Liputan6.com, Jakarta - Wallpaper dinding seringkali menjadi elemen dekorasi yang mempercantik ruangan, namun proses pelepasannya kerap menimbulkan kekhawatiran. Banyak pemilik rumah mencari cara mudah melepas wallpaper dinding tanpa bekas agar tidak merusak permukaan di baliknya. Tantangan terbesar adalah sisa lem yang membandel atau potensi kerusakan pada cat atau plester dinding.
Memahami teknik yang tepat sangat krusial untuk memastikan dinding tetap mulus dan siap untuk sentuhan dekorasi baru. Artikel ini akan mengulas berbagai metode efektif sebagai cara mudah melepas wallpaper dinding tanpa bekas. Dengan panduan ini, Anda dapat menghindari kerusakan dan menghemat waktu serta tenaga.
Pemilihan metode pelepasan sangat bergantung pada jenis wallpaper dan perekat yang digunakan saat pemasangan. Beberapa jenis wallpaper modern memang dirancang untuk dilepas dengan lebih praktis, sementara yang lain memerlukan penanganan khusus.
Berikut ini telah Liputan6.com rangkum berbagai cara mudah melepas wallpaper dinding tanpa bekas yang paling sesuai dengan kondisi hunian Anda.
1. Teknik Pengelupasan Kering (Peelable Wallpaper)
Banyak jenis wallpaper modern didesain agar dapat dilepas dengan metode pengelupasan kering, menjadikannya salah satu cara mudah melepas wallpaper dinding tanpa bekas yang paling praktis dan bersih. Metode ini sangat ideal jika Anda ingin memperbarui tampilan ruangan tanpa banyak kerumitan. Keunggulan utamanya adalah minimnya penggunaan cairan, sehingga risiko kerusakan pada dinding bisa diminimalisir.
Untuk memulai, cari ujung wallpaper yang sedikit terangkat, biasanya di bagian atas atau bawah dinding. Anda bisa menggunakan pisau kape atau alat serupa untuk mengangkat sedikit bagian ujung tersebut dengan hati-hati. Pastikan untuk tidak merusak lapisan dinding di bawahnya saat melakukan langkah ini.
Setelah ujung wallpaper terangkat, tarik secara perlahan dengan sudut sekitar 45 derajat. Jika wallpaper terlepas secara utuh tanpa meninggalkan lapisan kertas di dinding, Anda bisa melanjutkan proses ini hingga seluruh area terkelupas. Namun, jika hanya lapisan atas yang terkelupas dan menyisakan lapisan kertas di dinding, Anda perlu beralih ke metode pelepasan basah yang akan dijelaskan selanjutnya.
2. Cairan Campuran Cuka dan Air Hangat
Cuka putih dikenal memiliki sifat pelarut alami yang sangat efektif untuk melunakkan dan memecah struktur lem wallpaper yang sudah mengeras, menjadikannya opsi cara mudah melepas wallpaper dinding tanpa bekas yang ramah lingkungan. Metode ini cocok untuk wallpaper yang perekatnya sudah cukup kuat. Penggunaan cuka juga relatif aman dan mudah ditemukan di dapur rumah tangga.
Siapkan botol semprot, lalu campurkan cuka putih dengan air hangat dalam perbandingan 1:1. Sebelum menyemprotkan cairan, buatlah lubang-lubang kecil pada permukaan wallpaper menggunakan alat penggaruk atau pisau. Lakukan dengan hati-hati agar cairan dapat meresap optimal ke dalam lapisan lem tanpa merusak dinding utama.
Semprotkan campuran cuka dan air secara merata ke seluruh area wallpaper yang akan dilepas. Biarkan cairan bekerja selama kurang lebih 15 menit agar lem melunak sempurna. Setelah itu, mulailah mengupas wallpaper menggunakan kape, dimulai dari bagian yang paling basah dan terlihat sudah melunak. Proses ini akan lebih mudah jika lem sudah benar-benar lunak.
3. Cairan Pelembut Pakaian (Fabric Softener)
Selain berfungsi untuk memberikan keharuman pada pakaian, kandungan kimia dalam pelembut pakaian ternyata juga sangat ampuh dalam melunakkan lem wallpaper yang membandel. Ini merupakan alternatif cara mudah melepas wallpaper dinding tanpa bekas yang mungkin belum banyak diketahui. Metode ini juga relatif aman dan tidak menimbulkan bau menyengat.
Untuk mengaplikasikannya, campurkan pelembut pakaian dengan air hangat ke dalam botol semprot. Semprotkan campuran ini pada area kecil wallpaper terlebih dahulu. Cara ini membantu mencegah cairan mengering terlalu cepat dan memastikan penetrasi yang efektif pada lem. Pastikan seluruh permukaan wallpaper terbasahi dengan baik.
