Liputan6.com, Jakarta - Menjelang Ramadan, kebutuhan lauk praktis meningkat tajam, terutama pada waktu sahur. Banyak orang kemudian mencari solusi masakan cepat saji rumahan tanpa proses rumit saat dini hari. Ide jualan ungkepan untuk sahur menjadi pilihan menarik bagi pelaku usaha kecil hingga pemula, sebab produk mudah disimpan, tahan beberapa hari dan siap diolah kapan saja.
Selain praktis, lauk ungkep memiliki keunggulan dari sisi variasi menu. Ayam, ikan, tahu, tempe, hingga jeroan bisa diolah menjadi stok sahur harian. Peluang ini membuat ide jualan ungkepan untuk sahur fleksibel diterapkan sesuai modal dan target pasar. Penjual dapat menyesuaikan bumbu, tingkat kepedasan, hingga porsi kemasan agar lebih menarik minat pembeli.
Momentum Ramadan juga memperkuat potensi keuntungan usaha kuliner siap masak. Konsumen cenderung membeli dalam jumlah lebih banyak untuk persediaan beberapa hari. Ide jualan ungkepan untuk sahur sangat relevan dijalankan selama bulan puasa, sebab menawarkan kemudahan, efisiensi waktu dan rasa familiar. Strategi pemasaran sederhana melalui media sosial lokal sudah cukup membantu meningkatkan penjualan secara konsisten.
Berikut ulasan lengkap yang Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Senin (9/2/2026).
1. Ayam Ungkep Bumbu Kuning
Ayam ungkep bumbu kuning merupakan salah satu menu rumahan paling populer yang memiliki tingkat penerimaan sangat tinggi di berbagai kalangan. Perpaduan kunyit segar, bawang merah, bawang putih, dan rempah dasar menghasilkan cita rasa gurih alami tanpa aroma menyengat. Proses pengungkepan dilakukan hingga bumbu benar-benar meresap ke dalam daging, membuat tekstur ayam menjadi empuk dan tidak alot. Saat sahur, konsumen hanya perlu menggoreng sebentar sehingga sangat menghemat waktu persiapan makan.
Estimasi keuntungan: modal sekitar Rp10.000–12.000 per potong, harga jual berkisar Rp15.000–18.000 sehingga menghasilkan laba kurang lebih Rp3.000–6.000 per potong.
2. Ayam Ungkep Lengkuas
Ayam ungkep lengkuas memiliki keunggulan pada aroma rempah yang kuat dan menggoda selera. Lengkuas parut digunakan secara melimpah hingga melapisi permukaan ayam, menciptakan wangi khas saat digoreng. Proses perebusan bumbu dilakukan cukup lama agar serat daging menjadi lunak tanpa hancur, sekaligus membantu menghilangkan aroma amis ayam. Hasil akhirnya adalah ayam bertekstur empuk di bagian dalam dan renyah di luar.
Estimasi keuntungan: modal sekitar Rp11.000–13.000 per potong, harga jual Rp18.000–20.000 sehingga potensi laba berada di kisaran Rp5.000–7.000 per potong.
3. Ayam Ungkep Bawang Putih
Varian ayam ungkep bawang putih menawarkan rasa gurih bersih tanpa dominasi rempah tajam, menjadikannya pilihan ideal bagi konsumen yang menyukai cita rasa ringan. Aroma bawang putih tetap terasa lembut setelah proses penggorengan, tanpa meninggalkan rasa pahit. Menu ini banyak diminati keluarga dengan anak kecil maupun lansia karena rasanya tidak terlalu kuat.
Estimasi keuntungan: modal sekitar Rp10.000–12.000 per potong, harga jual Rp16.000–18.000 sehingga laba bersih berkisar Rp4.000–6.000 per potong.
4. Ayam Ungkep Rempah Tradisional
Ayam ungkep rempah tradisional diracik menggunakan kombinasi ketumbar, kunyit, jahe, serai, dan daun salam. Racikan ini menghasilkan rasa kaya serta aroma khas masakan nusantara. Kandungan rempah dipercaya membantu menjaga daya tahan tubuh selama berpuasa, sehingga menu ini kerap dipilih sebagai lauk sahur bergizi. Tekstur ayam menjadi empuk dan tidak kering meski digoreng ulang.
