Bagaimana Cara Menggiring Bola Basket yang Benar, Teknik dan Latihan Dribbling untuk Pemula

5 hours ago 5

Liputan6.com, Jakarta Menggiring bola atau dribbling merupakan keterampilan paling fundamental yang harus dikuasai setiap pemain basket. Memahami bagaimana cara menggiring bola basket yang benar membutuhkan koordinasi tangan-mata, ketepatan waktu, dan latihan agar pemain bisa melindungi bola dari lawan sekaligus mengarahkannya ke ring untuk mencetak poin.

Kunci utama dribbling terletak pada penggunaan ujung jari untuk memantulkan bola, menjaga posisi tubuh rendah, serta selalu mengarahkan pandangan ke depan. Pertanyaan tentang bagaimana cara menggiring bola basket sering muncul di kalangan pemula karena tujuannya adalah mampu men-dribble dengan kedua tangan tanpa melihat ke bawah, sehingga kepala tetap terangkat untuk melihat pergerakan lawan dan posisi rekan setim, serta menggunakan jari dan ujung jari alih-alih telapak tangan.

Dilansir dari Owayo Magazine, kemampuan dribbling yang baik merupakan teknik esensial dalam basket dan menjadi keterampilan pertama yang dipelajari seorang pemula. Bahkan pemain basket profesional pun secara rutin memasukkan latihan dribbling ke dalam program mereka untuk mengoptimalkan koordinasi dan daya tahan. Oleh karena itu, menguasai fondasi dribbling dalam bola basket menjadi langkah awal yang tidak bisa dilewatkan. Berikut ulasan selengkapnya, dirangkum Liputan6.com pada Rabu (24/6/2026). 

1. Cara Menggiring Bola Basket dengan Teknik Control Dribble

Teknik control dribble adalah dasar yang wajib dikuasai sebelum mempelajari variasi dribbling lainnya. Bagi pemula yang ingin mengetahui bagaimana cara menggiring bola basket secara fundamental, teknik ini menjadi titik awal yang tepat karena menekankan pada penguasaan bola dalam posisi terkendali dan tenang di depan badan. Pada dasarnya, dribbling merupakan jantung permainan basket yang memungkinkan pemain memajukan bola, menciptakan peluang, dan menghindari pemain bertahan.

  1. Atur posisi tubuh (athletic stance): Langkah pertama dalam belajar dribbling adalah merelaksasi jari-jari dan menyebarkannya secara merata di permukaan bola. Berdiri dengan kaki selebar bahu, lutut sedikit ditekuk, dan badan condong ke depan untuk menjaga keseimbangan. Posisi ini memungkinkan kamu bergerak cepat ke segala arah saat menggiring bola dengan satu tangan.

  2. Gunakan ujung jari, bukan telapak tangan: Gunakan jari dan bantalan jari (finger pads) untuk mengontrol bola, bukan telapak tangan. Cara ini memberikan kontrol yang lebih presisi terhadap arah dan kecepatan pantulan bola. Hindari kebiasaan menampar bola karena hal itu mengurangi akurasi kontrol.

  3. Jaga pandangan tetap ke depan: Angkat kepala dan arahkan mata ke permainan, jangan melihat ke bola. Dengan pandangan yang terangkat, kamu bisa melihat posisi rekan setim yang terbuka serta mengantisipasi pergerakan formasi pertahanan lawan.

  4. Kontrol ketinggian pantulan bola: Jangan memantulkan bola terlalu tinggi saat dribbling karena menjaga bola tetap rendah memberikan kontrol lebih baik dan membuat bola lebih sulit dicuri oleh lawan. Idealnya, bola tidak memantul melebihi setinggi pinggang saat melakukan control dribble.

  5. Lindungi bola dengan tangan bebas: Teknik ini melibatkan dribbling dengan satu tangan sambil mengangkat tangan yang tidak men-dribble untuk menahan pemain bertahan. Posisi ini menciptakan penghalang alami antara bola dan lawan sehingga bola tidak mudah direbut.

