Liputan6.com, Jakarta Harga tanah perkotaan yang terus menanjak membuat rumah tapak kian menyusut, dan kamar mandi biasanya menjadi ruang pertama yang dikorbankan luasnya. Tak heran jika desain kamar mandi minimalis 2x2 menjadi salah satu pencarian paling populer bagi pemilik rumah tipe 36 hingga 45 di Indonesia.
Ukuran 2x2 meter, atau sekitar 3,5 sampai 4 meter persegi, sebenarnya cukup lega untuk menampung kloset, shower, dan wastafel sekaligus, asalkan tata letaknya dirancang cermat. Masalahnya, banyak orang menganggap ruang mungil pasti sumpek. Padahal, dengan pemilihan warna, material, pencahayaan, dan penataan yang tepat, kamar mandi kecil justru bisa terasa lega dan mewah.
Sebelum masuk ke tujuh model pilihan, mari pahami dulu prinsip teknis yang membedakan kamar mandi 2x2 yang nyaman dari yang sekadar "muat". Beberapa trik agar kamar mandi kecil terasa luas bahkan tidak menambah biaya sama sekali jika diterapkan sejak awal.
Ukuran, Ventilasi, dan Waterproofing: Fondasi Kamar Mandi 2x2 yang Nyaman
Pertanyaan pertama sebelum mendesain adalah, apakah semua perangkat muat dengan jarak gerak yang manusiawi? Sebagaimana disampaikan National Kitchen & Bath Association (NKBA), sisakan ruang bebas minimal sekitar 53 cm di depan kloset. Jarak dari garis tengah kloset ke dinding atau penghalang di sampingnya minimal sekitar 38 cm, sementara area depan shower membutuhkan ruang bebas sekitar 76–122 cm. Tinggi plafon minimal yang direkomendasikan adalah sekitar 203 cm. Angka-angka ini membuat kamar mandi 2x2 tetap terasa lapang, bukan menjebak siku ke tembok.
Ventilasi adalah nyawa ruang basah. Mengacu pada rekomendasi Home Ventilating Institute (HVI), kamar mandi hingga sekitar 9,3 meter persegi membutuhkan exhaust fan dengan kapasitas sekitar 1 CFM per kaki persegi luas lantai, dengan minimum 50 CFM. Rekomendasi ini kira-kira setara dengan delapan kali pergantian udara per jam. Untuk ukuran 2x2, pilih fan minimal 50 CFM dan biarkan menyala 20 menit setelah mandi agar uap benar-benar terbuang; ini salah satu cara menjaga kamar mandi tetap kering di iklim tropis lembap.
Mengacu pada pedoman TCNA untuk area basah, lantai shower perlu memiliki kemiringan yang mengarahkan air menuju lubang pembuangan agar tidak terjadi genangan. Besaran kemiringan perlu mengikuti metode pemasangan dan standar yang berlaku. Perlu diingat, keramik dan nat bukan lapisan kedap air; perlindungan sesungguhnya datang dari membran waterproofing di bawah keramik, sehingga tahap ini tidak boleh dilewati saat memasang keramik dinding kamar mandi.
Soal biaya, rincian membangun atau merenovasi kamar mandi 2x2 umumnya terbagi menjadi empat pos, yakni pemipaan dan waterproofing sekitar 20 persen, keramik beserta pemasangan sekitar 30 persen, sanitair (kloset, keran, shower, wastafel) sekitar 30 persen, dan finishing (plafon, pintu, lampu, cermin, aksesori) sekitar 20 persen.
Dari pengamatan redaksi, upah tukang harian berkisar Rp100.000 hingga Rp250.000 per orang, sedangkan borongan kamar mandi standar berada di rentang Rp3,5 juta sampai Rp7 juta di luar material, ditambah biaya pemasangan shower sekitar Rp1 juta sampai Rp3 juta. Jangan pula meremehkan pencahayaan. Lauren Lerner, CEO dan pendiri Living with Lolo, dikutip AOL, mengatakan bahwa pencahayaan redup atau minim cahaya alami dapat menciptakan bayangan yang membuat ruang terasa lebih sempit dan kurang nyaman.
