Liputan6.com, Jakarta - Menyusun anggaran menjelang hari raya sangat penting agar keuangan tetap stabil. Namun kenyataannya, banyak orang sering mengabaikan pos pengeluaran lebaran yang sering lupa dicatat, sehingga pengeluaran menjadi membengkak tanpa disadari. Hal ini sering terjadi karena fokus hanya pada kebutuhan besar seperti baju baru atau makanan Lebaran, sementara pengeluaran kecil lainnya terlewat dari perencanaan.
Menjelang Idul Fitri, kebutuhan rumah tangga biasanya meningkat cukup signifikan dibandingkan bulan-bulan biasa. Tanpa perencanaan yang matang, pengeluaran dapat menjadi impulsif dan sulit dikendalikan. Oleh karena itu, penting untuk membuat daftar anggaran serta skala prioritas sebelum mulai berbelanja.
Dosen Departemen Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM, Akhmad Akbar Susamto, menjelaskan bahwa perencanaan belanja yang matang sangat penting agar keuangan tetap sehat sebelum dan setelah Lebaran. Menurutnya, setiap orang perlu membuat daftar kebutuhan dan mengurutkannya dari yang paling penting hingga yang bisa ditunda.
Banyak orang merasa sudah membuat anggaran Lebaran, tetapi tetap saja keuangan terasa cepat habis. Salah satu penyebabnya adalah adanya beberapa pos pengeluaran lebaran yang sering lupa dicatat. Berikut beberapa di antaranya yang telah dirangkum Liputan6.com, Jumat (13/3/2026).
1. Biaya Zakat, Infak, dan Sedekah
Salah satu pengeluaran penting saat Lebaran adalah zakat fitrah, infak, atau sedekah. Meski sudah menjadi kewajiban bagi umat Islam, banyak orang tidak memasukkannya dalam perencanaan keuangan sejak awal.
Padahal menurut Dr. Istiqlaliyah Muflikhati dari IPB University, pengeluaran seperti zakat dan berbagi kepada sesama sebaiknya dimasukkan dalam anggaran utama sebelum kebutuhan lain. Hal ini penting agar kewajiban tersebut tidak terasa memberatkan di akhir Ramadan.
Selain zakat fitrah, sebagian orang juga memberikan sedekah tambahan kepada tetangga, kerabat, atau lembaga sosial. Jika tidak direncanakan, pengeluaran ini bisa membuat anggaran Lebaran melampaui batas.
2. Uang THR untuk Keluarga dan Anak-Anak
Memberikan uang THR kepada keponakan, anak-anak, atau anggota keluarga yang lebih muda merupakan tradisi yang hampir selalu ada saat Lebaran.
Masalahnya, banyak orang tidak menghitung jumlah penerima THR dengan jelas. Akibatnya, dana yang dikeluarkan menjadi jauh lebih besar dari yang diperkirakan.
Menurut pakar keuangan keluarga dari IPB University, THR yang diterima sebaiknya dialokasikan menggunakan prinsip 3S: spending, saving, dan sharing, yaitu untuk kebutuhan, tabungan, serta berbagi kepada orang lain. Dengan begitu, uang THR tidak habis hanya untuk konsumsi semata.
3. Biaya Transportasi dan Mudik
Mudik menjadi tradisi tahunan yang identik dengan Lebaran di Indonesia. Namun sering kali orang hanya menghitung biaya tiket atau bahan bakar saja.
Padahal ada banyak biaya tambahan lain yang sering terlupakan, seperti:
- biaya tol
- parkir
- makan di perjalanan
- oleh-oleh untuk keluarga
- biaya darurat selama perjalanan
Jika tidak diperhitungkan sejak awal, biaya perjalanan mudik bisa meningkat cukup besar dan mengganggu anggaran Lebaran.
4. Pengeluaran untuk Jamuan Tamu
Lebaran identik dengan tradisi silaturahmi. Banyak keluarga menyiapkan berbagai makanan dan minuman untuk menyambut tamu.
Sayangnya, sebagian orang hanya menghitung biaya kue kering atau makanan utama saja. Padahal ada pengeluaran tambahan lain seperti:
- minuman kemasan
- camilan tambahan
- es batu
- buah-buahan
- makanan siap saji untuk tamu mendadak
Pengeluaran kecil seperti ini sering terjadi berulang kali selama beberapa hari Lebaran. Jika tidak dicatat, totalnya bisa cukup besar.