Sebagaimana dikutip dari panduan BG Parks, dribbling adalah keterampilan yang hanya berkembang setelah berjam-jam berlatih dengan bola di tangan, dan saat berlatih, pemain harus sebisa mungkin menghindari godaan untuk melihat ke arah bola. Prinsip ini berlaku bagi siapa pun yang sedang belajar menggiring bola dalam permainan bola basket.

Baca juga: Cara Bermain Basket yang Baik, Pahami Peraturan dan Tekniknya

2. Cara Menggiring Bola Basket dengan Teknik Crossover

Teknik crossover merupakan salah satu gerakan dribbling yang paling sering digunakan dalam pertandingan basket. Crossover melibatkan perpindahan tangan dribbling secara cepat dengan menyilangkan satu tangan ke tangan lainnya, sehingga memungkinkan perubahan arah dribbling yang mendadak. Bagi kamu yang sudah memahami teknik dasar dan ingin mendalami bagaimana cara menggiring bola basket pada level berikutnya, crossover adalah gerakan yang wajib dipelajari untuk melewati pemain bertahan di lapangan.

  1. Mulai dari posisi athletic stance: Berdiri dengan kaki selebar bahu dan lutut ditekuk. Pegang bola dengan tangan dominan dan mulailah menggiring bola di sisi tubuh. Pastikan posisi tubuh cukup rendah agar bola tetap terlindungi.

  2. Dribble dengan tangan dominan secara stabil: Saat berlatih crossover dribbling, jaga bola tetap rendah dan pantulkan dengan keras ke lantai. Pantulkan bola beberapa kali dengan ritme yang teratur sebelum melakukan perpindahan tangan.

  3. Pindahkan bola ke tangan lain dengan cepat: Teknik ini penting untuk menjaga kontrol bola dan mengecoh pemain bertahan, karena dengan menyilangkan tangan, pemain bisa mengubah arah dribbling tanpa kehilangan penguasaan bola. Dorong bola menyilang di depan tubuh dengan gerakan yang tegas dan cepat.

  4. Ledakkan tubuh ke arah berlawanan: Begitu bola berpindah tangan, langkahkan kaki ke arah berlawanan dari posisi semula. Gerakan ini memungkinkan pemain menavigasi melewati lawan, menciptakan ruang untuk menembak, atau melakukan penetrasi ke keranjang.

  5. Pertahankan kecepatan dan kontrol: Seiring kemampuan meningkat, tingkatkan kecepatan perpindahan bola saat crossover. Lanjutkan dribbling dengan tangan baru sambil mempertahankan posisi tubuh rendah agar tidak mudah kehilangan keseimbangan.

Mengacu pada MasterClass, crossover dribbling merupakan variasi dari stationary dribbling yang melibatkan perpindahan bola bolak-balik antara tangan kiri dan kanan, dan pemain menggunakan teknik ini untuk melindungi bola dari defender. Gerakan ini menjadi senjata utama para pemain guard dan forward dalam bola basket yang sering menghadapi tekanan ketat dari lawan.

Baca juga: Arti Passing dalam Bola Basket dan Penjelasannya

3. Cara Menggiring Bola Basket dengan Speed Dribble

Speed dribble atau dribble cepat digunakan ketika pemain memiliki ruang terbuka di lapangan dan perlu bergerak secepat mungkin menuju ring lawan. Teknik ini berbeda dari control dribble karena memprioritaskan kecepatan di atas kontrol ketat. Untuk memahami bagaimana cara menggiring bola basket dalam tempo tinggi tanpa kehilangan penguasaan, pemain perlu melatih koordinasi antara teknik dribble yang dibenarkan dan kecepatan langkah kaki secara bersamaan.

  1. Mulai dari posisi siap: Pastikan tubuh dalam posisi siap dengan kedua kaki selebar bahu dan tatapan lurus ke depan. Identifikasi jalur terbuka yang akan ditempuh sebelum memulai gerakan.

  2. Dorong bola sedikit ke depan: Alih-alih memantulkan bola tepat di samping tubuh, dorong bola ke depan sesuai arah tujuan karena begitu bola menyentuh lantai, dribble harus membantumu mencapai posisi yang diinginkan. Ini memungkinkan kamu berlari lebih cepat tanpa memperlambat langkah.

