Liputan6.com, Jakarta - Ide jualan bulan puasa kekinian modal kecil selalu menjadi topik menarik saat Ramadan tiba, karena permintaan makanan dan minuman meningkat signifikan, terutama menjelang waktu berbuka puasa. Momen ini membuka peluang besar bagi pelaku usaha rumahan untuk meraih keuntungan tambahan, bahkan dari ide jualan sederhana sekalipun jika dikelola dengan tepat.
Selain lonjakan kebutuhan konsumsi, pola belanja masyarakat juga cenderung berubah ke arah yang lebih praktis, seperti membeli makanan siap santap atau memesan secara online. Karena itu, pemilihan produk tidak hanya mengikuti tren, tetapi juga perlu mempertimbangkan modal, kemasan yang higienis dan menarik, serta strategi pemasaran yang matang agar usaha bisa berkembang dan menghasilkan cuan maksimal selama Ramadan. Berikut ide jualan bulan puasa kekinian modal kecil, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber pada Jumat (13/2/2026).
1. Takjil Box Kekinian untuk Buka Puasa
Takjil box kekinian menjadi salah satu ide jualan bulan puasa yang paling cepat menarik pembeli karena menawarkan kemudahan dalam satu paket. Biasanya takjil box berisi gorengan, kue basah, kurma, puding, atau minuman segar dalam kemasan praktis yang bisa langsung dibawa pulang.
Produk ini banyak dicari karena cocok untuk berbuka bersama keluarga, acara kantor, hingga kegiatan di masjid. Takjil box juga mudah dibuat dengan variasi isi sehingga penjual bisa menawarkan beberapa pilihan paket harga tanpa perlu membuat menu yang terlalu rumit.
Agar tidak rugi, takjil box lebih aman dijalankan dengan sistem pre-order. Cara ini membantu produksi lebih terkontrol dan membuat produk selalu segar saat dikirim.
Perkiraan modal awal:
Rp150.000–Rp300.000 untuk 10–15 box.
Tips mengemas:
Gunakan box mika bening atau dus makanan, tambahkan stiker merek, sertakan tisu dan sendok kecil, serta buat label “Fresh Today” agar terlihat lebih profesional.
Strategi pemasaran:
Jual melalui WhatsApp Story, buat katalog paket harga, dan tawarkan diskon untuk pembelian minimal 10 box agar masuk pasar kantor dan komunitas.
Cara hitung keuntungan:
(Harga jual – modal per box) × jumlah terjual.
Potensi keuntungan:
Modal per box Rp12.000, harga jual Rp25.000, untung Rp13.000. Jika terjual 15 box/hari, keuntungan sekitar Rp195.000 per hari.
2. Es Teh Jumbo Viral dan Minuman Segar Kekinian
Es teh jumbo viral menjadi produk yang hampir selalu laku saat Ramadan karena banyak orang mencari minuman segar untuk melepas dahaga. Variasi rasa seperti leci, jeruk, melon, Yakult, hingga cincau nata de coco membuat produk sederhana ini terlihat kekinian dan menarik.
Keunggulan jualan es teh jumbo adalah proses produksi cepat dan modal kecil, sehingga cocok untuk pemula yang ingin berjualan tanpa risiko besar. Selain itu, minuman jumbo lebih mudah menarik pembeli karena ukuran gelas besar memberi kesan lebih hemat.
Jika ingin meningkatkan penjualan, penjual bisa membuat menu paket minuman untuk keluarga atau promo beli beberapa gelas sekaligus. Cara ini sering efektif karena pembeli biasanya membeli untuk beberapa orang di rumah.
Perkiraan modal awal:
Rp50.000–Rp150.000.
Tips mengemas:
gunakan cup 16–22 oz, pakai tutup dome atau segel plastik, tempel label menu, dan gunakan sedotan besar agar terlihat premium.
Strategi pemasaran:
jual jam 15.00–18.00, pasang banner kecil di depan rumah, dan buat promo “Beli 2 diskon Rp2.000” agar pembeli tertarik membeli lebih banyak.
Cara hitung keuntungan:
(Harga jual – modal per gelas) × jumlah terjual.
Potensi keuntungan:
Modal per gelas Rp3.000, harga jual Rp7.000, untung Rp4.000. Jika terjual 40 gelas/hari, keuntungan sekitar Rp160.000 per hari.
