:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9351672/original/040914900_1789710067-8a1a5dfc-e2bf-40c5-bd7a-d7d6c64e4f20.jpg)
Perbesar
Liputan6.com, Jakarta - Memelihara kucing atau anjing di rumah memang menyenangkan, tetapi bulu yang rontok bisa menjadi pekerjaan rumah tersendiri. Baru saja lantai disapu, beberapa helai bulu terkadang masih terlihat menempel di sudut ruangan, berkumpul di bawah furnitur, atau justru ikut terseret tanpa benar-benar masuk ke pengki. Bulu yang ringan juga mudah menempel pada bulu sapu sehingga membersihkan lantai terasa lebih lama.
Untuk mengatasinya, ada trik membersihkan bulu hewan peliharaan dengan sapu yang bisa dicoba menggunakan barang sederhana di rumah, yaitu kantong plastik bersih. Alih-alih langsung menyapukan bulu sapu ke lantai, bagian kepala sapu dibungkus plastik sehingga permukaannya dapat membantu menangkap bulu, rambut, serat kain, dan debu ringan sekaligus mengurangi kotoran yang tersangkut di sela-sela sapu. Berikut penjelasan selengkapnya yang telah Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Jumat (18/9).
Mengapa Bulu Hewan Peliharaan Sulit Dikumpulkan dengan Sapu Biasa?
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1561805/original/023894600_1491800617-kucingdananjing.jpg)
Perbesar
Bulu kucing maupun anjing memiliki karakter yang berbeda dari remah makanan, pasir, atau kotoran berukuran lebih besar. Bobotnya yang sangat ringan membuat bulu mudah bergeser ketika terkena gerakan udara saat sapu digerakkan. Alih-alih langsung berkumpul menjadi satu tumpukan, sebagian bulu justru dapat berpindah ke sisi lain, masuk ke bawah meja, atau menempel kembali pada permukaan lantai.
Masalah lainnya adalah bulu panjang dan rambut mudah tersangkut pada sela-sela bulu sapu. Semakin sering digunakan, kepala sapu akhirnya dipenuhi rambut yang melilit sehingga perlu dibersihkan dengan tangan sebelum dipakai kembali. Kondisi ini biasanya semakin terasa di kamar tidur, ruang keluarga, area sekitar kandang atau tempat tidur hewan, hingga sudut yang jarang terjangkau alat penyedot debu.
Bulu hewan juga kerap bercampur dengan debu halus dan serat kain. Campuran tersebut dapat membentuk gumpalan tipis yang bersembunyi di sepanjang pinggir dinding, kaki meja, bawah sofa, atau lemari. Karena itulah, mengubah permukaan sapu yang bersentuhan langsung dengan lantai dapat menjadi salah satu trik sederhana untuk membuat proses mengumpulkan kotoran ringan lebih praktis.
Trik Membersihkan Bulu Hewan Peliharaan dengan Kantong Plastik pada Sapu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4741603/original/046491000_1707793872-full-shot-man-cleaning-kitchen.jpg)
Perbesar
Triknya cukup sederhana, yaitu membungkus bagian kepala sapu menggunakan kantong plastik yang bersih dan kering. Plastik sebaiknya berukuran cukup besar untuk menutupi seluruh bagian bulu sapu tanpa ditarik terlalu kencang. Kantong belanja plastik tipis yang masih bersih dapat digunakan kembali sehingga tidak perlu mengambil plastik baru setiap kali ingin membersihkan rumah.
Ketika plastik bergesekan dengan lantai, gesekan tersebut dapat menghasilkan muatan statis kecil. Efek ini dapat membantu menarik material yang ringan seperti bulu hewan, rambut, serat, dan sebagian debu agar lebih mudah menempel atau berkumpul di sekitar permukaan plastik daripada terus beterbangan atau tersangkut jauh di dalam bulu sapu. Hasilnya dapat berbeda tergantung kelembapan udara, jenis lantai, hingga kondisi kotoran yang sedang dibersihkan.