  3. Tingkatkan ketinggian pantulan bola: Berbeda dengan control dribble, pada speed dribble bola boleh memantul lebih tinggi, sekitar setinggi pinggang hingga dada. Pantulan yang lebih tinggi memungkinkan langkah kaki yang lebih panjang sehingga tempo berlari bisa meningkat.

  4. Gunakan langkah lebar dan cepat: Berlari dengan langkah lebar sambil menjaga ritme dribbling yang konsisten. Pastikan setiap pantulan bola selaras dengan langkah kaki, dan fokuslah pada teknik terlebih dahulu sebelum menambah kecepatan.

  5. Transisi ke gerakan lain saat mendekati lawan: Saat memasuki area pertahanan lawan, turunkan kembali ketinggian dribble dan perlambat kecepatan. Dari posisi ini, kamu bisa beralih ke crossover, behind the back, atau berhenti untuk melakukan tembakan lay up maupun operan kepada rekan setim.

Kemampuan dribble memang menjadi salah satu senjata ofensif yang wajib dimiliki setiap pemain bersama dengan passing dan shooting. Penguasaan speed dribble yang mumpuni akan membuat pemain menjadi ancaman yang sulit dihentikan di permainan bola basket.

Baca juga: Sejarah Permainan Bola Basket di Dunia dan Indonesia

Latihan Efektif untuk Meningkatkan Kemampuan Dribbling Bola Basket

Menguasai teknik dribbling tidak cukup hanya dengan memahami teorinya. Latihan rutin dan konsisten menjadi kunci utama untuk meningkatkan kemampuan menggiring bola basket secara signifikan. Dribbling merupakan salah satu keterampilan yang paling mudah dilatih karena tidak membutuhkan lapangan, rekan latihan, ataupun ruang yang luas, dan semakin banyak waktu yang dihabiskan dengan bola di tangan, semakin baik pula kontrol bola yang dimiliki.

Berdasarkan panduan Under Armour, terdapat ratusan latihan individu maupun tim yang bisa digunakan untuk meningkatkan dribbling. Berikut ini adalah beberapa latihan yang bisa Anda coba untuk meningkatkan skill dribbling di rumah:

  1. Pound Drill: Salah satu hal terpenting dalam dribbling basket adalah menjaga bola tetap rendah, dan dengan pound drill kamu bisa melatih kontrol ini secara efektif dengan cara menekankan pantulan bola yang rendah dan dekat ke tanah. Lakukan latihan ini selama 30 detik untuk masing-masing tangan sambil menjaga pandangan tetap ke depan.

  2. Figure Eight Drill: Latihan angka delapan merupakan latihan sempurna untuk melatih kedua tangan, karena setiap orang memiliki tangan dominan saat dribbling dan kemampuan menggiring dengan kedua tangan memberikan keunggulan yang jelas. Berdiri dengan kaki terbuka lebar, lalu pantulkan bola melewati kedua kaki dalam pola angka delapan secara bergantian. Latihan ini sangat efektif untuk memahami bagaimana cara menggiring bola basket dengan kedua tangan secara seimbang.

  3. Two-Ball Drill: Menggiring dua bola basket secara bersamaan merupakan latihan penting bagi pemain level menengah karena menantang koordinasi dan memperkuat kedua tangan. Mulailah dengan memantulkan kedua bola secara bersamaan dalam posisi diam, lalu tingkatkan dengan memantulkannya secara bergantian.

  4. Spider Dribble: Latihan spider dribble dilakukan dengan kaki terbuka selebar bahu. Posisikan tubuh rendah dan pantulkan bola di antara kedua kaki secara cepat menggunakan keempat titik sentuh, yaitu tangan kanan depan, tangan kiri depan, tangan kanan belakang, dan tangan kiri belakang. Latihan ini melatih kecepatan tangan dan keterampilan dasar yang wajib dimiliki pemain bola basket.

