Liputan6.com, Jakarta - Cara mengawinkan ikan cupang menuntut kecermatan dalam menentukan kesiapan indukan agar proses pemijahan menghasilkan larva yang melimpah dan berkualitas. Menurut standar dari Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM KP), indukan jantan dikatakan siap kawin jika telah berumur minimal 4–8 bulan dengan gerakan yang agresif. Sementara betina harus memiliki perut yang buncit serta menunjukkan titik putih (telur) di bagian bawah perut.
Penghobi ikan cupang asal Ngemplak, Boyolali, Suranto menjelaskan, “Mengawinkan ikan cupangnya kalau saya di akuarium kecil, lalu masukkan betina dan jantannya,” jelaskan kepada Liputan6.com.
Selain faktor umur, kualitas air dan lingkungan pemijahan menjadi penentu keberhasilan telur menetas menjadi burayak. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyarankan suhu air stabil di kisaran 25–30 derajat Celcius untuk mendukung metabolisme indukan saat proses kawin berlangsung.
“Pernah saya hanya mengambil indukan betina karena saya pikir jantan perlu membuahi telurnya, tetapi ternyata salah, metode ini justru membuat hasilnya sedikit sekali cuma 3-5 ekor. Nah, kalau kedua indukannya diambil semua, hasilnya lebih banyak," tambah Bapak Suranto yang menekankan pentingnya keamanan telur pasca pemijahan guna mencegah risiko kanibalisme oleh indukan jantan.
Berikut Liputan6.com ulas lengkapnya, Minggu (15/2/2026).
1. Persiapan Wadah dan Penjodohan Indukan
Langkah awal dalam cara mengawinkan ikan cupang adalah menempatkan sepasang indukan dalam satu akuarium kecil untuk memulai proses perkenalan. Suranto menyarankan, “Mengawinkan ikan cupangnya kalau saya di akuarium kecil, lalu masukkan betina dan jantannya.”
2. Pembuatan Sarang Busa oleh Jantan
Ikan cupang jantan akan mulai meniupkan gelembung udara di permukaan air sebagai tempat penyimpanan telur setelah pembuahan. Suranto menjelaskan bahwa penanda utama proses ini berjalan adalah, “Telur ikan cupang biasanya ada di gelembung-gelembung atau busanya itu.”
Menurut data dari Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (DKPKP), gelembung ini tidak hanya berfungsi sebagai perekat, tetapi juga menjaga kelembapan telur agar tidak kering sebelum menetas.
3. Proses Pemijahan dan Pengeluaran Telur
Pada tahapan cara mengawinkan ikan cupang ini, ikan jantan akan melilit tubuh betina hingga telur keluar untuk kemudian diletakkan di sarang busa. Pengepul ikan cupang asal Banyuanyar, Solo, Ari mencatat bahwa telur yang sehat harus diawasi karena, “Telurnya kalau gagal biasanya akan berwarna putih, biasanya akan kelihatan di busanya.”
Kementerian Kelautan dan Perikanan menegaskan bahwa telur yang gagal biasanya disebabkan oleh indukan yang belum cukup umur atau kualitas air yang tercemar bakteri.
4. Evakuasi Indukan Pasca Pemijahan
Setelah telur memenuhi sarang busa, sangat disarankan untuk segera mengangkat kedua indukan dari wadah pemijahan agar populasi burayak tetap terjaga. Suranto menceritakan pengalamannya, “Kalau sudah muncul gelembung atau busa, ambil indukan jantan dan betinanya... hasilnya lebih banyak (daripada disisakan jantannya).”
Rujukan dari Balai Perikanan Budidaya Air Tawar (BPBAT) mendukung hal ini dengan menjelaskan bahwa memisahkan induk dapat menekan tingkat stres dan mencegah induk memakan telurnya sendiri.
5. Perawatan Larva dan Pemberian Pakan Alami
Tahap akhir cara mengawinkan ikan cupang adalah memastikan larva yang baru menetas mendapatkan nutrisi yang tepat setelah cadangan kuning telurnya habis. Suranto memberikan tips, “Kasih makan kutu air halus, karena makanan ikan cupang yang asli memang itu,” meskipun sesekali bisa menggunakan cacing sutra.