Tunggu hingga kertas wallpaper terlihat jenuh atau warnanya menjadi lebih gelap, yang menandakan bahwa cairan sudah meresap sempurna ke dalam lem. Setelah itu, kupas wallpaper secara perlahan menggunakan kape. Jika masih ada sisa-sisa lem yang menempel, Anda bisa membersihkannya dengan spons basah untuk hasil akhir yang bersih dan rapi.
4. Menggunakan Uap Panas (Steamer)
Untuk wallpaper yang telah terpasang dengan lem sangat kuat atau sudah menempel selama bertahun-tahun, penggunaan uap panas adalah solusi yang sangat efektif dan terbukti sebagai cara mudah melepas wallpaper dinding tanpa bekas yang ampuh. Panas dari uap dapat menembus lapisan wallpaper dan melarutkan lem secara mendalam. Metode ini sangat disarankan untuk wallpaper yang sulit dilepas dengan cara lain.
Gunakan alat wallpaper steamer khusus yang dirancang untuk tujuan ini. Jika area dinding yang akan dikerjakan tidak terlalu luas, setrika uap juga bisa menjadi alternatif yang memadai. Pastikan untuk mengikuti petunjuk penggunaan alat agar proses berjalan aman dan efektif. Persiapkan area kerja dengan baik sebelum memulai.
Arahkan uap panas ke satu titik pada wallpaper hingga kertas terasa lembap dan hangat saat disentuh. Suhu panas akan membantu mencairkan lem di bawah wallpaper, memungkinkan Anda mengupasnya dengan sangat mudah tanpa perlu banyak tekanan. Segera tarik kertas wallpaper selagi masih panas untuk mendapatkan hasil terbaik, karena lem akan kembali mengeras jika sudah dingin.
5. Menggunakan Cairan Pembersih Piring
Metode ini dianggap aman untuk pernapasan karena tidak menghasilkan bau tajam dan bahan dasarnya mudah ditemukan di dapur, menjadikannya cara mudah melepas wallpaper dinding tanpa bekas yang praktis dan ekonomis. Cairan pembersih piring memiliki kemampuan untuk melunakkan lem tanpa merusak permukaan dinding. Ini adalah pilihan yang baik untuk pekerjaan rumah tangga.
Campurkan sabun cuci piring cair ke dalam air panas hingga menghasilkan banyak busa. Gunakan spons berukuran besar untuk membasahi seluruh permukaan dinding secara bertahap. Pastikan setiap bagian wallpaper terbasahi dengan baik agar cairan dapat meresap sempurna. Jangan terburu-buru dalam proses pembasahan ini.
Biarkan air sabun meresap ke dalam wallpaper selama 10 hingga 20 menit. Setelah itu, gunakan kape plastik untuk mendorong kertas keluar dari dinding. Tekstur sabun yang licin akan membantu mencegah kape menggores plester dinding, sehingga meminimalkan risiko kerusakan pada permukaan. Proses ini akan terasa lebih mudah jika lem sudah lunak.
Tips Tambahan agar Dinding Tetap Mulus
Untuk memastikan dinding Anda tetap dalam kondisi prima setelah pelepasan wallpaper, ada beberapa tips penting yang perlu diperhatikan. Persiapan yang matang akan sangat membantu dalam menjaga kualitas dinding dan mempermudah proses renovasi selanjutnya. Langkah-langkah ini penting untuk menghindari masalah di kemudian hari.
- Matikan Aliran Listrik: Sebelum memulai pekerjaan, selalu pastikan untuk menutup stop kontak dengan lakban dan mematikan aliran listrik di area yang akan dikerjakan. Hal ini sangat penting karena Anda akan menggunakan banyak cairan, sehingga mencegah risiko sengatan listrik.
- Bersihkan Sisa Lem (Residu): Setelah wallpaper berhasil dilepas, segera bersihkan dinding dengan air bersih dan sedikit sabun untuk menghilangkan sisa lem yang mungkin masih menempel. Jika sisa lem dibiarkan mengering, dapat menyebabkan hasil pengecatan baru terlihat tidak rata atau "bruntusan".
- Gunakan Kape Plastik: Bagi pemula, penggunaan kape plastik lebih disarankan dibandingkan kape besi. Kape plastik meminimalkan risiko mencungkil atau merusak lapisan semen/plester dinding, menjaga permukaan tetap halus.
QnA: Cara Mudah Melepas Wallpaper Dinding Tanpa Bekas
1. Apakah semua wallpaper bisa dilepas tanpa merusak dinding?
Tidak semua wallpaper memiliki karakter yang sama. Wallpaper dengan lem khusus (removable) biasanya lebih mudah dilepas tanpa bekas. Namun, wallpaper lama atau yang menggunakan lem kuat cenderung meninggalkan residu. Kunci utamanya adalah teknik pelepasan yang tepat dan kondisi dinding sebelum dipasang.
