15 Ide Ngabuburit Ramadhan yang Seru, Produktif, dan Anti Bosan di 2026

17 hours ago 6

Liputan6.com, Jakarta - Bulan suci Ramadhan 2026 akan segera tiba, membawa berkah dan kesempatan untuk meningkatkan ibadah serta kualitas diri. Salah satu momen yang paling dinantikan selama bulan puasa adalah ngabuburit, yaitu kegiatan menunggu waktu berbuka. Tradisi ini seringkali diisi dengan berbagai aktivitas, mulai dari yang santai hingga yang produktif, demi menghabiskan waktu jelang azan Magrib.

Ngabuburit bukan sekadar menunggu, melainkan sebuah kesempatan emas untuk melakukan hal-hal bermanfaat, baik untuk diri sendiri maupun orang lain. Di tengah hiruk pikuk kesibukan, Ramadhan menawarkan jeda untuk refleksi, pengembangan diri, dan mempererat tali silaturahmi. Oleh karena itu, penting untuk merencanakan kegiatan ngabuburit agar tidak terjebak dalam kebosanan atau aktivitas yang kurang bermakna.

Untuk membantu Anda memaksimalkan setiap detik Ramadhan 2026, berikut adalah beberapa ide ngabuburit yang dijamin seru, produktif, dan anti bosan. Dari menambah wawasan hingga mengasah keterampilan baru, pilihan aktivitas ini akan membuat waktu menunggu berbuka terasa lebih cepat dan penuh keberkahan.

Membaca Buku atau Artikel Edukatif dan Islami

Mengisi waktu ngabuburit dengan membaca adalah salah satu cara paling produktif untuk menambah wawasan dan pengetahuan. Anda bisa memilih berbagai jenis bacaan yang menarik minat, mulai dari novel yang menghibur, buku motivasi untuk meningkatkan semangat, hingga literatur religi yang dapat memperdalam pemahaman tentang Islam. Aktivitas ini tidak hanya bermanfaat untuk intelektual, tetapi juga dapat membantu menurunkan tingkat stres dan meningkatkan fungsi kognitif Anda.

Pilihlah buku atau artikel yang sesuai dengan tujuan Anda. Jika ingin hiburan, novel bisa menjadi teman setia. Apabila ingin pengembangan diri, buku motivasi akan sangat membantu. Sementara itu, untuk memperkaya spiritualitas, buku-buku Islami atau tafsir Al-Qur'an adalah pilihan yang tepat. Membaca dapat membuat waktu berlalu tanpa terasa, sekaligus memberikan asupan positif bagi pikiran dan jiwa.

Manfaatkan perpustakaan digital atau platform daring untuk mengakses berbagai bacaan secara mudah. Banyak sumber yang menyediakan artikel edukatif atau Islami secara gratis. Dengan demikian, ngabuburit Anda akan terasa lebih bermakna dan jauh dari rasa bosan.

Tadarus Al-Qur'an atau Membaca Literatur Reflektif

Ramadhan dikenal sebagai bulan diturunkannya Al-Qur'an, sehingga memperbanyak tilawah atau tadarus menjadi amalan utama yang sangat dianjurkan. Membaca dan memahami makna ayat-ayat suci Al-Qur'an dapat membawa ketenangan batin serta menambah pahala di bulan yang penuh berkah ini. Kegiatan ini bisa dilakukan secara individu, bersama keluarga, atau bergabung dalam kelompok kajian untuk saling menyimak dan berbagi pemahaman.

Selain tadarus, Anda juga bisa membaca literatur reflektif yang berkaitan dengan nilai-nilai keagamaan atau pengembangan spiritual. Hal ini akan membantu menjaga fokus positif selama menjalani ibadah puasa dan memperkuat keimanan. Waktu menjelang berbuka adalah momen yang tepat untuk merenung dan mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.

Aktivitas ini tidak hanya memperkaya spiritualitas, tetapi juga dapat menjadi sarana untuk mempererat ikatan keluarga. Membaca Al-Qur'an bersama keluarga menciptakan suasana Ramadhan yang damai dan penuh keberkahan di rumah.

