Liputan6.com, Jakarta - Cara menanam sirih gantung di teras rumah sebenarnya tidak terlalu sulit. Sirih gading (Epipremnum aureum), atau dikenal juga sebagai pothos, merupakan pilihan tanaman hias populer untuk dekorasi rumah berkat keindahan daunnya yang hijau mengkilap serta kemampuannya tumbuh merambat. Tanaman ini tidak hanya mudah dirawat, tetapi juga mampu menyegarkan udara di dalam ruangan dengan menyerap polutan berbahaya seperti formaldehida, benzena, dan xylene. Selain itu, sirih gading berkontribusi dalam meningkatkan pasokan oksigen dan kelembapan udara, menjadikannya pilihan ideal untuk teras rumah Anda.
Meskipun perawatannya tergolong mudah, pertumbuhan sirih gading yang cepat dan merambat bisa menjadi tantangan jika tidak diatur dengan baik. Pertumbuhan yang tidak terkontrol dapat mengganggu tanaman lain atau merusak estetika ruangan. Masalah umum lainnya yang sering dihadapi adalah daun menguning atau akar membusuk, yang dapat disebabkan oleh berbagai faktor.
Oleh karena itu, penting untuk memahami cara menanam sirih gantung di teras rumah secara praktis. Dengan mengikuti panduan yang tepat, Anda dapat memastikan tanaman tetap sehat, rimbun, dan pertumbuhannya terkendali, sehingga teras rumah tetap indah dan asri. Jadi simak panduan selengkapnya berikut ini, sebagaimana telah Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Selasa (19/5/2026).
Persiapan Pot Gantung yang Tepat
Langkah pertama dalam cara menanam sirih gantung di teras rumah adalah memilih pot yang sesuai. Gunakan pot gantung khusus yang sudah dilengkapi dengan kawat atau tali gantungan yang kuat, serta memiliki lubang drainase di bagian bawahnya. Lubang drainase ini sangat krusial untuk mencegah air tergenang, yang merupakan penyebab utama akar busuk pada tanaman sirih gading.
Pilihlah pot dengan ukuran yang tidak terlalu besar untuk membantu mengontrol pertumbuhan akar dan batang. Pot yang lebih kecil akan membatasi ruang bagi akar untuk berkembang, secara tidak langsung membantu mencegah tanaman tumbuh terlalu panjang dan merambat secara berlebihan. Ini akan menjaga bentuk tanaman tetap rapi dan rimbun sesuai keinginan.
Racikan Media Tanam Ideal
Media tanam yang berkualitas adalah kunci keberhasilan dalam menanam sirih gantung. Campurkan tanah, pupuk kompos, dan pasir dengan perbandingan 3:3:1 untuk mendapatkan media tanam yang ideal. Campuran ini tidak hanya memastikan nutrisi yang cukup bagi tanaman, tetapi juga menjaga tekstur tanah tetap gembur dan memiliki drainase yang baik.
Hindari penggunaan media tanam yang terlalu subur, karena hal ini dapat merangsang pertumbuhan sirih gading yang terlalu cepat dan tidak terkendali. Sirih gading menyukai kondisi tanah dengan tingkat keasaman (pH) antara 6,1 hingga 6,5. Media tanam yang gembur dan memiliki drainase baik akan mendukung kesehatan akar dan mencegah masalah kelembapan berlebih.
Memilih Bibit Stek Batang Berkualitas
Untuk memperbanyak sirih gading, pilih bibit dari stek batang yang berkualitas. Potong batang tanaman sirih gading atau sirih merah yang sudah cukup panjang, idealnya sekitar 15-20 cm, dan pastikan memiliki beberapa ruas daun. Gunakan pisau atau gunting yang tajam dan steril untuk mendapatkan hasil potongan yang rapi dan meminimalkan risiko kerusakan pada tanaman induk maupun bibit.
Ada dua metode penanaman stek yang bisa Anda pilih. Anda bisa langsung menanam potongan stek tersebut ke dalam pot yang sudah berisi media tanam. Alternatifnya, rendam bagian bawah batang stek di dalam air hingga akarnya tumbuh sebelum dipindahkan ke tanah. Stek batang merupakan cara yang paling umum dan efektif untuk memperbanyak sirih gading.
