7 Desain Carport Minimalis dengan Tanaman Pembatas, Privasi Terjaga Tapi Tetap Hijau

12 hours ago 6

Liputan6.com, Jakarta - Carport bukan sekadar tempat parkir kendaraan, melainkan juga bagian integral dari fasad rumah yang dapat meningkatkan nilai estetika hunian. Seiring dengan tren desain minimalis yang mengedepankan kesederhanaan dan fungsionalitas, integrasi tanaman sebagai elemen pembatas carport menjadi semakin populer.

Pendekatan ini tidak hanya memberikan sentuhan alami yang menyegarkan, tetapi juga menawarkan berbagai manfaat praktis, mulai dari peneduh alami hingga peningkatan sirkulasi udara. Desain carport dengan tanaman pembatas ini mampu menciptakan harmoni antara struktur bangunan yang modern dengan keindahan alam.

Lalu seperti apa saja bentuk desain dari carport minimalis dengan tanaman pembatas? Berikut selengkapnya:

Carport Atap Transparan dengan Taman Kering Vertikal

Bagi pemilik rumah yang menyukai tampilan modern minimalis, carport dapat menggunakan atap transparan seperti polikarbonat atau kaca laminasi. Atap ini memastikan kendaraan terlindungi total dari hujan, sementara cahaya matahari tetap masuk ke area carport.

Elemen tanaman pembatas diwujudkan melalui taman vertikal yang menempel pada salah satu dinding batas carport. Penggunaan taman kering pada dinding juga meminimalkan risiko kelembaban berlebih pada area parkir, menciptakan kontras menarik antara material modern yang bersih dengan tekstur alami dari tanaman.

Desain ini menawarkan kontras menarik antara material modern yang bersih seperti kaca dan baja, dengan tekstur alami dari tanaman. Ini memberikan tampilan yang unik dan modern sekaligus fungsional.

Carport dengan Dinding Hidup Modular

Desain carport ini memanfaatkan dinding pembatas yang tidak sepenuhnya tertutup, melainkan menggunakan sistem dinding modular. Sistem ini dapat berupa roster atau beton berongga yang diisi dengan tanaman hias.

Tanaman ditanam dalam modul pot kecil yang dapat dilepas pasang untuk perawatan yang lebih mudah. Dinding hidup modular ini berfungsi sebagai penyaring pandangan, memberikan privasi, sekaligus memungkinkan sirkulasi udara optimal.

Tanaman kecil seperti bromelia, epiphyte, atau berbagai jenis sirih-sirihan sangat cocok digunakan untuk desain ini, menambah keindahan dan kesegaran pada area carport.

Carport dengan Atap Tanaman Rambat

Konsep ini menggunakan tanaman rambat sebagai penutup atap carport, memberikan keteduhan dan kesejukan alami. Tanaman rambat berfungsi sebagai isolator panas, membuat area di bawahnya terasa lebih dingin dibandingkan atap solid.

Perawatan desain ini memerlukan pemangkasan rutin untuk menjaga kerapian dan mencegah potensi kerusakan pada struktur atau kendaraan. Namun, hasilnya adalah carport yang selalu berubah dan hidup seiring dengan musim.

Ivy (Hedera helix) merupakan salah satu tanaman rambat yang mudah tumbuh, tahan lama, dan berdaun rimbun, sangat cocok untuk kanopi yang tahan segala cuaca dan melengkapi desain teras sekaligus carport dengan tanaman rambat yang alami.

Carport dengan Jalur Hijau sebagai Pembatas Lantai

Desain ini menciptakan carport yang fungsional sekaligus ramah lingkungan dengan menggunakan jalur hijau yang diselingi paving beton atau batu alam pada lantai. Ini memberikan tampilan yang unik dan menyatu dengan alam.

Rumput yang digunakan haruslah jenis yang kuat menahan injakan dan tekanan ban, seperti rumput gajah mini atau curbstone. Jalur hijau ini ideal untuk mewujudkan inspirasi carport semi outdoor dengan tanaman.

Model ini mengandalkan hamparan rumput Jepang yang rapi dan bersih, sangat cocok untuk rumah bergaya minimalis modern karena tampil sederhana namun elegan. Perawatannya pun relatif mudah, cukup dengan pemangkasan rutin agar tetap terlihat rapi.

