:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298902/original/030143500_1784186381-HL_terong.jpg)
Perbesar
Liputan6.com, Jakarta - Sayuran yang paling boros air menjadi salah satu hal penting untuk diketahui, terutama bagi petani maupun orang yang gemar berkebun di rumah. Beberapa jenis sayuran membutuhkan pasokan air lebih banyak karena memiliki kandungan air tinggi dan proses pertumbuhan yang sangat bergantung pada kelembapan tanah.
Mengetahui sayuran yang paling boros air dapat membantu menentukan pola penyiraman yang tepat agar tanaman tumbuh optimal. Setiap jenis tanaman memiliki kebutuhan hidrasi berbeda, mulai dari tahap pembibitan hingga masa panen, sehingga perawatannya perlu disesuaikan dengan karakter masing-masing.
Pemahaman tentang sayuran yang paling boros air juga berguna untuk mengatur penggunaan sumber daya secara lebih efisien. Penyiraman yang seimbang dapat mendukung hasil panen, sekaligus mencegah risiko seperti akar membusuk, pertumbuhan terhambat, atau tanaman mengalami stres akibat kondisi air yang tidak sesuai.
Berikut Liputan6.com merangkum dari berbagai sumber tentang sayuran yang paling boros air, Kamis (16/7/2026).
1. Selada
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5570252/original/044810700_1777520161-close-up-hand-farmer-garden-morning-time-food-background.jpg)
Perbesar
Selada termasuk sayuran yang membutuhkan banyak air karena memiliki kandungan air sangat tinggi, yaitu sekitar 95–96 persen dari berat totalnya. Tanaman ini umumnya memerlukan sekitar 1–1,5 inci air per minggu, terutama saat cuaca panas agar daun tetap segar dan tidak mudah layu.
Selain membutuhkan pasokan air yang cukup, selada juga menyukai lingkungan sejuk dengan suhu sekitar 15–25 derajat Celsius serta kelembapan udara tinggi. Dalam sistem hidroponik, kebutuhan air selada dapat mencapai sekitar 11,64–26,18 liter, tergantung metode budidaya yang digunakan.
2. Seledri
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5553366/original/015297000_1775963356-tanaman_seledri.jpg)
Perbesar
Seledri dikenal sebagai tanaman yang sangat membutuhkan air karena batangnya harus tetap segar dan renyah. Kandungan air dalam seledri mencapai sekitar 95 persen, sehingga ketersediaan air yang stabil sangat penting untuk mendukung pertumbuhannya.
Tanaman ini memiliki sistem perakaran yang cukup dangkal sehingga membutuhkan kelembapan tanah yang terjaga. Pada masa awal setelah pindah tanam, seledri perlu disiram lebih sering, bahkan bisa mencapai dua kali sehari. Setelah tanaman mulai kuat, frekuensi penyiraman dapat dikurangi sesuai kondisi cuaca dan kelembapan tanah.
3. Bayam
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3242608/original/036154800_1600487932-photo-1580910365203-91ea9115a319__1_.jpg)
Perbesar
Bayam menjadi salah satu sayuran daun yang membutuhkan penyiraman rutin agar mampu menghasilkan daun yang lebar dan segar. Tanaman ini umumnya membutuhkan sekitar dua galon air per minggu, dengan kebutuhan yang dapat meningkat saat suhu udara lebih panas.
Penyiraman bayam sebaiknya dilakukan secara teratur, terutama pada pagi dan sore hari ketika cuaca terik. Meski membutuhkan banyak air, tanah tetap harus memiliki drainase baik agar tidak terjadi genangan yang dapat menyebabkan akar membusuk.
4. Kubis
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3318607/original/084338400_1607421963-eric-prouzet-DzN-T3ceOMI-unsplash.jpg)
Perbesar
Kubis termasuk sayuran yang membutuhkan kelembapan tinggi selama masa pertumbuhan. Tanaman ini memiliki daun yang lebar sehingga membutuhkan pasokan air cukup untuk mendukung perkembangan dan pembentukan krop yang padat.
Agar tumbuh optimal, kubis sebaiknya ditanam pada tanah yang mampu menyimpan air dengan baik tetapi tetap memiliki sistem drainase yang lancar. Pengairan yang terlambat dapat menyebabkan pertumbuhan tidak maksimal dan kualitas hasil panen menurun.
5. Sawi Putih
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3511893/original/084907300_1626340916-preparation-salad-from-chinese-cabbage.jpg)
Perbesar
Sawi putih memiliki karakteristik yang mirip dengan selada karena membutuhkan banyak air, terutama pada tahap awal pertumbuhan. Kandungan air dalam sayuran ini dapat mencapai sekitar 95 persen sehingga kelembapan tanah perlu dijaga secara konsisten.
Meski membutuhkan penyiraman cukup tinggi, pemberian air secara berlebihan juga perlu dihindari. Kondisi tanah yang terlalu basah dapat meningkatkan risiko pembusukan pada bagian tanaman, terutama ketika sawi putih mulai membentuk bagian padat di tengah.
