Liputan6.com, Jakarta - Di tengah tren berkebun rumahan, semakin banyak orang mulai mencari bahan-bahan di dapur yang bisa bantu merangsang pertumbuhan tanaman tanpa harus bergantung pada pupuk kimia. Menariknya, banyak bahan sederhana yang sering dianggap limbah justru memiliki kandungan nutrisi dan hormon alami yang sangat bermanfaat bagi tanaman.
Tidak hanya ramah lingkungan, penggunaan bahan dapur juga lebih hemat biaya dan mudah diaplikasikan. Dari air kelapa hingga ampas kopi, semua bisa dimanfaatkan untuk memperbaiki kualitas tanah sekaligus mempercepat pertumbuhan tanaman.
Dengan pemanfaatan yang tepat, bahan-bahan ini dapat berfungsi sebagai pupuk organik maupun zat pengatur tumbuh alami (ZPT), yang membantu tanaman berkembang lebih sehat, kuat, dan produktif. Berikut ulasan Liputan6.com, Jumat (17/04/2026).
1. Air Kelapa
Air kelapa dikenal sebagai salah satu ZPT alami paling efektif karena mengandung hormon sitokinin dan auksin yang berperan dalam pembelahan sel serta pembentukan tunas. Selain itu, kandungan kalium yang tinggi turut membantu mempercepat pertumbuhan tanaman secara keseluruhan.
Menurut Bey et al. (2006) serta Tiwery (2014), penggunaan air kelapa mampu meningkatkan tinggi tanaman dan jumlah daun secara signifikan. Dalam praktiknya, air kelapa dapat langsung digunakan sebagai larutan penyiraman dengan dosis sekitar satu gelas per tanaman setiap minggu. Untuk hasil lebih optimal, air kelapa juga sering dimanfaatkan sebagai perendam bibit selama 12–18 jam sebelum penanaman agar merangsang pertumbuhan awal yang lebih cepat (Ratnawati et al., 2013).
2. Bawang Merah
Bawang merah mengandung hormon auksin alami berupa indole acetic acid (IAA) yang sangat penting dalam merangsang pertumbuhan akar, terutama pada teknik perbanyakan tanaman melalui stek. Heddy (1990) menjelaskan bahwa auksin berperan dalam mempercepat pembentukan sel akar baru.
Dalam penggunaannya, bawang merah biasanya dihaluskan lalu dicampur dengan air dan disaring untuk mendapatkan ekstraknya. Larutan ini kemudian digunakan untuk merendam bagian batang stek selama beberapa jam sebelum ditanam. Penelitian Roni (2017) menunjukkan bahwa konsentrasi sekitar 1,5% memberikan hasil paling efektif dalam meningkatkan panjang dan jumlah akar.
3. Rebung Bambu
Rebung bambu merupakan sumber alami hormon giberelin yang berfungsi meningkatkan pembesaran sel dan mendukung proses perkecambahan. Kandungan ini membuat rebung sangat efektif digunakan pada fase awal pertumbuhan tanaman.
Berdasarkan penelitian Kurniati et al. (2017), ekstrak rebung mampu meningkatkan ukuran dan berat tanaman melalui peningkatan aktivitas sel. Untuk pemanfaatannya, rebung dapat dihancurkan lalu dicampur air dan disaring untuk diambil ekstraknya. Cairan ini kemudian diencerkan sebelum digunakan sebagai penyiraman rutin, terutama pada tanaman muda yang sedang dalam masa pertumbuhan awal.
4. Bonggol Pisang
Bonggol pisang mengandung berbagai zat penting seperti giberelin, sitokinin, serta mikroorganisme menguntungkan seperti Azospirillium dan Azotobacter yang membantu meningkatkan kesuburan tanah. Selain itu, kandungan asam fenolatnya berperan dalam meningkatkan ketersediaan fosfat dalam tanah.
Menurut Septari et al. (2013), penggunaan ekstrak bonggol pisang dapat meningkatkan tinggi tanaman secara signifikan. Dalam aplikasinya, bonggol pisang biasanya dicincang, diblender dengan air, kemudian difermentasi selama sekitar 24 jam. Setelah itu, larutan diencerkan dan digunakan sebagai pupuk cair yang disiramkan ke tanaman secara berkala.
5. Air Cucian Beras
Air cucian beras merupakan bahan sederhana yang kaya karbohidrat, vitamin, dan mineral yang membantu pembentukan hormon tumbuh seperti auksin dan giberelin (DLHK Mamuju). Kandungan ini membuatnya efektif dalam merangsang pertumbuhan daun dan batang.
Dalam penggunaan sehari-hari, air cucian beras dapat langsung digunakan untuk menyiram tanaman, terutama air cucian pertama atau kedua yang masih kaya nutrisi. Penyiraman dapat dilakukan dua hingga tiga kali seminggu untuk menjaga suplai nutrisi alami tetap stabil.
