Liputan6.com, Jakarta - Ingin tahu cara membuat kursi mini dari galon bekas yang kuat dipakai sehari-hari? Artikel ini membahas langkah-langkah lengkap, mulai dari memilih galon, merakit dudukan, hingga mempercantik tampilan agar kursi tahan lama dan nyaman digunakan anak maupun orang dewasa.
Galon air mineral bekas seringkali hanya berakhir di tempat sampah setelah isinya habis. Padahal, dengan sedikit kreativitas, cara membuat kursi mini dari galon bekas ini bisa menjadi solusi hemat sekaligus ramah lingkungan untuk menambah furnitur di rumah. Selain murah, hasilnya juga bisa dipakai anak-anak untuk duduk membaca, menggambar, atau bermain, bahkan cukup kuat menopang orang dewasa jika dirakit dengan benar.
Berikut panduan lengkap membuat kursi mini dari galon bekas, dijelaskan langkah demi langkah agar hasilnya rapi, kokoh, dan awet. Inspirasi ini sebagaimana dilansir Liputan6.com dari berbagai sumber, Jumat (7/8/2026).
Siapkan Bahan dan Alat yang Dibutuhkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318474/original/011106000_1786098013-alatqsw.jpg)
Perbesar
Sebelum mulai membuat kursi, pastikan semua bahan sudah lengkap agar proses pengerjaan lebih lancar.
Bahan Utama:
- Galon bekas air mineral yang masih kokoh dan tidak retak sama sekali, karena kondisi ini sangat menentukan kekuatan kursi nantinya. Pilih galon dengan dinding plastik tebal supaya hasil akhirnya tidak mudah penyok saat diduduki.
Alat dan Bahan Pendukung:
- Busa atau spons untuk bantalan dudukKain pelapis (motif, polos, atau kain perca sesuai selera)
- Lem tembak atau lem serbaguna
- Gunting, cutter, atau gergaji kecil
- Papan kayu tipis atau karton tebal (opsional, untuk alas dudukan)
- Tali tambang, kabel ties, atau tali plastik
- Cat akrilik, cat semprot, stiker, atau pita untuk hiasan
Bersihkan dan Siapkan Galon
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318475/original/015408000_1786098013-bersihkan_galon.jpg)
Perbesar
Langkah pertama dalam cara membuat kursi mini dari galon bekas adalah mencuci galon hingga benar-benar bersih dari sisa air, kotoran, dan bau menggunakan sabun. Setelah dicuci, keringkan galon secara menyeluruh, baik bagian luar maupun dalam, agar tidak lembap dan berjamur di kemudian hari. Pastikan tutup galon terpasang rapat supaya struktur bagian dalam tetap stabil dan tidak penyok saat menopang beban.
Potong atau Sesuaikan Bentuk Galon
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318476/original/020245500_1786098013-memotong.jpg)
Perbesar
Jika ingin membuat kursi dengan tinggi tertentu, galon bisa dipotong menggunakan cutter atau gergaji kecil sesuai kebutuhan. Namun jika ingin memakai bentuk galon secara utuh sebagai dudukan stool sederhana, langkah ini bisa dilewati. Bagi yang menginginkan kursi lebih lebar dan stabil, dua atau tiga galon dapat disusun berdampingan lalu diikat kuat menggunakan kabel ties atau tali plastik agar posisinya tidak bergeser saat dipakai.
Pasang Alas Dudukan agar Lebih Kokoh
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318477/original/024627800_1786098013-pasang_alas_dudukan.jpg)
Perbesar
Agar beban tubuh terdistribusi lebih merata, tempelkan alas tambahan berupa papan kayu tipis atau karton tebal berbentuk bundar pada bagian atas galon, dengan ukuran sedikit lebih besar dari mulut galon. Gunakan lem konstruksi atau sekrup pendek agar alas menempel kuat. Tahap ini menjadi kunci penting dalam cara membuat kursi mini dari galon bekas supaya dudukan tidak melengkung atau ambles saat digunakan dalam waktu lama.
Tambahkan Bantalan Busa
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318478/original/029230500_1786098013-c3cbb0bb-cabd-48e9-a5ac-107bdc5fc1e9.jpg)
Perbesar
Potong busa atau spons mengikuti bentuk dudukan yang diinginkan, bisa bulat, oval, atau persegi, dengan ketebalan sekitar 3–5 cm agar terasa empuk namun tetap stabil. Tempelkan busa pada bagian atas galon (atau alas kayu) menggunakan lem tembak supaya tidak mudah bergeser saat diduduki.
Bungkus dengan Kain Pelapis
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318479/original/033567500_1786098013-bungkus_alas_dudukan.jpg)
Perbesar
Setelah busa terpasang, bungkus seluruh permukaan bantalan menggunakan kain kanvas, linen, kulit sintetis, atau kain perca sesuai selera. Rekatkan ujung-ujung kain dengan lem tembak atau stapler furnitur agar hasilnya rapi dan tidak mudah lepas. Pilihan warna cerah akan membuat kursi terlihat lebih menarik, terutama jika ditujukan untuk anak-anak.
Percantik Tampilan Badan Galon
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318480/original/037530100_1786098013-fix.jpg)
Perbesar
Untuk tampilan yang lebih elegan, badan galon bisa disamarkan dengan lilitan tali tambang atau tali rami dari bagian bawah menuju atas hingga menutupi seluruh permukaan. Alternatif lain, badan galon bisa dicat menggunakan cat akrilik atau cat semprot, lalu ditambahkan stiker atau pita sebagai sentuhan akhir. Cara ini membuat kursi mini dari galon bekas terlihat menyerupai furnitur bergaya rotan atau minimalis, cocok dipadukan dengan dekorasi rumah bertema Japandi maupun rustic.
Tips Merawat Kursi Mini dari Galon Bekas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318481/original/041514300_1786098013-399e901e-d1d7-43f2-a0f1-b295676d2283.jpg)
Perbesar
Agar kursi mini dari galon bekas ini tetap kuat dipakai dalam jangka panjang, hindari meletakkannya di tempat yang terkena sinar matahari langsung terus-menerus karena bisa membuat plastik galon getas. Bersihkan permukaan kain secara rutin, dan segera lem ulang bagian yang mulai terkelupas agar bantalan tidak lepas saat digunakan. Dengan perawatan sederhana, kursi hasil kreasi sendiri ini bisa bertahan cukup lama dan tetap nyaman dipakai.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Cara Membuat Kursi Mini dari Galon Bekas
1. Apakah kursi dari galon bekas kuat menahan beban orang dewasa?
Kuat, asalkan galon dalam kondisi tidak retak dan ditambahkan alas kayu atau karton tebal di bagian atas untuk mendistribusikan beban secara merata.
2. Bahan apa saja yang wajib disiapkan untuk membuat kursi ini?
Bahan utamanya adalah galon bekas, busa atau spons, kain pelapis, lem tembak, serta alat potong seperti gunting atau cutter.
3. Bagaimana cara membuat kursi terlihat lebih besar dan stabil?
Susun dua atau tiga galon berdampingan, lalu ikat kuat menggunakan kabel ties atau tali plastik sebelum dipasangi bantalan.
4. Berapa ketebalan busa yang ideal untuk dudukan kursi?
Ketebalan busa sekitar 3–5 cm sudah cukup untuk memberikan kenyamanan tanpa membuat dudukan terlalu empuk atau tidak stabil.
5. Apa manfaat lain membuat kursi dari galon bekas selain menghemat biaya?
Selain hemat, cara ini membantu mengurangi limbah plastik rumah tangga dan bisa dijadikan proyek kreatif bersama anak di rumah.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6