Belajar Memasak Menu Baru atau Membuat Kreasi Sajian Berbuka

Bagi Anda yang memiliki hobi memasak atau ingin mengasah keterampilan di dapur, mencoba resep baru untuk hidangan berbuka bisa menjadi kegiatan ngabuburit yang menyenangkan dan menantang. Selain menguji kreativitas, aktivitas ini juga memungkinkan Anda untuk mengontrol nutrisi makanan yang akan dikonsumsi saat berbuka. Hasil masakan yang lezat tentu akan menjadi kepuasan tersendiri.

Membuat kreasi sajian berbuka bersama keluarga juga bisa menjadi ajang bonding yang seru. Libatkan anggota keluarga dalam proses memasak, mulai dari memilih bahan hingga menyajikan hidangan. Ini akan menciptakan kenangan indah dan mempererat kebersamaan di bulan Ramadhan.

Anda juga bisa berbagi hasil masakan dengan tetangga atau teman, yang akan menambah pahala dan mempererat tali silaturahmi. Banyak resep mudah ditemukan secara daring atau dari buku masak, sehingga Anda tidak akan kehabisan ide untuk menciptakan menu berbuka yang variatif setiap harinya.

Berolahraga Ringan

Menjaga kebugaran tubuh selama berpuasa sangat penting, dan olahraga ringan bisa menjadi pilihan ngabuburit yang produktif. Aktivitas seperti berjalan kaki santai, yoga, atau bersepeda dapat membantu melancarkan sirkulasi darah dan menjaga metabolisme tanpa menguras energi berlebihan. Waktu terbaik untuk berolahraga ringan adalah sekitar 30-60 menit sebelum berbuka puasa, agar tubuh tidak terlalu kehilangan energi dan dapat segera terisi kembali setelah Magrib.

Olahraga intensitas ringan juga berkontribusi pada peningkatan suasana hati melalui pelepasan hormon endorfin. Ini sangat membantu untuk mengurangi rasa lemas atau bosan yang mungkin muncul saat menunggu berbuka. Pilihlah jenis olahraga yang Anda nikmati dan lakukan di tempat yang nyaman, seperti di sekitar rumah atau taman terdekat.

Pastikan untuk tidak memaksakan diri dan selalu mendengarkan kondisi tubuh Anda. Tujuan utama olahraga saat puasa adalah menjaga kebugaran, bukan untuk mencapai performa puncak. Dengan berolahraga ringan, tubuh akan tetap aktif dan segar sepanjang hari.

Mengikuti Kajian atau Diskusi Online/Ceramah Ramadhan

Memperdalam pemahaman keagamaan dan menambah ilmu pengetahuan dapat dilakukan dengan mengikuti kajian atau diskusi online. Di era digital ini, banyak platform media sosial atau streaming yang menyediakan berbagai kajian Ramadhan dari ustaz atau cendekiawan muslim terkemuka. Ini adalah cara yang efektif untuk mengisi waktu ngabuburit dengan kegiatan yang bermanfaat secara spiritual dan intelektual.

Kajian online memungkinkan Anda untuk belajar dari mana saja tanpa harus keluar rumah, sehingga lebih praktis dan aman. Topik yang dibahas pun beragam, mulai dari fiqih puasa, sejarah Islam, hingga motivasi keagamaan. Anda bisa memilih kajian yang sesuai dengan minat dan kebutuhan untuk memperkaya diri.

Selain menambah ilmu, mengikuti diskusi online juga bisa menjadi sarana untuk berinteraksi dengan sesama peserta, bertukar pikiran, dan memperluas jaringan silaturahmi. Manfaatkan kesempatan ini untuk memperkuat iman dan mendapatkan inspirasi baru di bulan Ramadhan.

Belajar Keterampilan Baru

Waktu ngabuburit bisa dimanfaatkan secara optimal untuk mempelajari keterampilan baru yang selama ini tertunda. Anda bisa mencoba berbagai hal, seperti fotografi, desain grafis, atau bahkan bahasa asing. Banyak kursus online yang menawarkan pembelajaran gratis maupun berbayar dalam berbagai bidang, sehingga Anda bisa meningkatkan kemampuan yang berguna untuk karier atau hobi.

Pilihlah keterampilan yang memang Anda minati atau yang memiliki prospek di masa depan. Belajar hal baru tidak hanya mengisi waktu luang, tetapi juga melatih otak untuk tetap aktif dan kreatif. Ini adalah investasi jangka panjang untuk pengembangan diri Anda.