2. Bagaimana cara paling mudah melepas wallpaper?
Cara paling praktis adalah dengan menyemprotkan air hangat atau campuran air dan sedikit sabun ke permukaan wallpaper, lalu diamkan beberapa menit agar lem melunak. Setelah itu, kelupas perlahan dari sudut menggunakan tangan atau bantuan spatula plastik agar tidak merusak cat dinding.
3. Apa yang harus dilakukan jika lem masih menempel di dinding?
Jika masih ada sisa lem, bersihkan dengan kain lembap yang sudah dicelupkan ke air hangat atau campuran air dan cuka. Gosok perlahan hingga lem terangkat. Hindari menggosok terlalu keras agar lapisan cat tidak ikut terkelupas.
4. Apakah boleh menggunakan alat tajam untuk melepas wallpaper?
Sebaiknya tidak menggunakan alat tajam seperti pisau karena berisiko menggores atau merusak permukaan dinding. Gunakan spatula plastik atau alat khusus pelepas wallpaper agar lebih aman dan hasilnya tetap rapi.
5. Bagaimana cara mencegah bekas setelah wallpaper dilepas?
Pastikan proses pelepasan dilakukan perlahan dan tidak terburu-buru. Gunakan air hangat untuk melunakkan lem, lalu bersihkan sisa lem sampai benar-benar hilang. Setelah itu, keringkan dinding dan jika perlu, lakukan pengecatan ulang ringan agar permukaan kembali mulus seperti semula.

5 hours ago
2
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5138768/original/094058100_1740040047-IMG-20250219-WA0002.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2906960/original/007542300_1568107347-chili-pepper-dried-chili-pepper-spice-112780.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5574805/original/062921200_1777980785-Bayam_Brazil__Sayur_Nomor_Satu_Pendamping_Slow_Living.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5574691/original/002786000_1777971533-ide_pakan_ternak_hidroponik.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5574783/original/033767500_1777978770-desain_kamar_mandi_kecil.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5574297/original/053243400_1777967271-Pemuda_Samosir.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5397522/original/098002800_1761810732-Ilustrasi_mobil_kecil_untuk_teras_terbatas_atau_garasi_kecil.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2997348/original/008672800_1576475528-Buah_Mahkota_Dewa.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5574241/original/009753600_1777965858-1000410561.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5552087/original/091088000_1775798637-ventilasi_rumah_subsidi_4.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5574821/original/070385200_1777982407-IMG_1360.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5574651/original/004039200_1777970372-desain_rumah_kecil_tipe_36_dengan_taman_belakang_minimalis.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5296281/original/085419800_1753547299-20250726AA_Persija_Jakarta_VSArema_FC-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5521468/original/018691600_1772690736-rumah_subsidi_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5315768/original/045151800_1755170609-20250808AA_BRI_Super_League_Persebaya_Surabaya_Vs_PSIM_Yogyakarta__26_of_75_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5573351/original/053554400_1777891358-WhatsApp_Image_2026-05-04_at_17.35.30.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5574257/original/084908700_1777966767-Budikdamber_Lele___Pakcoy.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5370866/original/094937200_1759583992-000_34LY2D7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5574616/original/013754300_1777969386-jalan_setapak.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5574609/original/087033100_1777969217-pilihan_keramik_80x80_untuk_rumah_minimalis_modern.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3642128/original/083822000_1637681616-2_000_Hkg660630.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4860548/original/008900400_1718119829-11_WhatsApp_Image_2024-06-11_at_20.29.54.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526511/original/001005500_1773124578-Gemini_Generated_Image_hoaciqhoaciqhoac.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4897279/original/047157000_1721544216-IMG_20240721_131658.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5482943/original/058250300_1769302357-54cb0e1a-9b5f-43ac-b9d3-4f7a7bd14f4c.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500495/original/078901900_1770867904-photo-collage.png__15_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500419/original/020749000_1770864866-Model_Ruang_Tamu_Open_Space.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3954503/original/001981300_1646633420-20220307-Panen_Sayuran_Hidroponik_di_Depan_Rumah-6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4813325/original/021386600_1714086538-GMCOq2zXQAAUCGw.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5454293/original/050430700_1766556442-1000101929.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469055/original/011269000_1768048972-cesar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5486588/original/012358000_1769591525-Tips_Mengatasi_Kucing_Garuk_Sofa_Terus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482519/original/004242000_1769226806-pelaku_usaha_UMKM_Bantul_Rifqi_Rozanah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5531279/original/042155400_1773556323-000_JO9EV.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5244828/original/086195900_1749256325-20250606BL_Topshots_Timnas_Indonesia_Vs_China_8.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5383986/original/067984300_1760708009-Saddil-Ramdani.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469343/original/033984700_1768110777-pexels-roman-odintsov-5847238.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5468787/original/073253700_1768015863-Guseynov_2.jpg)