Persib Superior di BRI Super League, Jan Olde Riekerink: Tantangan Buat Dewa United

10 hours ago 8

Bola.com, Banten - Dewa United bersiap menjamu Persib Bandung pada pekan ke-28 BRI Super League. Pertandingan kedua tim berlangsung di Banten Internasional Stadium, Serang, Senin (20/4/2026).

Laga diprediksi bakal berlangsung seru dan menarik karena kedua tim tengah berada dalam kondisi baik. Dewa United ingin melanjutkan tren positifnya, sedangkan Persib Bandung berambisi menjaga puncak klasemen sementara BRI Super League.

Dewa United dalam kepercayaan diri tinggi setelah mencatatkan dua kemenangan beruntun. Tim berjulukan Banten Warriors sukses menaklukkan PSIM Yogyakarta (1-0) dan Malut United (2-1).

Kemenangan tersebut tentu jadi bekal berharga Dewa United untuk menghadapi Persib. Kendati begitu, untuk mengalahkan Persib bukan perkara mudah.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Menyadari Kualitas Persib

Pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink, menyadari Persib merupakan tim kuat dan konsisten dalam beberapa tahun terakhir. Tim Maung Bandung bahkan belum tersentuh kekalahan dalam 14 laga terakhirnya.

"Mereka belum kalah dalam 14 pertandingan terakhir di kompetisi. Mereka kalah di Liga Champions Asia, tapi di liga sudah 14 pertandingan," ujar Jan Olde Riekerink.

"Terakhir kali kita bertemu mereka, mereka tidak kalah selama 18 kali, jadi saya pikir itu tantangan yang bagus buat kita," lanjut pelatih asal Belanda itu.

Juru taktik asal Belanda ini mengatakan Dewa United merupakan klub muda di Indonesia dan masih tahap membangun. Sejauh ini, perkembangan Dewa United sudah berjalan dengan baik.

"Kami adalah klub muda, kami sedang membangun klub ini, baru tiga tahun," ujar Jan Olde Riekerink.

"Saya sangat senang dengan penonton kami, juga pertandingan terakhir saya pikir jumlahnya semakin banyak, meski belum memenuhi stadion. Itulah mengapa kami disebut klub muda, kami sedang membangun," terangnya.

Punya Gaya Bermain yang Berbeda

Berbeda dengan Persib yang punya sejarah panjang dan memiliki dukungan besar dari suporternya. Maka tidak heran, tim besutan Bojan Hodak tersebut selalu meraih kemenangan 100 persen di kandang sendiri.

"Namun, dari 13 laga tandang, mereka hanya menang enam kali, empat kali imbang, dan tiga kali kalah. Jadi itu perbedaan besar. Bagi mereka, bermain di kandang adalah keuntungan, tapi saya harap besok sebanyak mungkin penonton kami akan datang," ujarnya.

Selain itu, Jan Olde telah menganalisa kekuatan Persib musim ini. Menurut pelatih berusia 63 tahun itu menilai Persib lebih banyak mengandalkan bola-bola panjang ke area pertahanan, sedangkan Dewa United bermain dengan gaya kolektif.

"Persib adalah tim yang bermain dengan bola-bola panjang, sangat oportunis, tidak banyak di lini tengah, tapi mereka menempatkan banyak orang di depan dengan kualitas fisik," ujar Jan Olde Riekerink.

"Sedangkan kami lebih kepada tim dengan filosofi gaya bermain kolektif lewat lini tengah dan mencoba menciptakan peluang," jelasnya.

Persaingan di BRI Super League

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|