Lapisan plastik juga berfungsi sebagai penghalang antara kotoran dan bulu sapu. Rambut panjang dan bulu hewan tidak langsung melilit di sela-sela kepala sapu sehingga proses membersihkan sapu setelah digunakan dapat menjadi lebih mudah. Trik ini paling cocok dipandang sebagai cara praktis untuk pembersihan ringan, bukan pengganti penyedot debu atau alat pembersih lantai lainnya.
Cara Memasang Kantong Plastik pada Sapu dengan Benar
Pemasangan yang tepat membantu plastik tetap berada pada posisinya saat sapu digerakkan. Jangan memasangnya terlalu longgar karena plastik dapat menggulung, tersangkut, atau terlepas ketika bergesekan dengan lantai.
- Bersihkan kepala sapu terlebih dahulu. Singkirkan pasir, rambut lama, kerikil kecil, atau kotoran keras yang masih tersangkut pada bulu sapu. Langkah ini membantu mencegah benda kasar terperangkap di bawah plastik dan ikut bergesekan dengan lantai.
- Pilih kantong plastik yang bersih dan kering. Gunakan plastik yang cukup besar untuk menutupi seluruh kepala sapu. Plastik bekas belanja dapat dipakai selama tidak berminyak, basah, berlubang, atau memiliki kotoran yang dapat berpindah ke lantai.
- Masukkan kepala sapu ke dalam kantong plastik. Tarik plastik sampai seluruh bulu sapu tertutup. Tidak perlu meregangkannya terlalu kencang karena sedikit kelonggaran tetap dibutuhkan agar sapu dapat bergerak dengan nyaman.
- Kencangkan bagian atas plastik. Gunakan pegangan kantong, simpul longgar, atau pengikat yang dapat digunakan kembali untuk menahan plastik di dekat pangkal kepala sapu. Pastikan plastik tidak mudah bergeser ketika sapu didorong.
- Sapu dengan gerakan perlahan dan terarah. Hindari menggerakkan sapu terlalu cepat. Gerakan perlahan menuju satu arah lebih membantu mengumpulkan bulu dibandingkan menyapu bolak-balik secara agresif yang justru dapat membuat bulu berpindah-pindah.
- Lepaskan plastik secara perlahan setelah selesai. Setelah bulu terkumpul, lepaskan plastik dengan hati-hati agar kotoran tidak kembali jatuh. Jika memungkinkan, balik kantong dari dalam ke luar untuk menahan bulu dan debu yang sudah terkumpul sebelum dibuang atau dibersihkan.
Area Rumah yang Cocok Dibersihkan dengan Trik Ini
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5418998/original/040266900_1763634186-pexels-cottonbro-4108715.jpg)
Perbesar
Trik sapu berlapis plastik paling berguna pada permukaan kering yang dipenuhi kotoran ringan. Salah satu tempat yang bisa dicoba adalah bagian bawah tempat tidur, sofa, atau lemari rendah. Area sempit semacam ini sering menjadi lokasi berkumpulnya bulu hewan karena aliran udara secara perlahan mendorong bulu menuju ruang yang jarang tersentuh saat membersihkan rumah.
Bagian pinggir dinding dan sekitar kaki furnitur juga patut diperhatikan. Bulu kucing maupun anjing sering membentuk gumpalan tipis di sepanjang lis lantai atau sudut ruangan. Dorong sapu perlahan dari area tersebut menuju ruang yang lebih terbuka, kemudian kumpulkan seluruh kotoran menjadi satu tumpukan agar lebih mudah diambil menggunakan pengki.
Area sekitar tempat tidur hewan dan tempat makannya juga dapat dibersihkan menggunakan cara serupa selama lantainya kering. Untuk kamar mandi, trik ini bisa dimanfaatkan untuk mengangkat rambut yang tertinggal pada lantai kering sebelum lantai dicuci. Hindari menggunakannya jika permukaan masih basah karena metode ini memang lebih ditujukan untuk bulu, rambut, serat, dan debu kering.