Carport dengan Taman Mini Samping (Taman Kering)

Ruang sempit di samping carport memiliki potensi besar untuk diubah menjadi taman mini yang mempercantik fasad rumah. Kehadiran taman ini tidak hanya berfungsi sebagai elemen estetika, tetapi juga membantu menyaring debu dan mengurangi panas.

Model taman mini di samping carport ini sangat cocok bagi Anda yang menginginkan tampilan modern namun tetap praktis. Penggunaan batu koral putih atau sikat sebagai dasar lahan membantu menjaga area tetap bersih dari becek saat hujan turun, sekaligus memberikan tekstur kontras yang menarik di samping beton carport.

Anda bisa menanam tanaman sukulen atau kaktus dalam pot tanam yang terkubur sebagian agar terlihat alami. Jenis taman kering ini hanya membutuhkan perawatan minimal, sehingga ideal bagi pemilik rumah yang sibuk namun tetap ingin area depan terlihat rapi dan estetik.

Carport dengan Pergola Roster Beton dan Tanaman Rambat

Model ini menawarkan perpaduan yang indah antara fungsionalitas dan unsur alami. Carport menggunakan struktur pergola dengan kisi-kisi penutup yang terbuat dari roster beton atau kayu komposit.

Roster pada pergola memberikan perlindungan parsial dari panas dan hujan, sambil tetap mempertahankan sirkulasi udara maksimal di area carport. Ini menciptakan suasana yang nyaman dan tidak pengap.

Untuk sentuhan alam yang lebih menawan, tanamlah tanaman rambat pada struktur pergola ini. Tanaman rambat akan tumbuh menjalar, menciptakan pembatas hijau yang indah dan menambah nilai estetika carport Anda.

Carport-Teras dengan Atap Wiremesh & Paranet dan Tanaman Rambat

Konsep ini menggunakan wiremesh sebagai struktur utama atap, yang kemudian dilapisi paranet untuk memfilter intensitas cahaya matahari yang masuk. Ini membantu mengurangi panas berlebih di area carport.

Tanaman rambat menjalar di atas wiremesh, menciptakan pola cahaya yang unik dan teduh. Desain ini memungkinkan sirkulasi udara yang baik sekaligus memberikan perlindungan dari sinar UV.

Selain fungsional, desain ini juga berfungsi sebagai pembatas visual yang alami dan estetik, memberikan tampilan yang menyatu antara carport dan teras rumah Anda.

5 Pertanyaan & Jawaban

1. Apa keuntungan menggunakan tanaman sebagai pembatas carport?

Tanaman sebagai pembatas carport memberikan banyak manfaat, seperti menambah estetika alami, menyaring debu, mengurangi panas, serta meningkatkan sirkulasi udara. Selain itu, tanaman juga dapat berfungsi sebagai pembatas visual yang menjaga privasi tanpa membuat area terasa tertutup sepenuhnya.

2. Tanaman apa yang cocok untuk carport minimalis?

Beberapa tanaman yang cocok antara lain tanaman rambat seperti ivy, sirih gading, dan alamanda, serta tanaman tahan panas seperti bromelia, sukulen, dan kaktus. Untuk lantai jalur hijau, rumput gajah mini atau rumput Jepang bisa menjadi pilihan karena kuat menahan tekanan kendaraan.

3. Apakah carport dengan tanaman rambat membutuhkan perawatan khusus?

Ya, tanaman rambat memerlukan pemangkasan rutin agar tidak tumbuh berlebihan dan mengganggu struktur atap atau kendaraan. Selain itu, perlu diperhatikan sistem drainase dan kekuatan rangka agar mampu menopang beban tanaman saat sudah rimbun.

4. Apakah carport dengan taman kering cocok untuk lahan sempit?

Sangat cocok. Taman kering di samping carport atau pada dinding vertikal tidak memerlukan banyak ruang dan relatif mudah dirawat. Penggunaan batu koral dan tanaman minim air membuat desain ini praktis serta tetap estetik untuk area terbatas.

5. Bagaimana cara membuat carport tetap teduh tanpa terlihat tertutup?

Gunakan atap transparan seperti polikarbonat yang dipadukan dengan tanaman rambat, pergola roster, atau paranet. Kombinasi ini mampu menyaring sinar matahari, menjaga sirkulasi udara tetap baik, dan menciptakan suasana teduh tanpa membuat carport terasa gelap atau pengap.   

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|