Pihak KKP sangat merekomendasikan pakan alami hidup seperti Daphnia atau Artemia karena mengandung protein tinggi yang sangat dibutuhkan untuk pertumbuhan burayak usia dini.
FAQ
Bagaimana ciri utama cara mengawinkan ikan cupang yang siap?
Induk jantan lincah dan sudah membuat buih, sedangkan betina memiliki perut buncit dengan titik putih telur yang terlihat jelas.
Kenapa dalam cara mengawinkan ikan cupang air tidak boleh bau?
Air yang berbau menandakan adanya pembusukan organik yang bisa membuat telur menjadi putih dan gagal menetas menjadi larva.
Berapa lama telur ikan cupang akan menetas?
Biasanya dalam waktu 2 hari atau sekitar 48 jam, "berudu" kecil akan mulai terlihat berenang di antara sarang busa.
Apakah boleh memberi pakan pelet pada burayak baru menetas?
Tidak disarankan, karena burayak hanya bisa memakan pakan hidup yang halus seperti kutu air yang sesuai dengan ukuran mulutnya.
Kapan burayak aman dipindahkan ke wadah besar?
Pindahkan burayak ke akuarium yang lebih besar setelah berumur sekitar satu minggu agar pertumbuhannya tidak terhambat.

12 hours ago
5
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5503595/original/029995200_1771173402-IMG_2083.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5503488/original/040805700_1771149127-gabi.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5498686/original/033215600_1770714433-WhatsApp_Image_2026-02-10_at_15.58.21.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5503059/original/016909700_1771077116-Player_Best_Moment_By_Antangin_Ayo_Jol__Lebih_baik_di_babak_kedua__Persebaya__Persebayauntuksemu__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5503571/original/081590700_1771164757-IMG_1995.JPG.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489576/original/078791800_1769907622-Ansyari_Lubis.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427463/original/032259100_1764389259-Tomas_Trucha_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5503524/original/001563300_1771158676-FOTO_4__13_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5503509/original/076483300_1771152702-unnamed-53.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5260066/original/037708500_1750509176-calvin_verdonk.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5503364/original/081695200_1771137012-Kandang_Ayam_Tray.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5503474/original/062284300_1771147257-Gemini_Generated_Image_d38kqed38kqed38k.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5503466/original/007080100_1771146899-unnamed-44.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5503487/original/033207500_1771149126-joel.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5503432/original/027125200_1771143176-093104900_1769479464-merebus_daun_pepaya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5471327/original/073309600_1768283647-John_Herdman_-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5503339/original/006964200_1771135346-1000363693.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5503302/original/098139100_1771131807-Bagian_Rumah_yang_Sering_Kotor.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5503416/original/060743600_1771140104-Cara_Mengusir_Kecoa_dengan_Cangkang_Telur.jpg)










:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407835/original/000490000_1762756179-rumah_mungil_ala_villa_dengan_mezzanine_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407806/original/029507600_1762755207-model_gamis_abaya_warna_pastel_anti_gerah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407928/original/066044200_1762757831-Gemini_Generated_Image_6aq8ve6aq8ve6aq8.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407853/original/063538400_1762756283-desain_rumah__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5399792/original/021697400_1762005267-InShot_20251101_204835762.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407831/original/043493200_1762756167-atasan_brokat_bawah_batik_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5382923/original/000118700_1760607895-warung_jajan_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5319153/original/007607300_1755506626-bansos.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407860/original/065539800_1762756285-unnamed_-_2025-11-10T121554.931.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453102/original/079572900_1766468512-dapur_cantik_minimalis_terbaru_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453294/original/050897400_1766474273-3b763600-b9ea-4b9e-bedd-17ed90a573e4.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453276/original/089690800_1766473880-desain_teras_samping_memanjang__7_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407718/original/020057100_1762751958-Zamenis_longissimus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453091/original/043931500_1766468139-Model_Dress_A_Line_untuk_Perayaan_Libur_Akhir_Tahun_yang_Elegan_dan_Stylish_Detail_Wrap.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5419331/original/064204700_1763689880-unnamed__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453266/original/028409900_1766473688-Gemini_Generated_Image_3hozdt3hozdt3hoz_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453126/original/093428100_1766470604-unnamed_-_2025-12-23T131456.592.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453003/original/051206800_1766464788-Anting_emas_yang_tidak_membuat_telinga_pegal.jpg)