Liputan6.com, Jakarta - Bunga wijaya kusuma dikenal karena keindahannya yang eksotis dan momen mekarnya yang dinantikan banyak pencinta tanaman. Namun, tak sedikit pemiliknya yang merasa frustrasi karena tanaman tampak sehat tetapi tak kunjung berbunga. Dalam wawancara bersama Liputan6.com di kediamannya, Lusi Astuti Handayani (48), pegiat Kampung Sayur Bausasran dan kebun rumahan di Yogyakarta, membeberkan ada beberapa kesalahan umum yang sering terjadi dalam perawatan wijaya kusuma yang sebenarnya bisa dihindari dengan penanganan yang tepat.
Lusi, yang telah aktif berkecimpung di dunia kebun rumahan sejak 2022, menjelaskan bahwa faktor seperti pencahayaan yang kurang, penyiraman yang tidak stabil, pemupukan yang salah, atau pemangkasan yang kurang tepat bisa menjadi penyebab bunga sulit mekar. Dalam artikel ini, Liputan6.com akan membahas kesalahan-kesalahan tersebut beserta solusi praktisnya, sehingga Anda dapat menikmati keindahan wijaya kusuma yang mekar lebat dan sehat di rumah sendiri.
1. Kurangnya Cahaya Matahari yang Tepat
Salah satu penyebab utama wijaya kusuma sulit berbunga adalah kurangnya pencahayaan yang cukup namun tetap teduh. Lusi menyarankan untuk menempatkan tanaman di area yang menerima cahaya tidak langsung, seperti balkon atau tempat yang agak tinggi.
"Agar bunga Wijaya Kusuma rutin berbunga, tempatkan di area teduh dengan sinar matahari tidak langsung," ujarnya.
Paparan matahari yang berlebihan dapat membuat daun cepat layu dan menurunkan energi tanaman untuk membentuk bakal bunga, sementara terlalu sedikit cahaya akan menghentikan proses pembungaan sama sekali.
Selain itu, cahaya yang seimbang juga membantu fotosintesis optimal, sehingga akar dan daun tetap sehat. Tanaman yang kekurangan cahaya cenderung tumbuh subur secara vegetatif (daun lebat) tapi malas berbunga. Dengan menyesuaikan intensitas cahaya sesuai kebutuhan wijaya kusuma, Anda dapat menciptakan kondisi ideal agar bunga muncul secara rutin.
2. Jadwal Penyiraman yang Tidak Stabil
Kesalahan umum berikutnya adalah penyiraman yang terlalu banyak atau terlalu sedikit. Menurut Lusi, wijaya kusuma sebaiknya disiram pagi atau sore hari, tergantung suhu dan kondisi cuaca. Tanah sebaiknya tidak selalu tergenang air karena dapat menyebabkan akar membusuk, namun juga jangan sampai terlalu kering karena tanaman bisa mengalami stress sehingga bunga sulit muncul.
Selain frekuensi, cara menyiram juga penting. Menyiram secara merata hingga seluruh media tanam lembap namun tidak becek akan menjaga keseimbangan kelembapan. Media tanam yang gembur dan porous, seperti campuran tanah, pasir, dan sekam, akan mendukung sirkulasi udara dan air yang baik, sehingga tanaman tetap sehat dan siap berbunga.
"Menyiram tanaman bisa pagi atau sore jika cuaca agak dingin. Yaa, sehari sekali asal jangan menggenang air. Harus selalu jaga kelembapan media tanam secara stabil juga, jangan terlalu basah dan jangan terlalu kering. Juga jangan terlalu terpapar sinar matahari," tambahnya.
3. Kadar Pupuk Tidak Sesuai
Pemupukan yang berlebihan atau tidak sesuai jenis juga menjadi faktor menghambat pembungaan. Lusi menyarankan pemupukan rutin setiap 2–4 minggu menggunakan NPK bunga atau pupuk dengan komposisi tinggi fosfor saat bakal bunga mulai tumbuh, seperti NPK 10:30:10, untuk merangsang bunga mekar. Terlalu banyak pupuk nitrogen akan membuat daun tumbuh lebat tapi bunga justru sedikit atau tidak muncul sama sekali.
Selain jenis pupuk, waktu pemupukan juga memengaruhi hasil. Pemupukan yang dilakukan pada saat tanaman sedang stress atau tanah terlalu kering/basah tidak efektif. Dengan pemupukan yang tepat, wijaya kusuma dapat menyalurkan energi ke pembentukan bunga sehingga frekuensi berbunga lebih teratur.
4. Pemangkasan yang Kurang Baik
Pemangkasan sering dianggap sepele, padahal memiliki peran penting untuk merangsang tunas baru dan pembungaan. Lusi menekankan bahwa pemangkasan sebaiknya dilakukan setelah tanaman selesai berbunga, dan fokus pada daun tua, kering, atau rusak. Memangkas terlalu awal atau saat bakal bunga mulai muncul justru dapat merusak pertumbuhan bunga.
"Waktu paling bagus memangkas itu saat selesai berbunga.. jangan saat tanaman mulai tumbuh tunas bunga," ujarnya.
Pemangkasan juga membantu sirkulasi udara dan cahaya ke seluruh bagian tanaman, sehingga energi tidak terserap hanya untuk daun yang sudah tua. Dengan melakukan pemangkasan rutin dan tepat waktu, tanaman akan lebih fokus pada pembentukan bunga, sehingga bunga lebih lebat dan mekar lebih indah.
Solusi Praktis agar Wijaya Kusuma Rutin Berbunga
Jika wijaya kusuma Anda terlanjur sulit berbunga, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah evaluasi ulang pola perawatan secara menyeluruh, bukan hanya satu faktor saja. Perhatikan lokasi penempatan tanaman: apakah terlalu gelap atau justru terlalu terpapar matahari langsung? Pindahkan secara bertahap ke area terang namun teduh, seperti balkon atau teras yang mendapat cahaya pagi. Perubahan mendadak bisa membuat tanaman stres, jadi adaptasi perlahan jauh lebih aman.
Selanjutnya, perbaiki manajemen air dan nutrisi. Pastikan media tanam dalam kondisi gembur dan tidak memadat; bila perlu, lakukan penggantian sebagian media agar drainase kembali optimal. Hentikan sementara pemupukan tinggi nitrogen jika tanaman hanya tumbuh daun tanpa bunga, lalu beralih ke pupuk dengan kandungan fosfor lebih tinggi untuk merangsang pembentukan bakal bunga. Konsistensi dalam penyiraman—tidak terlalu basah dan tidak terlalu kering—akan membantu tanaman keluar dari fase “mogok berbunga”.
Tak kalah penting, berikan waktu bagi tanaman untuk matang secara alami. Usia tanaman juga memengaruhi kesiapan berbunga. Tanaman yang masih terlalu muda cenderung fokus pada pertumbuhan akar dan daun. Dengan perawatan stabil, pencahayaan cukup, dan nutrisi seimbang, wijaya kusuma biasanya akan mulai menunjukkan tanda-tanda pembungaan secara bertahap.
Dengan pendekatan yang lebih terarah dan sabar, tanaman wijaya kusuma yang semula tak kunjung mekar dapat kembali produktif. Kuncinya bukan pada perawatan berlebihan, melainkan pada keseimbangan lingkungan, nutrisi, dan waktu.
Pertanyaan Umum Seputar Topik
1. Mengapa wijaya kusuma tumbuh subur tetapi tidak berbunga?
Biasanya karena terlalu banyak pupuk nitrogen, kurang cahaya, atau tanaman belum cukup umur untuk berbunga.
2. Berapa kali wijaya kusuma perlu disiram?
Cukup saat media tanam mulai kering. Hindari penyiraman berlebihan agar akar tidak membusuk.
3. Pupuk apa yang bagus untuk merangsang bunga?
Gunakan pupuk NPK dengan kandungan fosfor lebih tinggi, seperti NPK 10:30:10, saat bakal bunga mulai muncul.
4. Kapan waktu terbaik memangkas wijaya kusuma?
Pemangkasan sebaiknya dilakukan setelah tanaman selesai berbunga, terutama pada daun tua atau kering.
5. Apakah lebih baik ditanam di pot atau di tanah langsung?
Tanam di pot lebih mudah dikontrol air dan cahaya sehingga cenderung lebih sering berbunga, sedangkan di tanah langsung biasanya lebih subur tetapi berbunga lebih jarang.

