Jika Dimainkan di FIFA Series 2026, Ini Kelebihan Elkan Baggott dari Bek Tengah Lainnya di Timnas Indonesia

6 hours ago 7

Bola.com, Jakarta - Elkan Baggott jadi komoditas berita paling menarik di antara 24 pemain yang dipilih John Herdman untuk FIFA Series 2026 

Jika diturunkan dalam satu di antara pertandingan pada 27 atau 30 Maret di SUGBK Jakarta, ini akan jadi momen comeback bagi pemain Ipswich Town di Championship EPL itu, setelah dia absen absen hampir setahun terakhir membela Timnas Garuda di semua ajang.

Khusus persaingan di sektor bek tengah, pemain berusia 23 tahun tersebut punya kelebihan khusus yang tak dimiliki lima koleganya, seperti kapten tim Jay Idzes, Kevin Diks, Jordi Amat, Justin Hubner, dan Rizki Ridho.

Apa nilai plus Elkan Baggott?

"Kalau dilihat dari kasta kompetisi, Elkan Baggott mungkin kalah dari bek tengah lainnya karena sekarang dia main di level kedua Liga Inggris. Tapi, soal kualitas individu dan visi bermain, saya kira dia masih bisa bersaing dengan Justin Hubner dan Rizki Ridho," kata Gusnul Yakin, pengamat sepak bola nasional asal Malang.

Arsenal kalah dari Manchester City di final Carabao Cup 2026 di Wembley, Minggu (22/3/2026). Blunder Arteta dan keputusan memainkan Kepa jadi sorotan, sekaligus menggagalkan mimpi quadruple musim ini.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Nilai Plus

Apalagi usia Elkan Baggott dengan Justin Hubner dan Rizki Ridho sepantaran sehingga peluangnya bermain cukup terbuka. Soal nonteknis, motivasi Elkan Baggott kali ini diyakini juga lebih besar.

"Motivasi seorang pemain yang pernah diabaikan di timnas akan lebih besar jika dipanggil lagi. Spirit ini, saya kira akan membuat Elkan Baggott ingin menunjukkan jatidirinya di depan pelatih baru, John Herdman," kata Gusnul Yakin.

Soal ketenangan bermain, Elkan Baggott tak kalah dari Justin Hubner dan Rizki Ridho. Tetapi, dia punya kelebihan, yakni bisa sebagai striker dadakan saat lini depan Timnas Indonesia mengalami kebuntuan menghadapi lawan. 

Penyerang Dadakan

Saat Timnas Indonesia dibesut Shin Tae-yong, Elkan Baggott pernah jadi penyerang darurat. Dia pun bisa menjalankan perannya dengan baik. 

Elkan Baggott bisa jadi solusi apabila striker murni seperti Ramadhan Sananta, Mauro Zijlstra, dan Ole Romeny mengalami kebuntuan di lini depan. 

"Skill individu dan posturnya yang tinggi jadi modal sebagai striker. Apalagi beberapa kali Elkan Baggott mampu mencetak gol lewat sundulan kepala. Saya kira nilai plus inilah alasan John Herdman memanggil kembali Elkan Baggott," imbuh Gusnul Yakin, yang pernah menukangi Persik Kediri dan Arema Malang itu.

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|