6. Ampas Kopi
Ampas kopi mengandung nitrogen, fosfor, dan kalium yang sangat dibutuhkan tanaman untuk pertumbuhan vegetatif. Selain itu, sifatnya yang sedikit asam juga membantu memperbaiki struktur tanah dan menjaga keseimbangan pH.
Menurut DLHK Mamuju, ampas kopi juga efektif mengusir hama seperti siput dan bekicot. Dalam praktiknya, ampas kopi bisa langsung dicampurkan ke dalam tanah atau kompos agar nutrisinya lebih mudah diserap tanaman. Bisa juga ditaburkan tipis di sekitar tanaman sebagai lapisan tambahan yang membantu menjaga kelembapan tanah.
7. Cangkang Telur
Cangkang telur merupakan sumber kalsium karbonat yang sangat penting untuk memperkuat struktur tanaman, terutama dalam pembentukan dinding sel dan pertumbuhan akar. DLHK Mamuju menyebutkan bahwa kalsium juga membantu meningkatkan ketahanan tanaman terhadap penyakit.
Untuk pemanfaatannya, cangkang telur perlu dicuci, dikeringkan, lalu dihancurkan hingga menjadi serpihan kecil atau bubuk. Hasilnya dapat langsung ditaburkan di sekitar tanaman atau dicampurkan ke dalam media tanam agar kalsium dapat terserap secara bertahap.
8. Kulit Pisang
Kulit pisang dikenal kaya akan kalium, magnesium, dan fosfor yang sangat penting dalam proses pembungaan dan penguatan akar. Kandungan kalium yang tinggi juga membantu tanaman menjadi lebih tahan terhadap stres lingkungan.
Dalam penggunaannya, kulit pisang bisa dikeringkan lalu dihancurkan menjadi bubuk untuk dicampurkan ke tanah, atau direndam dalam air selama beberapa hari untuk menghasilkan pupuk cair. Larutan ini kemudian digunakan untuk menyiram tanaman secara berkala, terutama pada tanaman berbunga dan berbuah.
9. Ampas Teh
Ampas teh mengandung nitrogen yang mudah diserap tanaman, sehingga sangat bermanfaat untuk mendukung pertumbuhan daun dan batang. DLHK Mamuju menjelaskan bahwa bahan ini sangat cocok digunakan pada fase vegetatif.
Dalam praktiknya, ampas teh dapat langsung ditaburkan di sekitar tanaman atau dicampurkan ke dalam tanah sebagai bahan organik tambahan. Selain itu, ampas teh juga dapat dimasukkan ke dalam kompos untuk meningkatkan kandungan nutrisinya.
10. Sisa Sayuran Hijau
Sisa sayuran hijau merupakan sumber nitrogen alami yang sangat penting untuk pertumbuhan vegetatif tanaman. Kandungan nitrogen ini membantu tanaman menghasilkan daun yang lebih lebat dan sehat.
Menurut DLHK Mamuju, sisa sayuran dapat dimanfaatkan dengan cara dipotong kecil-kecil lalu dikubur langsung di dalam tanah agar terurai secara alami. Selain itu, bahan ini juga sangat ideal dijadikan kompos karena mudah terurai dan kaya nutrisi.
11. Nasi Sisa
Nasi sisa mengandung karbohidrat dan berbagai mineral penting seperti fosfor dan magnesium yang berperan dalam mendukung pertumbuhan tanaman. Selain itu, proses fermentasi nasi dapat menghasilkan mikroorganisme yang bermanfaat bagi tanah.
Dalam penggunaannya, nasi biasanya difermentasi dengan air selama beberapa hari hingga muncul bau khas fermentasi. Cairan hasil fermentasi ini kemudian diencerkan sebelum disiramkan ke tanah sebagai pupuk cair alami yang membantu meningkatkan aktivitas mikroba tanah (DLHK Mamuju).
12. Tulang Ikan
Tulang ikan merupakan sumber kalsium dan fosfor yang sangat baik untuk pertumbuhan akar serta pembentukan bunga dan buah. Kandungan nutrisinya yang tinggi membuatnya sering digunakan sebagai pupuk organik jangka panjang.
Berdasarkan DLHK Mamuju, tulang ikan dapat diolah menjadi tepung agar lebih mudah diserap tanaman. Caranya dengan mengeringkan tulang terlebih dahulu, lalu menghancurkannya hingga halus sebelum dicampurkan ke dalam tanah atau kompos.
Cara Mengoptimalkan Penggunaan Bahan Dapur untuk Tanaman
Selain digunakan secara langsung, bahan dapur juga bisa diolah menjadi kompos. Menurut EPA (Environmental Protection Agency), kompos merupakan hasil dekomposisi bahan organik oleh mikroorganisme yang menghasilkan pupuk alami kaya nutrisi.
Proses pengomposan memanfaatkan kombinasi bahan “hijau” seperti sisa makanan dan bahan “cokelat” seperti daun kering. Keseimbangan ini membantu menciptakan tanah yang lebih subur, meningkatkan daya simpan air, serta mendukung kehidupan mikroba yang berperan penting dalam pertumbuhan tanaman.
FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)
1. Apakah bahan dapur bisa langsung digunakan tanpa diolah?
Sebagian bisa langsung digunakan, namun beberapa bahan akan lebih efektif jika difermentasi atau dikomposkan.
2. Apakah aman untuk semua jenis tanaman?
Umumnya aman, selama digunakan dalam jumlah wajar dan tidak berlebihan.
3. Berapa lama hasilnya terlihat?
Biasanya perubahan dapat terlihat dalam 1–3 minggu tergantung kondisi tanaman.
4. Apakah bahan dapur bisa menggantikan pupuk kimia sepenuhnya?
Bisa untuk skala rumahan, terutama jika digunakan secara rutin dan konsisten.
5. Bagaimana cara penyimpanan pupuk dari bahan dapur?
Sebaiknya disimpan dalam wadah tertutup di tempat sejuk dan digunakan dalam waktu kurang dari satu minggu.

4 hours ago
2
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5558788/original/051215800_1776483126-Panduan_Usaha_Sayur_Organik_Skala_Rumah_Tangga_Panen_Cepat_30_Hari_untuk_Keluarga_Muda.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5558779/original/087883300_1776482354-WhatsApp_Image_2026-04-18_at_10.15.28__2_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5558747/original/010243400_1776480338-Kalung_Emas_Minimalis_yang_Nilainya_Stabil_dan_Bentuknya_Cantik.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5557568/original/019967800_1776335654-pexels-abdessalem-benyahia-3820058-7843123.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517047/original/078921900_1772384976-SaveGram.App_640266969_18393344611150856_335126654579775669_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5558316/original/091434800_1776412504-1000314935.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5555904/original/053586700_1776224045-laundry_kiloan_fix.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5429420/original/074703500_1764585931-haye_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5558554/original/055698500_1776424702-WhatsApp_Image_2026-04-17_at_14.18.13.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5504582/original/003992000_1771243648-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5553585/original/096018300_1775984113-Photo_journal_week_24-_Perjuangan_PSIS_Semarang_di_Kudus._________.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4160723/original/021199100_1663316838-000_APP2002063030425.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5399602/original/022416900_1761981801-Persija_vs_psbs-12.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5558497/original/049580000_1776421245-Potret_penggawa_saat_paruh_pertama_____PSIMJogja_StrongerThanEver_MataramDay.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5558668/original/014101500_1776444123-20260417BL_Latihan_Barcelona_Legend_Jelang_Laga_Clash_of_Legends_Vs_DRX_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5558507/original/086136800_1776421332-Potret_penggawa_saat_paruh_pertama_____PSIMJogja_StrongerThanEver_MataramDay__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5558549/original/058895400_1776424157-20260417BL_Latihan_Barcelona_Legend_Jelang_Laga_Clash_of_Legends_Vs_DRX_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5558621/original/051461700_1776434132-20260417IQ_Persebaya_Surabaya_vs_Madura_United-01.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5558602/original/000363200_1776431366-20260417BL_Konpers_Jelang_Clash_of_Legends_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5558415/original/084728500_1776417963-Gemini_Generated_Image_jwnnjvjwnnjvjwnn.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3642128/original/083822000_1637681616-2_000_Hkg660630.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453294/original/050897400_1766474273-3b763600-b9ea-4b9e-bedd-17ed90a573e4.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453102/original/079572900_1766468512-dapur_cantik_minimalis_terbaru_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453091/original/043931500_1766468139-Model_Dress_A_Line_untuk_Perayaan_Libur_Akhir_Tahun_yang_Elegan_dan_Stylish_Detail_Wrap.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453266/original/028409900_1766473688-Gemini_Generated_Image_3hozdt3hozdt3hoz_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453276/original/089690800_1766473880-desain_teras_samping_memanjang__7_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407718/original/020057100_1762751958-Zamenis_longissimus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453126/original/093428100_1766470604-unnamed_-_2025-12-23T131456.592.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453003/original/051206800_1766464788-Anting_emas_yang_tidak_membuat_telinga_pegal.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5452923/original/061535600_1766463159-Gelang_serut.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453046/original/024157300_1766466396-Kebun_Bebas_Hama_dan_Pestisida.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3293682/original/072535700_1605093228-circular-white-pills-spilling-from-glass-bottle-yellow-background_23-2147867015.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5138272/original/076888800_1740023227-allec-gomes-5-rU7F9bj9A-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5452950/original/038809600_1766463357-natal8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4897279/original/047157000_1721544216-IMG_20240721_131658.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5482943/original/058250300_1769302357-54cb0e1a-9b5f-43ac-b9d3-4f7a7bd14f4c.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453250/original/000931700_1766473380-Ular_Hijau_Ekor_Merah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453131/original/081345800_1766470696-Gemini_Generated_Image_yhj4aryhj4aryhj4.png)