Estimasi keuntungan: modal sekitar Rp12.000–14.000 per potong, harga jual Rp18.000–22.000 sehingga menghasilkan laba sekitar Rp4.000–8.000 per potong.
5. Ayam Ungkep Pedas Meresap
Ayam ungkep pedas dirancang khusus untuk pencinta rasa kuat dan menggigit. Cabai segar dan bumbu pedas diolah langsung dalam proses ungkep sehingga rasa pedas meresap hingga ke bagian dalam daging. Menu ini sangat praktis karena tidak memerlukan tambahan sambal saat penyajian, cocok untuk sahur cepat tanpa banyak persiapan.
Estimasi keuntungan: modal sekitar Rp12.000–14.000 per potong, harga jual Rp20.000–23.000 sehingga potensi laba mencapai Rp6.000–9.000 per potong.
6. Bebek Ungkep Bumbu Hitam
Bebek ungkep bumbu hitam termasuk kategori menu premium yang memiliki nilai jual tinggi. Warna hitam pekat berasal dari penggunaan kluwek dan rempah sangrai pilihan. Proses ungkep dilakukan lebih lama untuk menghilangkan bau amis bebek dan menghasilkan tekstur daging empuk. Rasa yang dihasilkan cenderung dalam, kaya, dan sangat cocok disajikan sebagai menu sahur spesial.
Estimasi keuntungan: modal sekitar Rp25.000–28.000 per potong, harga jual Rp35.000–40.000 sehingga laba berkisar Rp7.000–12.000 per potong.
7. Bebek Ungkep Rempah Madura
Bebek ungkep khas Madura dikenal memiliki karakter rasa gurih tajam dan rempah melimpah. Bumbu meresap sempurna melalui proses ungkep panjang, membuat daging bebek lebih empuk dan mudah dikonsumsi. Menu ini memiliki penggemar tersendiri dan sering diburu sebagai lauk sahur istimewa.
Estimasi keuntungan: modal sekitar Rp24.000–27.000 per potong, harga jual Rp34.000–38.000 sehingga laba berada di kisaran Rp7.000–11.000 per potong.
8. Lele Ungkep Bumbu Kuning
Lele ungkep bumbu kuning menjadi salah satu menu unggulan untuk jualan harian karena bahan bakunya mudah ditemukan dan harganya relatif stabil di pasaran. Proses pengolahan lele tergolong cepat, mulai dari pembersihan hingga pengungkepan, sehingga produksi bisa dilakukan dalam jumlah besar tanpa memerlukan waktu lama. Bumbu kuning meresap hingga ke daging lele, menghasilkan rasa gurih alami dan aroma sedap setelah digoreng. Kondisi ini membuat perputaran modal berjalan lebih lancar dan cocok untuk penjual pemula maupun usaha rumahan.
Estimasi keuntungan: modal sekitar Rp5.000–6.000 per ekor, harga jual berkisar Rp9.000–11.000 sehingga potensi laba mencapai Rp3.000–5.000 per ekor.
9. Lele Ungkep Sambal Bawang
Lele ungkep sambal bawang menawarkan sensasi pedas gurih yang praktis dan siap saji. Rasa sambal bawang diolah langsung dalam proses ungkep sehingga menyatu sempurna ke dalam daging lele. Menu ini sangat cocok untuk kebutuhan sahur cepat, terutama bagi konsumen yang menginginkan lauk beraroma kuat tanpa perlu tambahan sambal. Cita rasa yang sudah lengkap membuat produk ini memiliki nilai jual lebih tinggi dibanding lele ungkep biasa.
Estimasi keuntungan: modal sekitar Rp6.000–7.000 per ekor, harga jual Rp12.000–14.000 sehingga laba bersih berada di kisaran Rp5.000–7.000 per ekor.
10. Ikan Nila Ungkep Rempah
Ikan nila ungkep rempah menjadi pilihan menarik bagi konsumen yang mengutamakan menu sahur bernutrisi dan lebih ringan. Daging ikan nila dikenal lembut, tidak berlemak berlebih, dan mudah dicerna. Proses ungkep menggunakan rempah seimbang menghasilkan rasa gurih tanpa menutupi cita rasa alami ikan. Menu ini banyak diminati keluarga yang menginginkan variasi lauk sehat selama Ramadan.