13 hours ago
6

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5495852/original/028727000_1770438125-1000284404.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500137/original/026177300_1770815891-Ratchaburi_FC_vs_Persib_Bandung.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469075/original/063243100_1768052175-Aksi_Laskar_Mataram_saat_paruh_pertama._PSIMJogja_StrongerThanEver_MataramDay.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5492838/original/053841400_1770187334-mauro.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5378193/original/050455500_1760219906-TIMNAS_INDONESIA.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5499199/original/066118100_1770779193-peter-werkman-rbZYWO5dFOY-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500177/original/083454500_1770818615-Persib_Bandung_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5449089/original/079857800_1766047209-unnamed__7_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5500141/original/066832800_1770816457-87691.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5469502/original/063049800_1768124465-20260111AA_BRI_Super_League_Persib_Bandung_vs_Persija_Jakarta-06.JPG)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5312128/original/050674100_1754905478-selebrasi_Dalberto_Luan_setelah_membobol_gawang_PSBS__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481704/original/059567400_1769142993-Ramainya_penjual_takjil_tanpa_digoreng__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500024/original/041197600_1770806618-rak_piring_dari_kayu.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5463859/original/003496300_1767672195-unnamed-16.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5499917/original/095340300_1770800743-interior_rumah_mungil.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5498499/original/060504900_1770708989-unnamed__8_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5320148/original/037889300_1755588308-IDN_3825.jpg)










:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407806/original/029507600_1762755207-model_gamis_abaya_warna_pastel_anti_gerah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407835/original/000490000_1762756179-rumah_mungil_ala_villa_dengan_mezzanine_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407928/original/066044200_1762757831-Gemini_Generated_Image_6aq8ve6aq8ve6aq8.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407831/original/043493200_1762756167-atasan_brokat_bawah_batik_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5399792/original/021697400_1762005267-InShot_20251101_204835762.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5319153/original/007607300_1755506626-bansos.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407853/original/063538400_1762756283-desain_rumah__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5382923/original/000118700_1760607895-warung_jajan_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407860/original/065539800_1762756285-unnamed_-_2025-11-10T121554.931.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453102/original/079572900_1766468512-dapur_cantik_minimalis_terbaru_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407718/original/020057100_1762751958-Zamenis_longissimus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453091/original/043931500_1766468139-Model_Dress_A_Line_untuk_Perayaan_Libur_Akhir_Tahun_yang_Elegan_dan_Stylish_Detail_Wrap.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453294/original/050897400_1766474273-3b763600-b9ea-4b9e-bedd-17ed90a573e4.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453276/original/089690800_1766473880-desain_teras_samping_memanjang__7_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5419331/original/064204700_1763689880-unnamed__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453266/original/028409900_1766473688-Gemini_Generated_Image_3hozdt3hozdt3hoz_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453126/original/093428100_1766470604-unnamed_-_2025-12-23T131456.592.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453003/original/051206800_1766464788-Anting_emas_yang_tidak_membuat_telinga_pegal.jpg)