Liputan6.com, Jakarta - Banyak pemilik hunian saat ini beralih menggunakan model atap teras rumah baja ringan minimalis karena mampu memberikan perpaduan antara kepraktisan konstruksi dan tampilan bangunan yang kekinian. Bukan sekadar pelindung dari terik matahari dan guyuran hujan, pemilihan material ini mencerminkan gaya hidup modern yang mengutamakan efisiensi tanpa mengorbankan estetika sedikit pun.
Rangkanya yang ramping namun memiliki kekuatan luar biasa memungkinkan penghuni untuk bereksplorasi dengan berbagai bentuk atap, mulai dari garis-garis tegas yang maskulin hingga lengkungan lembut yang mempercantik wajah rumah.
Selain faktor keindahan, mengadopsi model atap teras rumah baja ringan minimalis juga merupakan bentuk investasi cerdas untuk jangka panjang karena sifat materialnya yang sangat tangguh menghadapi cuaca ekstrem di Indonesia. Berbeda dengan material kayu tradisional yang rentan lapuk atau dimakan rayap, baja ringan tetap berdiri kokoh dan tampil rapi meski telah digunakan selama belasan tahun.
Dengan sentuhan desain yang tepat dan pemilihan material penutup yang sesuai, teras rumah bukan lagi sekadar area transisi, melainkan ruang santai favorit yang mampu meningkatkan nilai keindahan sekaligus kenyamanan seluruh penghuni rumah secara signifikan. Berikut 10 model atap teras rumah baja ringan minimalis yang berhasil Liputan6.com rangkum, Senin (23/2/2026).
1. Model Sandar (Shed Roof)
Model ini merupakan desain paling sederhana dengan satu bidang miring yang bertumpu pada dinding rumah. Desain ini sangat populer karena efektivitasnya dalam mengalirkan air hujan langsung ke satu sisi, sehingga mencegah genangan yang berisiko merusak struktur. Kesan minimalis sangat kuat terpancar dari garis-garis tegas yang diciptakan oleh rangka baja ringan tanpa banyak ornamen tambahan.
Pemasangan model sandar biasanya tidak memerlukan banyak sambungan rumit, sehingga biaya pengerjaannya lebih ekonomis. Untuk mempercantik tampilan, bagian bawah rangka baja ringan bisa dibiarkan terbuka (expose) atau ditutup dengan plafon PVC untuk kesan yang lebih rapi dan mewah. Model ini sangat relevan untuk teras depan rumah subsidi maupun rumah komersial modern.
2. Model Atap Datar
Meskipun disebut datar, model atap teras rumah baja ringan minimalis ini sebenarnya memiliki kemiringan sangat kecil (sekitar 1-5 derajat) agar air tetap bisa mengalir. Tampilan ini memberikan kesan sangat futuristik dan sering ditemukan pada rumah bergaya industrial atau kontemporer. Baja ringan menjadi tulang punggung yang ideal karena mampu menopang beban penutup atap yang lebar dengan konstruksi yang tampak tipis.
Kelebihan utama model datar adalah kemampuannya untuk menyamarkan bentuk atap dari arah depan rumah, sehingga bangunan terlihat lebih kotak dan modern. Penggunaan material penutup seperti spandek kliplok sangat disarankan untuk model ini karena memiliki sistem penguncian tanpa baut di permukaan yang meminimalisir risiko kebocoran pada kemiringan rendah.
3. Model Atap Melengkung
Model melengkung memberikan sentuhan artistik yang memecah kekakuan garis lurus pada bangunan minimalis. Rangka baja ringan memiliki keunggulan fleksibilitas yang memungkinkan material ini dibentuk menjadi lengkungan yang mulus tanpa mengurangi kekuatannya. Model ini sering diaplikasikan pada area teras yang juga berfungsi sebagai carport atau pelindung area masuk utama.
Keindahan dari model melengkung terletak pada efek visualnya yang terlihat lebih dinamis dan modern. Material penutup yang paling cocok untuk desain ini adalah spandek lengkung atau polikarbonat, karena kedua material tersebut dapat mengikuti bentuk rangka dengan sempurna. Selain estetik, bentuk melengkung juga sangat efektif dalam memecah terpaan angin kencang.
4. Model Pelana
Model pelana terdiri dari dua bidang miring yang bertemu di satu garis tengah, membentuk segitiga pada bagian depan atau samping. Walaupun terkesan tradisional, penggunaan baja ringan dengan warna-warna monokrom seperti hitam atau abu-abu gelap memberikan napas baru yang minimalis. Model ini sangat efektif untuk sirkulasi udara karena ruang di bawah atap biasanya lebih tinggi.
