Cara Memanfaatkan Nasi Sisa, Tips dari Ibu Rumah Tangga

10 hours ago 7

Jika nasi sudah tidak layak konsumsi, Ibu Sri Hartanti memilih memanfaatkannya untuk keperluan lain. Dalam kebiasaan rumah tangga Jawa, nasi basi sering diberikan sebagai pakan ternak seperti ayam atau bebek, tentu dengan pengolahan yang aman.

Selain itu, nasi juga bisa dimanfaatkan sebagai pupuk alami dengan cara dikubur di tanah atau difermentasi sederhana. Cara ini masih banyak dijumpai di lingkungan pedesaan, terutama pada keluarga yang memiliki kebun kecil di pekarangan rumah.

“Daripada dibuang ke tempat sampah, lebih baik balik ke tanah,” katanya.

5. Cara Menyimpan Nasi agar Tetap Aman

Hartanti menekankan bahwa kunci utama memanfaatkan nasi sisa adalah penyimpanan. Dalam kebiasaan lama, nasi sering dibiarkan di rice cooker hingga berjam-jam, padahal hal ini membuat nasi cepat basi.

Menurutnya, nasi sebaiknya segera dipindahkan ke wadah tertutup setelah dingin, lalu disimpan di kulkas. Dengan cara ini, nasi masih aman diolah keesokan harinya tanpa mengubah rasa secara signifikan.

“Orang Jawa itu biasa masak nasi pagi, jadi sisa sore ya disimpan, jangan ditinggal,” ujarnya.

Memanfaatkan nasi sisa bukan sekadar lifehack dapur, tetapi juga bagian dari nilai hidup masyarakat Jawa yang menjunjung sikap hemat, tepa slira, dan menghargai rezeki. Seperti yang dicontohkan Ibu Sri Hartanti, kebiasaan kecil di dapur bisa berdampak besar, baik bagi ekonomi keluarga maupun lingkungan.

Dengan sedikit kreativitas, nasi sisa bisa tetap bermanfaat tanpa harus mengorbankan rasa atau kebiasaan makan sehari-hari.

Tanya Jawab (QnA) Seputar Cara Memanfaatkan Nasi Sisa

Q: Mengapa nasi sisa sebaiknya tidak langsung dibuang?

A: Menurut Ibu Sri Hartanti, dalam budaya Jawa nasi dianggap sebagai hasil kerja keras dan rezeki. Karena itu, membuang nasi sering dipandang kurang pantas. Selain alasan budaya, nasi sisa yang masih layak sebenarnya bisa diolah kembali menjadi makanan atau dimanfaatkan untuk keperluan lain, sehingga lebih hemat dan ramah lingkungan.

Q: Bagaimana ciri nasi sisa yang masih aman untuk diolah kembali?

A: Nasi yang masih aman biasanya tidak berbau asam, tidak berlendir, dan warnanya tidak berubah. Ibu Sri menyarankan agar nasi sisa segera disimpan di wadah tertutup dan dimasukkan ke kulkas. Jika nasi sudah berbau atau berlendir, sebaiknya tidak dikonsumsi dan dialihkan untuk keperluan non-makanan.

Q: Olahan apa yang paling sering dibuat dari nasi sisa di rumah tangga Jawa?

A: Beberapa olahan yang umum adalah nasi goreng, gendar, dan kerupuk nasi. Olahan tersebut sudah lama dikenal di dapur masyarakat Jawa karena bahannya sederhana dan mudah dibuat. Gendar, misalnya, sering dijadikan lauk gorengan pendamping sayur atau sambal.

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|