Estimasi keuntungan: modal sekitar Rp12.000–14.000 per potong, harga jual Rp18.000–22.000 sehingga potensi laba berada di rentang Rp4.000–8.000 per potong.
11. Bandeng Ungkep Tanpa Duri
Bandeng ungkep tanpa duri memiliki nilai jual tinggi karena aman dikonsumsi oleh semua usia, termasuk anak-anak dan lansia. Proses pengolahan memang lebih kompleks, terutama dalam menghilangkan duri-duri halus, tetapi hasil akhirnya memberikan kenyamanan lebih bagi konsumen. Rasa gurih alami ikan bandeng tetap terjaga setelah proses ungkep, sehingga menu ini sering dipilih sebagai lauk sahur premium untuk keluarga.
Estimasi keuntungan: modal sekitar Rp22.000–25.000 per potong, harga jual Rp35.000–40.000 sehingga laba bersih berkisar Rp10.000–15.000 per potong.
12. Patin Ungkep Bumbu Kuning
Patin ungkep bumbu kuning menawarkan tekstur daging lembut dan rasa gurih alami yang khas. Kandungan lemak patin membuat daging tetap juicy setelah digoreng, sementara bumbu kuning memberikan aroma sedap tanpa rasa tajam. Menu ini cocok dijadikan variasi lauk sahur agar konsumen tidak bosan dengan ayam atau lele.
Estimasi keuntungan: modal sekitar Rp13.000–15.000 per potong, harga jual Rp20.000–23.000 sehingga potensi laba mencapai Rp5.000–8.000 per potong.
13. Tahu Ungkep Bumbu Ketumbar
Tahu ungkep bumbu ketumbar menjadi salah satu menu ekonomis yang memiliki peminat stabil dari berbagai kalangan. Bumbu ketumbar meresap hingga ke bagian dalam tahu, sehingga rasa gurih alami tetap terasa meski digoreng sebentar. Tekstur tahu yang lembut dipadukan aroma rempah ringan membuat menu ini cocok dijadikan lauk sahur praktis bagi keluarga maupun anak kos.
Estimasi keuntungan: modal sekitar Rp1.500–2.000 per potong, harga jual Rp3.000–4.000 sehingga potensi laba berada di kisaran Rp1.000–2.000 per potong.
14. Tempe Ungkep Bumbu Bacem Gurih
Tempe ungkep bumbu bacem menawarkan perpaduan rasa manis dan gurih khas Jawa. Proses ungkep lama memungkinkan bumbu meresap sempurna, menghasilkan tempe empuk dan harum. Menu ini ideal sebagai lauk sahur hemat sekaligus mengenyangkan, sehingga banyak dicari konsumen yang mengutamakan efisiensi dan rasa.
Estimasi keuntungan: modal sekitar Rp2.000–2.500 per potong, harga jual Rp4.000–5.000 → laba bersih Rp1.500–2.500 per potong.
15. Tahu Tempe Ungkep Paket Hemat
Paket kombinasi tahu dan tempe ungkep dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan praktis anak kos atau keluarga kecil. Paket ini menyediakan lauk siap saji dengan harga terjangkau, memudahkan konsumen untuk membeli stok beberapa hari sekaligus. Menu ini laris manis karena rasanya gurih merata dan mudah disimpan dalam kulkas.
Estimasi keuntungan: modal sekitar Rp8.000 per paket, harga jual Rp15.000–18.000 → potensi laba Rp7.000–10.000 per paket.
16. Telur Puyuh Ungkep Bumbu Kecap
Telur puyuh ungkep bumbu kecap merupakan menu praktis yang banyak disukai anak-anak karena ukurannya kecil dan rasanya manis gurih. Proses pengungkepan membuat telur lebih mudah dikonsumsi dan tetap lezat meski disajikan sebagai lauk tambahan sahur atau camilan cepat. Estimasi keuntungan: modal ± Rp200–300 per butir, harga jual Rp500–700 → laba Rp300–400 per butir.
