Liputan6.com, Jakarta - Memiliki halaman rumah yang asri dengan beragam tanaman buah memang menjadi impian banyak orang. Namun, tidak semua pohon buah cocok untuk ditanam di pekarangan rumah, terutama jika Anda menginginkan lingkungan yang bersih, aman, dan bebas masalah. Pemilihan yang salah justru dapat menimbulkan berbagai persoalan di kemudian hari, mulai dari kerusakan struktur bangunan hingga gangguan hama yang tak diinginkan.
Dilansir dari laman Martha Stewart, seorang ahli bernama Carrie Spoonemore, pendiri Seed to Spoon, sebuah aplikasi perencana kebun sayur, memaparkan bahwa beberapa pohon buah bisa sangat invasif dan bahkan dapat merusak taman serta ekosistem yang lebih luas. Oleh karena itu, penting untuk memahami karakteristik setiap pohon sebelum memutuskan untuk menanamnya di halaman.
Keputusan ini akan sangat memengaruhi kenyamanan dan keindahan hunian Anda dalam jangka panjang. Berikut penjelasan selengkapnya tentang pohon buah yang sebaiknya tidak ditanam di halaman, sebagaimana dilansir dari laman Martha Stewart dan sumber lainnya pada Kamis (23/4/2026).
1. Pohon Murbei
Dilansir dari laman Martha Stewart, pohon murbei dianjurkan untuk tidak ditanam di halaman karena beberapa alasan. Menurut Carrie Spoonemore, meskipun buahnya lezat, pohon murbei membutuhkan perawatan yang sangat intensif. Menanam pohon murbei dengan tingkat pertumbuhan yang cepat, juga memiliki potensi untuk lebih gampang mengotori lingkungan jika ditanam di sekitar halaman rumah.
"Tanaman ini tumbuh cepat dan menghasilkan banyak buah beri kecil. Jika Anda tidak terus memanennya, buah yang jatuh akan menodai teras, pagar, dan beton. Mengumpulkan (buahnya) dengan tangan bisa melelahkan," kata Carrie Spoonemore
Selain itu, pohon murbe memiliki sifat invasif, yang berarti dapat menyulitkan tanaman lain tumbuh di sekitarnya. Pohon ini juga menghasilkan serbuk sari yang dapat menyebabkan alergi pada beberapa individu. Aspek invasif dan alergen ini menjadi pertimbangan penting bagi kesehatan dan keberlanjutan taman Anda.
2. Pohon Pir Jenis Bradford
Pohon pir, khususnya jenis Bradford, dikenal memiliki cabang yang mudah patah. Kerentanan ini meningkat seiring bertambahnya usia pohon, terutama saat sudah berusia lebih dari 20 tahun. Cabang yang patah dapat membahayakan orang atau merusak properti di sekitarnya.
"Selain itu, bunganya mengeluarkan bau yang sangat tidak sedap, sehingga kurang ideal untuk ditanam di dekat rumah atau ruang terbuka," kata Carrie Spoonemore lagi.
Ukuran pohon pir jenis ini juga menjadi masalah, karena bisa mencapai tinggi hingga 9 meter. Ukuran yang terlalu besar ini tidak ideal untuk halaman depan rumah yang terbatas. Tajuknya yang lebar dapat menghalangi cahaya matahari dan membuat area di bawahnya tidak bisa ditanami tanaman lain.
Lebih lanjut, di sebagian wilayah, akar pohon pir yang besar berpotensi merusak struktur bangunan di dekatnya atau menutup jalur jalan setapak. Hal ini tentu menimbulkan masalah keamanan dan memerlukan biaya perbaikan yang tidak sedikit di masa mendatang.
3. Pohon Kesemek
Pohon buah yang sebaiknya tidak ditanam di halaman rumah selanjutnya adalah kesemek. Pohon kesemek disarankan untuk dihindari ditanam di halaman karena buahnya yang cenderung cepat rontok. Buah yang jatuh dan membusuk di halaman dapat mengundang hama dan menciptakan kekacauan. Hal ini tentu menambah pekerjaan pembersihan dan mengurangi estetika taman.
Selain itu, sulit untuk mengetahui kapan waktu yang tepat untuk memetik buah kesemek. Jika dipanen terlalu dini, rasanya akan pahit. Namun, ketika sudah matang sepenuhnya, buahnya akan lembek dan hanya bertahan satu atau dua hari saja, membuatnya sulit untuk dinikmati secara optimal.
4. Pohon Kenari Hitam
Meskipun bukan buah dalam pengertian konvensional, pohon kenari hitam bisa sangat merugikan bagi kebun Anda. Pohon ini menghasilkan zat kimia bernama juglone, yang bersifat beracun bagi banyak tanaman lain. Zat ini dilepaskan ke tanah dan menghambat pertumbuhan tanaman di sekitarnya.
Akibat produksi juglone, sangat sulit untuk menanam sayuran atau tanaman hias di dekat pohon kenari hitam. Hal ini membatasi pilihan Anda dalam berkebun dan dapat merusak tanaman lain yang Anda coba tanam di area tersebut.
Pohon Buah yang Direkomendasikan Ditanam di Halaman
Jika banyak pohon masuk kategori pohon buah yang sebaiknya tidak ditanam di halaman, lalu apa alternatifnya? Pilihan terbaik adalah tanaman buah berukuran kecil, berakar tidak agresif, dan mudah dirawat.
Beberapa contoh yang direkomendasikan antara lain apel, jeruk nipis, jeruk kasturi, jambu air varietas kerdil, serta tanaman dalam pot seperti stroberi dan anggur mini. Tanaman ini tidak membutuhkan ruang besar dan relatif aman untuk lingkungan rumah.
