8 Model Teras dengan Tanaman Daun Kecil Rimbun, Sejuk di Musim Hujan dan Teduh saat Kemarau

9 hours ago 6

Liputan6.com, Jakarta - Teras rumah sering dibiarkan tanpa penataan yang jelas, padahal menjadi bagian pertama yang terlihat dan digunakan setiap hari. Jika tidak diatur dengan baik, suasana teras bisa terasa kurang nyaman, terutama saat menghadapi perubahan cuaca.

Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah menambahkan tanaman daun kecil yang tumbuh rapat. Selain mempercantik tampilan, tanaman ini juga membantu mengurangi panas dan menyerap air saat hujan.

Pemilik pun bisa sangat betah tinggal di rumah, jika model desainnya dapat mengikuti kondisi cuaca. Untuk mengetahui selengkapnya, simak 8 model teras dengan tanaman daun kecil yang ditata rapi, termasuk bagaimana panduan sederhana dan cara perawatan agar teras tetap bersih dan nyaman digunakan, kami hadirkan, Rabu (8/4).

1. Teras Linear dengan Deretan Pot Kecil

Model ini menggunakan pot kecil yang disusun sejajar mengikuti sisi teras. Penataan ini memudahkan aliran air saat hujan karena tidak menghambat jalur lantai. Tanaman daun kecil ditanam dengan jarak yang cukup agar tetap tumbuh rapat tanpa saling menutup.

Hal yang perlu diperhatikan adalah ukuran pot dan posisi penempatan. Gunakan pot dengan lubang pembuangan air agar tidak terjadi genangan. Pastikan jarak antar pot cukup untuk sirkulasi udara sehingga daun tidak cepat rusak.

Perawatan dilakukan dengan menyapu area setiap hari dan membuang daun yang jatuh. Siram tanaman secara teratur sesuai kondisi tanah. Bersihkan bagian bawah pot agar tidak menimbulkan noda di lantai teras.

2. Teras Sudut dengan Rak Bertingkat

Teras sudut dapat dimanfaatkan dengan rak bertingkat yang diisi tanaman daun kecil. Model ini membantu menghemat ruang dan membuat tanaman tetap teratur. Susunan bertingkat juga membantu air mengalir ke bawah tanpa menggenang.

Perhatikan kekuatan rak dan bahan yang digunakan. Pilih rak yang tidak mudah rusak saat terkena air. Pastikan setiap tingkat memiliki jarak cukup agar tanaman tetap mendapat cahaya.

Untuk perawatan, bersihkan rak dari debu dan sisa air secara berkala. Periksa bagian sambungan agar tetap kokoh. Pangkas daun yang tumbuh terlalu panjang agar tidak menutupi tanaman lain.

3. Teras Gantung dengan Pot Tempel Dinding

Model ini memanfaatkan dinding sebagai tempat menanam. Pot ditempel atau digantung dengan posisi sejajar. Tanaman daun kecil akan tumbuh menutup sebagian dinding dan membantu menahan percikan air hujan.

Hal yang perlu diperhatikan adalah kekuatan dinding dan pengait. Gunakan bahan yang tidak mudah lepas. Pastikan pot memiliki sistem pembuangan air yang baik agar tidak merusak dinding.

Perawatan dilakukan dengan mengecek kondisi pengait dan membersihkan dinding dari lumut. Siram tanaman secukupnya agar air tidak berlebihan. Buang daun kering agar tidak menumpuk di bawah.

4. Teras Kombinasi Tanah dan Pot

Model ini menggabungkan area tanam langsung di tanah dengan tambahan pot kecil. Tanaman daun kecil ditanam di bagian pinggir teras untuk membentuk batas alami. Pot digunakan sebagai pelengkap di bagian tengah.

Perhatikan kondisi tanah agar tidak terlalu padat. Gunakan campuran tanah yang mudah menyerap air. Pastikan area tanam memiliki saluran pembuangan agar tidak becek saat hujan.