1. Desain Kamar Mandi Minimalis 2x2 Serba Putih ala Skandinavia
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331510/original/077901000_1787547431-8f90fc3a-0d57-42c1-99a0-4ed4194ac995.jpg)
Perbesar
Model serba putih mengambil roh gaya Skandinavia yang mengagungkan cahaya dan kebersihan. Ciri visualnya jelas, yakni dinding dan lantai didominasi keramik putih glossy 60x60 cm, cermin tanpa bingkai, serta perangkat minimal. Salah satu trik ilusi ruang paling ampuh adalah melanjutkan keramik lantai naik ke dinding sehingga mata tidak menangkap batas antara lantai dan dinding. Secara teknis, tata letak kloset duduk, wastafel mini, dan area shower dipisah tirai atau partisi rendah, dengan plafon 250-280 cm agar terasa tinggi. Pemakaian keramik 60x60 juga mengurangi garis nat sehingga permukaan tampak mulus.
Keunggulannya, warna putih memantulkan cahaya sehingga ruang terasa lapang, materialnya murah dan mudah didapat, serta gampang dipadukan dengan aksen apa pun. Kelemahannya, noda sabun dan jamur cepat terlihat sehingga menuntut pembersihan rutin, dan tampilannya bisa terasa dingin bila tanpa aksen. Tingkat kesulitan tergolong mudah, dengan estimasi Rp9 juta-Rp15 juta.
Theresa Butler, pendiri dan principal designer Theresa Butler Interiors, dikutip dari AOL, menyarankan penggunaan warna netral dan cermin untuk mencegah kamar mandi terlihat lebih kecil. Tipnya, pilih nat berwarna abu muda alih-alih putih agar tidak cepat kusam, seperti banyak dibahas dalam ulasan warna keramik yang membuat ruang lebih lapang. Kesalahan umum, memilih putih polos di area lembap tanpa ventilasi memadai. Konsep ini juga pas untuk hunian mungil seperti kamar mandi ukuran 1x1.
2. Kamar Mandi Minimalis 2x2 Gaya Jepang dan Japandi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331511/original/083450200_1787547431-778a74f7-ca2f-47c1-a2b8-9e6031066dda.jpg)
Perbesar
Gaya Jepang berangkat dari filosofi ofuro, tradisi berendam untuk relaksasi, dan estetika Japandi yang menikahkan ketenangan Jepang dengan kehangatan Skandinavia. Ciri khasnya berupa aksen kayu atau WPC, palet krem hangat, dan bak rendam duduk mungil. Dari sisi spesifikasi, bak rendam berukuran 100-130 cm sudah cukup untuk berendam posisi duduk, dipadukan kloset (duduk maupun jongkok) dan lantai area basah yang sedikit lebih rendah. Ventilasi silang menjadi wajib agar kayu tidak lekas lapuk.
Kelebihannya, nuansa spa yang menenangkan, kesan hangat, sekaligus hemat air karena berendam duduk memakai sedikit air. Kekurangannya, elemen kayu butuh perawatan dan rawan jika lembap, serta bak memakan sebagian ruang gerak. Kesulitan tergolong sedang dengan estimasi Rp12 juta-Rp20 juta.
Tips pentingnya, buat dua bukaan di sisi berlawanan untuk aliran udara, seperti prinsip pada ventilasi silang alami, dan hindari kesalahan memasang kayu tanpa coating tahan air. Model ini cocok untuk penyuka relaksasi dan rumah berhawa sejuk. Inspirasi serupa banyak muncul pada desain kamar mandi gaya Jepang minimalis maupun beragam gaya kamar mandi dari berbagai negara.
3. Model Kamar Mandi Minimalis 2x2 Industrial Beton Ekspos
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331512/original/088260300_1787547431-65f73850-f6e0-47dc-8031-7c193ffe0c0b.jpg)
Perbesar
Gaya industrial merayakan material apa adanya, yakni semen ekspos, warna abu alami, dan pipa yang sengaja diperlihatkan. Filosofinya jujur dan raw. Alih-alih menutup seluruh dinding dengan keramik, model ini mengandalkan acian semen yang dihaluskan lalu dilapisi coating anti air, dengan lantai semen poles atau keramik abu. Louise Copeland, pendiri dan lead designer L.B. Copeland Interior Design, dikutip dari Homes & Gardens, mengatakan, "Saya hampir selalu memilih pencahayaan lebih dulu." Menurutnya, posisi kelistrikan dan lampu perlu menjadi pertimbangan awal karena penempatan lampu dapat memengaruhi ukuran serta posisi cermin.
Keunggulannya, paling hemat biaya karena mengurangi pemakaian keramik, perawatannya mudah, dan tampilannya maskulin serta modern. Kelemahannya, acian harus dikerjakan rapi dan wajib di-coating, sebab jika tidak air bisa merembes; kesannya pun cenderung dingin. Kesulitan sedang, membutuhkan tukang acian terampil, dengan estimasi Rp7 juta-Rp12 juta, paling ekonomis di daftar ini.