Jangan Gunakan Trik Sapu Plastik untuk Semua Jenis Kotoran
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2387643/original/035321300_1539933327-2.jpg)
Perbesar
Meskipun praktis, kantong plastik pada sapu bukan alat serbaguna untuk seluruh pekerjaan membersihkan lantai. Trik ini kurang cocok digunakan untuk tumpahan minuman, minyak, lumpur, noda lengket, atau bulu hewan yang sudah basah. Permukaan semacam itu lebih tepat ditangani menggunakan kain penyerap, pel, atau produk pembersih yang sesuai dengan jenis lantai.
Kotoran berat seperti pasir dalam jumlah banyak, kerikil, remah makanan besar, atau material keras juga lebih mudah ditangani menggunakan sapu biasa dan pengki. Jika benda keras masuk di antara plastik dan lantai, benda tersebut dapat ikut terseret selama proses menyapu dan berpotensi meninggalkan goresan pada permukaan yang sensitif.
Untuk karpet atau permadani, hasilnya juga belum tentu sama seperti pada lantai keras dan halus. Bulu hewan yang masuk di antara serat karpet biasanya memerlukan alat yang mampu menjangkau lebih dalam, seperti vacuum cleaner atau alat berbahan karet yang dirancang untuk menarik bulu. Trik kantong plastik lebih cocok sebagai solusi cepat untuk permukaan lantai yang relatif rata.
Perhatikan Jenis Lantai Sebelum Mencobanya
Lantai keramik, vinil yang tertutup dengan baik, dan permukaan keras serta halus biasanya menjadi tempat yang paling mudah untuk mencoba trik ini. Tetap pastikan kepala sapu serta kantong plastik bebas dari pasir atau benda tajam sebelum mulai menyapu. Meski plastik terlihat lembut, kotoran keras yang terperangkap di bawahnya tetap dapat bergesekan langsung dengan lantai.
Perhatian lebih besar diperlukan pada lantai kayu, permukaan dengan finishing lembut, serta beberapa jenis laminasi yang lebih rentan terhadap goresan. Sebelum membersihkan seluruh ruangan, cobalah pada area kecil yang tidak terlalu terlihat. Hentikan penggunaannya apabila plastik terasa menyeret kuat, menggulung, atau terdapat partikel keras di bawahnya.
Jangan menekan sapu terlalu kuat ketika membersihkan bulu. Tekanan berlebihan tidak membuat muatan statis menjadi jauh lebih efektif, tetapi justru dapat mendorong partikel keras semakin kuat ke permukaan lantai. Gerakan ringan, perlahan, dan terarah sudah lebih sesuai untuk tujuan mengumpulkan bulu serta debu ringan.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Trik Membersihkan Bulu Hewan Peliharaan
1. Apakah kantong plastik benar-benar bisa membantu mengambil bulu kucing dan anjing?
Bisa membantu terutama pada bulu kering dan ringan di permukaan lantai halus, tetapi hasilnya dapat berbeda tergantung jenis lantai, kelembapan, dan jumlah bulu.
2. Apakah trik ini bisa digunakan untuk membersihkan rambut manusia?
Bisa. Rambut dan serat ringan juga dapat lebih mudah terkumpul dan tidak langsung melilit pada bulu sapu.
3. Bolehkah menggunakan kantong plastik pada lantai kayu?
Sebaiknya berhati-hati dan uji terlebih dahulu pada area kecil. Pastikan tidak ada pasir atau benda keras yang terperangkap karena dapat menggores permukaan.
4. Apakah sapu berlapis plastik dapat menggantikan vacuum cleaner?
Tidak sepenuhnya. Cara ini lebih cocok untuk pembersihan ringan pada lantai, sedangkan vacuum cleaner lebih efektif untuk karpet, celah, dan bulu yang menempel kuat.
