Liputan6.com, Jakarta - Batik ecoprint semakin diminati sebagai seni tekstil yang unik dan ramah lingkungan, memanfaatkan keindahan alam untuk menciptakan motif pada kain. Teknik ini memanfaatkan daun, bunga, dan berbagai bahan alami untuk menciptakan pola yang tidak bisa disamai oleh teknik cetak biasa. Setiap lembar kain memiliki karakter berbeda, sehingga hasilnya terasa lebih eksklusif dan artistik.
Meski terlihat sederhana, membuat motif ecoprint yang jelas dan indah tetap membutuhkan pemilihan bahan serta proses yang tepat. Praktisi ecoprint rumahan asal Imogiri, Bantul, Lelly Nuzuriah (53), telah menekuni teknik ini sejak 2022. Ia membuat berbagai produk ecoprint dengan teknik kukus, mulai dari kain hingga produk kerajinan lainnya seperti jilbab, pashmina, tote bag, dan tempat tisu.
Berdasarkan pengalamannya, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan agar motif daun dan bunga dapat tercetak jelas di kain. Untuk mencapai motif ecoprint yang jelas dan memikat, diperlukan pemilihan bahan serta proses yang tepat dan cermat. Artikel ini akan mengulas enam tips motif batik ecoprint tercetk jelas yang bisa Anda terapkan, memastikan setiap karya ecoprint Anda memiliki detail yang tajam dan warna yang tahan lama.
1. Pilih Kain Berbahan Alami
Pemilihan kain menjadi langkah awal yang sangat menentukan hasil akhir ecoprint. Kain dengan serat alami memiliki kemampuan menyerap warna lebih baik dibandingkan bahan sintetis. Karena itu, kain seperti katun blacu, primissima, linen, atau sutra sering menjadi pilihan utama dalam pembuatan ecoprint. Serat alami memungkinkan pigmen dari daun dan bunga meresap lebih dalam sehingga motif terlihat lebih jelas.
Menurut Lelly, penggunaan kain sintetis sering membuat hasil motif kurang maksimal. “Kain berbahan alami seperti katun, linen, atau sutra lebih bagus karena seratnya menyerap warna dengan baik. Saya jarang pakai kain sintetis, karena hasilnya kurang maksimal dan warnanya cepat pudar,” jelasnya.
2. Cuci Kain Terlebih Dahulu (Scouring)
Sebelum mulai mencetak motif, kain perlu dicuci terlebih dahulu melalui proses yang dikenal sebagai scouring. Tahap ini bertujuan menghilangkan sisa minyak, kotoran, atau bahan kimia dari proses produksi pabrik yang masih menempel pada kain. Jika kain langsung digunakan tanpa dicuci, warna dari daun dan bunga biasanya tidak dapat menempel dengan baik.
Lelly menuturkan bahwa langkah sederhana ini sering dianggap sepele oleh pemula, padahal sangat penting untuk kualitas hasil ecoprint. “Kain harus dicuci dulu sampai bersih supaya sisa minyak atau kotoran pabrik hilang. Kalau tidak, warna daun biasanya tidak bisa keluar maksimal,” ujarnya.
3. Lakukan Mordanting dengan Tawas
Setelah dicuci, kain perlu melalui proses mordanting atau penguncian awal warna. Caranya dengan merendam kain dalam larutan tawas, terkadang ditambah soda abu, selama sekitar satu hingga dua jam. Proses ini membantu membuka pori-pori serat kain sehingga pigmen alami dari daun dan bunga dapat menempel lebih kuat.
Lelly menjelaskan bahwa mordanting juga membantu menjaga warna agar tidak mudah pudar setelah proses pencetakan selesai. Tujuannya agar pori-pori kain terbuka dan warna dari daun bisa terserap maksimal. Setelah direndam biasanya kain diperas lalu dikeringkan sebentar sebelum digunakan.
4. Gunakan Daun dan Bunga yang Mengandung Tanin
Tidak semua daun atau bunga dapat menghasilkan motif yang jelas pada ecoprint. Tanaman yang mengandung tanin biasanya memberikan warna lebih kuat dan motif lebih terlihat. Beberapa contoh yang sering digunakan antara lain daun jati, daun pepaya, daun ketapang, daun jarak, hingga bunga mawar.
Lelly sendiri sering memanfaatkan tanaman yang mudah ditemukan di sekitar rumahnya di Imogiri. “Saya biasanya pakai daun jati, daun lanang, eucalyptus, jenitri, kalpataru, dan elderberry. Semua bahan itu memberi warna dan tekstur yang berbeda,” tuturnya. Ia juga menambahkan bahwa mencoba berbagai jenis daun dapat menghasilkan motif yang tidak terduga dan menarik, seperti misalnya daun pepaya.
5. Susun Daun dengan Tepat dan Gulung Kain Rapat
Penataan daun dan bunga di atas kain merupakan tahap yang menentukan keindahan motif. Daun biasanya disusun dengan posisi tulang daun menghadap kain agar bentuknya tercetak lebih jelas. Setelah ditata, kain kemudian digulung menggunakan pipa paralon dan diikat dengan tali agar posisi daun tidak bergeser selama proses pencetakan.
Lelly menekankan pentingnya menggulung kain dengan kuat agar motif dapat tercetak merata. Pastikan kain ditekan rapat saat digulung, jangan sampai ada udara. Karena jika gulungannya longgar, motifnya bisa menjadi kurang jelas. Setelah digulung, kain biasanya dikukus selama satu hingga dua jam agar warna dari daun meresap sempurna.
6. Lakukan Fiksasi dan Pengeringan dengan Benar
Setelah proses kukus selesai, kain perlu difiksasi agar warna motif tidak mudah luntur. Fiksasi biasanya dilakukan dengan merendam kain dalam larutan tawas atau tunjung selama sekitar 10–15 menit. Tahap ini membantu mengunci pigmen alami yang sudah menempel pada serat kain.
Pengeringan juga perlu dilakukan dengan cara yang tepat. Lelly menyarankan agar kain tidak dijemur langsung di bawah sinar matahari. “Setelah proses selesai, kain sebaiknya dijemur di tempat teduh saja supaya warnanya tetap bagus,” katanya. Dengan perawatan yang benar, motif ecoprint dapat bertahan lebih lama dan tetap terlihat indah.
Pertanyaan Umum Seputar Topik
1. Apakah semua jenis kain bisa digunakan untuk ecoprint?
Tidak semua kain cocok untuk ecoprint. Kain berbahan serat alami seperti katun, linen, atau sutra lebih direkomendasikan karena mampu menyerap warna dari daun dan bunga dengan lebih baik dibandingkan kain sintetis.
2. Daun apa saja yang bagus untuk membuat motif ecoprint?
Beberapa daun yang sering digunakan antara lain daun jati, pepaya, ketapang, jarak, dan mahoni. Daun-daun ini mengandung tanin yang dapat menghasilkan warna alami yang lebih jelas pada kain.
3. Berapa lama proses membuat batik ecoprint?
Waktu pengerjaan bisa bervariasi, tetapi proses pengukusan biasanya memakan waktu sekitar 1–2 jam. Jika ditambah proses persiapan kain, penataan daun, hingga pengeringan, keseluruhan proses bisa memakan waktu beberapa jam hingga satu hari.
4. Apakah motif ecoprint bisa luntur saat dicuci?
Motif ecoprint bisa lebih tahan lama jika melalui proses fiksasi menggunakan larutan tawas atau tunjung. Selain itu, disarankan mencuci kain dengan sabun lembut dan air dingin agar warna tetap terjaga.
5. Selain untuk pakaian, ecoprint bisa dijadikan produk apa saja?
Selain kain untuk baju, ecoprint juga bisa diaplikasikan pada berbagai produk seperti tote bag, taplak meja, sarung bantal, hingga hiasan dinding yang memiliki motif alami dan unik.