Teknik Penanaman yang Benar
Setelah media tanam dan bibit siap, masukkan media tanam ke dalam pot gantung hingga sekitar tiga perempat penuh. Buatlah lubang di bagian tengah media tanam, kemudian letakkan bibit sirih gading di dalamnya dengan hati-hati.
Tutup perakaran atau bagian bawah batang bibit dengan sisa media tanam hingga padat. Pastikan tanaman berdiri tegak dan tidak mudah goyah, terutama saat tertiup angin atau saat penyiraman. Penanaman yang benar akan memberikan fondasi yang kuat bagi pertumbuhan sirih gading Anda.
Penempatan di Lokasi Teduh
Penempatan pot sirih gantung sangat memengaruhi pertumbuhannya. Gantungkan pot di area teras rumah yang memiliki sirkulasi udara baik, namun terhindar dari paparan sinar matahari langsung. Sinar matahari yang terlalu intens dapat menyebabkan daun sirih gading terbakar atau menguning, mengurangi keindahannya.
Pastikan kaitan atau paku gantungan yang Anda gunakan terpasang dengan kuat dan aman. Hal ini penting untuk menahan beban pot, terutama setelah disiram ketika media tanam menjadi lebih berat. Sirih gading membutuhkan cahaya terang namun tidak langsung untuk tumbuh optimal.
Perawatan Rutin Sirih Gantung
Perawatan rutin adalah kunci agar sirih gantung Anda tumbuh rimbun dan sehat. Lakukan penyiraman secara berkala, cukup 1-2 kali sehari tergantung kondisi cuaca dan kelembapan media tanam. Pastikan air siraman tidak menggenang terlalu lama di dasar pot untuk mencegah akar busuk. Siram tanaman ketika lapisan atas tanah sudah mulai mengering.
Pemangkasan juga sangat penting; potong daun yang kering atau sulur yang terlalu panjang agar bentuk tanaman tetap rapi dan rimbun. Pemangkasan rutin tidak hanya mengontrol panjang tanaman, tetapi juga merangsang pertumbuhan daun baru yang lebih lebat dan sehat.
Pemberian pupuk dapat dilakukan secara teratur, misalnya menggunakan Pupuk Organik Cair GDM Spesialis Tanaman Hias setiap satu minggu sekali dengan melarutkan 50 ml GDM ke dalam 1 liter air bersih, lalu semprotkan merata. Untuk pemupukan lanjutan, bisa menggunakan GDM SaMe (10 gram setiap dua bulan sekali) dan GDM Black BOS (5 gram setiap satu bulan sekali). Pemberian nutrisi secara teratur akan mendukung pertumbuhan tanaman menjadi lebih subur.
Mengendalikan Pertumbuhan agar Tidak Merambat
Untuk mencegah sirih gading merambat secara berlebihan dan menjaga estetika teras, ada beberapa strategi yang bisa diterapkan. Penggunaan pot dengan ukuran yang tidak terlalu besar dapat secara alami membatasi ruang pertumbuhan akar dan sulur. Selain itu, Anda bisa memanfaatkan penyangga atau penjepit tanaman untuk mengarahkan pertumbuhan batang agar tetap rapi dan tidak menjuntai terlalu jauh.
Kurangi intensitas pemberian pupuk jika Anda melihat pertumbuhan tanaman terlalu cepat. Media yang terlalu subur dapat merangsang pertumbuhan yang tidak terkendali, sehingga penyesuaian pupuk bisa menjadi solusi. Pastikan juga untuk menempatkan tanaman di area yang tidak terlalu terang atau terkena sinar matahari langsung, karena cahaya matahari yang berlebihan dapat memicu pertumbuhan tanaman menjadi lebih cepat dan cenderung merambat.
FAQ
Q: Apakah sirih gantung bisa ditanam di teras yang terkena matahari pagi?
A: Hindari menempatkan sirih gading di teras yang terkena sinar matahari langsung, termasuk matahari pagi, karena paparan cahaya yang terlalu intens bisa menyebabkan daun terbakar dan menguning. Pilih area teduh dengan cahaya tidak langsung.
Q: Berapa kali harus menyiram sirih gantung di pot?
A: Siram tanaman secara berkala, cukup 1-2 kali sehari tergantung kondisi cuaca. [cite: GDM Organik] Pastikan air tidak menggenang terlalu lama agar akar tidak membusuk. Idealnya, siram tanaman ketika lapisan atas tanah sudah mulai mengering.