5. Mengapa bulu hewan masih bertebaran saat disapu?
Gerakan sapu yang terlalu cepat dapat mendorong bulu ringan menjauh. Cobalah menyapu perlahan dalam satu arah menuju area terbuka.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6

3 hours ago
4
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5381703/original/096419200_1760515436-unnamed_-_2025-10-15T150012.467.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9347318/original/043394700_1789291568-7ab79f5c-e99f-4a05-bcca-e9dfe63a5954.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9351693/original/055008100_1789710864-1b698c62-4c25-4fd3-8f1f-4cd8de6bf0dc.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9351761/original/075937000_1789713723-3b3eb024-cae2-4099-8684-2d0dac0b1629.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5495423/original/096616400_1770369490-Cara_Menanam_Lidah_Buaya_di_Pot_Kecil.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5499562/original/090164300_1770789548-a-b-ewP9wXb66SA-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9351869/original/088696800_1789717627-Gemini_Generated_Image_7onx0a7onx0a7onx.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9351632/original/073627600_1789708729-0ea49f91-3c89-4155-b058-cfe9c6a18b27.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5248818/original/094430800_1749619731-505853558_122128429886803027_8080818045513362808_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9351914/original/080297900_1789719115-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5567822/original/032235000_1777340869-Gemini_Generated_Image_mspfwbmspfwbmspf.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5663972/original/069567900_1778332450-20260509_PSS_Sleman_vs_Garudayaksa-06.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9351822/original/099425300_1789716068-HL.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9351857/original/093340100_1789717218-901af017-d02b-45cd-b1b2-d555c6e67677.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9332333/original/022591600_1787656187-PSIS_vs_Gresik.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9333150/original/079256600_1787733994-naoki-suzuki-H3Qb9i1w5sM-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9351812/original/077781000_1789715940-Gemini_Generated_Image_gf8vl2gf8vl2gf8v.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4132502/original/016758000_1661224670-avinash-uppuluri-pAgXv4W1Iu0-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9351785/original/013861900_1789715022-5428e0ab-b111-4809-bc52-aa7ac4feb935.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3169410/original/089426500_1593763762-cropped-unrecognizable-woman-doing-laundry-holding-linen-basket_1098-19277.jpg)










:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336541/original/057810300_1788165256-2150700358.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9325772/original/012824000_1786935429-WhatsApp_Image_2026-08-17_at_09.51.49__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336339/original/036670800_1788155727-11bf7afb-d0ee-47d2-a46c-72a1c9954b40.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336360/original/068351100_1788156938-Gemini_Generated_Image_vgh6gmvgh6gmvgh6__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9340881/original/091999400_1788528140-borneo.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336388/original/070866500_1788159552-051f86cb-0545-4991-a7f1-c5730be5aaaf.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4242270/original/090051000_1669625532-043199800_1645433192-kevin-wolf-LgZfYaH6OAU-unsplash_Fotor.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5193002/original/077128400_1745210638-Dean_Zandbergen_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336595/original/083266200_1788167124-f7575cef-c1ce-4105-bb37-74f1cfe3b27c.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9335997/original/062436600_1788086219-persib.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336566/original/005951400_1788166224-pexels-anntarazevich-5629138.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9340694/original/096958400_1788514411-rotan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9337890/original/028721700_1788261978-edfxzx.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9326731/original/044655800_1787034649-01M09H5EZC0CJF22ZHH9BPEA9C.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4922986/original/030767500_1724131220-WhatsApp_Image_2024-08-19_at_11.21.08_af746275.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8263241/original/026820600_1781870752-Budidaya_Azolla_sebagai_Pakan_Alternatif.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9335142/original/082058400_1787912714-ASDFGHGFDDFCDX.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336522/original/062149400_1788164466-2.jpg)