- Kenapa pohon buah tidak kunjung berbuah meski subur?
- Apa cara paling cepat merangsang pohon buah agar berbuah?
- Apakah aman menggunakan teknik pelilitan batang pada tanaman?
Baca artikel ini 5x lebih cepat
Liputan6.com, Jakarta - Perawatan tanaman tidak lagi sekadar rutinitas sederhana, melainkan sudah menjadi bagian dari strategi budidaya yang terencana. Pemahaman terhadap tips merangsang tunas baru pada pohon buah, membantu meningkatkan peluang keberhasilan dalam menghasilkan tanaman yang lebih rimbun.
Setiap pohon buah memiliki karakter pertumbuhan berbeda, sehingga teknik perawatan perlu disesuaikan agar hasilnya lebih optimal. Faktor lingkungan, nutrisi tanah, hingga pola pemangkasan berperan besar dalam proses pembentukan cabang baru. Penerapan tips merangsang tunas baru pada pohon buah dapat menjadi acuan, untuk menciptakan kondisi tumbuh yang lebih ideal.
Kebutuhan akan hasil panen berkualitas juga mendorong banyak orang untuk lebih serius, dalam mengelola tanaman buah di berbagai skala budidaya. Perhatian terhadap detail kecil dalam perawatan sering memberikan dampak besar terhadap produktivitas tanaman. Oleh sebab itu, tips merangsang tunas baru pada pohon buah menjadi bagian penting, dalam upaya meningkatkan pertumbuhan vegetatif secara berkelanjutan.
Berikut ulasan lengkap yang Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Minggu (12/4/2026).
1. Lakukan Pemangkasan Rutin pada Cabang Tua
Pemangkasan merupakan salah satu teknik perawatan tanaman buah yang paling efektif dan banyak digunakan untuk merangsang munculnya tunas-tunas baru yang lebih produktif pada pohon buah. Dengan melakukan pemotongan secara selektif terhadap cabang yang sudah tua, kering, rapuh, atau tidak lagi produktif, maka tanaman akan secara alami mengalihkan seluruh energi pertumbuhannya ke bagian-bagian yang masih aktif dan berpotensi menghasilkan pertumbuhan baru.
Proses ini tidak hanya membantu mempercepat regenerasi cabang, tetapi juga membuka ruang masuknya cahaya matahari lebih merata ke seluruh bagian tajuk pohon, sekaligus memperbaiki sirkulasi udara di dalam kanopi tanaman. Kondisi ini sangat penting karena lingkungan yang lebih terbuka dan sehat akan memudahkan munculnya tunas baru yang lebih kuat dan berkembang secara optimal. Pemangkasan sebaiknya dilakukan secara berkala dan teratur agar keseimbangan pertumbuhan tanaman tetap terjaga, tidak terlalu rimbun, serta tetap memiliki struktur cabang yang sehat dan produktif dalam jangka panjang.
2. Gunakan Pupuk dengan Kandungan Nitrogen Tinggi
Penggunaan pupuk yang memiliki kandungan unsur nitrogen tinggi merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung pertumbuhan vegetatif pada pohon buah, terutama dalam proses pembentukan tunas baru, daun muda, serta cabang-cabang produktif yang lebih segar dan kuat. Unsur nitrogen berperan besar dalam merangsang aktivitas pertumbuhan jaringan tanaman sehingga pohon buah dapat berkembang lebih cepat dan lebih rimbun.
Pemberian pupuk secara teratur dan terjadwal akan membantu memastikan bahwa tanaman memperoleh asupan nutrisi yang cukup untuk mendukung proses pertumbuhan secara berkelanjutan. Namun demikian, dosis pupuk harus selalu disesuaikan dengan kebutuhan spesifik tanaman, kondisi tanah, serta usia pohon agar tidak terjadi kelebihan unsur hara yang justru dapat mengganggu keseimbangan pertumbuhan, memperlambat perkembangan, atau bahkan merusak sistem perakaran tanaman secara perlahan.
3. Jaga Kelembapan Tanah Secara Stabil
Kondisi kelembapan tanah memiliki peran yang sangat krusial dalam menentukan keberhasilan pertumbuhan tunas baru pada pohon buah, karena tanah yang terlalu kering dapat menyebabkan tanaman mengalami kekurangan air dan stres fisiologis, sedangkan tanah yang terlalu basah dapat memicu pembusukan akar serta menghambat penyerapan nutrisi secara optimal. Oleh karena itu, menjaga kelembapan tanah dalam kondisi yang seimbang dan stabil menjadi salah satu langkah penting dalam perawatan tanaman buah agar tetap sehat dan produktif.
Penyiraman sebaiknya dilakukan secara teratur dan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing jenis tanaman serta kondisi cuaca di lingkungan sekitar, sehingga akar tetap dapat bekerja secara maksimal dalam menyerap air dan nutrisi tanpa mengalami gangguan akibat perubahan lingkungan yang terlalu ekstrem.
