5 Ide Jualan Bulan Puasa Modal Kecil Cepat Laku dan Paling Dicari

7 hours ago 6

Liputan6.com, Jakarta - Ide jualan bulan puasa modal kecil cepat kaku selalu menjadi topik yang banyak dicari ketika Ramadan, terutama oleh masyarakat yang ingin menambah pemasukan tanpa risiko besar. Bulan Ramadan menawarkan peluang bisnis takjil yang sangat menjanjikan dengan perputaran modal cepat dan biaya awal terjangkau. Momentum ini kerap dimanfaatkan untuk menghadirkan menu sederhana namun diminati banyak orang saat waktu berbuka tiba.

Kunci sukses jualan ini terletak pada penyajian menu yang praktis, segar, dan sedang tren untuk menarik antusiasme masyarakat yang tinggi menjelang waktu berbuka. Dengan strategi yang tepat, pelaku usaha rumahan pun berpeluang meraup keuntungan harian secara konsisten sepanjang bulan suci. Berikut beberapa rekomendasi ide jualan bulan puasa modal kecil cepat laku yang bisa dicoba sepanjang Ramadan, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber pada Rabu (18/2/2026). 

1. Es Lumut

Es lumut menjadi primadona takjil karena tampilannya yang estetik, proses pembuatannya simpel, serta modalnya yang sangat minim dengan potensi keuntungan melimpah. Cukup dengan mencampur jeli instan bertekstur lembut bersama susu evaporasi dan kental manis, minuman segar ini menjadi pilihan tepat untuk melepaskan dahaga saat berbuka puasa.

Agar semakin laris manis, penyajian dalam kemasan botol cantik dengan variasi rasa populer seperti matcha atau cokelat akan sangat efektif menarik minat pembeli dari berbagai kalangan usia.

Bahan Baku: 

  • 5 bungkus jeli instan (Rp10.000)
  • 1 kaleng susu evaporasi (Rp18.000)
  • 2 kaleng kental manis (Rp24.000)
  • Es batu (Rp10.000)

Kemasan: 30-40 cup plastik + sedotan atau botol (Rp25.000 - Rp35.000)

Estimasi Harga Jual: Rp5.000 – Rp8.000 per cup

2. Risol Mayo

Ide jualan gorengan premium seperti risoles mayo kini menjadi buruan takjil karena menawarkan kesan kekinian dibandingkan versi biasa. Meskipun bahan bakunya seperti tepung dan tahu sangat terjangkau, nilai jualnya lebih tinggi berkat isian daging asap atau tekstur yang lebih renyah. 

Strategi utama agar dagangan cepat habis adalah dengan menggoreng secara dadakan agar aroma harumnya tersebar dan tekstur tetap garing saat dinikmati. Adanya pelengkap berupa cabai rawit segar atau saus sambal racikan spesial akan menjadi daya tarik tambahan yang membuat pembeli setia datang kembali setiap sore.

Bahan Baku: 

  • 1 kg tepung terigu (Rp12.000)
  • 1/2 kg mayones (Rp25.000)
  • 1/2 kg telur (Rp15.000)
  • Daging asap/sosis (Rp40.000)
  • Tepung panir (Rp15.000)
  • Minyak goreng (Rp18.000).

Kemasan: Plastik mika kecil atau kertas pembungkus (Rp15.000).

Estimasi Harga Jual: Rp2.500 – Rp4.000 per biji.

3. Es Teh Jumbo

Bisnis es teh merupakan peluang yang sangat menjanjikan selama bulan puasa karena permintaan minuman segar yang melonjak tajam dengan modal yang sangat minim. Penggunaan gelas plastik berukuran jumbo menjadi daya tarik utama karena memberikan kesan porsi melimpah dengan harga yang sangat ekonomis bagi pembeli. Agar tampil beda dari pesaing lainnya, penambahan aroma melati atau kayu manis pada seduhan teh, serta penggunaan es batu kristal yang higienis dapat meningkatkan nilai jual secara signifikan. Strategi ini sangat efektif karena es teh adalah pilihan praktis dan murah yang hampir selalu dicari setiap orang untuk membatalkan puasa.

Bahan Baku: 

  • 1 pak teh tabur kualitas premium (Rp10.000)
  • 2 kg gula pasir (Rp34.000)
  • Es batu kristal (Rp15.000)

Kemasan: Cup plastik ukuran 22oz + sedotan + kantong plastik (Rp20.000).

Estimasi Harga Jual: Rp3.000 – Rp5.000 per cup.

