Cara Membuat Aquascape Simple untuk Pemula yang Baru Belajar

18 hours ago 4

Liputan6.com, Jakarta - Aquascape menjadi salah satu hobi yang menarik minat banyak orang belakangan ini. Hobi ini menggabungkan teknik dan seni untuk menata aquarium dengan tanaman air, batu, kayu, dan elemen alami lainnya yang membuatnya tampak lebih indah dan berwarna, sehingga cocok untuk dekorasi rumah ataupun kantor. Tidaklah mengherankan apabila cara membuat aquascape simple menjadi topik yang sering dicari oleh pemula yang ingin mencoba hobi ini tanpa harus mengeluarkan biaya besar.

Aquascape juga dapat menjadi kegiatan yang memberi pengalaman baru dalam merawat tanaman dan ikan sekaligus. Dengan perencanaan yang tepat, siapa pun bisa menyusun tata letak yang enak dipandang tanpa harus menggunakan perlengkapan dalam jumlah banyak. Kuncinya adalah memahami urutan pengerjaan sejak awal.

Pada artikel ini, Liputan6.com akan membahas cara membuat aquascape simple yang cocok untuk pemula, dilansir dari berbagai sumber, Kamis (6/8/2026). Mari simak ulasan selengkapnya berikut ini.

Barang-Barang yang Dibutuhkan

Sebelum mulai menata akuarium, kumpulkan dulu semua bahan agar proses pengerjaan tidak terhenti di tengah jalan. Sebagian besar barang di bawah ini bisa dibeli di toko ikan hias terdekat atau marketplace dengan harga terjangkau. Berikut ini adalah beberapa barang yang Anda butuhkan untuk membuat sebuah aquascape sederhana:

- Akuarium kaca ukuran kecil hingga sedang, sekitar 20 sampai 40 sentimeter

- Pasir malang atau pasir silika sebagai substrat dasar

- Pupuk dasar akuarium untuk menyuburkan media tanam

- Batu alam seperti batu andesit atau batu lava untuk hardscape

- Kayu apung yang sudah direndam sampai tidak mengapung lagi

- Tanaman air seperti java moss, anubias, atau vallisneria

- Filter akuarium ukuran kecil untuk sirkulasi air

- Lampu LED khusus akuarium untuk mendukung fotosintesis

- Air bersih yang sudah diendapkan minimal satu hari

- Alat bantu seperti pinset panjang dan gunting kecil

Menyiapkan dan Menata Substrat

Langkah pertama dimulai dengan mencuci akuarium hingga bersih dari debu dan sisa produksi pabrik. Setelah kering, letakkan akuarium di tempat yang rata dan jauh dari sinar matahari langsung. Posisi ini penting supaya pertumbuhan lumut di kaca tidak terlalu cepat pada minggu-minggu awal.

Tuang pupuk dasar secara merata di permukaan akuarium sebagai lapisan pertama sebelum pasir ditambahkan. Lapisan ini berfungsi menyediakan unsur hara bagi akar tanaman selama beberapa bulan ke depan. Setelah itu, tuang pasir malang atau pasir silika di atasnya dengan ketebalan sekitar tiga sampai lima sentimeter.

Ratakan permukaan pasir menggunakan kartu atau penggaris supaya ketinggian di setiap sisi seimbang. Kamu bisa membuat kontur naik turun di bagian belakang agar tampilan akuarium tidak terlihat datar dan monoton sejak awal. Tahap ini menjadi dasar untuk penempatan batu dan kayu pada langkah berikutnya.

Menata Hardscape dengan Batu dan Kayu

Hardscape adalah elemen batu dan kayu yang membentuk kerangka utama tampilan aquascape. Untuk menata hardscape, Anda bisa meletakan batu terbesar terlebih dahulu yang berguna sebagai titik fokus, biasanya di posisi sepertiga bagian akuarium, bukan tepat di tengah. Susunan seperti ini membuat tampilan terasa lebih alami dibanding posisi simetris.

Tambahkan batu yang lebih kecil di sekitar batu utama untuk memberi kesan bertingkat pada layout. Kayu apung bisa disandingkan dengan batu atau diletakkan terpisah, tergantung konsep yang ingin dibangun. Pastikan kayu sudah direndam beberapa hari sebelumnya agar tidak mengambang saat air dituangkan.

Setelah hardscape tertata, ambil jarak beberapa langkah dan lihat akuarium dari depan untuk mengecek keseimbangan komposisi. Perbaiki posisi batu atau kayu jika salah satu sisi terlihat terlalu penuh atau kosong. Tahap ini bisa diulang beberapa kali sampai hasilnya terasa pas di mata.

Menanam Tanaman Air

Tanaman air sebaiknya ditanam setelah hardscape selesai ditata agar posisi akar tidak terganggu bebatuan. Anda bisa menggunakan pinset panjang untuk menanam tanaman kecil seperti java moss di sela-sela batu dan kayu. Tanaman jenis ini bisa diikat menggunakan benang khusus supaya menempel kuat sebelum akarnya tumbuh sendiri.

Untuk tanaman berakar seperti anubias atau vallisneria, benamkan akar ke dalam pasir tanpa menutup bagian rimpangnya. Bagian rimpang yang tertutup pasir berisiko membusuk dan membuat tanaman mati dalam beberapa minggu. Atur jarak antar tanaman agar ada ruang tumbuh saat ukurannya membesar nanti.