Perawatan dilakukan dengan membersihkan tanah dari gulma dan sampah. Siram tanaman sesuai kebutuhan. Ratakan permukaan tanah agar tidak menimbulkan genangan.

5. Teras Jalur Batu dengan Tanaman Sela

Model ini menggunakan jalur batu sebagai pijakan, sementara sela diisi tanaman daun kecil. Susunan ini membantu air meresap ke tanah dan menjaga permukaan tetap kering saat hujan.

Hal yang perlu diperhatikan adalah jarak antar batu dan jenis tanaman. Pilih tanaman yang tidak tumbuh terlalu tinggi agar tidak mengganggu langkah. Pastikan batu terpasang dengan kuat.

Perawatan dilakukan dengan membersihkan sela dari kotoran. Pangkas tanaman secara rutin agar tetap rapi. Periksa posisi batu agar tidak bergeser.

6. Teras Minimal dengan Border Tanaman

Model ini menempatkan tanaman daun kecil di sepanjang tepi teras sebagai pembatas. Area tengah dibiarkan kosong untuk aktivitas. Susunan ini memudahkan perawatan dan menjaga aliran air tetap lancar.

Perhatikan lebar border agar tidak terlalu sempit. Gunakan pembatas agar tanah tidak menyebar ke lantai. Pilih tanaman yang tumbuh rapat untuk menutup area secara merata.

Perawatan dilakukan dengan menyapu bagian tengah dan pinggir. Siram tanaman secara teratur. Bersihkan pembatas agar tetap terlihat rapi.

7. Teras Naungan dengan Tanaman Rambat Daun Kecil

Model ini menggunakan tanaman rambat dengan daun kecil yang diarahkan ke atas. Tanaman akan membentuk penutup alami yang membantu menahan air hujan dan sinar matahari.

Hal yang perlu diperhatikan adalah rangka penopang. Gunakan bahan yang kuat dan tahan air. Pastikan tanaman diarahkan dengan rapi agar tidak tumbuh tidak teratur.

Perawatan dilakukan dengan mengikat batang yang tumbuh menjalar. Pangkas bagian yang terlalu panjang. Bersihkan area bawah dari daun yang jatuh.

8. Teras Multi Zona dengan Tanaman Terpadu

Model ini membagi teras menjadi beberapa bagian, seperti area duduk dan area tanam. Tanaman daun kecil ditempatkan di setiap zona untuk menciptakan keseimbangan.

Perhatikan pembagian ruang agar tidak saling mengganggu. Gunakan jalur yang jelas untuk berpindah. Pastikan setiap zona memiliki akses air yang cukup.

Perawatan dilakukan dengan membersihkan setiap zona secara terpisah. Siram tanaman sesuai kebutuhan. Periksa kondisi lantai dan pot agar tetap bersih.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik

1. Tanaman daun kecil apa yang cocok untuk teras?

Tanaman seperti sirih gading mini, rumput hias, dan tanaman penutup tanah sering digunakan karena mudah dirawat dan cepat tumbuh rapat.

2. Bagaimana cara membuat teras tetap kering saat hujan?

Gunakan jalur air yang jelas, pilih pot dengan lubang pembuangan, dan atur jarak tanaman agar tidak menghambat aliran air.

3. Apakah tanaman bisa membantu menurunkan suhu di teras?

Tanaman membantu menyerap panas dan air sehingga area terasa lebih nyaman saat cuaca berubah.

4. Seberapa sering tanaman di teras perlu disiram?

Penyiraman dilakukan sesuai kondisi tanah, biasanya satu hingga dua kali sehari saat tidak ada hujan.

5. Bagaimana cara menjaga teras tetap bersih dengan banyak tanaman?

Rutin menyapu, membuang daun kering, dan membersihkan pot serta lantai menjadi langkah utama menjaga kebersihan.

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|