4. Kolak Pisang

Ide jualan bulan puasa selanjutnya adalah kolak pisang. Kolak pisang tetap menjadi ikon takjil yang paling dicari karena perpaduan rasa manis dan gurihnya sangat cocok dengan selera masyarakat. Keunggulan bisnis ini terletak pada bahan baku seperti pisang kepok, santan, dan gula merah yang mudah ditemukan dengan harga stabil, sehingga risiko kerugian dapat ditekan seminimal mungkin. 

Agar dagangan cepat laku, penggunaan santan segar dan gula merah berkualitas menjadi kunci untuk menghasilkan kuah kental yang lezat tanpa bahan tambahan. Mengingat sifatnya yang praktis dan mengenyangkan, penjualan dalam kemasan cup tertutup sangat potensial untuk menyasar pembeli yang memiliki mobilitas tinggi.

Bahan Baku:

  • 3-4 sisir pisang kepok (Rp75.000 – Rp100.000) 
  • 2 kg ubi jalar/kolang-kaling (Rp20.000 – Rp30.000)
  • 2-3 butir santan kelapa (Rp34.000 – Rp50.000) 
  • 1 kg gula merah (Rp16.000 – Rp20.000) 
  • Gula Pasir, Garam, & Daun Pandan: Rp10.000.

Kemasan: 40 set cup plastik + sendok (Rp25.000 - Rp35.000)

Estimasi Harga Jual: Rp8.000 - Rp10.000 per cup 

5. Pisang Cokelat Lumer (Piscok)

Terakhir, ide jualan bulan puasa yang bisa dicoba adalah pisang cokelat. Pisang cokelat (piscok) menjadi camilan favorit karena kombinasi tekstur kulit lumpia yang renyah dengan lelehan cokelat yang manis di dalamnya. Proses pembuatannya yang cepat menggunakan bahan sederhana seperti pisang uli, kulit lumpia, dan cokelat batang memungkinkan produksi dalam jumlah besar untuk memenuhi lonjakan permintaan menjelang berbuka. 

Keunggulan utamanya terletak pada harga yang sangat terjangkau serta risiko bisnis yang rendah, sehingga sangat ideal bagi pemula. Penambahan variasi isian seperti keju atau stroberi pun dapat memperluas target pasar dan membuat dagangan lebih cepat habis terjual.

Bahan Baku: 

  • 2 sisir pisang uli/kepok (Rp30.000)
  • 1 pak kulit lumpia isi 50 (Rp15.000)
  • Selai cokelat/cokelat batang (Rp25.000)
  • Minyak goreng (Rp15.000).

Kemasan: Kantong kertas atau plastik mika (Rp10.000).

Estimasi Harga Jual: Rp1.500 – Rp2.500 per biji.

Pertanyaan Umum tentang Topik

1. Apa jenis jualan yang paling cepat laku di bulan puasa?

Produk yang paling cepat laku adalah takjil minuman segar, seperti es teh, es lumut, dan aneka gorengan. Hal ini karena kedua jenis produk tersebut merupakan kebutuhan utama saat waktu berbuka tiba dan harganya sangat terjangkau bagi semua kalangan. 

2. Berapa modal minimal untuk mulai jualan takjil?

Modal awal bisa dimulai dari Rp50.000 hingga Rp100.000 saja. Dengan modal ini, pelaku usaha sudah bisa menjual menu sederhana seperti es teh jumbo atau pisang cokelat lumer yang bahan bakunya murah namun peminatnya sangat banyak. 

3. Bagaimana cara agar jualan tidak cepat basi?

Kuncinya ada pada pemisahan bahan. Minuman bersantan seperti kolak sebaiknya santannya dimasak hingga benar-benar tanak. Sedangkan untuk gorengan, gorenglah secara dadakan di lokasi jualan agar tetap renyah dan hangat saat dibeli konsumen.

4. Kapan waktu terbaik untuk mulai menggelar lapak jualan?

Waktu paling strategis adalah antara pukul 16.00 - 18.00 WIB. Pada jam-jam tersebut, masyarakat mulai keluar rumah atau ngabuburit untuk mencari hidangan berbuka, sehingga peluang dagangan habis terjual dalam waktu singkat sangat besar. 

5. Di mana lokasi jualan yang paling efektif untuk modal kecil?

Lokasi terbaik adalah di depan rumah untuk menghemat sewa tempat, di pinggir jalan yang ramai lalu lalang kendaraan, atau di area dekat masjid. Jualannya cukup menggunakan meja lipat atau gerobak sederhana sudah cukup untuk menarik perhatian pembeli di pasar kaget musiman.

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|