9 Tips Merapikan Rumah yang Berantakan secara Cepat, Hunian Jadi Nyaman dan Estetik

13 hours ago 8

Liputan6.com, Jakarta - Tips merapikan rumah penting diterapkan agar hunian tetap bersih dan nyaman meski di tengah kesibukan sehari-hari. Barang yang menumpuk dan ruangan berantakan tidak hanya mengganggu suasana hati, tetapi juga memengaruhi produktivitas serta kualitas istirahat penghuni.

Di tahun 2026, tren merapikan rumah berfokus pada metode praktis dan sistem pengorganisasian yang fungsional agar rumah minimalis tetap terasa lapang. Dengan konsistensi dalam kebiasaan kecil dan pembersihan bertahap, setiap sudut rumah bisa tetap rapi tanpa mengganggu aktivitas, sekaligus memberi kesan positif bagi keluarga maupun tamu. Berikut tips merapikan rumah, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber pada Sabtu (21/2/2026). 

1. Gunakan Aturan Satu Menit

Terapkan prinsip "aturan satu menit" untuk segala pekerjaan kecil yang bisa diselesaikan dalam waktu yang sangat singkat di dalam rumah. Jika melihat sesuatu yang tidak pada tempatnya dan bisa dirapikan kurang dari semenit, segera lakukan tindakan tersebut tanpa harus menundanya lagi. Misalnya, segera gantung kembali jaket yang habis dipakai atau langsung cuci gelas setelah digunakan untuk minum kopi pagi.

Kebiasaan kecil ini sangat efektif untuk mencegah barang-barang menumpuk hingga menjadi masalah besar yang sulit untuk dibersihkan nantinya. Rumah akan selalu terjaga kerapiannya karena setiap benda kecil segera kembali ke tempat asalnya secara otomatis dan konsisten. Aturan ini sangat mudah diterapkan oleh siapa saja dan tidak membutuhkan peralatan tambahan apa pun untuk memulainya sekarang juga.

2. Sortir Barang dengan Metode 3 Kotak

Saat mulai merapikan lemari atau gudang, gunakan sistem tiga kotak untuk membagi barang menjadi kategori: simpan, donasi, dan juga buang. Pilah barang-barang yang sudah tidak digunakan selama lebih dari satu tahun untuk segera diberikan kepada orang lain yang jauh lebih membutuhkan. Cara ini sangat ampuh untuk mengurangi volume barang di dalam rumah secara drastis dalam waktu yang cukup singkat.

Kotak "simpan" hanya diisi oleh benda-benda yang memang sering digunakan atau memiliki nilai memori yang sangat tinggi bagi penghuni rumah. Sementara itu, kotak "buang" ditujukan bagi barang yang sudah rusak dan tidak mungkin diperbaiki lagi untuk digunakan kembali. Dengan metode ini, isi rumah akan menjadi jauh lebih ringkas dan hanya menyisakan benda-benda yang benar-benar memberikan manfaat nyata.

3. Manfaatkan Dinding Secara Vertikal

Jika lantai rumah sudah terasa sangat sempit, mulailah memanfaatkan area dinding untuk menyimpan berbagai macam perlengkapan rumah tangga secara vertikal. Pasang rak gantung atau ambalan kayu untuk meletakkan koleksi buku, tanaman hias, hingga bumbu dapur agar meja tetap terlihat bersih. Penggunaan ruang dinding akan memberikan ilusi visual ruangan yang tampak lebih tinggi dan juga sangat luas sekali.

Gunakan pengait atau gantungan dinding untuk menata tas, topi, atau kunci agar tidak berserakan di atas permukaan furnitur utama di rumah. Selain menghemat tempat, penyimpanan vertikal juga memudahkan dalam mencari barang karena posisi benda berada tepat di depan mata. Teras atau dapur akan terlihat jauh lebih rapi dan memiliki nilai estetika yang sangat modern dengan penataan dinding yang cerdas.

4. Jadwalkan Merapikan 15 Menit Setiap Hari

Alokasikan waktu khusus selama 15 menit setiap malam sebelum tidur untuk merapikan area ruang tamu dan juga area dapur rumah. Gunakan waktu singkat ini untuk menata kembali bantal sofa, membersihkan meja makan, serta membuang sampah yang sudah penuh di dapur. Rutinitas ini akan menjamin suasana rumah tetap segar saat bangun di pagi hari berikutnya untuk memulai aktivitas baru.

Melakukan pembersihan kecil secara rutin jauh lebih efektif dibandingkan melakukan kerja bakti besar-besaran setiap satu bulan sekali yang sangat melelahkan. Fokuslah pada area yang paling sering dilalui atau digunakan bersama agar dampak kerapiannya bisa langsung dirasakan oleh seluruh keluarga. Kedisiplinan dalam meluangkan waktu singkat ini adalah rahasia utama rumah yang selalu tampak rapi setiap harinya tanpa terkecuali.

5. Kelompokkan Barang Berdasarkan Kategori

Simpanlah barang-barang yang memiliki fungsi serupa dalam satu wadah atau satu laci yang sama agar proses pencarian menjadi lebih mudah. Misalnya, satukan seluruh alat tulis di satu kotak khusus, dan simpan semua perlengkapan elektronik seperti kabel pengisi daya dalam satu wadah transparan. Pengelompokan ini akan mencegah benda-benda kecil tersebar di berbagai sudut ruangan yang berbeda-beda secara acak.

