Persija Jakarta Berpeluang Main di ASEAN Club Championship Musim Depan? Ini Penjelasan I.League

7 hours ago 5

Bola.com, Jakarta - Direktur Kompetisi I.League, Asep Saputra, menyatakan ada peluang klub peringkat ketiga BRI Super League 2025/2026 untuk bermain di ASEAN Club Championship musim depan.

Saat ini, Indonesia dipastikan tetap memiliki wakil di kompetisi AFC musim depan. Juara BRI Super League bakal lolos ke babak playoff AFC Champions League (ACL) 2 dan runner-up ke playoff AFC Challenge League (ACGL).

Sementara di sisi lain, I.League juga mulai menghitung potensi jadwal padat yang akan dihadapi oleh klub-klub. Sebab, ada kemungkinan klub yang tampil di Asia juga harus menjalani ASEAN Club Championship.

"Satu lagi ya, harapan kita mudah-mudahan bisa diberikan slot tambahan. Namun, sekali lagi saya agak berhati-hati menyampaikan ini karena ini bukan sebuah janji, ini kan upaya," ujar Asep Saputra

"Kalau memang bisa diberikan kepada peringkat tiga. Kalau berdasarkan regulasinya memang harus satu dan dua, tapi sekali lagi kita menunggu saja karena AFF nanti akan merilis. Jadi mohon juga jangan disalahartikan pernyataan saya menyampaikan, 'Oh sudah...', belum," sambung Asep.

Persaingan juara Super League 2025/2026 antara Persib Bandung dan Borneo FC semakin panas hingga pekan terakhir. Direktur Operasional I.League, Asep Saputra, memastikan operator kompetisi menyiapkan trofi juara di dua stadion berbeda karena pemenang ...

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Terus Melakukan Komunikasi

BRI Super League 2025/2026 menyisakan dua laga. Namun, posisi klasemen di papan atas diperkirakan tidak akan banyak berubah.

Juara dan runner-up tinggal diperebutkan Persib Bandung dan Borneo FC. Untuk peringkat ketiga telah dikunci Persija Jakarta.

Asep Saputra mengatakan penambahan peserta ASEAN Club Championship menjadi salah satu alasan munculnya peluang tambahan slot.

Ia menyebut jumlah peserta turnamen Asia Tenggara itu dikabarkan akan bertambah menjadi 14 tim. Kondisi tersebut membuat I.League mulai memetakan berbagai kemungkinan pembagian wakil Indonesia.

Pihaknya juga harus memperhitungkan jadwal klub yang berlaga di Asia.

"Jadi kita berupaya karena memang kita sangat ketat sekali. Karena kita dengar juga ASEAN Club Championship pesertanya nambah jadi 14 kan. Kalau bisa berhitung misalnya kita Super League, lalu ada yang main ACL, pasti mereka akan isi yang kosong-kosong. Nah jadwalnya pasti kita akan terima nanti," jelas Asep.

Pendamping Kompetisi

Lebih lanjut, Asep Saputra juga menyinggung padatnya agenda musim depan. Selain AFC dan ASEAN Club Championship, pihaknya juga harus mempertimbangkan rencana turnamen lain seperti turnamen pendamping kompetisi, misalnya Piala Liga. 

"Belum kan ada aspirasi soal turnamen Liga Cup dan lain-lain kan juga harus naruh juga. Jadi memang itu bagaimana kita memastikan jadwal ini bisa dipakai," imbuh Asep.

Persaingan di BRI Super League Musim Ini

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|