Liputan6.com, Jakarta - Cara mencuci mukena yang berjamur agar kembali bersih penting dipahami agar perlengkapan ibadah tetap higienis dan nyaman digunakan. Jamur pada mukena biasanya muncul akibat penyimpanan dalam kondisi lembap atau kurang sirkulasi udara, sehingga menimbulkan bintik hitam dan bau apek yang mengganggu, bahkan berisiko menyebabkan iritasi kulit maupun gangguan pernapasan.
Membersihkan mukena berjamur tidak cukup hanya dengan deterjen biasa, karena spora jamur sering kali menempel kuat pada serat kain. Diperlukan metode khusus, baik menggunakan bahan alami maupun produk pembersih tertentu, agar mukena benar-benar bersih, bebas bau, dan aman dipakai kembali saat beribadah. Berikut cara mencuci mukena yang berjamur agar kembali bersih, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber pada Rabu (11/2/2026).
Menggunakan Cuka Putih untuk Mukena Berjamur
Cuka putih dikenal efektif dalam mengatasi masalah jamur pada kain, termasuk mukena. Kandungan asam asetatnya yang tinggi menjadikannya agen pembunuh jamur dan penghilang noda yang ampuh. Metode ini sangat direkomendasikan karena cuka putih mudah didapatkan dan relatif aman untuk berbagai jenis kain.
Untuk membersihkan mukena berjamur menggunakan cuka putih, Anda perlu mencampurkan cuka dengan air bersih dalam perbandingan 1:1. Larutan ini kemudian dapat langsung diaplikasikan pada area mukena yang terkena jamur. Pastikan seluruh bagian yang berjamur terlapisi larutan cuka secara merata.
Setelah diaplikasikan, sikat area tersebut secara perlahan menggunakan sikat gigi bekas atau sikat lembut hingga noda jamur terangkat. Untuk noda yang membandel, mukena bisa direndam dalam larutan cuka selama satu jam atau bahkan satu hari. Setelah proses ini, cuci mukena seperti biasa menggunakan deterjen untuk menghilangkan bau cuka dan bilas hingga bersih.
- Campurkan cuka putih dengan air bersih dalam perbandingan 1:1.
- Tuangkan larutan cuka langsung ke area mukena yang berjamur.
- Sikat area tersebut secara perlahan menggunakan sikat gigi bekas atau sikat lembut hingga noda jamur terangkat.
- Alternatif lain, rendam mukena dalam larutan cuka selama satu jam atau bahkan satu hari untuk noda yang membandel.
- Setelah itu, cuci mukena seperti biasa menggunakan deterjen untuk menghilangkan bau cuka dan bilas hingga bersih.
Memanfaatkan Jeruk Nipis sebagai Penghilang Jamur
Jeruk nipis, dengan sifat asam alaminya, merupakan solusi alami lain yang efektif untuk menghilangkan jamur dan noda pada mukena. Kandungan asam sitrat dalam jeruk nipis dapat membantu memecah struktur jamur dan mengangkat bintik-bintik hitam tanpa merusak serat kain.
Metode ini sangat sederhana dan tidak memerlukan banyak persiapan. Anda hanya perlu meneteskan perasan jeruk nipis langsung pada bagian mukena yang berjamur. Pastikan cairan jeruk nipis meresap ke dalam noda jamur agar bekerja maksimal.
Selanjutnya, gunakan sikat gigi bekas untuk menyikat area yang sudah diberi tetesan jeruk nipis secara perlahan hingga noda jamur hilang. Setelah noda terangkat, cuci mukena dengan deterjen dan air mengalir seperti biasa hingga bersih.
- Teteskan perasan jeruk nipis langsung pada bagian mukena yang berjamur.
- Gunakan sikat gigi bekas untuk menyikat area yang sudah diberi tetesan jeruk nipis secara perlahan hingga noda jamur hilang.
- Terakhir, cuci mukena dengan deterjen dan air mengalir seperti biasa hingga bersih.