Model ini cocok untuk pemilik budget terbatas, pekerja WFH, dan rumah di dataran rendah yang relatif kering; berhati-hatilah menerapkannya di area sangat lembap. Referensi tampilannya bisa dilihat pada ulasan kamar mandi semen ekspos, sementara rincian angkanya mengikuti pola estimasi biaya renovasi gaya industrial.
4. Desain Kamar Mandi Minimalis 2x2 Natural Tropis
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331513/original/093098300_1787547431-20c4ce4d-6349-4233-9fbc-423ac2171191.jpg)
Perbesar
Model natural tropis menghadirkan alam ke dalam ruang bilas melalui batu alam dan tanaman, dengan filosofi keselarasan dengan lingkungan. Ciri visualnya berupa satu dinding aksen batu alam, palet hijau matcha atau earthy, serta tanaman tahan lembap. Secara teknis, gunakan batu andesit atau palimanan pada bidang aksen dan tempatkan tanaman seperti lidah mertua, sirih gading, atau pakis dekat bukaan cahaya. Skylight atau jendela lebar memperkuat kesan sejuk sekaligus mempercepat pengeringan lantai.
Keunggulannya, suasana sejuk berkarakter kuat, material batu alam relatif murah dan melimpah di pedesaan, serta tanaman membantu menyerap kelembapan dan menyegarkan udara. Kelemahannya, batu alam berpori sehingga rawan berlumut dan menuntut coating serta penyikatan berkala, ditambah kebutuhan cahaya agar tanaman hidup. Kesulitan sedang dengan estimasi Rp10 juta-Rp16 juta.
Model ini ideal untuk rumah tropis berbukaan, kawasan pedesaan, hingga pesisir dan pegunungan. Tipsnya, lapisi seluruh batu dengan coating; kesalahan yang sering terjadi adalah memasang batu alam di sudut gelap tanpa sirkulasi sehingga cepat berlumut. Kombinasi tanaman dan sekat banyak dijumpai pada model kamar mandi dengan sekat shower dan elemen tanaman.
5. Kamar Mandi Minimalis 2x2 Modern dengan Perangkat Gantung
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331514/original/098122200_1787547431-f4896277-d6de-4f1c-bd70-46c253bd13f8.jpg)
Perbesar
Konsep modern ini menonjolkan kloset gantung (wall-hung) dan wastafel floating demi lantai yang terlihat luas, sejalan dengan prinsip less is more. Secara spesifikasi, kloset gantung memerlukan tangki tanam di dalam dinding dan dinding pemikul yang kuat, bukan bata ringan tipis tanpa penguat. Padukan dengan wastafel gantung, keran dinding, serta cermin besar atau lemari cermin. Cherie Lee, direktur dan creative lead Cherie Lee Interiors, dikutip dari Livingetc, menyarankan penggunaan cermin berukuran besar di kamar mandi sempit, idealnya selebar dinding atau setidaknya sepanjang area wastafel.
Keunggulannya, lantai tampak lapang dan mudah dipel, tampilan bersih dan modern, serta keran dinding menghemat area di sekitar wastafel. Kelemahannya, biaya lebih tinggi karena sistem tanam, dan instalasinya sulit sehingga menuntut dinding yang benar-benar kokoh. Kesulitan tergolong sulit dengan estimasi Rp15 juta-Rp25 juta.
Model ini cocok untuk yang mengutamakan estetika dan kemudahan perawatan, terutama pada renovasi dengan struktur dinding memadai. Referensi kombinasi kloset duduk dan shower bisa dilihat pada desain kamar mandi minimalis 2x2 dengan kloset duduk, sedangkan sentuhan cermin frameless dibahas pada inspirasi kamar mandi minimalis estetik.
6. Desain Kamar Mandi Minimalis 2x2 Marmer dan Terrazzo
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331515/original/006463000_1787547432-Untitled.jpg)
Perbesar
Ingin kesan mewah tanpa harga marmer asli? Model bermotif marmer dan terrazzo adalah jawabannya, dengan filosofi menghadirkan aura hotel di ruang mungil. Ciri khasnya, keramik motif marmer 60x60 atau ubin terrazzo, dipadu pencahayaan hangat (warm white 2700-3000K) dan niche penyimpanan di dinding. Karena motif marmer mudah membuat ruang kecil terasa penuh, batasi penggunaannya pada satu atau dua bidang saja, misalnya dinding shower, sementara sisanya dibiarkan polos senada.