6. Mentimun
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3187358/original/035177200_1595413775-top-view-cucumber-sliced-glass-bowl-beige-linen-bag-white-wooden-horizontal_176474-1275.jpg)
Perbesar
Mentimun merupakan salah satu sayuran dengan kandungan air tertinggi, yaitu mencapai sekitar 96 persen. Tanaman ini membutuhkan sekitar 1–1,5 inci air per minggu dan jumlah tersebut dapat meningkat ketika cuaca panas atau musim kemarau.
Penyiraman mentimun perlu dilakukan secara merata agar pertumbuhan buah berlangsung optimal. Namun, lahan yang terlalu basah harus dihindari karena dapat menyebabkan akar menjadi pendek, mudah rusak, dan menghambat penyerapan nutrisi.
7. Terong
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5408294/original/061340700_1762769002-eggplant-5902352_1280.jpg)
Perbesar
Terong membutuhkan pasokan air yang cukup stabil, terutama ketika memasuki fase pembungaan hingga pembentukan buah. Umumnya, tanaman ini memerlukan sekitar 1–1,5 inci air setiap minggu, tetapi kebutuhannya dapat meningkat saat suhu lingkungan tinggi.
Pada kondisi panas, beberapa budidaya terong membutuhkan penyiraman lebih sering untuk menjaga kelembapan tanah. Kekurangan air dapat menyebabkan pertumbuhan buah terganggu, sedangkan kelebihan air dapat meningkatkan risiko penyakit pada akar.
8. Tomat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4037694/original/030719500_1653904011-tomatoes-farm-close-up-picture-mans-hands-holding-fresh-tomatoes.jpg)
Perbesar
Tomat termasuk tanaman yang cukup sensitif terhadap perubahan ketersediaan air. Tanaman ini membutuhkan sekitar 2–5 cm air per minggu, tergantung kondisi cuaca, suhu, dan curah hujan di lingkungan sekitar.
Bibit tomat yang baru tumbuh memerlukan tanah lembap agar akar berkembang dengan baik. Setelah dewasa, penyiraman tetap perlu dilakukan secara rutin karena kekurangan air dapat menyebabkan tanaman stres, bunga rontok, atau kualitas buah menurun.
9. Alpukat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3267432/original/091323300_1602668688-photo-1580823673202-ef0405ae5b52.jpg)
Perbesar
Meskipun lebih dikenal sebagai tanaman buah, alpukat sering ditanam berdampingan dengan tanaman kebun lainnya dan memiliki kebutuhan air yang cukup tinggi. Pohon alpukat membutuhkan kelembapan tanah yang baik agar dapat tumbuh optimal, terutama saat memasuki fase berbunga dan berbuah.
Pohon alpukat dewasa membutuhkan curah hujan sekitar 1.000–1.300 mm per tahun atau sekitar 40–50 mm per minggu pada musim pertumbuhan. Namun, tanaman ini cukup sensitif terhadap kelebihan air karena akar alpukat mudah mengalami pembusukan jika tanah terlalu tergenang.
Tips Merawat Sayuran yang Paling Boros Air
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3187359/original/038604700_1595413775-some-tomatoes-slices-with-knife-wooden-cutting-board-top-view_176474-3944.jpg)
Perbesar
1. Siram Secara Rutin Sesuai Kebutuhan Tanaman
Sayuran yang membutuhkan banyak air sebaiknya disiram secara rutin agar kelembapan tanah tetap terjaga. Namun, frekuensi penyiraman perlu disesuaikan dengan jenis tanaman, usia, serta kondisi cuaca. Pada musim kemarau, penyiraman biasanya perlu dilakukan lebih sering dibandingkan saat musim hujan.
2. Lakukan Penyiraman pada Pagi atau Sore Hari
Waktu penyiraman juga memengaruhi efektivitas penyerapan air. Sebaiknya siram tanaman pada pagi atau sore hari ketika suhu udara lebih rendah. Cara ini membantu mengurangi penguapan sehingga air dapat terserap lebih optimal oleh akar tanaman.
3. Gunakan Mulsa untuk Menjaga Kelembapan Tanah
Menambahkan mulsa organik seperti jerami, daun kering, atau sekam padi di sekitar tanaman dapat membantu mempertahankan kelembapan tanah lebih lama. Selain mengurangi penguapan, mulsa juga membantu menekan pertumbuhan gulma yang dapat bersaing menyerap air dan nutrisi.
4. Pastikan Tanah Memiliki Drainase yang Baik
Meskipun membutuhkan banyak air, sebagian besar sayuran tetap tidak tahan terhadap genangan. Gunakan media tanam yang gembur dan memiliki drainase baik agar kelebihan air dapat mengalir dengan lancar. Cara ini dapat membantu mencegah pembusukan akar dan serangan penyakit.