Menggunakan Pemutih Pakaian untuk Mukena Putih
Pemutih pakaian adalah agen pembersih yang sangat kuat dan efektif untuk menghilangkan jamur serta memutihkan kembali mukena yang kusam. Namun, metode ini hanya disarankan untuk mukena berwarna putih. Penggunaan pada mukena berwarna dapat menyebabkan perubahan warna atau kerusakan pada kain.
Langkah awal dalam menggunakan pemutih adalah merendam mukena putih dengan air dingin selama kurang lebih 30 menit. Perendaman ini membantu melonggarkan kotoran dan mempersiapkan serat kain untuk proses selanjutnya.
Setelah itu, siapkan larutan pemutih dengan mencampurkan pemutih dan air dalam perbandingan 1:30 atau sesuai petunjuk pada kemasan pemutih. Celupkan mukena ke dalam larutan pemutih dan diamkan selama kurang lebih 30 menit. Terakhir, cuci mukena seperti biasa menggunakan deterjen dan bilas hingga bersih untuk menghilangkan sisa pemutih.
- Rendam mukena putih dengan air dingin selama kurang lebih 30 menit.
- Siapkan larutan pemutih dengan mencampurkan pemutih dan air dalam perbandingan 1:30 atau sesuai petunjuk pada kemasan pemutih.
- Celupkan mukena ke dalam larutan pemutih dan diamkan selama kurang lebih 30 menit.
- Setelah itu, cuci mukena seperti biasa menggunakan deterjen dan bilas hingga bersih.
Membersihkan Mukena Berjamur dengan Soda Kue
Soda kue atau baking soda merupakan bahan serbaguna yang tidak hanya efektif untuk membersihkan, tetapi juga dapat menghilangkan bau tak sedap. Sifat abrasif ringan pada soda kue memungkinkan pengangkatan jamur dari kain tanpa merusak serat, menjadikannya pilihan yang aman dan ramah lingkungan.
Untuk mengaplikasikan soda kue, larutkan bubuk ini dengan air secukupnya hingga membentuk pasta kental. Pasta ini kemudian dioleskan secara merata ke area mukena yang berjamur. Pastikan noda jamur tertutup sempurna oleh pasta soda kue.
Diamkan pasta selama 10-15 menit atau hingga 30 menit agar bahan aktifnya bekerja memecah noda. Setelah itu, gosok area berjamur secara perlahan menggunakan sikat gigi atau sikat lembut. Bilas atau rendam dengan air, lalu lanjutkan proses mencuci mukena seperti biasa. Untuk noda yang lebih membandel, mukena dapat direndam dalam air panas yang dicampur soda kue selama 10 menit.
- Larutkan soda kue dengan air secukupnya hingga membentuk pasta.
- Oleskan pasta soda kue ke area mukena yang berjamur.
- Diamkan selama 10-15 menit atau 15-30 menit agar pasta bekerja memecah noda.
- Gosok area berjamur secara perlahan menggunakan sikat gigi atau sikat lembut.
- Bilas atau rendam dengan air, lalu lanjutkan proses mencuci mukena seperti biasa.
- Untuk noda yang lebih membandel, mukena bisa direndam dalam air panas yang dicampur soda kue selama 10 menit.
Asam Sitrat untuk Noda Jamur Membandel
Asam sitrat atau citric acid, dikenal luas sebagai bahan alami yang sangat efektif untuk mengatasi jamur dan noda membandel pada berbagai jenis kain. Selain itu, asam sitrat juga memiliki kemampuan untuk menghilangkan bau apek yang sering menyertai mukena berjamur, mengembalikan kesegaran pada kain.
Penggunaan asam sitrat cukup mudah. Pertama, larutkan asam sitrat dalam air bersih dengan perbandingan yang sesuai. Larutan ini akan menjadi agen pembersih yang kuat untuk mukena Anda.