Dengan dedikasi dan konsistensi, waktu ngabuburit dapat menjadi periode yang sangat produktif untuk menguasai keahlian baru. Manfaatkan sumber daya daring yang melimpah dan mulailah perjalanan belajar Anda di bulan Ramadhan ini.

Membersihkan dan Menata Rumah

Membersihkan dan menata ulang rumah dapat menjadi kegiatan ngabuburit yang produktif sekaligus memberikan suasana baru yang menyegarkan. Lingkungan yang bersih dan rapi akan membuat Anda merasa lebih nyaman dan tenang, terutama saat menunggu waktu berbuka. Aktivitas ini juga bisa membakar sedikit kalori dan menumbuhkan rasa tanggung jawab, terutama jika dilakukan bersama anggota keluarga.

Anda bisa mulai dari area yang paling sering digunakan, seperti ruang keluarga atau dapur, atau fokus pada satu ruangan setiap harinya. Menjaga kebersihan rumah adalah bagian dari menjaga kenyamanan beribadah di bulan suci. Selain itu, rumah yang bersih juga akan lebih siap menyambut Hari Raya Idul Fitri.

Ajak anggota keluarga untuk berpartisipasi dalam kegiatan bersih-bersih. Ini akan menjadi momen kebersamaan yang positif dan mengajarkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan bersama-sama. Rumah yang rapi dan bersih akan menciptakan suasana Ramadhan yang lebih damai.

Menulis dapat menjadi sarana ekspresi diri dan refleksi yang mendalam, terutama di bulan Ramadhan. Anda bisa mengisi waktu ngabuburit dengan membuat jurnal Ramadhan, mencatat pengalaman puasa harian, hal-hal yang membuat Anda bersyukur, atau refleksi pribadi selama menjalani ibadah. Kegiatan ini membantu Anda untuk lebih introspeksi dan memahami perjalanan spiritual di bulan suci.

Jika Anda memiliki minat pada dunia digital, menulis blog tentang pengalaman Ramadhan atau berbagi tips seputar puasa juga bisa menjadi pilihan. Ini tidak hanya melatih kemampuan menulis, tetapi juga memungkinkan Anda untuk berbagi inspirasi dengan orang lain. Menulis secara teratur dapat membantu memperkuat niat dan mengingatkan diri untuk terus memperbaiki diri.

Aktivitas menulis jurnal atau blog juga dapat menjadi cara yang baik untuk mendokumentasikan momen-momen berharga selama Ramadhan. Nantinya, catatan ini bisa menjadi pengingat akan pelajaran dan hikmah yang didapatkan di bulan suci.

Mendengarkan Podcast Edukatif

Bagi Anda yang lebih menyukai kegiatan yang tenang namun tetap produktif, mendengarkan podcast edukatif adalah pilihan ngabuburit yang sangat baik. Banyak podcast yang membahas berbagai topik menarik, mulai dari sejarah, sains, pengembangan diri, hingga kajian keagamaan. Ini adalah cara yang mudah untuk menambah wawasan dan mendapatkan inspirasi baru tanpa harus membaca atau fokus pada layar.

Pilihlah podcast yang sesuai dengan minat Anda agar tidak cepat bosan. Anda bisa mendengarkannya sambil bersantai di rumah, melakukan pekerjaan ringan, atau bahkan saat berolahraga ringan. Dengan demikian, waktu ngabuburit Anda akan terasa lebih bermakna dan tidak terbuang sia-sia.

Mendengarkan podcast juga dapat membuka perspektif baru dan memicu ide-ide kreatif. Ini adalah metode belajar pasif yang efektif untuk tetap produktif dan bermakna di bulan Ramadhan, terutama jika Anda memiliki preferensi audiotori dalam belajar.

Mengikuti Kegiatan Relawan atau Berbagi Takjil

Ramadhan adalah bulan yang tepat untuk meningkatkan kepedulian sosial dan berbagi dengan sesama. Mengikuti kegiatan relawan, seperti membantu di panti asuhan atau panti jompo, dapat meningkatkan rasa empati dan memberikan kebahagiaan bagi mereka yang membutuhkan. Ini adalah cara yang mulia untuk mengisi waktu ngabuburit dengan amalan kebaikan.

Membagikan takjil gratis kepada orang yang membutuhkan, terutama mereka yang masih dalam perjalanan atau kurang mampu, juga merupakan kegiatan yang sangat dianjurkan. Selain mendapatkan pahala, aktivitas ini juga mengajarkan tentang indahnya berbagi dan kepedulian terhadap sesama.