3 hours ago
1
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9318540/original/080748500_1786102453-39342.webp)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9318256/original/080740800_1786090172-HL.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9318553/original/028722300_1786103567-20044.webp)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9318552/original/079156900_1786103547-hl1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9318416/original/024343900_1786095463-ccccc.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9318435/original/033695400_1786096278-d33a1907-0ae8-4983-bd03-536f93cb9d79.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9307675/original/048607300_1785055423-IMG-20260726-WA0033.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5538052/original/062763800_1774499658-9.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9318496/original/042499400_1786099558-e.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9318399/original/013212200_1786094877-c5a75e7f-8095-4fa3-b52e-40667387c6db.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9303576/original/044176900_1784648577-ChatGPT_Image_Jul_21__2026__10_42_37_PM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9318374/original/009601500_1786093894-41744f27-a150-434b-8566-1ae28ff5b272.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9318488/original/010277500_1786098567-c5db622e-b648-43a3-9ef0-68bc2a6defca.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5165735/original/038221900_1742194452-Buah_Alpukat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9318327/original/074074500_1786091960-HL.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9318285/original/048933800_1786090875-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4947695/original/031236500_1726722294-pexels-claud-lina-1891016-3523107.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9318382/original/033453500_1786094286-Gemini_Generated_Image_nvznmonvznmonvzn.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9318450/original/004728400_1786096721-1000953016.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5539952/original/084695600_1774670964-Rumah_Atap_Mansard_Minimalis__Cocok_untuk_Pasangan_yang_Baru_Menikah.jpg)










:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5557096/original/065659700_1776318001-Gambar_Rumah_Sederhana_6x9_di_Kampung_Dekat_Sawah_yang_Jadi_Tren_Desain_2026.jpg)


:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5390115/original/042078200_1761229243-20251023AA_Official_Training_Persija_Jakarta-04.jpg)


:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4863025/original/074446600_1718303638-3_083A3037.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5559133/original/096420800_1776519532-WhatsApp_Image_2026-04-18_at_13.03.23.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517047/original/078921900_1772384976-SaveGram.App_640266969_18393344611150856_335126654579775669_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5557654/original/051408300_1776350845-20260416IQ_Timnas_Indonesia_U-17_vs_Malaysia_U-17-01.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5361596/original/000746300_1758788384-eliano.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5559467/original/050185700_1776576647-WhatsApp_Image_2026-04-19_at_12.29.37__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5556615/original/026624600_1776261517-Indonesia_v_Malaysia_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5531939/original/016980900_1773637517-asian-child-girl-play-painting-with-happiness-joyful.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5557496/original/099902200_1776332068-1000397949.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3904777/original/070543400_1642301129-pexels-tim-douglas-6205626.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5496109/original/090089100_1770471696-20260207BL_Timnas_Futsal_Indonesia_Vs_Iran_Final_AFC_Futsal_Asian_Cup_2026-02.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5557733/original/014515900_1776389960-20260416IQ_Timnas_Indonesia_U-17_vs_Malaysia_U-17-16.jpg)