Tuangkan larutan asam sitrat pada area mukena yang berjamur, lalu rendam mukena selama satu jam. Setelah perendaman, sikat bagian yang berjamur dengan lembut untuk mengangkat sisa noda. Terakhir, bilas mukena hingga bersih dan jemur di bawah sinar matahari langsung untuk hasil maksimal.
- Larutkan asam sitrat dalam air.
- Tuangkan larutan tersebut pada area mukena yang berjamur.
- Rendam mukena selama satu jam.
- Sikat bagian yang berjamur dengan lembut.
- Bilas dan jemur di bawah sinar matahari langsung.
Menghilangkan Jamur dengan Belimbing Wuluh
Belimbing wuluh, buah yang mudah ditemukan di Indonesia, memiliki tingkat keasaman yang cukup tinggi. Karakteristik ini menjadikannya bahan alami yang efektif untuk membunuh jamur dan membersihkan noda pada mukena tanpa menggunakan bahan kimia keras.
Metode penggunaan belimbing wuluh sangat praktis. Anda tidak perlu membuat larutan khusus; cukup gosokkan buah belimbing wuluh langsung ke noda jamur pada mukena. Pastikan buah digosokkan secara merata hingga noda mulai terangkat.
Setelah noda jamur terlihat memudar atau terangkat, cuci mukena seperti biasa menggunakan deterjen. Pembilasan yang bersih akan menghilangkan sisa belimbing wuluh dan membuat mukena kembali segar.
- Gosokkan belimbing wuluh langsung ke noda jamur pada mukena hingga noda terangkat.
- Setelah itu, cuci mukena seperti biasa menggunakan deterjen.
Alternatif Alami Buah Mengkudu untuk Mukena Berjamur
Meskipun buah mengkudu dikenal memiliki bau yang cukup menyengat, khasiatnya dalam menghilangkan jamur pada mukena tidak bisa diremehkan. Buah ini menjadi alternatif alami yang menarik bagi mereka yang mencari solusi non-kimiawi untuk membersihkan perlengkapan ibadah.
Untuk memanfaatkan buah mengkudu, haluskan buah dan campurkan dengan sedikit air untuk mendapatkan sari buahnya. Sari mengkudu ini adalah bagian yang akan bekerja sebagai agen pembersih jamur.
Siapkan satu liter air bersih, kemudian tambahkan campuran sari mengkudu ke dalamnya dan aduk rata. Rendam bagian mukena yang berjamur dalam larutan ini. Setelah direndam, cuci mukena seperti biasa hingga bersih untuk menghilangkan bau menyengat dan sisa-sisa mengkudu.
- Haluskan buah mengkudu dan campurkan dengan sedikit air untuk mendapatkan sari buahnya.
- Persiapkan satu liter air bersih, kemudian tambahkan campuran sari mengkudu ke dalamnya dan aduk rata.
- Rendam bagian mukena yang berjamur dalam larutan ini.
- Setelah direndam, cuci mukena seperti biasa hingga bersih.
Setelah menerapkan salah satu metode pencucian di atas, langkah penting selanjutnya adalah membilas mukena hingga benar-benar bersih dan menjemurnya. Penjemuran di bawah sinar matahari langsung sangat efektif karena sinar UV dapat membunuh sisa jamur dan menghilangkan bau apek.
Pertanyaan dan Jawaban seputar Topik
1. Apakah mukena berjamur masih aman digunakan untuk ibadah?
Mukena yang berjamur sebaiknya tidak langsung digunakan karena jamur dapat menyebabkan iritasi kulit dan bau apek. Mukena perlu dibersihkan hingga benar-benar bersih dan kering sebelum dipakai kembali agar tetap higienis saat beribadah.
2. Apa penyebab utama mukena mudah berjamur saat disimpan?
Mukena mudah berjamur karena disimpan dalam kondisi lembap, kurang sirkulasi udara, atau belum kering sempurna setelah dicuci. Lingkungan penyimpanan yang tertutup dan lembap mempercepat pertumbuhan jamur.