3. Dessert Box Mini untuk Takjil Premium
Dessert box mini seperti regal, tiramisu, cokelat lumer, atau cheese cream menjadi ide jualan yang cocok untuk pasar anak muda dan keluarga. Produk ini sering dibeli karena tampilannya cantik, terasa premium, dan bisa dijadikan hadiah kecil untuk buka puasa.
Dessert box juga memiliki peluang repeat order yang tinggi karena pembeli biasanya membeli lebih dari satu cup jika sudah cocok dengan rasa. Ukuran mini membuat harga tetap terjangkau, sehingga pasar lebih luas dibanding dessert box ukuran besar.
Agar usaha ini berjalan aman, produksi sebaiknya dilakukan dengan sistem pre-order. Selain menjaga kualitas tetap fresh, cara ini juga mengurangi risiko kerugian akibat dessert tidak habis terjual.
Perkiraan modal awal:
Rp150.000–Rp300.000.
Tips mengemas:
Gunakan cup mika tebal 200–250 ml, tempel label rasa dan tanggal produksi, lalu simpan di kulkas sebelum pengiriman agar tekstur tidak rusak.
Strategi pemasaran:
Buat video pembuatan layer dessert untuk TikTok dan Reels, gunakan caption promo “limited setiap hari”, serta jual paket 3 cup lebih murah.
Cara hitung keuntungan:
(Harga jual – biaya bahan + kemasan) × jumlah cup terjual.
Potensi keuntungan:
Modal per cup Rp9.000, harga jual Rp20.000, untung Rp11.000. Jika terjual 20 cup/hari, keuntungan sekitar Rp220.000 per hari.
4. Frozen Food Siap Goreng untuk Sahur dan Buka
Frozen food menjadi produk yang banyak dicari saat Ramadan karena orang ingin menu sahur praktis dan cepat disajikan. Jenis yang paling mudah dijual adalah risol mayo, cireng isi, dimsum, nugget homemade, atau tahu walik yang bisa digoreng kapan saja.
Keuntungan frozen food adalah produk lebih tahan lama sehingga tidak mudah rugi karena basi. Pembeli juga cenderung membeli dalam jumlah banyak sekaligus untuk stok, sehingga transaksi lebih besar walaupun pembeli tidak terlalu banyak.
Jika kualitas rasa stabil dan kemasan rapi, frozen food rumahan bisa berkembang cepat karena pembeli biasanya merekomendasikan ke tetangga atau keluarga.
Perkiraan modal awal:
Rp200.000–Rp300.000.
Tips mengemas:
Gunakan plastik ziplock atau vacuum bag, tempel label isi, jumlah, dan tanggal produksi, lalu sertakan cara memasak singkat agar pembeli merasa aman.
Strategi pemasaran:
Pasarkan lewat grup WhatsApp warga, tawarkan paket “stok sahur 50 pcs”, serta buat promo gratis ongkir untuk radius tertentu.Cara hitung keuntungan: (Harga jual per paket – modal per paket) × jumlah paket terjual.
Potensi keuntungan:
Modal per 10 pcs Rp12.000, harga jual Rp25.000, untung Rp13.000. Jika terjual 15 paket/hari, keuntungan sekitar Rp195.000 per hari.
5. Kurma Kemasan Mini dan Parcel Ramadan
Kurma selalu dicari saat Ramadan karena identik dengan tradisi berbuka puasa. Produk ini bisa dijual dalam kemasan kecil 250 gram atau 500 gram agar lebih terjangkau, sehingga pembeli tidak harus membeli kiloan.
Selain kemasan mini, peluang keuntungan lebih besar jika kurma dibuat menjadi parcel sederhana. Banyak orang membutuhkan bingkisan Ramadan untuk tetangga, guru, atau rekan kerja, sehingga produk ini punya pasar luas.
Karena kurma termasuk produk yang tahan lama, risiko kerugian jauh lebih kecil dibanding jualan makanan basah. Hal ini membuat kurma cocok untuk pemula yang ingin jualan dengan modal aman.
Perkiraan modal awal:
Rp100.000–Rp250.000.
Tips mengemas:
Gunakan standing pouch transparan, tambahkan stiker “Kurma Ramadan”, dan sertakan kartu ucapan kecil agar terlihat lebih premium.