17. Ati Ampela Ungkep Rempah
Ati ampela ayam ungkep menggunakan rempah pilihan sehingga menghasilkan rasa gurih dan aroma kuat khas masakan nusantara. Teksturnya empuk, mudah dikonsumsi, dan sering menjadi lauk favorit pelanggan. Menu ini cocok dijual sebagai lauk tambahan atau bagian dari paket komplit sahur. Estimasi keuntungan: modal ± Rp8.000–10.000 per porsi, harga jual Rp15.000–18.000 → laba Rp5.000–8.000 per porsi.
18. Ceker Ayam Ungkep Empuk
Ceker ayam ungkep menjadi favorit bagi penggemar kolagen alami. Tekstur ceker tetap lembut dan gurih setelah digoreng, menjadikannya pilihan populer untuk sahur atau buka puasa. Modal produksi rendah namun penjualan cepat menjadikan menu ini sangat menguntungkan. Estimasi keuntungan: modal ± Rp5.000–6.000 per porsi, harga jual Rp12.000–15.000 → laba Rp6.000–9.000 per porsi.
Tips Menjaga Kualitas dan Keamanan Ungkepan
- Kualitas ungkepan sangat bergantung pada bahan baku awal. Pastikan ayam, bebek, ikan, tahu, atau tempe dalam kondisi segar, bebas bau amis atau busuk. Untuk ayam dan ikan, pilih yang bertekstur kenyal, warna cerah, dan permukaan tidak berlendir. Bahan baku segar tidak hanya membuat rasa lebih lezat tetapi juga memperpanjang umur simpan setelah proses ungkep.
- Rempah segar atau bumbu olahan berkualitas tinggi dapat meningkatkan cita rasa dan aroma ungkepan. Misalnya, kunyit harus cerah dan tidak berjamur, bawang putih harus keras dan kering, sedangkan ketumbar dan lengkuas sebaiknya baru digiling. Bumbu berkualitas tinggi membantu rasa meresap sempurna, mengurangi risiko rasa pahit atau bau tengik pada produk jadi.
- Waktu dan suhu ungkep berperan penting dalam kualitas produk. Ungkeplah bahan hingga benar-benar matang, sehingga bumbu meresap hingga ke bagian dalam daging atau tahu/tempe. Pengungkepan yang terlalu singkat bisa membuat tekstur keras dan bumbu tidak menyatu, sementara pengungkepan berlebihan dapat membuat daging hancur atau mengurangi kandungan air penting.
- Pastikan semua peralatan, mulai dari panci, sendok, talenan, hingga wadah penyimpanan bersih dan bebas kuman. Area masak juga harus steril dan kering. Kebersihan alat dan lingkungan produksi langsung berpengaruh pada keamanan pangan dan mengurangi risiko kontaminasi bakteri atau jamur.
- Setelah proses ungkep selesai, sebaiknya dinginkan produk terlebih dahulu pada suhu ruang atau gunakan pendingin cepat sebelum disimpan di kulkas. Simpan di wadah bersih tertutup rapat agar tidak terkontaminasi udara atau bau lain. Produk ayam, bebek, atau ikan dapat disimpan di kulkas 1–2 hari, sementara lauk berbahan tahu, tempe, atau telur bisa bertahan sedikit lebih lama.
- Sebelum dijual atau disajikan, panaskan kembali ungkepan hingga panas merata. Proses ini membantu membunuh bakteri yang mungkin tumbuh selama penyimpanan dan memastikan rasa tetap optimal saat dikonsumsi. Goreng atau kukus sebentar untuk ayam, bebek, atau ikan agar tekstur tetap empuk di dalam dan renyah di luar.
- Untuk menjaga kualitas maksimal, hindari membuat ungkepan dalam jumlah terlalu besar sekaligus. Produksi skala kecil memudahkan pengendalian rasa, kualitas, dan keamanan produk, sehingga konsumen selalu mendapatkan lauk sahur yang segar dan aman.
FAQ Seputar Topik
Mengapa ide jualan ungkepan untuk sahur sangat menjanjikan di bulan Ramadhan?
Ide jualan ungkepan untuk sahur sangat menjanjikan karena menawarkan kepraktisan dan kelezatan, cocok untuk waktu sahur yang terbatas. Produk ini juga dapat disimpan sebagai frozen food, memudahkan konsumen menyiapkan makanan bergizi tanpa repot.