4. Pastikan Tanaman Mendapat Cukup Sinar Matahari
Sinar matahari merupakan sumber energi utama yang sangat dibutuhkan oleh pohon buah dalam menjalankan proses fotosintesis, yaitu proses alami yang menghasilkan energi untuk mendukung seluruh aktivitas pertumbuhan tanaman, termasuk pembentukan tunas baru. Pohon buah yang mendapatkan paparan sinar matahari dalam jumlah yang cukup umumnya akan tumbuh lebih sehat, lebih kuat, serta memiliki kemampuan regenerasi cabang yang lebih cepat dan optimal.
Untuk memastikan cahaya matahari dapat menjangkau seluruh bagian tanaman secara merata, penempatan pohon di area terbuka sangat dianjurkan, atau dapat juga dilakukan pemangkasan daun yang terlalu lebat agar sinar dapat masuk hingga ke bagian dalam tajuk pohon. Dengan demikian, proses pertumbuhan tunas baru dapat berlangsung lebih efektif dan seimbang di seluruh bagian tanaman.
5. Gunakan Teknik Perangsangan Hormon Tumbuh
Penggunaan hormon perangsang tumbuh atau ZPT (Zat Pengatur Tumbuh) merupakan salah satu metode tambahan yang dapat membantu mempercepat munculnya tunas baru pada pohon buah tertentu, terutama pada tanaman yang mengalami perlambatan pertumbuhan atau membutuhkan stimulasi tambahan. Zat ini bekerja dengan cara merangsang aktivitas sel tanaman agar lebih aktif dalam membentuk jaringan baru, sehingga proses pembentukan cabang dan tunas dapat berlangsung lebih cepat dibandingkan kondisi normal.
Meskipun demikian, penggunaan hormon ini harus dilakukan dengan sangat hati-hati, penuh perhitungan, serta sesuai dengan dosis yang dianjurkan, karena penggunaan yang berlebihan dapat mengganggu keseimbangan alami pertumbuhan tanaman dan justru menimbulkan dampak negatif terhadap kesehatan pohon secara keseluruhan.
6. Lakukan Pemupukan Organik Secara Berkala
Selain penggunaan pupuk kimia, pemupukan organik juga memiliki peranan yang sangat penting dalam menjaga kesuburan tanah serta mendukung pertumbuhan tunas baru secara alami dan berkelanjutan. Pupuk organik seperti kompos, pupuk kandang, maupun pupuk hijau tidak hanya menyediakan nutrisi bagi tanaman, tetapi juga membantu memperbaiki struktur tanah, meningkatkan kemampuan tanah dalam menahan air, serta merangsang aktivitas mikroorganisme yang bermanfaat bagi ekosistem akar tanaman.
Dengan kondisi tanah yang lebih sehat dan kaya unsur alami, pohon buah akan memiliki fondasi pertumbuhan yang lebih kuat sehingga proses pembentukan tunas baru dapat berlangsung secara lebih stabil dan berkelanjutan dalam jangka panjang.
7. Kendalikan Gulma di Sekitar Pohon Buah
Keberadaan gulma atau tanaman liar yang tumbuh di sekitar area perakaran pohon buah dapat menjadi salah satu faktor penghambat utama dalam proses pertumbuhan tunas baru, karena gulma akan bersaing secara langsung dalam menyerap air, nutrisi, serta unsur hara dari dalam tanah.
Apabila tidak dikendalikan dengan baik, gulma dapat menyebabkan pohon buah mengalami kekurangan nutrisi sehingga pertumbuhan cabang baru menjadi terhambat atau bahkan berhenti. Oleh karena itu, pembersihan area sekitar pohon secara rutin menjadi langkah yang sangat penting untuk memastikan bahwa seluruh sumber daya tanah dapat dimanfaatkan secara optimal oleh tanaman utama tanpa gangguan dari tanaman pengganggu.
8. Lakukan Penyiraman dengan Pola Teratur dan Tepat
Penyiraman yang dilakukan secara tidak teratur atau tidak sesuai kebutuhan tanaman dapat menyebabkan pohon buah mengalami stres lingkungan yang pada akhirnya berdampak pada terhambatnya proses pembentukan tunas baru. Oleh sebab itu, penyiraman harus dilakukan secara konsisten dan terjadwal, idealnya pada pagi atau sore hari ketika suhu udara tidak terlalu panas sehingga air dapat diserap secara lebih efektif oleh tanah dan akar tanaman.
Selain itu, jumlah air yang diberikan juga perlu disesuaikan dengan jenis tanah, ukuran tanaman, serta kondisi cuaca agar keseimbangan kelembapan tetap terjaga dan akar tetap berada dalam kondisi sehat serta mampu mendukung pertumbuhan cabang baru secara maksimal.
