Liputan6.com, Jakarta - Di tengah hiruk pikuk perkotaan , lahan hijau semakin langka, namun kebutuhan akan pangan segar dan berkualitas justru terus meningkat. Kondisi ini membuat masyarakat melirik pilihan menarik dengan memanfaatkan halaman, teras, balkon, atau bahkan atap rumah untuk kegiatan urban farming. Ya, sebagaimana melansir laman UPLAND Project dari pertanian.go.id, urban farming atau pertanian perkotaan adalah praktik bercocok tanam dan berternak yang dilakukan di lingkungan perkotaan.
Praktik bercocok tanam dan beternak di lingkungan perkotaan ini tidak hanya menjadi hobi yang menenangkan, tetapi juga membuka gerbang menuju peluang bisnis yang menjanjikan. Dengan memanfaatkan setiap sudut lahan yang tersedia, urban farming memungkinkan masyarakat untuk berkontribusi pada ketahanan pangan sekaligus meraih keuntungan finansial.
Bagi Anda yang ingin memulai usaha namun terkendala lahan luas atau waktu yang terbatas, konsep ide usaha urban farming anti repot adalah jawabannya. Banyak metode dan jenis komoditas yang dapat dibudidayakan dengan perawatan yang relatif mudah, siklus panen yang cepat, dan modal yang minim. Artikel ini akan mengulas 17 ide usaha urban farming anti repot yang dapat Anda pertimbangkan untuk memulai bisnis hijau di tengah kota. Berikut informasi selengkapnya dilnasir Liputan6.com dari berbagai sumber, Selasa (7/4/2026).
1. Budidaya Sayuran Daun Hidroponik
Budidaya sayuran daun seperti selada, bayam, kangkung, dan sawi menggunakan metode hidroponik adalah salah satu ide urban farming anti repot yang paling populer. Teknik menanam tanpa menggunakan tanah ini sangat cocok untuk daerah perkotaan yang kekurangan lahan. Nutrisi diberikan melalui air, memastikan pertumbuhan optimal dan efisiensi penggunaan sumber daya.
Tanaman hidroponik dikenal cepat tumbuh, dengan masa panen yang singkat, sekitar 3-4 minggu untuk selada. Permintaan pasar terhadap sayuran segar dan sehat ini juga sangat tinggi, menjadikannya peluang bisnis yang menjanjikan. Kualitas hasil panen umumnya lebih bagus dan bersih dibandingkan metode konvensional, menarik konsumen yang peduli kesehatan.
Memulai usaha ini tidak memerlukan modal besar, cukup dengan sistem sederhana yang bisa dirakit sendiri. Dengan perawatan yang tepat, budidaya hidroponik dapat menjadi sumber pendapatan yang stabil dan berkelanjutan. Ini adalah pilihan tepat bagi mereka yang mencari ide usaha urban farming anti repot dengan potensi keuntungan maksimal.
2. Vertikultur Sayuran
Vertikultur adalah teknik menanam secara bertingkat atau vertikal, memanfaatkan ruang sempit secara maksimal di perkotaan. Metode ini sangat efektif untuk urban farming anti repot karena memungkinkan penanaman dalam jumlah banyak di lahan yang minimal, seperti dinding atau pagar. Dengan sistem ini, Anda bisa menanam lebih banyak tanpa memerlukan area horizontal yang luas.
Tanaman sayuran seperti kangkung, bayam, atau sawi sangat cocok untuk sistem vertikultur karena tidak memerlukan akar yang dalam. Selain menghasilkan panen yang melimpah, vertikultur juga memiliki nilai estetika yang tinggi. Ini dapat memperindah lingkungan sekitar dan bahkan menjadi sarana edukasi bagi masyarakat.
Penerapan vertikultur sangat fleksibel, bisa menggunakan botol bekas, pipa PVC, atau rak bertingkat. Dengan modal yang relatif kecil dan kreativitas, Anda bisa menciptakan kebun vertikal yang produktif. Ini membuktikan bahwa keterbatasan lahan bukanlah penghalang untuk menjalankan ide usaha urban farming anti repot yang sukses.