Strategi pemasaran:
Jual melalui Instagram dan marketplace, tawarkan paket bundling kurma + madu mini, dan buat promo “beli 3 gratis 1 kecil” untuk meningkatkan penjualan.
Cara hitung keuntungan:
(Harga jual per pack – modal per pack) × jumlah pack terjual.
Potensi keuntungan:
Modal per 250 gram Rp15.000, harga jual Rp35.000, untung Rp20.000. Jika terjual 10 pack/hari, keuntungan sekitar Rp200.000 per hari.
6. Snack Kering Pedas Manis (Basreng, Makaroni, Keripik)
Snack kering seperti basreng pedas, makaroni, keripik singkong balado, dan keripik kaca sering dibeli untuk camilan setelah tarawih. Produk ini cenderung cepat laku karena tahan lama, ringan, dan bisa dibeli dengan harga murah.
Modal usaha snack kering juga bisa sangat kecil karena penjual dapat membeli snack curah lalu mengemas ulang. Jika kemasan dibuat menarik, produk bisa terlihat seperti snack brand terkenal meskipun dibuat rumahan.
Snack kering cocok dijual melalui sistem titip warung atau jual online karena tidak memerlukan pendingin. Penjual hanya perlu menjaga rasa bumbu agar konsisten dan kemasan tidak mudah bocor.
Perkiraan modal awal:
Rp50.000–Rp150.000.
Tips mengemas:
Gunakan standing pouch ziplock, tempel label rasa dan level pedas, lalu buat ukuran kecil 50 gram agar lebih mudah dijual.
Strategi pemasaran:
Buat promo bundling 3 bungkus lebih murah, titip di warung dekat rumah, serta pasarkan lewat WhatsApp Story dengan testimoni pembeli.
Cara hitung keuntungan:
(Harga jual – modal per bungkus) × jumlah bungkus terjual.
Potensi keuntungan:
Modal per bungkus Rp4.000, harga jual Rp10.000, untung Rp6.000. Jika terjual 25 bungkus/hari, keuntungan sekitar Rp150.000 per hari.
7. Rice Bowl Praktis untuk Berbuka dan Sahur
Rice bowl menjadi pilihan jualan yang sangat potensial karena pembeli mencari makanan mengenyangkan yang praktis. Menu rice bowl dapat dibuat sederhana seperti ayam geprek, ayam suwir pedas, ayam teriyaki, telur balado, atau daging lada hitam.
Produk ini cocok dijual sore hari untuk berbuka dan malam hari untuk sahur, terutama jika target pasar adalah pekerja dan anak kos. Rice bowl juga mudah dikembangkan karena variasi menu bisa diganti setiap hari agar pembeli tidak bosan.
Kunci sukses rice bowl adalah konsistensi rasa, porsi yang pas, serta pengemasan yang tidak membuat makanan cepat basi. Jika kualitas terjaga, pelanggan biasanya repeat order karena merasa cocok dan praktis.
Perkiraan modal awal:
Rp200.000–Rp300.000.
Tips mengemas:
Gunakan box food grade, pisahkan sambal dan saus dalam cup kecil, serta gunakan stiker tanggal produksi untuk meningkatkan kepercayaan pembeli.
Strategi pemasaran:
Buat menu harian, buka pre-order sejak siang, dan tawarkan gratis antar untuk radius dekat agar pelanggan lebih tertarik memesan.
Cara hitung keuntungan:
(Harga jual per porsi – modal per porsi) × jumlah porsi terjual.
Potensi keuntungan:
Modal per porsi Rp12.000, harga jual Rp25.000, untung Rp13.000. Jika terjual 20 porsi/hari, keuntungan sekitar Rp260.000 per hari.
8. Gorengan Isi Premium Dijual Paket Hemat
Gorengan tetap menjadi takjil favorit karena mudah dimakan dan cocok untuk semua kalangan. Namun agar lebih kekinian, gorengan bisa dibuat versi premium seperti risol mayo, pastel isi daging, tahu isi ayam suwir, atau pisang nugget.
Menjual gorengan dalam bentuk paket lebih menguntungkan karena pembeli cenderung langsung membeli banyak untuk keluarga. Selain itu, paket membuat penjual lebih mudah mengontrol stok dibanding menjual satuan.
