_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526511/original/001005500_1773124578-Gemini_Generated_Image_hoaciqhoaciqhoac.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3954503/original/001981300_1646633420-20220307-Panen_Sayuran_Hidroponik_di_Depan_Rumah-6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4813325/original/021386600_1714086538-GMCOq2zXQAAUCGw.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469055/original/011269000_1768048972-cesar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482519/original/004242000_1769226806-pelaku_usaha_UMKM_Bantul_Rifqi_Rozanah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5486588/original/012358000_1769591525-Tips_Mengatasi_Kucing_Garuk_Sofa_Terus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5454293/original/050430700_1766556442-1000101929.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5244828/original/086195900_1749256325-20250606BL_Topshots_Timnas_Indonesia_Vs_China_8.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5531279/original/042155400_1773556323-000_JO9EV.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5383986/original/067984300_1760708009-Saddil-Ramdani.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5461719/original/099491300_1767433319-WhatsApp_Image_2026-01-03_at_15.59.48__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5462350/original/069630300_1767550955-20260104_222549.jpg)