3. Aquaponik Skala Kecil
Aquaponik memadukan budidaya tanaman dan budidaya ikan dalam satu sistem terintegrasi yang saling menguntungkan. Air limbah dari ikan, yang kaya nutrisi, digunakan sebagai pupuk alami bagi tanaman. Sementara itu, tanaman membantu menyaring air, menjadikannya lebih bersih untuk ikan.
Sistem ini relatif anti repot karena menciptakan ekosistem yang saling mendukung, mengurangi kebutuhan akan pupuk kimia dan penggantian air secara sering. Anda bisa menanam selada, kangkung, atau pakcoy di atas kolam ikan lele, mas, atau nila. Hasilnya, Anda mendapatkan dua jenis produk sekaligus dari satu sistem.
Aquaponik skala kecil sangat cocok untuk lahan perkotaan yang terbatas, bahkan bisa diterapkan di halaman belakang rumah. Dengan pemahaman dasar tentang ekosistem, Anda bisa mengelola sistem ini dengan mudah. Ini adalah ide usaha urban farming anti repot yang inovatif dan ramah lingkungan.
4. Budidaya Jamur Tiram Rumahan
Jamur tiram adalah salah satu jenis jamur konsumsi yang mudah dibudidayakan dan tidak membutuhkan lahan luas. Anda bisa memanfaatkan gudang, garasi, atau ruangan lembap lainnya yang memiliki suhu ideal 22–28°C dan kelembapan 60–80%. Lingkungan yang terkontrol akan mendukung pertumbuhan jamur yang optimal.
Cara termudah untuk pemula adalah menggunakan baglog siap tanam yang berisi media tanam dan bibit jamur. Jamur tiram dapat dipanen dalam waktu singkat, seringkali dalam hitungan minggu setelah bibit tumbuh. Permintaan pasar yang tinggi untuk jamur segar menjadikan budidaya ini sangat menguntungkan.
Selain mudah dalam perawatan, budidaya jamur tiram juga memiliki siklus produksi yang cepat, memungkinkan perputaran modal yang efisien. Ini adalah ide usaha urban farming anti repot yang menjanjikan, bahkan bagi mereka yang baru pertama kali mencoba bercocok tanam.
5. Taman Herbal dan Rempah
Menanam tanaman herbal dan rempah seperti mint, basil, rosemary, atau jahe di pot atau wadah kecil sangat cocok untuk urban farming anti repot. Tanaman ini tidak memerlukan perawatan intensif dan dapat tumbuh subur di balkon atau jendela yang terkena sinar matahari yang cukup. Keindahan dan aroma yang dihasilkan juga menambah nilai estetika.
Hasil panen dari taman herbal ini dapat dijual ke restoran, kafe, atau langsung ke konsumen yang mencari bahan segar. Banyak orang kini mencari rempah dan herbal berkualitas untuk masakan atau pengobatan alami. Pasar untuk produk ini terus berkembang seiring meningkatnya kesadaran akan gaya hidup sehat.
Modal yang dibutuhkan untuk memulai usaha ini relatif kecil, cukup dengan beberapa pot, media tanam, dan bibit. Dengan perawatan minimal, Anda bisa menghasilkan produk bernilai jual tinggi. Ini adalah ide usaha urban farming anti repot yang sederhana namun berpotensi menghasilkan keuntungan signifikan.
6. Produksi Microgreens
Microgreens adalah sayuran mini yang dipanen saat usia muda, biasanya antara 7–14 hari setelah disemai. Budidaya microgreens sangat anti repot karena tidak memerlukan lahan besar, perawatannya mudah, dan siklus panennya sangat singkat. Anda bisa menanamnya di dalam ruangan dengan pencahayaan yang cukup.
Meskipun ukurannya mungil, microgreens memiliki kandungan nutrisi yang lebih tinggi dibandingkan sayuran dewasa. Hal ini menjadikannya komoditas bernilai jual tinggi di pasar kuliner dan kesehatan. Koki restoran, kafe, dan individu yang peduli gizi adalah target pasar utama.
Proses budidaya yang cepat memungkinkan Anda untuk sering memanen dan menjual produk. Dengan modal awal yang minim, Anda bisa memulai bisnis ini dari rumah. Produksi microgreens adalah ide usaha urban farming anti repot yang modern dan sangat diminati.