10 hours ago
6
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5400184/original/044015200_1762068222-InShot_20251102_134540718.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5529310/original/002544900_1773321460-IMG_20260312_201451_224.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5529411/original/090031600_1773333015-20260312BL_Launching_Jersey_Baru_Timnas_Indonesia_Kelme_22.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5529349/original/083358800_1773326986-Persis_Solo_vs_Bali_United.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5529354/original/044017000_1773327192-fano.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5529341/original/059651400_1773325701-20260312BL_Launching_Jersey_Timnas_Indonesia_Kelme-25.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5529340/original/091771200_1773325520-20260312BL_Launching_Jersey_Timnas_Indonesia_Kelme-13.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5529329/original/079766300_1773324745-20260312BL_Launching_Jersey_Timnas_Indonesia_Kelme-18.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5529309/original/033912300_1773321459-IMG-20260312-WA0149.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5529335/original/040466300_1773325204-20260312BL_Launching_Jersey_Timnas_Indonesia_Kelme-15.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5394190/original/001042600_1761627726-Teras_dengan_Kanopi_Baja_Ringan_yang_Kokoh.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5529155/original/004037400_1773308336-unnamed__12_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5529304/original/050276800_1773320336-5268661a-43d5-462a-a046-60d9f1a2f97e.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5529303/original/008493000_1773319764-kelme.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5421589/original/087040900_1763951296-bali_utd.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5529278/original/082222000_1773318454-20260312BL_Launching_Jersey_Timnas_Indonesia_Kelme-6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5528590/original/042531300_1773288878-atap_rumah_bocor.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5529279/original/046910600_1773318501-20260312BL_Launching_Jersey_Timnas_Indonesia_Kelme-3.jpg)










:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453294/original/050897400_1766474273-3b763600-b9ea-4b9e-bedd-17ed90a573e4.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453091/original/043931500_1766468139-Model_Dress_A_Line_untuk_Perayaan_Libur_Akhir_Tahun_yang_Elegan_dan_Stylish_Detail_Wrap.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453102/original/079572900_1766468512-dapur_cantik_minimalis_terbaru_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453276/original/089690800_1766473880-desain_teras_samping_memanjang__7_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453266/original/028409900_1766473688-Gemini_Generated_Image_3hozdt3hozdt3hoz_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407718/original/020057100_1762751958-Zamenis_longissimus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453126/original/093428100_1766470604-unnamed_-_2025-12-23T131456.592.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5419331/original/064204700_1763689880-unnamed__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453003/original/051206800_1766464788-Anting_emas_yang_tidak_membuat_telinga_pegal.jpg)

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5482943/original/058250300_1769302357-54cb0e1a-9b5f-43ac-b9d3-4f7a7bd14f4c.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5452923/original/061535600_1766463159-Gelang_serut.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3308345/original/083500600_1606419043-man-beige-coat-frozen-food-section-large-supermarket-opens-refrigerator-vegetables-close-up_120897-1920__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5452950/original/038809600_1766463357-natal8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4897279/original/047157000_1721544216-IMG_20240721_131658.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5138272/original/076888800_1740023227-allec-gomes-5-rU7F9bj9A-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453046/original/024157300_1766466396-Kebun_Bebas_Hama_dan_Pestisida.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3293682/original/072535700_1605093228-circular-white-pills-spilling-from-glass-bottle-yellow-background_23-2147867015.jpg)