Ajak keluarga atau teman untuk berpartisipasi dalam kegiatan sosial ini. Kebersamaan dalam berbuat kebaikan akan mempererat tali silaturahmi dan menumbuhkan rasa syukur. Ngabuburit dengan kegiatan relawan akan menjadikan Ramadhan Anda lebih bermakna dan penuh berkah.

Menonton Film atau Serial Bertema Ramadan/Islami

Menonton film atau serial favorit bisa menjadi pilihan ngabuburit yang santai dan menyenangkan setelah seharian berpuasa. Pilihlah tontonan yang ringan, inspiratif, atau bernuansa Islami agar tetap sejalan dengan suasana Ramadhan. Banyak platform streaming yang menyediakan konten-konten semacam ini, mulai dari drama, dokumenter, hingga film animasi edukatif.

Aktivitas ini bisa menjadi momen yang baik untuk bersantai bersama keluarga. Pilihlah film atau serial yang bisa dinikmati bersama, sehingga menciptakan kebersamaan dan diskusi positif. Pastikan untuk tidak berlebihan agar tidak melalaikan ibadah lainnya.

Menonton tontonan bertema Islami juga bisa menjadi sarana untuk mendapatkan ilmu edukatif atau inspirasi kebaikan. Dengan demikian, hiburan yang Anda pilih tetap memberikan nilai tambah di bulan suci ini.

Berburu Takjil di Pasar Ramadan

Salah satu tradisi ngabuburit yang paling seru dan dinantikan adalah berburu takjil di pasar Ramadhan. Banyak pasar dadakan yang bermunculan menjelang waktu berbuka, menawarkan berbagai macam makanan dan minuman khas untuk berbuka puasa. Dari jajanan tradisional hingga hidangan modern, semua tersedia untuk memanjakan lidah setelah seharian menahan lapar dan dahaga.

Aktivitas ini tidak hanya tentang mencari makanan, tetapi juga merasakan suasana Ramadhan yang khas dengan keramaian dan aroma masakan yang menggoda. Berburu takjil bisa menjadi pengalaman yang menyenangkan, terutama jika dilakukan bersama teman atau keluarga.

Manfaatkan kesempatan ini untuk mencoba kuliner-kuliner unik yang mungkin hanya ada selama bulan Ramadhan. Namun, tetap perhatikan porsi dan jenis makanan agar tidak berlebihan saat berbuka, serta pilih takjil yang sehat dan bergizi.

Membuat Kerajinan Tangan atau DIY

Bagi Anda yang memiliki jiwa kreatif, ngabuburit bisa diisi dengan membuat kerajinan tangan atau proyek Do It Yourself (DIY). Anda bisa menciptakan dekorasi bertema Ramadhan, seperti lampion dari kertas warna-warni, menghias toples kue Lebaran, atau mencoba kaligrafi sederhana. Aktivitas ini tidak hanya mengasah kreativitas, tetapi juga menghasilkan karya yang bisa digunakan untuk memperindah rumah.

Membuat kerajinan tangan bersama keluarga, terutama dengan anak-anak, bisa menjadi momen yang sangat berharga. Ini akan menciptakan kenangan indah dan melatih motorik serta imajinasi anak. Salah satu aktivitas yang simpel tapi seru adalah membuat kerajinan dari tanah liat modeling.

Pilihlah proyek yang tidak terlalu rumit dan bisa diselesaikan dalam waktu singkat agar tidak menguras energi. Hasil karya Anda bisa menjadi hiasan rumah atau bahkan hadiah untuk kerabat. Ngabuburit dengan berkarya akan terasa lebih memuaskan dan produktif.

Wisata Religi atau Menjelajahi Kota Sendiri

Mencoba kegiatan baru dengan berwisata religi dapat membuat ngabuburit lebih bermakna. Anda bisa menjelajahi masjid-masjid besar di daerah Anda, mengagumi arsitekturnya, atau sekadar berdiam diri dan beribadah di dalamnya. Ini adalah cara yang baik untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan merasakan kedamaian spiritual.