7. Budidaya Lebah Madu Perkotaan (Trigona)
Budidaya lebah madu tanpa sengat, seperti lebah Trigona atau klanceng, semakin diminati di perkotaan. Lebah jenis ini tidak menyengat dan dapat dibiakkan di pekarangan rumah, bahkan di wilayah perkotaan, asalkan tersedia sumber resin atau getah dari pohon sekitar. Keberadaannya juga membantu penyerbukan tanaman di sekitar.
Selain madu, lebah Trigona juga menghasilkan propolis yang memiliki banyak manfaat kesehatan, seperti antioksidan dan antibakteri. Produk-produk ini memiliki nilai jual tinggi di pasaran. Perawatan lebah Trigona juga relatif mudah dibandingkan lebah madu konvensional.
Ini adalah ide usaha urban farming anti repot yang unik dan berpotensi menghasilkan pendapatan signifikan. Dengan sedikit investasi awal untuk koloni lebah dan kotak sarang, Anda bisa memulai bisnis madu perkotaan yang ramah lingkungan.
8. Budidaya Ikan dalam Ember (Budikdamber)
Budikdamber adalah metode budidaya ikan yang memanfaatkan ember sebagai media pembesaran ikan, seringkali dikombinasikan dengan penanaman sayuran di atasnya. Metode ini sangat anti repot dan hemat lahan, cocok untuk siapa saja, bahkan di lahan sempit seperti balkon apartemen. Sistem ini mengintegrasikan produksi ikan dan sayuran.
Ikan lele adalah jenis ikan yang paling umum dibudidayakan dalam budikdamber karena ketahanannya dan cepat panen. Sayuran seperti kangkung atau genjer bisa ditanam di lubang-lubang tutup ember, memanfaatkan nutrisi dari air ikan. Ini menciptakan ekosistem mini yang produktif.
Dengan modal yang sangat terjangkau, Anda bisa memulai budikdamber di rumah. Perawatannya pun tidak rumit, menjadikannya pilihan ideal untuk ide usaha urban farming anti repot. Hasil panen ikan dan sayuran dapat dikonsumsi sendiri atau dijual untuk menambah penghasilan.
9. Pembibitan Tanaman (Sayuran & Hias)
Bisnis pembibitan tanaman, baik sayuran maupun tanaman hias, memiliki peluang pasar yang luas di perkotaan. Dengan meningkatnya minat masyarakat terhadap urban farming dan tanaman hias, permintaan akan bibit berkualitas terus bertumbuh. Banyak orang ingin memulai kebunnya sendiri tetapi kesulitan mendapatkan bibit yang baik.
Usaha ini dapat dimulai dengan modal relatif kecil dan tidak memerlukan lahan yang terlalu luas, cukup dengan area pembibitan yang terlindungi. Anda bisa fokus pada bibit sayuran populer atau tanaman hias yang sedang tren. Pengetahuan tentang perawatan bibit adalah kunci keberhasilan bisnis ini.
Menyediakan bibit unggul dan sehat akan menarik banyak pelanggan, dari hobiis hingga pegiat urban farming. Pembibitan tanaman adalah ide usaha urban farming anti repot yang menjanjikan dan mendukung ekosistem pertanian perkotaan.
10. Jasa Konsultasi Urban Farming
Bagi Anda yang memiliki pengetahuan dan pengalaman dalam urban farming, menawarkan jasa konsultasi bisa menjadi peluang bisnis yang menguntungkan. Banyak individu atau komunitas di perkotaan yang tertarik untuk memulai urban farming tetapi tidak tahu harus mulai dari mana. Mereka membutuhkan panduan dari ahli.
Anda dapat memberikan panduan mulai dari pemilihan metode yang tepat, jenis tanaman yang cocok, hingga teknik perawatan yang efektif. Jasa ini bisa mencakup perencanaan tata letak, pemilihan sistem hidroponik atau vertikultur, hingga solusi masalah hama. Keahlian Anda menjadi komoditas berharga.
Modal utama untuk bisnis ini adalah pengetahuan dan pengalaman Anda, menjadikannya ide usaha urban farming anti repot dengan biaya operasional rendah. Dengan strategi pemasaran yang tepat, Anda bisa menjangkau banyak klien yang membutuhkan bimbingan.
