Tips Memilih Perhiasan Emas untuk Investasi di Tengah Harga yang Terus Melonjak

3 hours ago 3

Liputan6.com, Jakarta - Harga emas yang terus mengalami kenaikan membuat banyak orang mulai melirik perhiasan sebagai alternatif investasi. Selain bisa dipakai sehari-hari, perhiasan emas juga dianggap memiliki nilai simpan yang cukup stabil. Namun, tidak semua perhiasan emas cocok dijadikan instrumen investasi. Tanpa pemahaman yang tepat, justru bisa mengalami kerugian saat dijual kembali.

Perlu dipahami bahwa perhiasan emas berbeda dengan emas batangan dalam hal nilai investasi. Ada faktor tambahan seperti biaya pembuatan dan desain yang tidak dihitung saat dijual kembali. Bahkan, selisih harga jual dan beli perhiasan bisa cukup besar dibanding emas murni. Liputan6 merangkum tips memilih perhiasan emas agar tetap menguntungkan di tengah harga yang terus naik.

1. Pilih Kadar Emas Minimal 18 Karat

Kadar emas menjadi faktor utama dalam menentukan nilai investasi. Semakin tinggi kadar emas, semakin tinggi pula nilai intrinsiknya. Untuk perhiasan, kadar ideal biasanya berada di 18 karat karena masih cukup kuat untuk dipakai sehari-hari sekaligus memiliki nilai jual yang baik.

Hindari memilih kadar terlalu rendah jika tujuan utamanya investasi. Meskipun lebih murah, nilai jual kembalinya cenderung lebih rendah. Sebaliknya, emas 24 karat memang lebih murni, tetapi terlalu lunak untuk dijadikan perhiasan. Jadi, keseimbangan antara kekuatan dan nilai menjadi kunci.

2. Utamakan Model Sederhana dan Klasik

Model perhiasan sangat memengaruhi nilai jual kembali. Perhiasan dengan desain sederhana dan klasik biasanya lebih mudah dijual karena tidak lekang oleh tren. Selain itu, model seperti rantai polos atau gelang tanpa banyak ornamen memiliki kandungan emas yang lebih “padat”.

Sebaliknya, desain rumit sering kali memiliki biaya pembuatan tinggi. Saat dijual kembali, biaya tersebut tidak diperhitungkan sehingga Anda bisa merugi. Pilih desain yang minimalis agar nilai emasnya lebih dominan dibanding estetika.

3. Perhatikan Biaya Pembuatan (Making Charge)

Saat membeli perhiasan emas, Anda tidak hanya membayar harga emasnya saja. Ada biaya pembuatan yang bisa mencapai 10–20% dari harga total. Sayangnya, biaya ini tidak akan kembali saat Anda menjual emas tersebut.

Untuk investasi, pilih perhiasan dengan ongkos pembuatan rendah. Biasanya, model simpel memiliki biaya lebih murah dibanding desain rumit. 

4. Pastikan Ada Sertifikat Keaslian

Sertifikat menjadi bukti penting yang menunjukkan keaslian dan kadar emas. Tanpa sertifikat, nilai jual perhiasan bisa turun karena pembeli ragu terhadap kualitasnya. Selain itu, sertifikat juga memudahkan proses jual kembali di toko emas resmi.

Pastikan Anda membeli dari toko terpercaya yang memberikan dokumen lengkap. Ini penting untuk menghindari risiko penipuan atau emas palsu. Sertifikat juga menjadi jaminan bahwa investasi Anda lebih aman.

5. Pilih Toko Emas Terpercaya

Membeli perhiasan emas di toko terpercaya adalah langkah penting dalam investasi. Toko yang memiliki reputasi baik biasanya menawarkan harga transparan dan kualitas terjamin. Selain itu, mereka juga menyediakan layanan buyback yang jelas.

Hindari membeli dari sumber yang tidak jelas meskipun harganya lebih murah. Risiko mendapatkan emas palsu atau kadar rendah cukup tinggi. 

6. Perhatikan Selisih Harga Jual dan Beli

Selisih harga jual dan beli (spread) pada perhiasan emas cenderung lebih besar dibanding emas batangan. Hal ini disebabkan oleh biaya tambahan seperti pembuatan dan margin toko. Akibatnya, saat dijual kembali, harga yang diterima bisa jauh lebih rendah.

Untuk mengatasinya, pilih perhiasan dengan spread yang tidak terlalu besar. Anda juga bisa membandingkan beberapa toko sebelum membeli. 

7. Bandingkan dengan Emas Batangan

Jika tujuan utama adalah investasi, penting untuk membandingkan perhiasan dengan emas batangan. Emas batangan memiliki nilai yang lebih stabil karena tidak memiliki biaya pembuatan. 

Perhiasan tetap bisa menjadi pilihan jika ingin fungsi ganda antara gaya dan investasi. Namun, jika fokus utama adalah keuntungan, emas batangan masih lebih unggul. Kombinasi keduanya juga bisa menjadi strategi yang lebih seimbang.

Pertanyaan Seputar Perhiasan Emas untuk Investasi

1. Apakah perhiasan emas cocok untuk investasi?

Bisa, tetapi tidak seoptimal emas batangan karena ada biaya pembuatan dan selisih harga jual-beli yang lebih besar.

2. Lebih baik emas 18K atau 24K untuk investasi?

Untuk perhiasan, 18K lebih ideal karena lebih kuat. Namun, untuk investasi murni, 24K (emas batangan) lebih disarankan.

3. Apakah perhiasan emas bisa dijual kembali dengan harga tinggi?

Bisa, tetapi biasanya hanya dihitung dari berat emasnya tanpa biaya pembuatan, sehingga nilainya bisa lebih rendah dari harga beli.

4. Bagaimana cara agar tidak rugi beli perhiasan emas?

Pilih desain sederhana, kadar tinggi, biaya pembuatan rendah, dan beli di toko terpercaya agar nilai jual kembali tetap optimal.

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|