Selain itu, tanaman seperti tabulampot (tanaman buah dalam pot) menjadi solusi praktis. Anda tetap bisa menikmati hasil panen tanpa khawatir merusak struktur bangunan atau mengganggu kenyamanan sekitar.
Faktor yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Menanam Pohon Buah di Halaman
Penting untuk diingat bahwa pemilihan pohon buah yang tepat di halaman rumah sangat krusial untuk menghindari berbagai masalah di masa mendatang. Pertimbangkan faktor-faktor seperti:
- Kerusakan Struktural: Akar agresif dapat merusak fondasi, paving, atau saluran air.
- Kebersihan Lingkungan: Buah dan daun yang rontok dapat mengotori halaman, menarik hama, dan menimbulkan bau tidak sedap.
- Gangguan Hama: Buah busuk dan daun rimbun menjadi sarang bagi semut, lalat, nyamuk, hingga tikus.
- Ukuran dan Kanopi: Pohon yang terlalu besar dapat menghalangi cahaya matahari dan membuat area sekitar gelap.
- Mitos dan Kepercayaan: Beberapa pohon dikaitkan dengan energi negatif dalam kepercayaan lokal.
- Sifat Invasif dan Alergen: Beberapa pohon dapat mengganggu pertumbuhan tanaman lain atau menyebabkan alergi.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik
1. Mengapa penting memilih pohon buah dengan cermat untuk halaman rumah?
Penting karena pemilihan yang salah dapat menyebabkan kerusakan struktur bangunan, masalah kebersihan, gangguan hama, dan dampak negatif lainnya pada lingkungan rumah.
2. Pohon buah apa yang akarnya berpotensi merusak fondasi rumah?
Pohon mangga dan jambu biji memiliki akar yang agresif dan dapat merusak fondasi bangunan jika ditanam terlalu dekat.
3. Bagaimana buah yang jatuh dari pohon dapat mengganggu kebersihan halaman?
Buah yang jatuh dan membusuk dapat mengotori halaman, menimbulkan bau tidak sedap, menciptakan permukaan licin, dan menarik berbagai hama seperti semut dan lalat.
4. Apakah ada pohon buah yang sebaiknya dihindari karena mitos atau kepercayaan lokal?
Ya, pohon nangka sering dikaitkan dengan hal-hal negatif dalam kepercayaan masyarakat Jawa, seperti mengundang energi buruk atau penyakit.

5 hours ago
2
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5556186/original/085050400_1776235559-unnamed__24_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5564459/original/029715300_1776942444-Gerbang_Rumah_dengan_Pagar_Lee_Kuan_Yew.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5564442/original/080657200_1776941753-Rumah_Tipe_36_Hook_Carport_Samping.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5564242/original/002241700_1776931428-walsh.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5564431/original/047271800_1776941037-Screenshot_2026-04-23_173814.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481831/original/086210900_1769148336-duku_penyiangan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5563424/original/086346500_1776866033-SaveGram.App_672519274_18462910561104986_689588659840995763_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5357818/original/013536200_1758546358-Arema_FC_vs_Persib_Bandung-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5564350/original/084013500_1776935768-decultering.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5564285/original/052719400_1776932708-asian-senior-grandparents-couple-laying-with-grandchildren-preety-female-child-bed-bedroomhappy-family-play-together-bed.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5564270/original/001906400_1776932006-minimalis_2.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5564258/original/099832500_1776931717-Screenshot_2026-04-23_150150.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5421127/original/086143000_1763875799-persebaya_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3964051/original/015538300_1647395015-air-conditioning-decoration-interior.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5528212/original/045573900_1773254548-sandy_walsh.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5563759/original/042561600_1776916615-Ilustrasi_Magic_Com_Mini.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5561078/original/096749200_1776740430-ATK_BOLANET_BRI_SUPER_LEAGUE_MATCH__16_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5564377/original/044751100_1776937536-yuran.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5564424/original/081296600_1776940557-Diego_Campos_mencetak_gol_ketiganya_musim_ini_melalui_eksekusi_tendangan_penalti._baliunited__re.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5564193/original/090061700_1776929585-Pembuatan_Mocaf.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3642128/original/083822000_1637681616-2_000_Hkg660630.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4897279/original/047157000_1721544216-IMG_20240721_131658.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5482943/original/058250300_1769302357-54cb0e1a-9b5f-43ac-b9d3-4f7a7bd14f4c.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4860548/original/008900400_1718119829-11_WhatsApp_Image_2024-06-11_at_20.29.54.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4813325/original/021386600_1714086538-GMCOq2zXQAAUCGw.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500495/original/078901900_1770867904-photo-collage.png__15_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469055/original/011269000_1768048972-cesar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500419/original/020749000_1770864866-Model_Ruang_Tamu_Open_Space.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5486588/original/012358000_1769591525-Tips_Mengatasi_Kucing_Garuk_Sofa_Terus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482519/original/004242000_1769226806-pelaku_usaha_UMKM_Bantul_Rifqi_Rozanah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5454293/original/050430700_1766556442-1000101929.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5531279/original/042155400_1773556323-000_JO9EV.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3954503/original/001981300_1646633420-20220307-Panen_Sayuran_Hidroponik_di_Depan_Rumah-6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5244828/original/086195900_1749256325-20250606BL_Topshots_Timnas_Indonesia_Vs_China_8.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5383986/original/067984300_1760708009-Saddil-Ramdani.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5461719/original/099491300_1767433319-WhatsApp_Image_2026-01-03_at_15.59.48__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5462350/original/069630300_1767550955-20260104_222549.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5355482/original/010492400_1758338914-q.jpg)