Keunggulannya, kesan mahal dengan biaya jauh lebih rendah dari batu alami, suasana hangat, dan niche yang hemat ruang. Kelemahannya, motif yang terlalu ramai bisa menyempitkan ruang, dan hasilnya sangat bergantung pada pencahayaan yang tepat. Kesulitan sedang dengan estimasi Rp12 juta-Rp22 juta.
Melissa Roberts, pendiri Melissa Roberts Interiors, dikutip dari AOL, mengatakan, "Menambahkan pencahayaan berlapis dapat langsung meningkatkan kesan ruangan." Model ini cocok untuk siapa saja yang mendambakan kemewahan dan bisa diterapkan di segala iklim. Untuk komposisi warnanya, pelajari kombinasi tiga warna keramik yang terlihat mewah dan panduan umum memilih keramik kamar mandi yang tepat.
7. Kamar Mandi 2x2 Fungsional dengan Sekat Kaca dan Color Zoning
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331516/original/012929500_1787547432-Untitled1.jpg)
Perbesar
Model paling fungsional ini fokus memisahkan area basah dan kering demi keamanan sekaligus ilusi ruang. Filosofinya sederhana, yakni higienis dan menipu mata agar ruang terasa lebih dalam. Secara teknis, gunakan partisi kaca tempered 8-10 mm atau shower box sudut, terapkan color zoning dengan dua warna keramik berbeda pada zona mandi dan zona kering, serta buat lantai area basah sedikit lebih rendah dengan kemiringan menuju pembuangan. Pembagian warna ini menciptakan batas visual tanpa perlu tembok masif.
Keunggulannya, area kering tetap kering sehingga tidak licin dan lebih aman, muncul kesan kedalaman yang melapangkan, serta lebih higienis. Kelemahannya, kaca perlu rutin dibersihkan dari kerak air, dan partisi kaca menambah biaya. Kesulitan sedang dengan estimasi Rp12 juta-Rp20 juta.
Model ini sangat cocok untuk keluarga dengan lansia atau anak kecil, dan bisa dipakai di semua iklim. Untuk menekan risiko, terapkan pintu geser agar tidak memakan ruang, sebagaimana dibandingkan dalam ulasan pintu geser untuk rumah kecil, dan hindari kesalahan mendesain kamar mandi seperti mengabaikan ventilasi. Ide color zoning serupa tampak pada desain kamar mandi 2x2 dengan kloset jongkok dan bak serta beragam inspirasi kamar mandi kecil yang aesthetic.
Tabel Perbandingan Desain Kamar Mandi Minimalis 2x2
Agar mudah dibandingkan, berikut ringkasan ketujuh model beserta estimasi biaya untuk luas 4 meter persegi, material kunci, tingkat kesulitan, kecocokan, dan rating estetika versi redaksi.
| Serba Putih Skandinavia | Rp9-15 juta | Keramik putih 60x60 | Mudah | Apartemen, keluarga muda, ruang minim cahaya | 4/5 |
| Jepang & Japandi | Rp12-20 juta | Kayu/WPC + bak rendam | Sedang | Pencinta relaksasi, hawa sejuk | 5/5 |
| Industrial Beton Ekspos | Rp7-12 juta | Acian + coating anti air | Sedang | Budget terbatas, dataran rendah kering | 4/5 |
| Natural Tropis | Rp10-16 juta | Batu alam + tanaman | Sedang | Rumah tropis/pedesaan berbukaan | 4/5 |
| Modern Floating | Rp15-25 juta | Kloset & wastafel gantung | Sulit | Prioritas estetika & mudah dibersihkan | 5/5 |
| Marmer & Terrazzo | Rp12-22 juta | Keramik motif marmer | Sedang | Kesan mewah hemat biaya | 5/5 |
| Sekat Kaca & Color Zoning | Rp12-20 juta | Kaca tempered | Sedang | Keluarga dengan lansia/anak | 4/5 |
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Desain Kamar Mandi Minimalis 2x2
Berapa biaya membuat kamar mandi minimalis 2x2?