9. Berikan Ruang Tumbuh yang Cukup untuk Akar
Sistem perakaran yang sehat, luas, dan tidak terhambat sangat berpengaruh terhadap kemampuan pohon buah dalam membentuk tunas baru di bagian atas tanaman, karena akar merupakan pusat utama penyerapan air dan nutrisi yang dibutuhkan untuk seluruh proses pertumbuhan. Jika akar berada dalam kondisi terlalu padat, sempit, atau terhambat oleh tanah yang keras, maka proses penyerapan nutrisi akan terganggu sehingga pertumbuhan cabang baru menjadi lebih lambat.
Oleh karena itu, penting untuk memastikan bahwa media tanam memiliki struktur yang gembur, tidak terlalu padat, serta memiliki sistem drainase yang baik agar akar dapat berkembang secara optimal, menyebar dengan leluasa, dan mendukung pertumbuhan tunas baru secara maksimal dan berkelanjutan.
FAQ Seputar Topik
Kenapa pohon buah tidak kunjung berbuah meski subur?
Pohon buah yang terlalu subur biasanya mengalami kelebihan nitrogen sehingga hanya fokus pada pertumbuhan daun (fase vegetatif) dan tidak masuk ke fase pembuahan (generatif).
Apa cara paling cepat merangsang pohon buah agar berbuah?
Beberapa cara efektif antara lain pelilitan batang, pemberian pupuk tinggi fosfor dan kalium, serta teknik stres air yang dapat memicu tanaman masuk fase berbunga.
Apakah aman menggunakan teknik pelilitan batang pada tanaman?
Teknik ini aman jika dilakukan dengan benar dan dilepas setelah tanaman mulai berbunga, karena jika terlalu lama dapat merusak jaringan batang.
Berapa lama pohon buah mulai berbuah setelah diberi perlakuan?
Waktu respons bervariasi tergantung jenis tanaman, namun biasanya pohon mulai menunjukkan tanda berbunga dalam beberapa minggu setelah perlakuan dilakukan.

10 hours ago
6
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5553657/original/014905700_1776006050-BL1_0363.JPG.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5553664/original/056194700_1776008501-DKW_0696.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5553663/original/020696000_1776008184-1000395775.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5553658/original/048915600_1776006214-IMG_1192.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5310367/original/071942200_1754711095-Justin_Hubner.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5553656/original/050935300_1776005353-Screenshot_2026-04-12_214536.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5553593/original/092596600_1775985998-melon_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3360093/original/086259400_1611668888-boyjati1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5553642/original/004827100_1775998992-WhatsApp_Image_2026-04-12_at_20.00.33.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5553534/original/078787900_1775982107-wadah_telur.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5539804/original/000101600_1774621490-20260327AA_Timnas_Indonesia_vs_Sein-10.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5552495/original/097564400_1775810517-Gemini_Generated_Image_k9s4a9k9s4a9k9s4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5553579/original/050554000_1775983884-Photo_journal_week_24-_Perjuangan_PSIS_Semarang_di_Kudus.___________1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5549864/original/038102500_1775631694-spanduk_bekas.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5552846/original/041397700_1775835509-WhatsApp_Image_2026-04-10_at_10.33.38_PM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517047/original/078921900_1772384976-SaveGram.App_640266969_18393344611150856_335126654579775669_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5553249/original/064585300_1775923206-SaveGram.App_669702704_18576308851056586_3953588179549821210_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5553519/original/000357900_1775980854-rumah_di_desa_4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5553488/original/061287800_1775977797-berkebun_2.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3642128/original/083822000_1637681616-2_000_Hkg660630.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453294/original/050897400_1766474273-3b763600-b9ea-4b9e-bedd-17ed90a573e4.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453102/original/079572900_1766468512-dapur_cantik_minimalis_terbaru_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453091/original/043931500_1766468139-Model_Dress_A_Line_untuk_Perayaan_Libur_Akhir_Tahun_yang_Elegan_dan_Stylish_Detail_Wrap.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453266/original/028409900_1766473688-Gemini_Generated_Image_3hozdt3hozdt3hoz_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453276/original/089690800_1766473880-desain_teras_samping_memanjang__7_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407718/original/020057100_1762751958-Zamenis_longissimus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453126/original/093428100_1766470604-unnamed_-_2025-12-23T131456.592.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3308345/original/083500600_1606419043-man-beige-coat-frozen-food-section-large-supermarket-opens-refrigerator-vegetables-close-up_120897-1920__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453003/original/051206800_1766464788-Anting_emas_yang_tidak_membuat_telinga_pegal.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5452923/original/061535600_1766463159-Gelang_serut.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453046/original/024157300_1766466396-Kebun_Bebas_Hama_dan_Pestisida.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3293682/original/072535700_1605093228-circular-white-pills-spilling-from-glass-bottle-yellow-background_23-2147867015.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5452950/original/038809600_1766463357-natal8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5138272/original/076888800_1740023227-allec-gomes-5-rU7F9bj9A-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4897279/original/047157000_1721544216-IMG_20240721_131658.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5482943/original/058250300_1769302357-54cb0e1a-9b5f-43ac-b9d3-4f7a7bd14f4c.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453250/original/000931700_1766473380-Ular_Hijau_Ekor_Merah.jpg)