3. Apakah cuka putih aman digunakan untuk semua jenis mukena?
Cuka putih relatif aman untuk sebagian besar jenis kain mukena, baik katun maupun rayon. Namun, sebaiknya lakukan uji coba pada bagian kecil terlebih dahulu untuk memastikan kain tidak berubah warna atau rusak.
4. Bagaimana cara mencegah jamur agar tidak muncul kembali pada mukena?
Pastikan mukena selalu dicuci hingga bersih, dijemur sampai kering sempurna, dan disimpan di tempat kering dengan sirkulasi udara baik. Menggunakan silica gel atau kapur penyerap lembap juga dapat membantu mencegah jamur.
5. Apakah mukena berwarna boleh dibersihkan dengan pemutih pakaian?
Mukena berwarna tidak disarankan dibersihkan dengan pemutih karena dapat menyebabkan warna pudar atau belang. Untuk mukena berwarna, gunakan bahan alami seperti jeruk nipis, soda kue, atau cuka putih sebagai alternatif yang lebih aman.

11 hours ago
4

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5495852/original/028727000_1770438125-1000284404.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500137/original/026177300_1770815891-Ratchaburi_FC_vs_Persib_Bandung.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469075/original/063243100_1768052175-Aksi_Laskar_Mataram_saat_paruh_pertama._PSIMJogja_StrongerThanEver_MataramDay.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5492838/original/053841400_1770187334-mauro.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5378193/original/050455500_1760219906-TIMNAS_INDONESIA.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5499199/original/066118100_1770779193-peter-werkman-rbZYWO5dFOY-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500177/original/083454500_1770818615-Persib_Bandung_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5449089/original/079857800_1766047209-unnamed__7_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5500141/original/066832800_1770816457-87691.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5469502/original/063049800_1768124465-20260111AA_BRI_Super_League_Persib_Bandung_vs_Persija_Jakarta-06.JPG)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5312128/original/050674100_1754905478-selebrasi_Dalberto_Luan_setelah_membobol_gawang_PSBS__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481704/original/059567400_1769142993-Ramainya_penjual_takjil_tanpa_digoreng__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500024/original/041197600_1770806618-rak_piring_dari_kayu.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5463859/original/003496300_1767672195-unnamed-16.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5499917/original/095340300_1770800743-interior_rumah_mungil.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5498499/original/060504900_1770708989-unnamed__8_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5320148/original/037889300_1755588308-IDN_3825.jpg)










:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407806/original/029507600_1762755207-model_gamis_abaya_warna_pastel_anti_gerah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407835/original/000490000_1762756179-rumah_mungil_ala_villa_dengan_mezzanine_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407928/original/066044200_1762757831-Gemini_Generated_Image_6aq8ve6aq8ve6aq8.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407831/original/043493200_1762756167-atasan_brokat_bawah_batik_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5399792/original/021697400_1762005267-InShot_20251101_204835762.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5319153/original/007607300_1755506626-bansos.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407853/original/063538400_1762756283-desain_rumah__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5382923/original/000118700_1760607895-warung_jajan_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407860/original/065539800_1762756285-unnamed_-_2025-11-10T121554.931.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453102/original/079572900_1766468512-dapur_cantik_minimalis_terbaru_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407718/original/020057100_1762751958-Zamenis_longissimus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453091/original/043931500_1766468139-Model_Dress_A_Line_untuk_Perayaan_Libur_Akhir_Tahun_yang_Elegan_dan_Stylish_Detail_Wrap.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453294/original/050897400_1766474273-3b763600-b9ea-4b9e-bedd-17ed90a573e4.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453276/original/089690800_1766473880-desain_teras_samping_memanjang__7_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5419331/original/064204700_1763689880-unnamed__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453266/original/028409900_1766473688-Gemini_Generated_Image_3hozdt3hozdt3hoz_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453126/original/093428100_1766470604-unnamed_-_2025-12-23T131456.592.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453003/original/051206800_1766464788-Anting_emas_yang_tidak_membuat_telinga_pegal.jpg)