11. Produksi Kompos dan Pupuk Organik
Limbah organik dari rumah tangga atau sisa panen urban farming dapat diolah menjadi kompos atau pupuk organik yang bernilai. Bisnis ini mendukung keberlanjutan lingkungan dan memenuhi kebutuhan pupuk alami bagi para pegiat urban farming lainnya. Ini adalah cara efektif mengurangi sampah dan menghasilkan produk bermanfaat.
Proses pembuatannya relatif sederhana dan tidak memerlukan peralatan yang rumit, cukup dengan komposter atau wadah tertentu. Anda bisa mengumpulkan limbah organik dari rumah tangga sendiri atau bekerja sama dengan tetangga. Hasilnya adalah pupuk berkualitas tinggi yang bebas bahan kimia.
Permintaan akan pupuk organik terus meningkat seiring kesadaran akan pertanian sehat. Produksi kompos dan pupuk organik adalah ide usaha urban farming anti repot yang ramah lingkungan dan memiliki pasar yang jelas.
12. Katering Sayuran Segar dari Kebun Sendiri
Jika Anda memiliki kebun urban farming yang produktif, Anda bisa menawarkan katering sayuran segar langsung dari kebun Anda. Konsep "dari kebun ke meja" ini sangat menarik dan memberikan nilai tambah pada produk Anda. Konsumen semakin menghargai kesegaran dan asal-usul makanan.
Target pasar bisa berupa individu yang peduli kesehatan, kantor yang ingin menyediakan makanan sehat, atau restoran yang mencari bahan baku berkualitas tinggi dan organik. Anda bisa menawarkan paket sayuran siap saji atau bahan mentah yang sudah dipetik. Ini memberikan keunggulan kompetitif.
Bisnis ini memungkinkan Anda untuk mengoptimalkan hasil panen dan membangun hubungan langsung dengan konsumen. Katering sayuran segar adalah ide usaha urban farming anti repot yang kreatif dan memenuhi kebutuhan pasar akan makanan sehat.
13. Workshop dan Pelatihan Urban Farming
Mengadakan workshop atau pelatihan tentang berbagai teknik urban farming, seperti hidroponik, vertikultur, atau aquaponik, adalah cara yang bagus untuk berbagi ilmu sekaligus menghasilkan pendapatan. Banyak orang di perkotaan yang ingin belajar cara bercocok tanam di lahan sempit. Mereka mencari panduan praktis dan terpercaya.
Anda bisa menawarkan sesi pelatihan singkat atau kursus intensif, baik secara offline di kebun Anda maupun secara online melalui platform digital. Topik bisa bervariasi, mulai dari dasar-dasar urban farming hingga teknik budidaya spesifik. Ini juga menjadi ajang untuk membangun komunitas.
Modal utama adalah pengetahuan dan kemampuan Anda dalam mengajar, menjadikannya ide usaha urban farming anti repot dengan potensi keuntungan yang baik. Dengan promosi yang tepat, Anda bisa menarik peserta dari berbagai latar belakang.
14. Penjualan Peralatan Urban Farming
Permintaan akan peralatan urban farming terus meningkat seiring dengan popularitasnya di kalangan masyarakat perkotaan. Anda bisa menjual berbagai perlengkapan seperti pot vertikal, sistem hidroponik mini, netpot, media tanam, nutrisi AB Mix, hingga bibit unggul. Ini adalah bisnis pendukung yang sangat penting.
Bisnis ini tidak memerlukan lahan tanam, melainkan fokus pada penyediaan kebutuhan para pegiat urban farming. Anda bisa membuka toko fisik, toko daring, atau menjadi distributor untuk merek tertentu. Menawarkan produk yang lengkap dan berkualitas akan menjadi daya tarik utama.
Dengan memahami kebutuhan pasar, Anda bisa menyediakan peralatan yang tepat dan efektif. Penjualan peralatan urban farming adalah ide usaha urban farming anti repot yang strategis dan memiliki potensi pertumbuhan yang stabil.
15. Produksi Olahan Hasil Panen
Mengolah hasil panen urban farming menjadi produk bernilai tambah dapat meningkatkan keuntungan secara signifikan. Misalnya, jamur tiram bisa diolah menjadi keripik jamur, buah-buahan menjadi selai atau jus, dan sayuran menjadi keripik sayur. Ini adalah cara cerdas untuk mengurangi limbah dan memperpanjang masa simpan produk.
