6 Cara Menghilangkan Bau pada Wadah Plastik Bekas Makanan, Coba Tips Ini di Rumah

6 hours ago 2

Liputan6.com, Jakarta - Bekas makanan sering meninggalkan bau meski sudah dicuci. Kondisi ini dapat terjadi setelah wadah digunakan untuk menyimpan sambal, kari, ikan, atau makanan berminyak. Cara menghilangkan bau pada wadah plastik bekas makanan tidak selalu membutuhkan bahan khusus. Beberapa langkah dari dapur dapat membantu mengurangi sisa bau yang menempel pada permukaan wadah.

Masalahnya, mencuci dengan sabun kadang hanya menghilangkan sisa makanan yang terlihat. Bau masih dapat muncul ketika wadah ditutup atau disimpan. Jika dibiarkan, aroma dari makanan sebelumnya dapat mengganggu penggunaan wadah untuk makanan lain. Karena itu, proses pembersihan perlu memperhatikan bagian dalam, tutup, dan celah wadah saat dicuci setiap kali selesai digunakan.

Sejumlah bahan dapur sederhana ternyata mampu mengatasi masalah ini tanpa perlu produk pembersih khusus atau bahan kimia tambahan. Berikut ini adalah beberapa cara menghilangkan bau pada wadah plastik bekas makanan yang dapat dicoba dari bahan yang tersedia di rumah seperti yang telah dilansir oleh Liputan6.com dari berbagai sumber, (20/9/2026).

1. Cuci dengan Sabun dan Air Hangat

Mulailah dengan mencuci wadah menggunakan sabun pencuci piring dan air hangat. Buang seluruh sisa makanan, lalu gosok bagian dasar, dinding, sudut, dan tutup wadah. Air hangat membantu meluruhkan minyak yang menempel setelah wadah digunakan untuk makanan bersantan, gorengan, sambal, atau olahan yang mengandung banyak bumbu secara menyeluruh setelah makanan selesai dipindahkan.

Gunakan spons yang sudah bersih agar sisa minyak dari pencucian sebelumnya tidak kembali menempel. Perhatikan bagian ulir, karet penutup, dan celah pada tutup jika wadah memiliki bagian tersebut. Setelah seluruh permukaan digosok, bilas beberapa kali sampai tidak ada sisa sabun atau makanan yang tertinggal sebelum wadah disimpan kembali ke tempatnya.

Setelah dibilas, tiriskan wadah dalam keadaan terbuka. Jangan langsung memasang tutup karena ruang tertutup dapat menahan uap air dan bau makanan. Jika aroma masih terasa setelah wadah kering, lanjutkan dengan metode perendaman. Langkah awal ini penting karena bahan penghilang bau bekerja lebih baik pada wadah yang sudah dicuci agar proses berikutnya dapat dilakukan dengan hasil yang lebih baik.

2. Rendam dengan Baking Soda

Baking soda dapat digunakan untuk membantu mengurangi bau yang masih tertinggal setelah pencucian. Masukkan sekitar satu sampai dua sendok makan baking soda ke dalam wadah, lalu tambahkan air hangat sampai bagian yang berbau terendam. Aduk perlahan agar baking soda tercampur dengan air dan mengenai seluruh permukaan wadah selama proses perendaman berlangsung di dapur.

Tutup wadah, tetapi jangan menguncinya terlalu rapat jika air masih panas. Diamkan selama beberapa jam atau semalaman. Waktu perendaman dapat disesuaikan dengan bau yang tersisa. Untuk wadah yang baru digunakan dan tidak terlalu berbau, perendaman beberapa jam biasanya sudah cukup sebelum wadah dicuci kembali agar bau memiliki waktu untuk berkurang secara bertahap.

Setelah direndam, buang airnya lalu cuci wadah menggunakan sabun pencuci piring. Bilas sampai tidak ada sisa baking soda, kemudian keringkan tanpa memasang tutup. Jika bau belum hilang, proses dapat diulangi. Hindari memasukkan makanan ke dalam wadah sebelum seluruh bahan pembersih terbilas dengan cara yang sama.

3. Gunakan Larutan Cuka Putih

Cuka putih dapat digunakan sebagai bahan perendaman untuk membantu mengurangi bau pada wadah plastik. Campurkan cuka putih dan air dengan perbandingan satu banding satu, lalu tuangkan larutan tersebut ke dalam wadah. Pastikan bagian yang menyimpan bau terkena larutan agar proses perendaman dapat dilakukan secara merata sebelum wadah digunakan untuk makanan berikutnya.

