Liputan6.com, Jakarta - Cara mengatasi kamar mandi licin dengan bahan sederhana menjadi informasi yang banyak dicari karena lantai kamar mandi yang licin merupakan salah satu penyebab kecelakaan rumah tangga yang paling sering terjadi. Permukaan lantai yang selalu basah, ditambah sisa sabun dan sampo, dapat membuat pijakan menjadi tidak stabil dan berisiko menyebabkan terpeleset.
Masalah ini tidak hanya membahayakan anak-anak, tetapi juga orang dewasa dan lansia. Bahkan lantai yang memiliki tekstur kasar atau disebut anti-slip sekalipun tetap dapat menjadi licin apabila dipenuhi kerak sabun, minyak tubuh, dan kotoran yang menumpuk dalam waktu lama.
Kabar baiknya, Anda tidak perlu langsung mengganti keramik atau melakukan renovasi besar untuk mengatasi masalah tersebut. Dengan beberapa bahan sederhana yang mudah ditemukan di rumah serta perawatan yang tepat, lantai kamar mandi dapat kembali aman dan nyaman digunakan. Berikut ulasan Liputan6.com, Rabu (24/6/2026).
Mengapa Lantai Kamar Mandi Menjadi Licin?
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4617868/original/072798700_1697788718-_fpdl.in__shower-head-with-hot-water_23-2149088614_normal.jpg)
Perbesar
Sebelum membahas cara mengatasinya, penting untuk memahami penyebab utama lantai kamar mandi menjadi licin. Beberapa faktor yang paling sering ditemukan antara lain:
- Penumpukan sabun dan sampo.
- Residu minyak dari produk perawatan tubuh.
- Kelembapan yang tinggi.
- Munculnya jamur dan lumut tipis.
- Noda air sadah atau kerak mineral.
- Penggunaan cairan pembersih yang meninggalkan lapisan licin.
- Ventilasi yang buruk.
- Genangan air yang dibiarkan terlalu lama.
Banyak orang mengira keramik bertekstur kasar pasti aman. Faktanya, permukaan kasar justru lebih mudah menyimpan kotoran, minyak, dan residu sabun yang akhirnya mengurangi daya cengkeram lantai.
1. Membersihkan Lantai dengan Campuran Cuka dan Air Hangat
Salah satu cara paling mudah dan murah untuk mengatasi lantai licin adalah menggunakan cuka putih dan air hangat.
Cuka memiliki sifat asam ringan yang efektif membantu melarutkan kerak sabun, noda mineral, dan lapisan minyak yang menempel pada keramik.
Cara Menggunakannya
- Campurkan cuka putih dan air hangat dengan perbandingan 1:1.
- Siram atau pel lantai menggunakan larutan tersebut.
- Diamkan selama 5–10 menit.
- Sikat bagian yang terlihat kusam atau berkerak.
- Bilas dengan air bersih hingga tidak ada sisa larutan.
Metode ini sangat efektif dilakukan seminggu sekali untuk menjaga lantai tetap kesat.
2. Menggunakan Baking Soda untuk Mengangkat Kerak
Baking soda dikenal sebagai bahan pembersih alami yang aman digunakan di berbagai permukaan.
Bahan ini membantu mengangkat kotoran membandel sekaligus mengurangi lapisan licin akibat sabun dan minyak.
Cara Penggunaan
- Taburkan baking soda pada area yang licin.
- Tambahkan sedikit air hingga membentuk pasta.
- Gosok menggunakan sikat berbulu lembut.
- Diamkan sekitar 10 menit.
- Bilas hingga bersih.
Selain membuat lantai lebih kesat, baking soda juga membantu menghilangkan bau tidak sedap di kamar mandi.
3. Segera Keringkan Genangan Air
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5494234/original/083142100_1770282008-mengepel_kamar_mandi.jpg)
Perbesar
Cara mengatasi kamar mandi licin dengan bahan sederhana tidak selalu membutuhkan cairan pembersih. Kebiasaan menjaga lantai tetap kering juga sangat penting.
Genangan air yang dibiarkan terlalu lama dapat mempercepat pertumbuhan lumut dan jamur tipis yang membuat lantai semakin licin.
Biasakan untuk:
- Mengelap genangan air setelah mandi.
- Menggunakan alat penyapu air (floor squeegee).
- Mengeringkan area basah dengan kain pel.
- Menggantung handuk agar tidak menetes ke lantai.
Langkah sederhana ini mampu mengurangi risiko terpeleset secara signifikan.
4. Memanfaatkan Keset Anti-Selip
Keset anti-selip merupakan solusi praktis yang dapat langsung meningkatkan keamanan kamar mandi.
Pilih keset yang memiliki:
- Lapisan karet pada bagian bawah.
- Daya serap air tinggi.
- Permukaan yang mudah dicuci.
- Ukuran yang sesuai dengan area kamar mandi.