Produk olahan juga memiliki jangkauan pasar yang lebih luas dan harga jual yang lebih tinggi dibandingkan produk segar. Anda bisa menciptakan merek sendiri dan memasarkannya melalui berbagai saluran. Kreativitas dalam pengolahan menjadi kunci sukses.
Ini adalah ide usaha urban farming anti repot yang kreatif dan memungkinkan Anda untuk memaksimalkan setiap hasil panen. Dengan sedikit inovasi, Anda bisa mengubah produk pertanian menjadi camilan atau makanan siap saji yang diminati.
16. Jasa Pembuatan Instalasi Urban Farming
Banyak individu atau komunitas yang tertarik dengan urban farming tetapi tidak memiliki waktu atau keahlian untuk membangun instalasinya sendiri. Menawarkan jasa pembuatan instalasi hidroponik, vertikultur, atau aquaponik yang siap pakai bisa menjadi peluang bisnis yang menjanjikan. Mereka mencari solusi praktis dan profesional.
Anda dapat merancang dan membangun sistem sesuai kebutuhan dan ruang yang tersedia, mulai dari skala rumahan hingga komersial. Jasa ini bisa mencakup konsultasi desain, pengadaan material, hingga pemasangan dan uji coba sistem. Keahlian teknis Anda menjadi nilai jual utama.
Dengan portofolio yang baik dan pelayanan yang memuaskan, Anda bisa membangun reputasi yang kuat di pasar. Jasa pembuatan instalasi urban farming adalah ide usaha urban farming anti repot yang membutuhkan keahlian teknis namun sangat diminati.
17. Budidaya Tanaman Hias Edibel (yang Bisa Dimakan)
Menggabungkan keindahan tanaman hias dengan manfaat konsumsi, budidaya tanaman hias edibel seperti bunga telang, nasturtium, atau pansy adalah ide urban farming anti repot yang menarik. Tanaman ini tidak hanya mempercantik ruangan atau taman, tetapi juga dapat digunakan sebagai hiasan makanan atau bahan baku minuman herbal. Mereka menawarkan fungsi ganda yang unik.
Permintaan untuk produk unik dan multifungsi ini terus meningkat di pasar, terutama di kalangan koki, kafe, dan individu yang mencari sentuhan estetika pada hidangan mereka. Tanaman ini juga relatif mudah dirawat dan bisa ditanam di pot atau wadah kecil. Mereka menambah warna dan rasa pada hidangan.
Dengan fokus pada keunikan dan nilai tambah, Anda bisa menciptakan ceruk pasar yang menjanjikan. Budidaya tanaman hias edibel adalah ide usaha urban farming anti repot yang inovatif dan memiliki daya tarik tersendiri bagi konsumen modern.
Tips Menjalankan Usaha Urban Farming agar Tidak Merepotkan
Agar 17 ide usaha urban farming anti repot benar-benar mudah dijalankan, pilih tanaman yang cepat panen dan tidak memerlukan perawatan rumit. Selada, kangkung, cabai, daun bawang, dan microgreens termasuk jenis yang paling mudah.
Gunakan rak vertikal, pot gantung, atau sistem hidroponik sederhana agar lahan kecil tetap bisa dimanfaatkan secara maksimal. Jika memungkinkan, gunakan penyiraman otomatis agar Anda tidak perlu menyiram tanaman setiap hari.
Selain itu, fokuslah pada satu atau dua jenis usaha terlebih dahulu. Setelah usaha mulai berkembang dan memiliki pelanggan tetap, barulah Anda menambah produk lain secara bertahap.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik
1. Apa itu urban farming?
Urban farming adalah praktik bercocok tanam dan beternak di lingkungan perkotaan, memanfaatkan lahan terbatas untuk memproduksi makanan secara lokal.
2. Mengapa urban farming menjadi solusi di perkotaan?
Urban farming menjadi solusi karena dapat mengatasi keterbatasan lahan, meningkatkan akses terhadap makanan segar, mengurangi jejak karbon, dan meningkatkan ketahanan pangan lokal.