Keunggulan utama model pelana adalah kemampuannya dalam menghadapi curah hujan tinggi yang sering terjadi di Indonesia. Sudut kemiringan yang cukup tajam memastikan air turun dengan cepat menuju talang. Struktur baja ringan pada model pelana juga memungkinkan penggunaan genteng metal berpasir yang dapat meredam suara berisik saat hujan turun.
5. Model Atap Transparan
Model ini mengombinasikan rangka model atap teras rumah baja ringan minimalis dengan penutup kaca tempered atau polikarbonat bening. Tujuannya adalah untuk memaksimalkan masuknya sinar matahari tanpa membiarkan area teras terkena air hujan. Desain ini sangat cocok bagi rumah yang memiliki banyak tanaman hias di teras atau bagi pemilik yang ingin suasana teras yang terang benderang.
Struktur baja ringan yang digunakan biasanya dicat putih atau warna cerah lainnya agar selaras dengan kejernihan penutup atapnya. Meskipun transparan, material penutup modern saat ini sudah dilengkapi dengan lapisan pelindung sinar UV, sehingga area di bawahnya tetap terasa sejuk meski matahari sedang terik. Teras pun akan terlihat lebih luas dan menyatu dengan area luar.
6. Model Atap Kantilever
Model kantilever adalah desain atap yang menonjol keluar tanpa tiang penyangga di bagian ujungnya, memberikan kesan melayang yang sangat modern. Baja ringan sangat cocok untuk model ini karena bobot materialnya yang ringan namun memiliki kekuatan tarik yang tinggi. Dukungan struktural biasanya difokuskan pada penguatan di bagian dinding atau kolom utama rumah.
Model tanpa tiang ini sangat menguntungkan bagi teras yang memiliki lahan terbatas karena area lantai tetap luas tanpa terhalang tiang penyangga. Ini memudahkan pergerakan penghuni dan memberikan ruang lebih untuk menata furnitur teras. Namun, perhitungan kekuatan beban harus dilakukan secara teliti agar struktur tetap aman.
7. Model Atap Bertingkat
Desain bertingkat menggunakan dua atau lebih bidang atap dengan ketinggian yang berbeda pada satu area teras. Celah di antara tingkatan atap ini berfungsi sebagai ventilasi udara tambahan atau tempat masuknya cahaya matahari secara tidak langsung. Model ini memberikan dimensi visual yang menarik dan tidak membosankan pada fasad rumah.
Secara fungsional, atap bertingkat membantu menurunkan suhu udara di bawah teras karena panas yang terjebak dapat keluar melalui celah antar atap. Rangka baja ringan memudahkan pembuatan struktur bertingkat ini tanpa menambah beban berlebih pada fondasi rumah. Tampilan ini sangat relevan untuk hunian di iklim tropis Indonesia yang cenderung lembap dan panas.
8. Model Kombinasi Kayu
Banyak orang menginginkan estetika kayu namun khawatir dengan rayap dan pelapukan. Model ini menggunakan rangka baja ringan yang kemudian dilapisi dengan lisplang bermotif kayu atau dicat dengan teknik khusus agar menyerupai serat kayu alami. Hasilnya adalah teras minimalis dengan sentuhan hangat kayu namun memiliki ketangguhan baja ringan.
Struktur utama tetap menggunakan model atap teras rumah baja ringan minimalis yang kuat, sementara elemen kayu hanya bersifat sebagai dekoratif atau pemanis di bagian pinggir atap. Model ini sangat cocok untuk rumah minimalis tropis yang ingin menonjolkan kesan alami tanpa mengabaikan aspek keawetan jangka panjang.
9. Model Atap Perisai
Model perisai memiliki kemiringan di keempat sisinya yang bertemu di satu garis bubungan. Desain ini memberikan perlindungan maksimal bagi seluruh sisi teras dari sinar matahari maupun tampias air hujan. Meskipun konstruksinya sedikit lebih rumit dibandingkan model pelana, penggunaan baja ringan mempermudah proses perakitan kuda-kuda yang presisi.
Visual yang dihasilkan oleh model perisai cenderung lebih formal dan kokoh. Model ini sangat direkomendasikan untuk rumah yang berada di area terbuka dengan angin kencang, karena bentuknya yang aerodinamis mampu menahan tekanan angin dari berbagai arah. Penutup genteng metal minimalis akan sangat mempercantik tampilan akhirnya.
10. Model Atap Bukaan
Model ini adalah inovasi paling modern di mana bilah-bilah atap baja ringan dapat dibuka dan ditutup sesuai kebutuhan. Saat cuaca cerah, bilah atap bisa dibuka untuk membiarkan udara dan cahaya masuk, sementara saat hujan, bilah tersebut dirapatkan untuk melindungi area bawah. Baja ringan digunakan sebagai rangka utama sekaligus material bilahnya karena sifatnya yang presisi.