Kisarannya cukup lebar, mulai Rp7 juta-Rp12 juta untuk gaya hemat seperti industrial atau keramik standar, hingga Rp20 juta ke atas untuk konsep premium dengan kloset gantung, partisi kaca, dan keramik motif marmer. Faktor terbesar adalah pilihan sanitair dan keramik, sementara upah tukang harian sekitar Rp100.000-Rp250.000 atau borongan Rp3,5 juta-Rp7 juta. Sebagai gambaran lebih rinci, Anda bisa menyimak estimasi budget membuat kamar mandi dalam kamar.
Bagaimana cara agar kamar mandi 2x2 tidak lembap dan berjamur?
Kuncinya sirkulasi udara dan kekedapan air. Pasang exhaust fan minimal 50 CFM dan nyalakan 20 menit setelah mandi, sediakan jendela atau lubang angin, pastikan lapisan waterproofing terpasang di bawah keramik, dan aplikasikan sealant pada nat. Pilih warna netral bergradasi sedang agar noda tidak mencolok. Langkah praktis lain ada pada panduan menjaga kamar mandi tetap kering dan bebas jamur.
Sebaiknya pakai kloset duduk atau jongkok untuk kamar mandi 2x2?
Keduanya sama-sama muat dalam desain kamar mandi minimalis 2x2, jadi sesuaikan dengan kebutuhan penghuni. Kloset jongkok lebih hemat biaya, ringkas, dan dianggap higienis, cocok untuk gaya tropis. Kloset duduk lebih nyaman bagi lansia dan berkesan modern, sedangkan kloset gantung paling menghemat area lantai namun butuh dinding kuat dan biaya lebih tinggi. Bila ada anggota keluarga lansia, pertimbangkan pula elemen aman seperti pada kamar mandi ramah lansia.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6

13 hours ago
5
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9314717/original/002073100_1785764571-1000949844.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9331627/original/041627600_1787554384-Screenshot_2026-08-24_135232.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5524651/original/024541300_1772962922-IMG_3535.JPG.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6506051/original/025173000_1779363897-Teknik_Panen_Kroto_yang_Tepat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9331839/original/077703500_1787569732-witan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9331752/original/002133600_1787562465-134347.webp)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9331835/original/080346600_1787568977-1000131154.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4747121/original/067573600_1708349006-20240219BL_Latihan_Timnas_Indonesia_U-16__14.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9331784/original/002265000_1787564182-Screenshot_2026-08-24_163013.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9331854/original/096378500_1787573776-IMG_9292.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9331812/original/006999000_1787567110-Gemini_Generated_Image_duk64jduk64jduk6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9317291/original/019625600_1786008289-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9330921/original/036002700_1787461250-thomas.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5315903/original/030634400_1755176475-20250808AA_BRI_Super_League_Persebaya_Surabaya_Vs_PSIM_Yogyakarta__75_of_75_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9326648/original/013476500_1787030839-salman-rameli-eoQotEG6io8-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9331810/original/014750200_1787566965-IWN_7443.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4032683/original/036421800_1653408621-Kereta.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8260153/original/062456600_1781578770-Gemini_Generated_Image_hweg7yhweg7yhweg.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4151022/original/086230900_1662620358-young-woman-opening-oven-kitchen.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3558580/original/014125500_1630551817-29cccc00ef6aae3e8e27a0e76869f777.jpeg)










:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6202765/original/030351500_1779081726-Screenshot_2026-05-18_122019.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5495753/original/010090000_1770427969-persib_vs_malut-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5559170/original/057781900_1776523941-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5565946/original/060695200_1777098813-lemos.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5270828/original/086549500_1751442535-library_upload_21_2025_01_996x664_toca-1_3b9cc58.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5313554/original/014193100_1755011665-GyJ5c66aEAIeZPd.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5307862/original/009171400_1754487646-WhatsApp_Image_2025-08-06_at_20.27.15-2.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5567666/original/075634000_1777303637-20260427AA_Persija_Jakarta_vs_Persis_Solo-13_2.JPG)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4439357/original/023748200_1684915919-IMG_3716.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5531415/original/071066900_1773586899-villa.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5406767/original/073611600_1762596719-runtukahu.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482712/original/018563100_1769240916-klok_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5566651/original/058612900_1777206179-AP26116396136621.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5582864/original/078653400_1778130434-7ad81446-6c8d-439a-b9fd-a7f4c5bd1008.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5569530/original/005470400_1777445507-Ternak_Ayam_Petelur_Skala_Rumahan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4482605/original/038108800_1687839159-356628882_649873363846025_1238592168932116034_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5570763/original/015593800_1777540240-Cover___Lead__1_.jpg)