3. Apa saja manfaat ekonomi dari urban farming?
Manfaat ekonomi urban farming meliputi pengurangan pengeluaran rumah tangga, potensi tambahan penghasilan dari penjualan hasil panen, dan penciptaan peluang bisnis baru.
4. Apa yang dimaksud dengan ide usaha urban farming anti repot?
Ide usaha urban farming anti repot merujuk pada praktik pertanian perkotaan yang relatif mudah dilakukan, tidak membutuhkan lahan luas, perawatannya sederhana, dan memiliki siklus panen yang cepat, sehingga cocok untuk pemula atau mereka dengan waktu terbatas.
5. Sebutkan tiga contoh ide usaha urban farming anti repot yang menjanjikan!
Tiga contoh ide usaha urban farming anti repot yang menjanjikan adalah budidaya sayuran daun hidroponik, produksi microgreens, dan budidaya ikan dalam ember (budikdamber).

5 hours ago
4
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5548348/original/019383700_1775537429-A.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5548559/original/011698000_1775543962-Perawatan_Stroberi_Hidroponik.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5548523/original/008290800_1775543632-unnamed-14.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5548316/original/081055600_1775536047-A.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5548339/original/093994700_1775536766-Ide_Jualan_Minuman_Dingin.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5548311/original/069578400_1775535931-1dfb124b-d60d-4b69-a217-e0d9588c617e.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3271609/original/098768500_1603097869-pexels-anna-shvets-5067957.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547382/original/029361600_1775457833-Contoh_Rumah_Sederhana_di_Desa_Dekat_Sungai_dan_Sawah_Kecil_dengan_Desainnya_yang_Cantik_dan_Bikin_Betah_Model_Dekat_Jalur_Setapak_ke_Sawah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5467619/original/096017400_1767925342-kandang_kabel_ayam_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5548279/original/077893000_1775534451-konsep_edible.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5544751/original/047315400_1775116383-Kandang_Vertikal_Kombinasi_Bambu__Ekonomis_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5548210/original/035736200_1775530918-unnamed__12_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480394/original/090911200_1769055406-Teras_Fruit_Garden_dengan_Jambu_Air.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5548232/original/067704800_1775531983-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4335563/original/070575100_1677167062-pexels-andrea-piacquadio-3973059.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5548141/original/007538500_1775528583-rak_kayu.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5548264/original/006003400_1775534020-Jasa_yang_Bisa_Dikerjakan_Sambil_Rebahan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5545408/original/084649700_1775188214-edb7d670-2b2f-4b81-ba3e-7d1dd2a16a69.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547224/original/015772000_1775451197-kandang_drum_bekas_2.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5548376/original/022917200_1775537783-ruang_terbuka.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3642128/original/083822000_1637681616-2_000_Hkg660630.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453294/original/050897400_1766474273-3b763600-b9ea-4b9e-bedd-17ed90a573e4.png)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453091/original/043931500_1766468139-Model_Dress_A_Line_untuk_Perayaan_Libur_Akhir_Tahun_yang_Elegan_dan_Stylish_Detail_Wrap.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453102/original/079572900_1766468512-dapur_cantik_minimalis_terbaru_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453266/original/028409900_1766473688-Gemini_Generated_Image_3hozdt3hozdt3hoz_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453276/original/089690800_1766473880-desain_teras_samping_memanjang__7_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407718/original/020057100_1762751958-Zamenis_longissimus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453126/original/093428100_1766470604-unnamed_-_2025-12-23T131456.592.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453003/original/051206800_1766464788-Anting_emas_yang_tidak_membuat_telinga_pegal.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3308345/original/083500600_1606419043-man-beige-coat-frozen-food-section-large-supermarket-opens-refrigerator-vegetables-close-up_120897-1920__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5452923/original/061535600_1766463159-Gelang_serut.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453046/original/024157300_1766466396-Kebun_Bebas_Hama_dan_Pestisida.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3293682/original/072535700_1605093228-circular-white-pills-spilling-from-glass-bottle-yellow-background_23-2147867015.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5452950/original/038809600_1766463357-natal8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5138272/original/076888800_1740023227-allec-gomes-5-rU7F9bj9A-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4897279/original/047157000_1721544216-IMG_20240721_131658.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5482943/original/058250300_1769302357-54cb0e1a-9b5f-43ac-b9d3-4f7a7bd14f4c.jpeg)