Diamkan wadah selama beberapa jam. Untuk bagian tutup, tuangkan sedikit larutan ke permukaannya atau rendam jika bahannya memungkinkan. Jangan mencampurkan cuka dengan bahan pembersih lain. Setelah waktu perendaman selesai, buang larutan dan cuci kembali wadah menggunakan sabun pencuci piring agar sisa cuka tidak tertinggal agar bagian yang berbau tidak terlewat saat dibersihkan.

Bilas wadah dengan air mengalir, lalu biarkan terbuka sampai kering. Bau cuka yang tersisa biasanya akan berkurang setelah wadah terkena udara. Jika aroma makanan masih muncul, ulangi pencucian atau pilih metode lain. Gunakan cuka putih secukupnya dan jangan menjadikannya pengganti proses pencucian dengan sabun supaya wadah siap digunakan kembali tanpa sisa bahan perendaman.

4. Jemur Wadah di Bawah Sinar Matahari

Setelah wadah dicuci, buka tutupnya dan letakkan wadah di tempat yang mendapat sinar matahari. Pastikan bagian dalam menghadap udara agar air tidak terperangkap. Pengeringan di bawah sinar matahari dapat membantu mengurangi bau yang tersisa setelah proses pencucian dan membuat wadah tidak lembap ketika disimpan selama proses pengeringan berlangsung hingga selesai.

Jangan menumpuk beberapa wadah saat proses pengeringan. Pisahkan wadah dan tutupnya supaya udara dapat masuk ke seluruh bagian. Jika tutup memiliki karet atau celah, lepaskan bagian tersebut jika memang dapat dilepas. Bersihkan dan keringkan setiap bagian secara terpisah sebelum wadah kembali digunakan agar seluruh permukaan dapat terkena udara dan tidak lembap.

Setelah kering, jangan langsung menutup wadah jika masih terasa lembap. Simpan dalam keadaan terbuka untuk beberapa waktu, terutama jika wadah sebelumnya digunakan menyimpan makanan berbau kuat. Cara ini juga dapat diterapkan setelah menggunakan metode baking soda atau cuka sehingga tidak ada air yang tertahan di dalam wadah setelah semua bagian benar-benar kering dan tidak lagi menyimpan air.

5. Masukkan Koran atau Kertas

Koran atau kertas dapat digunakan ketika bau pada wadah tidak terlalu kuat. Pastikan kertas dalam keadaan kering dan bersih, kemudian remas secukupnya agar dapat memenuhi ruang dalam wadah. Masukkan kertas, tutup wadah, lalu diamkan semalaman. Setelah itu, keluarkan kertas dan cuci wadah sebelum digunakan secara menyeluruh.

Metode ini dapat dicoba setelah wadah dicuci dan dikeringkan. Kertas membantu menyerap kelembapan yang tersisa di ruang tertutup, sehingga dapat mengurangi kondisi yang membuat bau bertahan. Jangan memasukkan kertas ke wadah yang masih mengandung sisa minyak atau makanan karena langkah tersebut tidak menggantikan proses pencucian sebelum proses penutupan wadah dilakukan.

Setelah semalaman, periksa bagian dalam wadah dan tutupnya. Jika bau masih ada, ulangi proses atau gunakan metode perendaman. Buang kertas setelah dipakai dan jangan menyimpannya kembali bersama wadah. Untuk bau yang berasal dari makanan berminyak, pencucian dengan sabun dan air hangat tetap perlu dilakukan terlebih dahulu agar wadah tetap bersih sebelum dipakai kembali untuk makanan.

6. Gunakan Ampas Kopi yang Sudah Kering

Ampas kopi yang sudah kering dapat digunakan untuk membantu mengurangi bau pada wadah. Pastikan ampas tidak mengandung banyak air sebelum dimasukkan. Letakkan beberapa sendok ampas kopi ke dalam wadah, kemudian tutup dan diamkan selama beberapa jam atau semalaman agar aromanya tidak langsung bercampur dengan sisa makanan dan tidak tercampur dengan bahan makanan lain.

Gunakan wadah yang sudah dicuci dan dikeringkan sebelum memasukkan ampas kopi. Cara ini tidak ditujukan untuk membersihkan minyak atau sisa makanan, sehingga permukaan wadah tetap perlu dicuci terlebih dahulu. Jika ampas kopi masih basah, jangan digunakan karena kelembapan dapat tertinggal dan membuat wadah perlu dikeringkan kembali sebelum wadah ditutup dan dibiarkan beberapa jam.