Selain wisata religi, Anda juga bisa menjelajahi kota sendiri. Kunjungi museum, tempat wisata budaya, atau spot menarik lainnya yang mungkin belum pernah Anda datangi. Ini adalah kesempatan untuk mengenal lebih jauh kekayaan lokal dan menikmati suasana kota dari perspektif yang berbeda.

Aktivitas ini bisa dilakukan sendiri untuk menikmati ketenangan atau bersama teman untuk berbagi pengalaman. Pastikan untuk merencanakan rute agar tidak terlalu lelah dan tetap bisa menikmati waktu berbuka dengan tenang. Ngabuburit dengan menjelajah akan memberikan pengalaman baru yang tak terlupakan.

Quality Time Bersama Keluarga atau Teman

Ngabuburit adalah momen yang sangat berharga untuk menciptakan kenangan indah dan mempererat ikatan kebersamaan dengan keluarga atau teman. Anda bisa melakukan berbagai aktivitas bersama, seperti bercerita, bermain permainan edukatif atau tradisional seperti congklak atau ular tangga, atau sekadar bercengkerama ringan sambil menunggu azan Magrib.

Manfaatkan waktu ini untuk berdiskusi tentang rencana ibadah bersama, berbagi pengalaman puasa, atau sekadar tertawa bersama. Jauhkan diri dari gawai sejenak dan fokus pada interaksi tatap muka yang hangat. Ini akan memperkuat hubungan emosional dan menciptakan suasana Ramadhan yang harmonis.

Bagi Anda yang memiliki anak, ngabuburit bersama bisa diisi dengan kegiatan edukatif dan menyenangkan, seperti membaca buku cerita Islami atau membuat kerajinan tangan bertema Ramadhan. Momen kebersamaan ini akan sangat berarti dan menjadi bagian dari kenangan indah Ramadhan.

5 Pertanyaan dan Jawaban

1. Apa itu ngabuburit dan dari mana asal istilahnya?

Ngabuburit adalah istilah populer di Indonesia yang merujuk pada kegiatan menunggu waktu berbuka puasa saat bulan Ramadhan. Kata ini berasal dari bahasa Sunda, yaitu “burit” yang berarti sore hari. Seiring waktu, istilah ngabuburit digunakan secara luas di berbagai daerah untuk menggambarkan aktivitas menjelang azan Magrib, baik yang santai maupun produktif.

2. Kapan waktu terbaik untuk melakukan kegiatan ngabuburit?

Waktu terbaik untuk ngabuburit biasanya dimulai sekitar pukul 16.30 hingga menjelang azan Magrib. Pada rentang waktu ini, energi sudah mulai menurun sehingga cocok diisi dengan aktivitas ringan, reflektif, atau kegiatan sosial yang tidak terlalu menguras tenaga. Jika ingin berolahraga ringan, idealnya dilakukan 30–60 menit sebelum berbuka agar tubuh bisa segera kembali terisi energi setelah makan.

3. Apakah ngabuburit harus selalu di luar rumah?

Tidak. Ngabuburit bisa dilakukan di dalam maupun di luar rumah, tergantung preferensi dan kondisi masing-masing. Aktivitas seperti tadarus, membaca buku, memasak, menulis jurnal, atau mengikuti kajian online sangat cocok dilakukan di rumah. Sementara itu, kegiatan seperti berburu takjil, wisata religi, atau berbagi takjil bisa menjadi pilihan ngabuburit di luar ruangan.

4. Bagaimana cara agar ngabuburit tetap produktif dan tidak membuang waktu?

Agar tetap produktif, buatlah daftar kegiatan harian selama Ramadhan dan tentukan tujuan kecil setiap harinya, seperti menyelesaikan satu bab buku, mencoba satu resep baru, atau mengikuti satu kajian. Hindari terlalu lama bermain media sosial tanpa tujuan jelas. Pilih aktivitas yang memberikan nilai tambah, baik secara spiritual, intelektual, maupun sosial.

5. Apakah ngabuburit bersama keluarga lebih dianjurkan?

Sangat dianjurkan. Ngabuburit bersama keluarga dapat mempererat hubungan emosional dan menciptakan suasana Ramadhan yang lebih hangat. Aktivitas sederhana seperti memasak bersama, bermain permainan tradisional, atau tadarus bersama bisa menjadi momen berkualitas yang memperkuat kebersamaan. Selain bernilai ibadah, kebersamaan ini juga membangun kenangan indah yang akan selalu diingat.

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|