Tempatkan keset di area yang paling sering terkena air seperti:
- Depan shower.
- Dekat wastafel.
- Pintu kamar mandi.
- Area keluar bak mandi.
Keset membantu menyerap air sehingga lantai tidak cepat basah.
5. Membersihkan Nat Keramik Secara Rutin
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5230065/original/053490800_1747981800-Depositphotos_28209769_L.jpg)
Perbesar
Nat atau sela-sela keramik sering menjadi tempat berkumpulnya kotoran, jamur, dan kerak sabun.
Jika dibiarkan, permukaan lantai akan terasa semakin licin meskipun bagian keramik terlihat bersih.
Gunakan campuran:
- Baking soda.
- Air hangat.
- Sedikit cuka.
Gosok nat menggunakan sikat gigi bekas hingga seluruh kotoran terangkat. Lakukan minimal dua minggu sekali agar kebersihan lantai tetap terjaga.
6. Meningkatkan Sirkulasi Udara Kamar Mandi
Kelembapan tinggi mempercepat pembentukan lumut dan lapisan licin pada lantai.
Beberapa cara sederhana yang dapat dilakukan antara lain:
- Membuka jendela setelah mandi.
- Menyalakan exhaust fan.
- Membiarkan pintu terbuka sesaat setelah digunakan.
- Mengurangi barang yang menghalangi aliran udara.
Ventilasi yang baik membantu lantai lebih cepat kering dan mencegah pertumbuhan jamur.
7. Hindari Pembersih Berbasis Minyak atau Lilin
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7677756/original/068035500_1780472929-Resep_Roti_Tawar_Abon_GulungDesain_Kamar_Mandi_Bersih_dan_Estetik_Model_Tanaman_Hias.jpeg)
Perbesar
Sebagian produk pembersih lantai memberikan efek mengilap karena mengandung lilin atau bahan berbasis minyak.
Meski terlihat bersih, lapisan tersebut justru dapat membuat keramik menjadi lebih licin ketika terkena air.
Pilih pembersih yang:
- Tidak meninggalkan residu.
- Dirancang khusus untuk kamar mandi.
- Memiliki formula bebas lilin.
Langkah ini penting untuk menjaga daya cengkeram alami permukaan lantai.
8. Membersihkan Keramik Bertekstur Secara Mendalam
Lantai bertekstur memerlukan perhatian lebih dibandingkan keramik polos.
Kotoran, minyak, dan sabun dapat masuk ke sela-sela tekstur sehingga sulit dibersihkan hanya dengan pel biasa.
Untuk hasil optimal:
- Gunakan sikat berbulu lembut.
- Sikat mengikuti arah tekstur keramik.
- Bilas hingga tidak ada residu sabun.
- Keringkan setelah selesai.
Perawatan rutin akan membantu mempertahankan fungsi anti-slip lantai.
9. Menjaga Kamar Mandi Tetap Rapi
Barang-barang yang berserakan di lantai dapat meningkatkan risiko terpeleset.
Simpan perlengkapan mandi pada rak atau gantungan sehingga area lantai tetap bersih dan mudah dibersihkan.
Hindari meletakkan:
- Ember di jalur berjalan.
- Botol sampo kosong.
- Keranjang cucian.
- Kabel atau alat elektronik.
Kamar mandi yang rapi tidak hanya lebih aman tetapi juga terasa lebih nyaman digunakan.
10. Menggunakan Pelapis atau Treatment Anti-Slip
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5487582/original/079119800_1769669254-Gemini_Generated_Image_xzpqn9xzpqn9xzpq.png)
Perbesar
Jika berbagai cara sederhana belum memberikan hasil maksimal, Anda dapat mempertimbangkan penggunaan cairan anti-slip khusus.
Produk ini bekerja dengan meningkatkan daya cengkeram permukaan tanpa harus mengganti keramik lama.
Keunggulannya antara lain:
- Tidak mengubah tampilan lantai secara signifikan.
- Cocok untuk keramik, porselen, granit, dan marmer.
- Lebih hemat dibanding renovasi total.
- Efektif meningkatkan keamanan pada kondisi basah.
Solusi ini banyak digunakan pada kamar mandi rumah maupun area komersial yang membutuhkan tingkat keamanan lebih tinggi.
Tips Tambahan Agar Kamar Mandi Lebih Aman
Selain menjaga lantai tetap bersih, beberapa langkah berikut juga dapat membantu meningkatkan keamanan:
- Pasang pegangan tangan untuk lansia.
- Perbaiki keramik yang retak atau tidak rata.
- Gunakan sandal kamar mandi anti-slip.
- Pastikan pencahayaan cukup terang.
- Lakukan pemeriksaan lantai secara berkala.
Dengan kombinasi kebersihan dan perawatan yang tepat, risiko terpeleset dapat diminimalkan secara efektif.