Setelah didiamkan, buang ampas kopi lalu cuci wadah menggunakan sabun. Bilas sampai tidak ada sisa ampas, kemudian keringkan dengan tutup terbuka. Jika bau makanan masih terasa, ulangi pencucian atau gunakan baking soda. Pilih satu metode pada satu waktu agar wadah mudah dibilas dan tidak ada bahan yang tertinggal agar tidak ada sisa bahan yang masuk ke makanan berikutnya.

Hal-Hal yang Perlu Dihindari Saat Menghilangkan Bau Wadah Plastik

Menghilangkan bau bukan berarti semua bahan pembersih dapat dicampurkan atau digunakan tanpa memperhatikan kondisi wadah. Beberapa kebiasaan dapat membuat proses pencucian kurang efektif atau meninggalkan bahan yang tidak seharusnya berada di dalam wadah makanan. Perhatikan beberapa hal berikut sebelum mencoba cara menghilangkan bau pada wadah plastik bekas makanan.

- Jangan Mencampur Bahan Pembersih: Jangan mencampurkan cuka dengan bahan pembersih lain. Gunakan satu bahan dalam satu proses, kemudian bilas wadah sampai tidak ada sisa bahan sebelum mencoba metode berikutnya.

- Jangan Menyimpan Wadah dalam Keadaan Basah: Air yang tertinggal di dalam wadah dapat membuat ruang penyimpanan menjadi lembap. Keringkan bagian dalam, tutup, dan celah sebelum wadah ditutup dan disimpan.

- Jangan Menutup Wadah Segera Setelah Dicuci: Berikan waktu agar air menguap dan udara masuk ke bagian dalam. Wadah yang langsung ditutup dapat menyimpan kelembapan dan membuat bau makanan lebih sulit berkurang.

- Jangan Hanya Menghilangkan Baunya: Bahan seperti kopi atau kertas tidak menggantikan proses mencuci. Sisa minyak dan makanan tetap perlu dibersihkan menggunakan sabun sebelum bahan tersebut digunakan untuk membantu mengurangi bau.

- Jangan Menggunakan Wadah yang Sudah Rusak: Jika wadah memiliki retakan, permukaan yang mengelupas, atau bagian yang sulit dibersihkan, pertimbangkan untuk tidak menggunakannya kembali sebagai wadah makanan. Kondisi wadah perlu diperiksa sebelum dipakai.

Pertanyaan Seputar Cara Menghilangkan Bau pada Wadah Plastik Bekas Makanan

Apakah baking soda bisa menghilangkan bau pada wadah plastik?

Baking soda dapat digunakan untuk membantu mengurangi bau yang tertinggal setelah wadah dicuci. Campurkan baking soda dengan air hangat, rendam selama beberapa jam atau semalaman, kemudian cuci dan bilas wadah sampai tidak ada sisa bahan.

Bagaimana cara menghilangkan bau minyak dari wadah plastik?

Cuci wadah menggunakan sabun pencuci piring dan air hangat. Gosok bagian dasar, dinding, sudut, dan tutup untuk mengangkat minyak. Jika bau masih tertinggal, lanjutkan dengan perendaman menggunakan baking soda.

Apakah wadah plastik boleh dijemur untuk menghilangkan bau?

Wadah plastik dapat dikeringkan dengan cara dijemur setelah dicuci. Buka tutupnya dan pisahkan setiap bagian agar udara dapat masuk. Setelah kering, jangan langsung menutup wadah jika masih terdapat kelembapan di bagian dalam.

Berapa lama merendam wadah plastik dengan baking soda?

Wadah dapat direndam selama beberapa jam atau semalaman. Setelah proses tersebut, buang air rendaman lalu cuci menggunakan sabun dan bilas sampai bersih. Jika bau masih terasa, proses dapat diulangi atau diganti dengan metode lain.

Apakah cuka putih bisa digunakan untuk menghilangkan bau wadah plastik?

Cuka putih dapat digunakan sebagai bahan perendaman. Campurkan cuka putih dan air dengan perbandingan satu banding satu, lalu rendam wadah selama beberapa jam. Setelah itu, cuci menggunakan sabun dan bilas sampai tidak ada sisa cuka.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|