Motor Sering Dikencingi Kucing? Ini Cara Ampuh Menghilangkan Bau Pesing

14 hours ago 4

Liputan6.com, Jakarta - Motor yang sering diparkir di luar rumah atau di area terbuka memang punya risiko menjadi “sasaran” kucing liar, terutama kucing jantan yang sedang menandai wilayahnya dengan urine. Bau pesing kucing terkenal sangat tajam dan menyengat karena mengandung amonia serta kristal asam urat yang bisa menempel kuat di permukaan logam, karet, hingga jok motor. Jika tidak segera dibersihkan dengan cara yang tepat, aroma tersebut bukan hanya mengganggu, tetapi juga bisa membuat area sekitar motor ikut berbau tidak sedap.

Masalahnya, banyak orang mengira cukup menyiram motor dengan air saja agar bau hilang. Padahal, air hanya menggeser kotoran di permukaan, bukan menetralisir senyawa penyebab bau. Akibatnya, ketika motor kering, aroma pesing justru muncul kembali dan kadang terasa lebih kuat, apalagi jika terkena panas matahari. Karena itu, dibutuhkan langkah yang lebih sistematis dan efektif agar bau pesing kucing benar-benar hilang dan tidak kembali dalam waktu singkat.

1. Bilas dan Identifikasi Area yang Terkena

Langkah pertama yang sering diremehkan adalah mengidentifikasi bagian motor yang benar-benar terkena urine kucing. Biasanya, kucing mengincar bagian kolong, standar, velg, shock, knalpot, hingga sisi bawah jok karena area tersebut mudah dijangkau dan jarang diperhatikan pemilik motor. Dengan mengecek secara menyeluruh, kamu bisa memastikan tidak ada titik bau yang terlewat sehingga proses pembersihan nantinya lebih maksimal dan tidak setengah-setengah.

Setelah menemukan area yang dicurigai, lakukan pembilasan awal menggunakan air bersih dengan tekanan sedang. Tujuannya bukan untuk langsung menghilangkan bau, melainkan untuk meluruhkan sisa cairan urine yang masih menempel di permukaan motor. Pada tahap ini, sebaiknya kamu tidak langsung menyikat terlalu keras karena kristal urine yang masih kering justru bisa menyebar ke area lain jika digosok sembarangan tanpa pembasahan yang cukup.

Proses pembilasan awal juga membantu membuka pori-pori material seperti karet, plastik, dan logam agar nantinya cairan pembersih bisa masuk lebih efektif. Dengan kata lain, tahap ini berfungsi sebagai fondasi sebelum masuk ke pembersihan inti, sehingga bau pesing tidak hanya hilang di permukaan, tetapi juga sampai ke bagian yang biasanya menyimpan aroma paling membandel.

2. Gunakan Larutan Cuka atau Lemon untuk Menetralkan Bau

Setelah area basah dan bersih dari kotoran kasar, tahap berikutnya adalah menetralisir senyawa penyebab bau menggunakan bahan asam alami seperti cuka atau air lemon. Urine kucing mengandung amonia yang bersifat basa, sehingga larutan asam sangat efektif untuk menyeimbangkan dan memecah aroma pesing yang menempel. Dengan cara ini, bau tidak sekadar ditutupi, melainkan benar-benar diurai dari sumbernya.

Kamu bisa mencampur cuka dapur dengan air bersih dengan perbandingan satu banding satu, lalu memasukkannya ke botol semprot agar mudah diaplikasikan. Semprotkan larutan tersebut ke bagian motor yang bau, mulai dari velg, mesin, standar, hingga kolong jok, lalu diamkan sekitar sepuluh sampai lima belas menit. Waktu diam ini penting agar cairan bekerja optimal dalam melarutkan sisa kristal urine yang menempel kuat di permukaan motor.

Setelah didiamkan, gosok perlahan menggunakan spons atau sikat gigi bekas agar tidak merusak cat dan lapisan motor. Proses ini membantu mengangkat residu yang sebelumnya tidak terjangkau oleh air saja. Setelah itu, bilas kembali dengan air bersih sampai tidak ada sisa cuka atau lemon yang tertinggal, karena residu asam yang terlalu lama menempel juga bisa mempengaruhi tampilan motor dalam jangka panjang.