Gunakan label pada setiap kotak penyimpanan agar setiap anggota keluarga tahu persis di mana harus meletakkan barang setelah selesai digunakan. Hal ini sangat penting untuk mendidik kebiasaan disiplin di rumah agar barang tidak kembali berserakan setelah baru saja dirapikan. Kerapian yang berbasis sistem kategori akan bertahan jauh lebih lama dibandingkan merapikan barang hanya berdasarkan tumpukan semata.

6. Kosongkan Permukaan Meja dan Lantai

Permukaan meja dan lantai yang bersih tanpa ada barang yang tergeletak akan memberikan kesan rumah yang sangat luas dan sangat higienis. Hindari meletakkan benda-benda kecil di atas meja tamu atau meja makan jika benda tersebut tidak sedang digunakan untuk keperluan mendesak. Meja yang bersih akan membuat pikiran terasa lebih rileks dan ruangan tampak jauh lebih profesional serta elegan.

Biasakan untuk tidak menumpuk barang di lantai, termasuk tas atau belanjaan yang baru saja dibawa masuk ke dalam rumah dari luar. Segera pindahkan barang-barang tersebut ke tempat penyimpanan permanen agar alur berjalan di dalam ruangan tidak terganggu oleh hambatan benda. Permukaan yang kosong adalah kunci utama dari estetika rumah minimalis yang sangat digemari pada tren desain tahun 2026 ini.

7. Maksimalkan Ruang di Bawah Furnitur

Gunakan area kosong di bawah tempat tidur atau di bawah sofa untuk menyimpan barang-barang yang jarang digunakan dengan menggunakan kotak penyimpanan tipis. Area ini sangat potensial untuk menyimpan sprei cadangan, selimut tebal, atau koleksi sepatu musim hujan agar tidak memenuhi lemari utama. Pastikan kotak penyimpanan memiliki penutup yang rapat agar barang-barang di dalamnya tetap bersih dari debu yang menempel.

Ruang tersembunyi ini merupakan solusi cerdas bagi penghuni apartemen atau rumah kecil yang memiliki keterbatasan jumlah lemari penyimpanan besar. Dengan menyembunyikan barang di bawah furnitur, ruangan utama tetap terlihat bersih namun kapasitas penyimpanan rumah tetap terjaga secara maksimal. Pilihlah kotak penyimpanan yang dilengkapi dengan roda agar proses pengambilan barang menjadi sangat mudah dan juga sangat praktis.

8. Lakukan Decluttering Digital

Kerapian rumah tidak hanya terbatas pada benda fisik, tetapi juga pada tumpukan kabel dan perangkat elektronik yang sudah tidak berfungsi lagi. Kumpulkan seluruh kabel yang sudah rusak atau ponsel lama yang sudah tidak terpakai untuk segera didaur ulang dengan cara yang benar. Kabel-kabel yang menjuntai di belakang meja televisi harus diikat rapi menggunakan cable ties agar tidak terlihat berantakan sekali.

Selain itu, bersihkan juga area meja kerja dari tumpukan kertas atau dokumen lama yang sebenarnya bisa disimpan dalam bentuk file digital saja. Mengurangi beban fisik dari peralatan teknologi akan membuat meja kerja terasa lebih luas dan meningkatkan fokus saat sedang menyelesaikan tugas. Digitalisasi dokumen adalah langkah modern untuk menjaga rumah tetap rapi tanpa harus menyediakan banyak rak arsip yang memakan tempat.

9. Pilih Furnitur dengan Penyimpanan Tersembunyi

Saat ingin membeli perabot baru, pilihlah furnitur yang memiliki fungsi ganda seperti kursi ottoman atau meja yang memiliki laci rahasia di bawahnya. Furnitur jenis ini memungkinkan untuk menyembunyikan barang-barang kecil dengan cepat saat ada tamu yang datang secara mendadak ke rumah. Ruangan akan tetap terlihat sangat minimalis meskipun sebenarnya menyimpan banyak perlengkapan di dalam perabot tersebut.

Tempat tidur yang memiliki laci di bagian bawahnya juga sangat membantu dalam menata pakaian agar tidak semua harus digantung di lemari pakaian. Investasi pada furnitur multifungsi adalah strategi cerdas untuk jangka panjang agar rumah tidak pernah terlihat penuh sesak oleh barang. Hunian yang fungsional akan memberikan kenyamanan lebih bagi penghuninya karena setiap sudut ruang dimanfaatkan dengan sangat efisien sekali.

Pertanyaan Umun yang Sering Diajukan

Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk merapikan seluruh rumah?

Jika dilakukan secara bertahap dengan rutin, setiap ruangan biasanya hanya membutuhkan waktu sekitar 15-30 menit setiap harinya.

Bagaimana cara agar rumah tidak cepat berantakan kembali?

Kuncinya adalah selalu mengembalikan barang ke tempat asalnya segera setelah digunakan dan tidak menunda pekerjaan kecil.

Apakah harus membeli banyak kotak penyimpanan mahal?

Tidak perlu, Anda bisa memanfaatkan kotak sepatu bekas atau wadah plastik yang sudah ada di rumah untuk mengorganisir barang.

Bagaimana memotivasi anggota keluarga lain agar ikut merapikan rumah?

Berikan contoh nyata terlebih dahulu dan buatlah sistem penyimpanan yang sangat mudah dipahami oleh anak-anak maupun orang dewasa.

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|