Susun tanaman dari yang pendek di bagian depan hingga yang lebih tinggi di bagian belakang akuarium secara bertahap. Susunan bertingkat ini membantu menciptakan kedalaman visual meski akuarium yang dipakai berukuran kecil. Setelah semua tanaman tertanam, akuarium siap masuk ke tahap pengisian air.

Mengisi Air dan Memasang Perangkat

Isi air secara perlahan menggunakan piring atau plastik sebagai alas agar substrat dan tanaman tidak berantakan. Tuang air sedikit demi sedikit sampai akuarium terisi penuh, lalu diamkan beberapa jam sebelum dilanjutkan ke tahap berikutnya. Air yang keruh di awal akan berangsur jernih setelah partikel halus mengendap ke dasar.

Pasang filter di salah satu sudut akuarium dan atur arah aliran air agar tidak langsung mengenai tanaman kecil. Filter berfungsi menjaga kejernihan air sekaligus menyediakan oksigen bagi tanaman dan mikroorganisme di dalamnya. Nyalakan filter dan biarkan bekerja selama dua puluh empat jam penuh sebelum langkah selanjutnya.

Pasang lampu LED di atas akuarium dan atur durasi menyala sekitar delapan sampai sepuluh jam per hari. Pencahayaan yang cukup mendukung proses fotosintesis tanaman sekaligus memperlihatkan warna asli batu dan kayu. Setelah semua perangkat terpasang, aquascape simple buatanmu sudah siap memasuki masa perawatan awal.

Rekomendasi Tanaman Air untuk Aquascape Simple

Pemilihan tanaman sangat menentukan tampilan akhir aquascape, terutama untuk pemula yang baru belajar merawat tanaman air. Berikut beberapa jenis tanaman yang mudah dirawat dan cocok dipakai untuk aquascape simple di rumah.

- Java Moss: Tanaman lumut ini tumbuh menempel di batu atau kayu dan tahan terhadap kondisi cahaya rendah.

- Anubias Nana: Daun tebal berwarna hijau tua ini tumbuh lambat sehingga tidak perlu sering dipangkas setiap minggu.

- Vallisneria: Tanaman berdaun panjang ini cocok diletakkan di bagian belakang akuarium sebagai latar tampilan aquascape.

- Cryptocoryne: Tanaman ini tahan terhadap perubahan air dan cocok untuk pemula yang belum terbiasa merawat aquascape.

- Bucephalandra: Tanaman lokal ini populer karena bentuk daun unik dan mampu tumbuh baik tanpa CO2 tambahan.

- Rotala Rotundifolia: Tanaman berbatang ini menambah warna merah kecokelatan yang membuat komposisi aquascape terlihat lebih hidup.

- Dwarf Hairgrass: Tanaman karpet ini menutupi dasar akuarium dan memberi kesan padang rumput mini di dalam air.

Tips Upgrade Aquascape di Lain Waktu

Setelah aquascape dasar berjalan stabil selama beberapa minggu, kamu bisa mulai menambah elemen baru secara bertahap. Berikut beberapa ide upgrade yang bisa dicicil sesuai anggaran dan waktu luang.

- Tambah Co2 DIY: Rangkaian sederhana dari botol bekas dan ragi bisa mempercepat pertumbuhan tanaman tanpa biaya alat mahal.

- Ganti Lampu Lebih Terang: Lampu dengan spektrum lebih lengkap membuat warna tanaman dan batu tampak lebih hidup di mata.

- Tambah Jenis Tanaman Baru: Variasi tekstur daun antara tanaman rimbun dan tanaman ramping menambah kedalaman tampilan aquascape.

- Masukkan Ikan Kecil: Ikan seperti neon tetra atau ikan cupang menambah pergerakan dan kesan hidup pada akuarium.

- Pasang Filter Kanister: Filter dengan kapasitas lebih besar cocok dipakai saat jumlah tanaman dan ikan mulai bertambah banyak.

- Tambahkan CO2 Bertekanan: Sistem CO2 otomatis membantu tanaman rimbun tumbuh lebih rapat dan cepat dibanding sistem DIY.

- Coba Layout Baru: Menata ulang batu dan kayu setiap beberapa bulan menjaga tampilan akuarium tetap segar dan tidak monoton.

Pertanyaan Seputar Cara Membuat Aquascape Simple

Berapa lama aquascape simple bisa mulai terlihat rapi setelah dibuat? Aquascape biasanya mulai terlihat rapi dalam dua hingga empat minggu setelah tanaman mulai beradaptasi dan akarnya mengikat substrat.

Apakah aquascape simple wajib menggunakan CO2? Tidak wajib. Aquascape simple dengan tanaman yang tidak menuntut cahaya tinggi bisa tumbuh baik tanpa tambahan CO2 di awal.

Berapa kali air aquascape perlu diganti dalam seminggu? Ganti sekitar dua puluh sampai tiga puluh persen air setiap minggu untuk menjaga kualitas air dan mencegah pertumbuhan lumut berlebih.

Apakah aquascape simple bisa dibuat tanpa ikan? Bisa. Banyak pemula memulai tanpa ikan dulu untuk memastikan tanaman tumbuh stabil sebelum menambah penghuni ke dalam akuarium.

Kenapa air aquascape sering berubah hijau setelah beberapa hari? Air berubah hijau biasanya disebabkan cahaya berlebih atau sisa pupuk yang memicu pertumbuhan alga di dalam air.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|