5. Dekorasi dan Perlengkapan Rumah
Menjelang hari raya, banyak orang ingin rumah terlihat lebih rapi dan nyaman. Karena itu mereka membeli berbagai perlengkapan tambahan seperti:
- taplak meja baru
- sarung bantal sofa
- dekorasi ruang tamu
- lampu hias
- karpet atau tirai baru
Walaupun terlihat sederhana, pengeluaran untuk dekorasi rumah bisa menambah biaya Lebaran secara signifikan jika tidak direncanakan.
6. Biaya Perawatan Diri
Menjelang Lebaran, banyak orang ingin tampil lebih segar. Akibatnya muncul pengeluaran tambahan seperti:
- potong rambut
- perawatan wajah
- manicure dan pedicure
- membeli kosmetik baru
Biaya perawatan diri sering kali dianggap kecil sehingga tidak dimasukkan dalam perencanaan. Padahal jika dilakukan oleh beberapa anggota keluarga sekaligus, totalnya bisa cukup besar.
7. Pengeluaran Belanja Impulsif
Salah satu penyebab utama membengkaknya pengeluaran Lebaran adalah belanja impulsif. Kemudahan pembayaran digital, diskon besar, dan promo pay later membuat banyak orang membeli barang yang sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan.
Menurut Akhmad Akbar Susamto dari UGM, kemudahan transaksi digital dapat mendorong perilaku impulsive buying jika tidak disertai pengendalian diri. Oleh karena itu, penting untuk membuat daftar kebutuhan sebelum berbelanja dan menghindari membeli barang di luar daftar tersebut.
8. Oleh-Oleh dan Hadiah
Saat mudik atau berkunjung ke rumah keluarga, sering kali orang membawa oleh-oleh atau hadiah sebagai bentuk perhatian.
Pengeluaran ini sering kali tidak direncanakan dengan baik. Banyak orang membeli oleh-oleh secara spontan ketika melihat sesuatu yang menarik.
Jika dilakukan beberapa kali selama masa Lebaran, biaya oleh-oleh bisa menjadi salah satu pos pengeluaran lebaran yang sering lupa dicatat namun cukup menguras anggaran.
9. Biaya Setelah Lebaran
Hal yang sering terlupakan adalah biaya setelah Lebaran. Padahal setelah perayaan selesai, biasanya masih ada kebutuhan lain yang harus dipenuhi, seperti:
- mengisi kembali tabungan yang terpakai
- membayar tagihan rutin
- kebutuhan rumah tangga di bulan berikutnya
Lembaga Yatim Mandiri mengingatkan bahwa penting untuk melakukan evaluasi pengeluaran setelah Lebaran agar kondisi keuangan dapat kembali stabil. Dengan mengevaluasi pengeluaran, seseorang dapat mengetahui pos mana yang paling banyak menyerap dana.
10. Dana Darurat Selama Lebaran
Selama masa mudik atau liburan Lebaran, kemungkinan munculnya kebutuhan mendadak cukup tinggi. Misalnya kendaraan rusak, anggota keluarga sakit, atau biaya perjalanan tambahan.
Sayangnya banyak orang tidak menyiapkan dana darurat khusus untuk periode Lebaran. Padahal keberadaan dana ini sangat penting agar tidak perlu mengambil dari tabungan utama atau bahkan berutang.
Pentingnya Mencatat Semua Pengeluaran Lebaran
Mencatat semua pengeluaran mungkin terlihat sederhana, tetapi dampaknya sangat besar bagi kesehatan finansial. Dengan mengetahui secara jelas kemana uang digunakan, seseorang dapat mengevaluasi anggaran dan membuat perencanaan yang lebih baik di tahun berikutnya.
Para ahli keuangan juga menyarankan agar setiap orang membuat daftar kebutuhan sebelum Lebaran dan mengurutkannya dari yang paling penting hingga yang bisa ditunda. Cara ini dapat membantu menghindari pengeluaran yang tidak perlu.
Selain itu, penting juga untuk menyisihkan sebagian dana untuk tabungan dan dana darurat agar kondisi finansial tetap aman setelah perayaan selesai.
FAQ Seputar Pengeluaran Lebaran
1. Mengapa pengeluaran Lebaran sering terasa lebih besar dari perkiraan?
Karena banyak pengeluaran kecil yang tidak dicatat dalam anggaran, seperti biaya perjalanan, THR untuk keluarga, camilan tambahan, hingga belanja impulsif.