Q: Bagaimana cara agar sirih gantung tidak merambat ke mana-mana?
A: Untuk mengendalikan pertumbuhan sirih gading agar tidak merambat berlebihan, gunakan pot berukuran kecil, lakukan pemangkasan rutin pada batang yang mulai memanjang, dan kurangi pemberian pupuk jika pertumbuhan terlalu cepat. Anda juga bisa menggunakan penyangga atau mengikat batang untuk mengarahkan pertumbuhannya.
Q: Apakah perlu pupuk khusus?
A: Tidak wajib, tetapi pemberian pupuk dengan komposisi seimbang, seperti pupuk organik cair, dapat membantu menunjang pertumbuhan tanaman. Pastikan tidak memberikan pupuk terlalu banyak, karena ini bisa menyebabkan tanaman tumbuh terlalu cepat dan merambat.
Q: Mengapa daun sirih gantung menguning?
A: Daun sirih gading menguning bisa disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain penyiraman berlebihan yang menyebabkan akar busuk, kekurangan air, paparan sinar matahari langsung yang terlalu intens, kurangnya nutrisi, atau penggunaan pupuk yang tidak cocok atau berlebihan.

1 hour ago
2
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6285918/original/059444500_1779160685-unnamed__45_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6285630/original/004791000_1779160477-Desain_Fasad_Rumah_Batu_Alam_Terbaru_7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6283057/original/093835700_1779157934-keong.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6281978/original/013298700_1779156785-HL_keong.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5548567/original/014378300_1775544413-Gemini_Generated_Image_m5huggm5huggm5hu.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6280623/original/030430200_1779155536-minyak_goreng_semut.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6282595/original/063539500_1779157503-unnamed__40_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6213590/original/019125200_1779091316-Cara_Membuat_Kebun_Vertikal_Timun.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6212552/original/049809400_1779090435-Gemini_Generated_Image_lg8u9ilg8u9ilg8u.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5539768/original/090171200_1774619709-033A9450.JPG.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6206446/original/043577400_1779085057-Untitledw.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547262/original/059313200_1775452315-1000112164.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6197167/original/003318000_1779076618-kandang_ayam_kampung_anti_bau_4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5312155/original/068813000_1754906267-1000195601.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6202765/original/030351500_1779081726-Screenshot_2026-05-18_122019.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6142766/original/061447200_1779025640-Semangat_terus_dipompa_sepanjang_babak_pertama._Satu_gol_pembuka_telah_tercipta._Terus_berjuang_.jpg)

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5384015/original/057909900_1760710023-Persita_vs_PSIM_-21.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6225328/original/030465600_1779102096-ChatGPT_Image_May_18__2026__06_00_30_PM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4739297/original/023236100_1707495939-WhatsApp_Image_2024-02-09_at_19.39.38.jpeg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3642128/original/083822000_1637681616-2_000_Hkg660630.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526511/original/001005500_1773124578-Gemini_Generated_Image_hoaciqhoaciqhoac.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4860548/original/008900400_1718119829-11_WhatsApp_Image_2024-06-11_at_20.29.54.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4897279/original/047157000_1721544216-IMG_20240721_131658.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5482943/original/058250300_1769302357-54cb0e1a-9b5f-43ac-b9d3-4f7a7bd14f4c.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3954503/original/001981300_1646633420-20220307-Panen_Sayuran_Hidroponik_di_Depan_Rumah-6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500419/original/020749000_1770864866-Model_Ruang_Tamu_Open_Space.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500495/original/078901900_1770867904-photo-collage.png__15_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5486588/original/012358000_1769591525-Tips_Mengatasi_Kucing_Garuk_Sofa_Terus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4813325/original/021386600_1714086538-GMCOq2zXQAAUCGw.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5531279/original/042155400_1773556323-000_JO9EV.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5244828/original/086195900_1749256325-20250606BL_Topshots_Timnas_Indonesia_Vs_China_8.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482519/original/004242000_1769226806-pelaku_usaha_UMKM_Bantul_Rifqi_Rozanah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5485935/original/098401900_1769570166-kambing.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5467303/original/064555300_1767869802-fl.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490835/original/086889800_1770026577-1000761221.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482632/original/065966700_1769234277-buah_bisbul.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5311585/original/019819800_1754888475-SnapInsta.to_529962176_18519690463037072_163690177429814441_n.jpg)