  5. Cone Drill (Latihan Rintangan): Susun beberapa cone untuk mensimulasikan pemain bertahan, lalu berlatihlah menavigasi melewati cone tersebut dengan dribble yang terkontrol untuk meningkatkan kelincahan dan mengembangkan langkah pertama yang cepat. Setiap kali melewati cone, bergantilah tangan dribbling sambil menjaga bola tetap rendah dan dekat dengan tubuh.

  6. Balloon Drill: Latihan unik ini melibatkan upaya menjaga balon tetap di udara sambil men-dribble bola basket secara bersamaan, dan jika balon menyentuh lantai, pemain kehilangan skor dan harus mengulang dari nol. Latihan ini sangat efektif untuk melatih kemampuan melihat ke atas saat dribbling karena pemain dipaksa fokus pada balon, bukan pada bola.

  7. Ball Slaps Drill: Latihan ball slaps merupakan cara yang baik untuk memahami bagaimana seharusnya bola terasa di tangan saat dribbling, dilakukan dengan memegang bola di telapak satu tangan lalu menampar sisinya dengan tangan lain secara bergantian. Latihan ini menguatkan ujung jari dan mengembangkan sentuhan halus terhadap bola.

  8. Dribble sambil berjalan di luar lapangan: Latihan sederhana namun efektif untuk pemula adalah membawa bola basket ke mana pun kamu pergi dan men-dribble-nya saat berjalan ke sekolah, mengunjungi teman, atau bahkan saat jogging. Seiring waktu, menggiring bola akan menjadi gerakan yang alami dan instingtif tanpa perlu melihat bola.

Penting untuk diingat bahwa berlatih terlalu cepat tanpa kontrol justru membangun kebiasaan buruk, dan meniru latihan tingkat lanjut yang terlalu kompleks bisa mengaburkan penguasaan fundamental. Jangan abaikan tangan yang tidak dominan karena melatihnya walau hanya dua hingga tiga menit per sesi sudah membuat perbedaan besar. Sebagaimana dilaporkan A-Champs, kebanyakan pemula berkembang paling cepat dengan sesi latihan yang pendek namun konsisten.

Baca juga: Pivot dalam Permainan Basket, Tujuan dan Teknik Dasarnya

Baca juga: Teknik Rebound dalam Bola Basket

Baca juga: Tujuan Permainan Bola Basket dan Peraturannya

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Menggiring Bola Basket

Apakah boleh menggiring bola basket dengan kedua tangan secara bersamaan?

Tidak diperbolehkan. Dalam basket, cara menggiring bola yang dibenarkan adalah dengan hanya menggunakan satu tangan. Jika pemain menyentuh bola dengan kedua tangan secara bersamaan saat dribbling, maka terjadi pelanggaran yang disebut double dribble. Pemain boleh berganti tangan saat menggiring bola, asalkan tidak menggunakan kedua tangan pada saat yang sama.

Berapa ketinggian pantulan bola yang ideal saat melakukan dribbling?

Ketinggian pantulan bola yang ideal tergantung pada situasi permainan. Teknik dribbling dalam basket dibagi menjadi dua jenis utama, yaitu dribbling rendah dengan pantulan sebatas lutut dan dribbling tinggi dengan pantulan yang lebih tinggi dari itu. Saat dijaga ketat oleh lawan, gunakan dribble rendah agar bola sulit direbut. Saat berada di ruang terbuka dan ingin bergerak cepat, dribble yang sedikit lebih tinggi bisa digunakan untuk menambah kecepatan langkah.

Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mahir menggiring bola basket?

Kebanyakan pemula merasakan peningkatan yang terlihat dalam dua hingga empat minggu dengan latihan yang konsisten, dan biasanya rasa percaya diri meningkat terlebih dahulu sebelum eksekusi teknik menjadi lebih bersih. Kuncinya adalah berlatih secara rutin, bahkan hanya 10 hingga 15 menit setiap hari. Fokus pada penguasaan gerakan dasar terlebih dahulu sebelum mencoba teknik tingkat lanjut agar fondasi dribbling semakin kokoh.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|