2. Bagaimana cara mengatur anggaran Lebaran agar tidak boros?
Buat daftar kebutuhan, susun skala prioritas, tentukan batas anggaran, dan hindari belanja di luar daftar yang telah dibuat.
3. Apakah uang THR sebaiknya langsung dihabiskan untuk kebutuhan Lebaran?
Tidak. Idealnya THR dialokasikan dengan prinsip 3S: spending (kebutuhan), saving (tabungan), dan sharing (berbagi).
4. Apakah perlu menyiapkan dana darurat khusus Lebaran?
Sangat disarankan, terutama jika Anda melakukan perjalanan mudik atau memiliki banyak aktivitas selama masa liburan.
5. Apa yang harus dilakukan jika keuangan sudah terlanjur habis setelah Lebaran?
Lakukan evaluasi pengeluaran, susun kembali anggaran bulanan, prioritaskan tabungan, dan kurangi pengeluaran yang tidak penting.

12 hours ago
6
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5503284/original/058027700_1771129304-Menggoreng_telur_ceplok__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5530117/original/029970000_1773392293-cober.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5520788/original/042905900_1772639398-Amplop_Lebaran.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5515500/original/005926900_1772178069-unnamed__69_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5459443/original/003347700_1767161399-Tanaman_Terbaik_untuk_Ruang_Tamu_dan_Bikin_Rumah_Terlihat_Lebih_Segar_dan_Hidup_Peace_Lily.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5445019/original/098499900_1765797677-pexels-jakubzerdzicki-28117882.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3131336/original/096796200_1589779341-17073.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5520505/original/018697000_1772618697-Tips_Mudik_Naik_Kapal_Agar_Tidak_Bosan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5348138/original/057184600_1757770978-547985248_1101968745392441_3617833270103712313_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5529884/original/097343800_1773385191-unnamed__16_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4578441/original/078935200_1694933056-20230916194520_083A1822.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4809532/original/077515600_1713801361-juan-encalada-SCteCA0Mf1A-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5475938/original/017585800_1768700080-617892648_18557551528040415_7133346425969213578_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5529870/original/098577600_1773384936-tanpa_cat_10a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/929545/original/035389600_1436945386-makanan-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2896079/original/021283800_1567063774-natural-3808184_960_720.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5307862/original/009171400_1754487646-WhatsApp_Image_2025-08-06_at_20.27.15-2.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5525346/original/028845100_1773038866-pagar_rumah_desa_tidak_mencolok_9.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5429022/original/072016600_1764571444-mother-with-baby-daughter-working-computer-from-home.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5530011/original/004756700_1773389130-unnamed_-_2026-03-13T150405.181.jpg)










:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453294/original/050897400_1766474273-3b763600-b9ea-4b9e-bedd-17ed90a573e4.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453102/original/079572900_1766468512-dapur_cantik_minimalis_terbaru_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453091/original/043931500_1766468139-Model_Dress_A_Line_untuk_Perayaan_Libur_Akhir_Tahun_yang_Elegan_dan_Stylish_Detail_Wrap.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453276/original/089690800_1766473880-desain_teras_samping_memanjang__7_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453266/original/028409900_1766473688-Gemini_Generated_Image_3hozdt3hozdt3hoz_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407718/original/020057100_1762751958-Zamenis_longissimus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453126/original/093428100_1766470604-unnamed_-_2025-12-23T131456.592.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453003/original/051206800_1766464788-Anting_emas_yang_tidak_membuat_telinga_pegal.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5419331/original/064204700_1763689880-unnamed__1_.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5452923/original/061535600_1766463159-Gelang_serut.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5482943/original/058250300_1769302357-54cb0e1a-9b5f-43ac-b9d3-4f7a7bd14f4c.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5452950/original/038809600_1766463357-natal8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3308345/original/083500600_1606419043-man-beige-coat-frozen-food-section-large-supermarket-opens-refrigerator-vegetables-close-up_120897-1920__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453046/original/024157300_1766466396-Kebun_Bebas_Hama_dan_Pestisida.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5138272/original/076888800_1740023227-allec-gomes-5-rU7F9bj9A-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3293682/original/072535700_1605093228-circular-white-pills-spilling-from-glass-bottle-yellow-background_23-2147867015.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4897279/original/047157000_1721544216-IMG_20240721_131658.jpg)