3. Manfaatkan Baking Soda untuk Menyerap Sisa Aroma

Meski sudah dibilas dan dinetralkan, kadang masih ada bau samar yang tersisa, terutama di bagian berpori seperti karet, plastik, atau sambungan mesin. Di sinilah peran baking soda menjadi sangat penting karena bahan ini terkenal mampu menyerap bau hingga ke lapisan terdalam. Baking soda tidak hanya bekerja di permukaan, tetapi juga membantu menarik molekul penyebab aroma tidak sedap dari dalam material motor.

Caranya, setelah area motor dalam kondisi agak lembap, taburkan baking soda secara merata pada bagian yang masih tercium pesing. Diamkan sekitar dua puluh hingga tiga puluh menit agar baking soda punya waktu cukup untuk mengikat bau. Proses ini tidak perlu terburu-buru karena semakin lama didiamkan, biasanya hasilnya akan semakin maksimal, terutama untuk bau yang sudah lama menempel.

Setelah waktu cukup, sikat perlahan bagian yang ditaburi baking soda lalu bilas kembali dengan air bersih. Kamu akan merasakan perbedaan aroma yang lebih netral dibanding sebelumnya. Dengan metode ini, bau pesing tidak hanya hilang sementara, tetapi juga berkurang secara signifikan sehingga motor terasa lebih segar saat digunakan kembali.

4. Cuci Ulang dengan Sabun Khusus Motor

Tahap berikutnya adalah mencuci ulang seluruh area yang sebelumnya terkena urine menggunakan sabun khusus motor atau sabun cuci piring yang lembut. Tujuan dari tahap ini adalah mengangkat sisa larutan cuka, baking soda, serta residu urine yang mungkin masih tertinggal di sela-sela mesin atau rangka motor. Proses ini penting agar tidak ada bahan pembersih yang mengendap dan menimbulkan masalah baru di kemudian hari.

Campurkan sabun dengan air secukupnya, lalu gunakan spons lembut untuk menggosok bagian motor secara menyeluruh. Fokuskan pada area yang tadi sudah dibersihkan agar hasilnya lebih optimal. Dengan teknik ini, motor tidak hanya bebas bau, tetapi juga terlihat lebih bersih dan terawat, sehingga tidak ada kesan lengket atau kusam akibat sisa bahan pembersih sebelumnya.

Setelah digosok, bilas sampai benar-benar tidak ada busa yang tersisa, lalu keringkan motor di tempat yang memiliki sirkulasi udara baik. Mengeringkan motor di ruang terbuka membantu menghilangkan sisa aroma yang mungkin masih tertinggal dan mencegah bau lembap yang bisa muncul jika motor langsung ditutup dalam keadaan basah.

5. Perlakuan Khusus Jika Bau Menempel di Jok Motor

Bagian jok motor termasuk area paling sulit dibersihkan karena materialnya menyerap cairan lebih cepat dibanding logam atau plastik. Ketika jok terkena urine kucing, bau bisa bertahan lama jika tidak ditangani dengan metode yang tepat. Karena itu, penanganan jok perlu sedikit berbeda agar bau pesing benar-benar terangkat dari dalam busanya.

Pertama, semprotkan larutan cuka dan air secara tipis ke permukaan jok yang bau, lalu tekan dengan kain kering agar cairan urine ikut terangkat. Jangan menggosok terlalu keras karena bisa merusak lapisan kulit sintetis jok. Proses menekan ini membantu memindahkan cairan dari dalam jok ke kain tanpa membuat permukaan jok rusak.

Setelah itu, taburi baking soda di area tersebut dan diamkan sekitar satu jam. Baking soda akan menyerap sisa bau yang masih terperangkap di dalam busa jok. Setelah selesai, bersihkan dengan lap atau vacuum kecil, lalu angin-anginkan jok hingga benar-benar kering agar tidak muncul aroma lembap baru yang justru membuat bau semakin tidak nyaman.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik

Q: Kenapa bau pesing kucing di motor sulit hilang?

A: Karena urine kucing mengandung amonia dan asam urat yang menempel kuat di permukaan motor.

Q: Apakah air saja cukup untuk membersihkan bau pesing?

A: Tidak, air hanya membersihkan permukaan tanpa menetralisir sumber bau.

Q: Bolehkah memakai parfum motor langsung?

A: Boleh, tapi setelah bau pesing benar-benar dibersihkan agar tidak tercampur.

Q: Bagian motor apa yang paling sering dikencingi kucing?

A: Biasanya kolong, standar, velg, knalpot, dan bagian bawah jok.

Q: Bagaimana mencegah motor dikencingi lagi?

A: Gunakan penutup motor, jaga area parkir tetap bersih, dan beri aroma citrus di sekitar motor.

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|