Agar kualitas tetap renyah, gorengan sebaiknya dijual dalam kondisi hangat menjelang waktu berbuka. Penjual juga perlu memperhatikan minyak agar tidak cepat hitam supaya rasa tidak berubah.
Perkiraan modal awal:
Rp100.000–Rp200.000.
Tips mengemas:
Gunakan box berlubang atau kertas minyak agar uap panas keluar, lalu tambahkan stiker merek agar terlihat lebih bersih dan profesional.
Strategi pemasaran:
Pasang promo paket 10 pcs Rp20.000 atau 20 pcs Rp38.000, jual mulai jam 15.00, dan tawarkan pesan antar untuk meningkatkan jumlah order.
Cara hitung keuntungan:
(Harga paket – modal paket) × jumlah paket terjual.
Potensi keuntungan:
Modal per pcs Rp1.000, harga jual Rp2.500, untung Rp1.500. Jika terjual 100 pcs/hari, keuntungan sekitar Rp150.000 per hari.
9. Salad Buah Cup dan Rujak Buah Kekinian
Salad buah cup dan rujak buah kekinian banyak diminati karena memberikan rasa segar saat berbuka. Produk ini cocok untuk pembeli yang ingin takjil lebih ringan dibanding gorengan dan makanan berminyak.
Keunggulan salad buah adalah tampilan warna buah yang menarik sehingga mudah dipromosikan lewat foto. Dengan saus yang khas dan porsi yang pas, produk ini bisa menjadi menu favorit yang cepat repeat order.
Namun, salad buah membutuhkan strategi produksi yang tepat karena bahan buah mudah rusak jika terlalu lama disimpan. Karena itu, sistem pre-order harian lebih aman untuk menjaga kualitas.
Perkiraan modal awal:
Rp150.000–Rp300.000.
Tips mengemas:
Gunakan cup mika tebal dengan tutup rapat, pisahkan saus dalam cup kecil agar buah tidak cepat lembek, dan simpan dalam kulkas sebelum dikirim.
Strategi pemasaran:
Jual dengan konsep “fresh setiap hari”, buat paket 2 cup lebih murah, dan pasarkan lewat Instagram serta WhatsApp dengan foto terang tanpa filter berlebihan.
Cara hitung keuntungan:
(Harga jual – modal per cup) × jumlah cup terjual.
Potensi keuntungan:
Modal per cup Rp9.000, harga jual Rp20.000, untung Rp11.000. Jika terjual 15 cup/hari, keuntungan sekitar Rp165.000 per hari.
10. Hampers Mini Ramadan untuk Bingkisan Murah
Hampers mini Ramadan menjadi produk yang biasanya mulai ramai sejak minggu kedua Ramadan hingga mendekati Idulfitri. Banyak orang membutuhkan bingkisan untuk guru, keluarga, tetangga, atau rekan kerja dengan harga terjangkau tetapi tetap terlihat pantas.
Isi hampers bisa dibuat fleksibel seperti kurma kemasan mini, cookies, snack kering, sirup kecil, teh celup, atau madu sachet. Keuntungan hampers terletak pada nilai kemasan karena tampilan rapi membuat harga jual bisa naik meskipun isi sederhana.
Agar usaha ini cepat berkembang, penjual bisa menawarkan layanan custom seperti nama penerima, kartu ucapan, dan pilihan isi sesuai budget. Strategi ini membuat pembeli merasa produk lebih personal.
Perkiraan modal awal:
Rp150.000–Rp300.000.
Tips mengemas:
Gunakan box transparan atau box karton premium, tambahkan pita, kartu ucapan, dan label Ramadan agar terlihat eksklusif tanpa biaya besar.
Strategi pemasaran:
Promosikan sejak awal Ramadan, buat 3 pilihan paket harga, lalu gunakan sistem pre-order untuk pesanan jumlah besar agar tidak kekurangan stok.
Cara hitung keuntungan:
(Harga jual per hampers – modal per hampers) × jumlah hampers terjual.
Potensi keuntungan:
Modal per hampers Rp30.000, harga jual Rp60.000, untung Rp30.000. Jika terjual 20 hampers/minggu, keuntungan sekitar Rp600.000 per minggu.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik
1. Jualan apa yang paling cepat laku saat bulan puasa?
Jualan yang paling cepat laku saat bulan puasa biasanya adalah takjil, minuman segar, gorengan, rice bowl, serta makanan siap santap karena dibutuhkan menjelang berbuka.