5. Berikan Air Lebih Banyak saat Fase Pertumbuhan Aktif
Kebutuhan air biasanya meningkat ketika tanaman memasuki fase pembentukan daun, bunga, atau buah. Oleh karena itu, perhatikan perkembangan tanaman dan sesuaikan jumlah penyiraman agar pertumbuhan berlangsung optimal tanpa mengalami stres akibat kekurangan air.
6. Periksa Kondisi Tanah Sebelum Menyiram
Jangan hanya mengandalkan jadwal penyiraman. Sebelum menambahkan air, periksa terlebih dahulu kelembapan tanah dengan menyentuh permukaannya atau memasukkan jari beberapa sentimeter ke dalam media tanam. Jika tanah masih lembap, penyiraman dapat ditunda agar tanaman tidak menerima air secara berlebihan.
Pertanyaan Seputar Sayuran yang Paling Boros Air
Sayuran apa saja yang dikenal paling boros air?
Sembilan sayuran yang dikenal paling boros air adalah mentimun, selada, seledri, terong, tomat, bayam, alpukat, kubis, dan sawi putih.
Berapa kebutuhan air rata-rata untuk mentimun?
Mentimun membutuhkan sekitar 1 hingga 1,5 inci air per minggu, yang harus didistribusikan secara merata. Saat cuaca hangat, kebutuhan bisa mencapai dua inci per minggu.
Mengapa penting untuk mengelola air dengan tepat saat menanam sayuran ini?
Pengelolaan air yang tepat penting untuk menjamin hasil panen maksimal dan mencegah masalah seperti pembusukan akar atau kegagalan buah akibat kelebihan atau kekurangan air.
Apakah sawi putih membutuhkan banyak air?
Ya, sawi putih membutuhkan banyak air di awal masa tanamnya. Namun, pemberian air berlebihan setelah tumbuh dapat menyebabkan tanaman cepat membusuk.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6

14 hours ago
3
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9299174/original/014173500_1784197519-WhatsApp_Image_2026-07-16_at_08.43.59.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/8163797/original/031544600_1781018575-20260609BL_Timnas_Indonesia_Vs_Mozambik_FIFA_Matchday_2026-05.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7253349/original/074810700_1780039482-Gemini_Generated_Image_iul334iul334iul3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4897279/original/047157000_1721544216-IMG_20240721_131658.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9299234/original/091953400_1784202792-1000125960.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9297178/original/073412700_1784082785-Gemini_Generated_Image_ux2ir6ux2ir6ux2i.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5542835/original/015484300_1774965869-000_A6BL363.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9298606/original/068227700_1784176006-dc6f7707-d8ed-45cf-94f7-b97c5b1d127c.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9298835/original/027100900_1784183914-d52a6d00-e57c-436e-8031-c2da50ea9c4c.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5301668/original/036855100_1753952907-Julio_Cesar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9295280/original/071992900_1783923042-sZR6QP9ctou30PooIt8Bc7N8Qf7XhZJHBNBXcKE4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5427332/original/037542200_1764379619-Persija_vs_PSIM-52.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5204724/original/086243700_1746009699-confident-female-manager-asian-saleswoman-holds-arms-crossed-with-professional-look-white-background_1258-169244.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9299201/original/072937300_1784200207-HNVxgC3asAAj9Y7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7731862/original/010252900_1780537314-igor_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9299095/original/079392000_1784193208-0e507ec3-cfe9-4318-b39c-82ed57897eeb.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9299172/original/036005300_1784197425-Alexandre_Ramalingom_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9299041/original/051305200_1784190826-8061.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3796715/original/056751000_1640593486-ocean-ng-L0xOtAnv94Y-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9298907/original/000557100_1784186527-1000472336.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3642128/original/083822000_1637681616-2_000_Hkg660630.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5496194/original/006665600_1770489949-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5525042/original/051351000_1773029160-cropped-2a244f90-7934-47c9-a587-b33c1a79edbd.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5341955/original/093188300_1757342062-Timnas_Indonesia_vs_Lebanon_-07.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5496099/original/014951200_1770469090-20260205AA_Indonesia_vs_Jepang-47.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5486862/original/011529800_1769618434-1001889631.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5461718/original/089739600_1767433302-WhatsApp_Image_2026-01-03_at_15.59.48.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5339674/original/047240900_1757081733-20250904AA_Timnas_Indonesia_vs_China_Taipei-08.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5535678/original/081487000_1774083121-team__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5502638/original/046269700_1770993794-vickery.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5538570/original/071315500_1774525867-20260326IQ_Latihan_Timnas_Indonesia-02.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5478714/original/059102600_1768914932-000_9PK9KD.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5392680/original/002485800_1761486231-570624768_18084026864504418_4368634468269805834_n.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/185136/original/img_kolev-201.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4371977/original/088823300_1679822595-20230325BL_FIFA_Matchday_Timnas_Indonesia_Vs_Timnas_Burundi_Stok_Foto_7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5377685/original/055449000_1760148105-2025098AA_Timnas_Indonesia_Vs_Lebanon-025.jpg)