Cara Merawat Kelengkeng Setelah Panen agar Cepat Tumbuh Tunas Baru, Perhatikan Pemupukan

8 hours ago 2

Periode pascapanen bukan berarti tanaman dapat dibiarkan tanpa pengawasan. Setelah tajuk dipangkas, perhatikan kondisi luka potongan, perubahan warna daun, ranting yang mengering, serta keberadaan serangga atau gejala penyakit.

Buku Lapang Budidaya Lengkeng dari Kementerian Pertanian merekomendasikan pemantauan organisme pengganggu tanaman secara berkala. Pengendalian dapat dilakukan melalui pendekatan kultur teknis, fisik-mekanis, biologis, dan kimiawi. Penggunaan pestisida sintetis ditempatkan sebagai alternatif apabila metode lainnya tidak memadai.

Beberapa gangguan yang perlu diperhatikan pada tanaman lengkeng antara lain penggerek batang, kutu putih, jamur upas, bercak daun, dan penyakit akar putih. Bagian tanaman yang mengalami kerusakan berat dapat dipangkas untuk membantu mengurangi sumber masalah.

Kondisi tajuk yang tidak terlalu rimbun juga dapat membantu menjaga sirkulasi udara. Menurut Kementerian Pertanian, pengaturan kerapatan tajuk dapat membantu cahaya masuk ke dalam tanaman sekaligus mengurangi kelembapan yang dapat mendukung organisme pengganggu tertentu.

8. Beri Waktu Tunas Baru untuk Berkembang

Setelah pemangkasan, pemupukan, penyiraman, dan perbaikan kondisi tajuk dilakukan, jangan terburu-buru memangkas kembali setiap tunas yang muncul. Tunas baru perlu diamati terlebih dahulu untuk mengetahui arah dan kekuatannya.

Tidak semua tunas memiliki posisi dan pertumbuhan yang sama. Pertahankan tunas yang arahnya mendukung pembentukan tajuk dan cabang produktif. Sebaliknya, tunas yang tumbuh dari posisi yang tidak diperlukan dapat dikurangi setelah terlihat jelas perkembangannya.

Kementerian Pertanian menjelaskan bahwa salah satu tujuan pemangkasan lengkeng adalah merangsang pertumbuhan tunas vegetatif atau trubus. Karena itu, perawatan pascapanen sebaiknya tidak hanya berfokus pada kerapian pohon, tetapi juga bagaimana membentuk pertumbuhan baru yang sehat.

Kemunculan tunas juga tidak selalu terjadi dalam waktu yang sama pada setiap pohon. Kondisi tanaman, varietas, umur, ketersediaan air dan nutrisi, cahaya, cuaca, serta tingkat pemangkasan dapat memengaruhi respons tanaman. Oleh sebab itu, perkembangan tanaman sebaiknya diamati secara berkala daripada memaksakan jadwal yang sama untuk semua pohon.

Dengan demikian, cara merawat kelengkeng setelah panen agar cepat tumbuh tunas baru merupakan rangkaian perawatan yang saling berkaitan. Pemangkasan membuka ruang pertumbuhan, pemupukan menyediakan nutrisi, air menjaga tanaman tetap aktif, sedangkan cahaya, kebersihan area perakaran, serta pengendalian organisme pengganggu membantu mempertahankan kondisi tanaman.

Tanya Jawab Seputar Perawatan Kelengkeng Pascapanen

1. Apakah kelengkeng harus dipangkas setelah panen?

Pemangkasan pascapanen dapat dilakukan untuk membuang cabang yang mati, sakit, lemah, terlalu rapat, atau tidak diperlukan. Menurut Buku Lapang Budidaya Lengkeng dari Kementerian Pertanian, salah satu tujuan pemangkasan adalah merangsang munculnya tunas vegetatif atau trubus.

2. Kapan kelengkeng diberi pupuk setelah panen?

Buku Lapang Budidaya Lengkeng menyebutkan bahwa pemupukan tanaman produktif dapat dilakukan setelah panen dan atau setelah pemangkasan berat. Jenis dan dosis pupuk perlu disesuaikan dengan kondisi tanaman dan lingkungan tumbuhnya.

3. Mengapa kelengkeng belum mengeluarkan tunas setelah dipangkas?

Kemunculan tunas dapat dipengaruhi kondisi tanaman, ketersediaan air dan nutrisi, cahaya, cuaca, serta kondisi perakaran. Karena itu, tanaman perlu diberi waktu untuk merespons pemangkasan dan mendapatkan perawatan yang sesuai.

4. Apakah kelengkeng perlu sering disiram setelah panen?

Tanaman perlu mendapatkan air sesuai kondisi media dan cuaca, terutama ketika memasuki periode panas atau kering. Namun, penyiraman harus tetap memperhatikan drainase agar air tidak menggenang. Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Buleleng juga menekankan pentingnya menyesuaikan penyiraman dengan kondisi musim.

5. Apa yang harus dilakukan jika muncul banyak tunas setelah pemangkasan?

Amati terlebih dahulu arah dan posisi tunas. Tunas yang membantu membentuk tajuk seimbang dapat dipertahankan, sedangkan pertumbuhan yang tidak diperlukan dapat dikurangi. Prinsip pemangkasan dalam Buku Lapang Budidaya Lengkeng diarahkan untuk membentuk percabangan yang baik sekaligus merangsang pertumbuhan vegetatif.

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|