Tanya Jawab Seputar Membersihkan Kamar Mandi
1. Seberapa sering kamar mandi perlu dibersihkan?
Idealnya kamar mandi dibersihkan ringan setiap hari dan dibersihkan secara menyeluruh minimal satu kali dalam seminggu untuk mencegah penumpukan sabun, kerak, dan jamur.
2. Apakah cuka aman digunakan untuk membersihkan keramik kamar mandi?
Ya, cuka aman digunakan pada sebagian besar keramik. Namun, hindari penggunaan pada permukaan batu alam seperti marmer karena dapat merusak lapisan permukaannya.
3. Mengapa lantai kamar mandi masih licin meski sudah dipel?
Biasanya karena masih terdapat residu sabun, minyak tubuh, atau lapisan pembersih yang tertinggal. Pembersihan mendalam menggunakan sikat dan bahan pembersih yang tepat diperlukan untuk mengatasinya.
4. Bagaimana cara mencegah jamur muncul di kamar mandi?
Pastikan ventilasi baik, segera keringkan area basah, dan bersihkan nat keramik secara rutin agar kelembapan tidak memicu pertumbuhan jamur.
5. Apakah baking soda efektif untuk membersihkan kamar mandi?
Ya, baking soda efektif membantu mengangkat kerak, menghilangkan bau, serta membersihkan noda membandel tanpa merusak permukaan keramik.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6

2 hours ago
1
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8403910/original/064045500_1782286258-burgundy.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8403557/original/012338200_1782285835-adbec5f0-c33f-415b-9f61-b0b5c15142b0.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8403469/original/026904500_1782285760-3953400660463595194.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8400127/original/003951700_1782281729-18111760212982577198.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8330978/original/018972000_1782201060-UDGicUBImGnNcfqKwGUtNm5Ajrj97oa8xk1GXHLU.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8330987/original/097482600_1782201068-HceLIC58yx64yqsTHn0WY9eMt7b7Pvo3pNf1G8TG.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8397279/original/082444300_1782278400-HL_kemangi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8401378/original/015292200_1782283331-sayur_dan_buah_berracun.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8397052/original/071368300_1782278198-00975ece-2142-4ca1-8412-c8617c12fa25.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8330979/original/093810500_1782201061-h7fBYK5IOp5PjoCXUYkn27Ew5kb2XYlnvFPeLPWL.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8399355/original/034742300_1782280848-2630696342101807139.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8398839/original/091680700_1782280190-cover.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8329414/original/024358500_1782199249-D3drlW2O5UBiAJRLAxGv9ek2325yOpbsSeluIP2p.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8387094/original/079645000_1782266736-1000906755.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8396914/original/067259300_1782278056-obe.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8263039/original/085662100_1781856670-v0rpRJsxYCyhBDnVECXZ3vyDc7GluglFgrEfZGwV.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5255090/original/057481000_1750148406-Ilustrasi_-_Laurin_Ulrich__background_Timnas_Indonesia_copy.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8065166/original/015602400_1780909839-F6mXhh2hky9BE0diEXfshqXcImvjJWgpekw5ZzJ3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3267135/original/059125700_1602657123-20201014-TMII-Buka-Kembali-Saat-PSBB-Transisi-HERMAN-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8397462/original/072539000_1782278770-d247e13a-a47a-4d77-8a62-bc9ab544ccc0.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3642128/original/083822000_1637681616-2_000_Hkg660630.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4860548/original/008900400_1718119829-11_WhatsApp_Image_2024-06-11_at_20.29.54.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526511/original/001005500_1773124578-Gemini_Generated_Image_hoaciqhoaciqhoac.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3954503/original/001981300_1646633420-20220307-Panen_Sayuran_Hidroponik_di_Depan_Rumah-6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500495/original/078901900_1770867904-photo-collage.png__15_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5531279/original/042155400_1773556323-000_JO9EV.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5244828/original/086195900_1749256325-20250606BL_Topshots_Timnas_Indonesia_Vs_China_8.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4813325/original/021386600_1714086538-GMCOq2zXQAAUCGw.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5401010/original/034236800_1762154457-Bocoran_warna_iPhone_18_Pro_01.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5311585/original/019819800_1754888475-SnapInsta.to_529962176_18519690463037072_163690177429814441_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4415431/original/078901700_1683198942-20230504AA_SEA_Games_2023_Timnas_Indonesia_Vs_Myanmar-21.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5529373/original/019567300_1773329437-Persis_vs_Bali_United.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5514118/original/045495100_1772081240-kandang_Ayam_Rooftop.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5465586/original/014027200_1767771314-Bebek_Petelur.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4261962/original/044473000_1671083484-harga_telur_ayam_di_tingkat_peternak_mencapai_29_ribu-ARBAS_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4174719/original/068939000_1664411162-42.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5527338/original/066171500_1773200879-__________________________________1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5525042/original/051351000_1773029160-cropped-2a244f90-7934-47c9-a587-b33c1a79edbd.jpg)