2. Berapa modal kecil untuk jualan Ramadan?
Modal kecil untuk jualan Ramadan umumnya berkisar Rp50.000 hingga Rp300.000 tergantung jenis produk, jumlah produksi, serta kebutuhan kemasan.
3. Bagaimana cara menentukan harga jual agar untung?
Harga jual bisa ditentukan dengan menghitung modal per produk lalu menambahkan margin keuntungan. Rumus sederhana adalah harga jual = modal + keuntungan yang ditargetkan.
4. Apakah jualan rice bowl menguntungkan saat puasa?
Jualan rice bowl menguntungkan karena pembeli membutuhkan makanan mengenyangkan untuk buka dan sahur. Keuntungan per porsi bisa mencapai Rp6.000 hingga Rp17.000.
5. Bagaimana strategi promosi jualan takjil agar ramai?
Strategi promosi takjil yang efektif adalah menggunakan WhatsApp Story, sistem pre-order, promo paket hemat, serta promosi sejak pagi hingga siang hari.

11 hours ago
5
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5493619/original/084496800_1770260707-Gemini_Generated_Image_hf08zjhf08zjhf08.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5502603/original/044268600_1770989947-ciro_dan_igor.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5496657/original/051502700_1770565190-85517.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5502489/original/046273600_1770983041-PSIM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5469498/original/024523100_1768124464-20260111AA_BRI_Super_League_Persib_Bandung_vs_Persija_Jakarta-08__1_.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5502562/original/049845400_1770988884-WhatsApp_Image_2026-02-13_at_18.50.24.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5502616/original/001046200_1770990653-Pohang_Steelers.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5502454/original/033900400_1770980566-Cara_Mengusir_Semut_agar_Tidak_Kembali_ke_Tempat_yang_Sama.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5502404/original/093777600_1770979468-toren_air.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5502338/original/063581900_1770977596-model_kebun.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5502307/original/001501500_1770976533-berkebun_di_kos.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5488138/original/047588200_1769734797-10.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5502088/original/092260200_1770967768-Chinese_Lantern__made_with_paper_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4147878/original/074965600_1662436164-Cek_Bansos_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5502278/original/090406700_1770975858-jualan2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5502027/original/085525700_1770965952-unnamed__14_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5502182/original/070877300_1770971677-warung_di_gang_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5368206/original/025714500_1759365561-desain_teras_rumah_tipe_45__7_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500678/original/022943600_1770873574-ChatGPT_Image_12_Feb_2026__12.18.50.png)










:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407835/original/000490000_1762756179-rumah_mungil_ala_villa_dengan_mezzanine_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407806/original/029507600_1762755207-model_gamis_abaya_warna_pastel_anti_gerah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407928/original/066044200_1762757831-Gemini_Generated_Image_6aq8ve6aq8ve6aq8.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5399792/original/021697400_1762005267-InShot_20251101_204835762.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407831/original/043493200_1762756167-atasan_brokat_bawah_batik_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5319153/original/007607300_1755506626-bansos.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407853/original/063538400_1762756283-desain_rumah__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407860/original/065539800_1762756285-unnamed_-_2025-11-10T121554.931.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5382923/original/000118700_1760607895-warung_jajan_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453102/original/079572900_1766468512-dapur_cantik_minimalis_terbaru_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453294/original/050897400_1766474273-3b763600-b9ea-4b9e-bedd-17ed90a573e4.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407718/original/020057100_1762751958-Zamenis_longissimus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453091/original/043931500_1766468139-Model_Dress_A_Line_untuk_Perayaan_Libur_Akhir_Tahun_yang_Elegan_dan_Stylish_Detail_Wrap.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453276/original/089690800_1766473880-desain_teras_samping_memanjang__7_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5419331/original/064204700_1763689880-unnamed__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453266/original/028409900_1766473688-Gemini_Generated_Image_3hozdt3hozdt3hoz_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453126/original/093428100_1766470604-unnamed_-_2025-12-23T131456.592.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453003/original/051206800_1766464788-Anting_emas_yang_tidak_membuat_telinga_pegal.jpg)