Jenis ungkepan apa saja yang populer untuk dijadikan ide jualan?
Jenis ungkepan populer untuk jualan meliputi ayam ungkep bumbu kuning, bebek ungkep, tahu dan tempe ungkep, paru ungkep, hingga iga ungkep. Variasi ini dapat menjangkau preferensi pelanggan yang berbeda.
Bagaimana cara memasarkan dan menjaga kualitas produk ungkepan frozen food?
Pemasaran dapat dilakukan melalui media sosial, marketplace online, dan sistem pre-order. Untuk menjaga kualitas, gunakan kemasan food grade dan vakum, pastikan proses produksi higienis, serta pertimbangkan mengurus perizinan seperti PIRT atau sertifikat halal.

11 hours ago
4
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468185/original/075267300_1767943153-Screenshot_2026-01-09_141316.png)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5496150/original/073239000_1770480341-20260207BL_Timnas_Futsal_Indonesia_Vs_Iran_Final_AFC_Futsal_Asian_Cup_2026-05.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5492340/original/064382500_1770169383-Sassuolo.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3405342/original/016137100_1616120424-photo-1533750516457-a7f992034fec.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5423987/original/077390500_1764128469-Carport_dengan_Garis_Marka_Parkir.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5496826/original/009628900_1770605540-20250208IQ_Timnas_Indonesia_U-17_vs_China-13.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5497541/original/044811300_1770634827-ide_desain_kebun.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4850575/original/083890800_1717327227-WhatsApp_Image_2024-06-02_at_16.39.51.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5495154/original/050221800_1770356982-a47507c9-7e42-4035-bc26-576ec0a6e5a1.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3935835/original/014042800_1644993277-pexels-anel-rossouw-2558605.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5495753/original/010090000_1770427969-persib_vs_malut-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5497134/original/097072800_1770617790-unnamed__33_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5314572/original/018193100_1755093158-GyO7-8saEAA-E11.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5497529/original/055783100_1770633975-Gemini_Generated_Image_xmoeyxmoeyxmoeyx.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5378193/original/050455500_1760219906-TIMNAS_INDONESIA.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5496328/original/039153700_1770527219-letak_toren_air__14_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2383518/original/064111700_1539586076-buah_congerdesign.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5497060/original/065859500_1770615180-psgc.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5233984/original/035843600_1748330306-pexels-heyho-6508357.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5497255/original/060528400_1770622085-Model_Tempat_Toren_Air_Belakang_Rumah_Balkon.jpg)










:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407835/original/000490000_1762756179-rumah_mungil_ala_villa_dengan_mezzanine_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407806/original/029507600_1762755207-model_gamis_abaya_warna_pastel_anti_gerah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407928/original/066044200_1762757831-Gemini_Generated_Image_6aq8ve6aq8ve6aq8.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407831/original/043493200_1762756167-atasan_brokat_bawah_batik_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5399792/original/021697400_1762005267-InShot_20251101_204835762.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407853/original/063538400_1762756283-desain_rumah__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5319153/original/007607300_1755506626-bansos.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5382923/original/000118700_1760607895-warung_jajan_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407860/original/065539800_1762756285-unnamed_-_2025-11-10T121554.931.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453294/original/050897400_1766474273-3b763600-b9ea-4b9e-bedd-17ed90a573e4.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407718/original/020057100_1762751958-Zamenis_longissimus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453102/original/079572900_1766468512-dapur_cantik_minimalis_terbaru_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453091/original/043931500_1766468139-Model_Dress_A_Line_untuk_Perayaan_Libur_Akhir_Tahun_yang_Elegan_dan_Stylish_Detail_Wrap.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453276/original/089690800_1766473880-desain_teras_samping_memanjang__7_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453266/original/028409900_1766473688-Gemini_Generated_Image_3hozdt3hozdt3hoz_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5419331/original/064204700_1763689880-unnamed__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453126/original/093428100_1766470604-unnamed_-_2025-12-23T131456.592.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453003/original/051206800_1766464788-Anting_emas_yang_tidak_membuat_telinga_pegal.jpg)