Meskipun membutuhkan biaya yang lebih tinggi dibandingkan model statis, atap buatan (louvre) memberikan fleksibilitas fungsional yang luar biasa. Teras bisa berfungsi sebagai taman terbuka di pagi hari dan menjadi ruang tamu tertutup yang nyaman di saat hujan. Desain ini merupakan puncak dari penerapan teknologi pada teras rumah minimalis.
FAQ (Frequently Asked Questions)
Apakah model atap teras rumah baja ringan minimalis tahan karat?
Ya, baja ringan sudah dilapisi dengan lapisan aluminium-zinc (galvalum) yang membuatnya sangat tahan terhadap karat meski terkena hujan dan panas.
Apa jenis penutup atap yang paling awet untuk baja ringan?
Atap uPVC (seperti Alderon) dan genteng metal berpasir dianggap sangat awet dan cocok dipadukan dengan rangka baja ringan.
Berapa lama proses pemasangan atap teras baja ringan?
Untuk teras standar berukuran 3x4 meter, proses pemasangan biasanya hanya membutuhkan waktu 1 hingga 2 hari kerja.
Apakah baja ringan bisa dicat ulang?
Bisa, baja ringan dapat dicat menggunakan cat khusus logam untuk menyesuaikan dengan tema warna rumah agar terlihat lebih minimalis.
Apakah atap baja ringan berisik saat hujan?
Suara berisik bisa diredam dengan memilih penutup atap yang tebal seperti uPVC atau menggunakan genteng metal berpasir.

10 hours ago
5
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5511046/original/065039300_1771865641-IMG_0879.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5509874/original/082244800_1771775505-20260222IQ_Dewa_United_vs_Boreo_FC-01.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5511028/original/054296700_1771860462-Aksi_penggawa_saat_paruh_pertama_PSIMJogja_StrongerThanEver_MataramDay.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5502605/original/067981500_1770990013-Malut_United.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5509184/original/062087100_1771660915-20260220AA_Jean_Mota-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5315768/original/045151800_1755170609-20250808AA_BRI_Super_League_Persebaya_Surabaya_Vs_PSIM_Yogyakarta__26_of_75_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5174417/original/068290200_1742926263-Timnas_Indonesia_vs_Bahrain-13.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5509891/original/067965200_1771779674-WhatsApp_Image_2026-02-22_at_4.30.42_PM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5510753/original/073903300_1771837740-Kandang_Ayam.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5437529/original/052434700_1765256005-1000100175.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5509361/original/095023400_1771684613-Persis_vs_PSBS_Biak.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5510543/original/064351800_1771831630-Cat_Pagar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5510548/original/045691000_1771831651-Gemini_Generated_Image_wg0n4dwg0n4dwg0n_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5510524/original/045993200_1771830870-earth_tone_3a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5498524/original/021480400_1770709985-Anakan_ikan_cupang__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3291225/original/089683900_1604906961-EX7WXSmWAAQMq-X.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5510482/original/059956400_1771829877-Cara_Membasmi_Rayap_Di_Kusen_Tanpa_Bongkar.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3225375/original/009280500_1598957875-Bhayangkara_FC_-_Ilustrasi_Logo.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5410270/original/086160900_1762927275-Sarang_Kecoa_di_Celah_Lantai.jpg)










:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407928/original/066044200_1762757831-Gemini_Generated_Image_6aq8ve6aq8ve6aq8.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407853/original/063538400_1762756283-desain_rumah__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407835/original/000490000_1762756179-rumah_mungil_ala_villa_dengan_mezzanine_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407806/original/029507600_1762755207-model_gamis_abaya_warna_pastel_anti_gerah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5319153/original/007607300_1755506626-bansos.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5399792/original/021697400_1762005267-InShot_20251101_204835762.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5382923/original/000118700_1760607895-warung_jajan_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407831/original/043493200_1762756167-atasan_brokat_bawah_batik_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407860/original/065539800_1762756285-unnamed_-_2025-11-10T121554.931.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453294/original/050897400_1766474273-3b763600-b9ea-4b9e-bedd-17ed90a573e4.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453102/original/079572900_1766468512-dapur_cantik_minimalis_terbaru_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453276/original/089690800_1766473880-desain_teras_samping_memanjang__7_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453266/original/028409900_1766473688-Gemini_Generated_Image_3hozdt3hozdt3hoz_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407718/original/020057100_1762751958-Zamenis_longissimus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453091/original/043931500_1766468139-Model_Dress_A_Line_untuk_Perayaan_Libur_Akhir_Tahun_yang_Elegan_dan_Stylish_Detail_Wrap.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453126/original/093428100_1766470604-unnamed_-_2025-12-23T131456.592.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5419331/original/064204700_1763689880-unnamed__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453003/original/051206800_1766464788-Anting_emas_yang_tidak_membuat_telinga_pegal.jpg)