BRI Super League: Bali United Kandas di Kandang Madura United, PR Johnny Jansen Ada Lagi

5 hours ago 2

Bola.com, Bangkalan - Bali United kalah dari Madura United dengan skor 0-2 dalam pekan ke-31 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bangkalan, Madura, Selasa (5/5/2026).

Bali United yang tampil trengginas dalam beberapa pertandingan terakhir, akhirnya balik lagi bermain buruk. Banyak suporter yang menganggap Bali United kembali ke ‘setelan pabrik’ saat menghadapi Madura United.

Dua gol kemenangan Madura United dicetak oleh Iran Junior pada menit keenam dan Junior Brandao di menit ke-76 melalui sepakan penalti. Di pertandingan kali ini, Madura United total mendapatkan dua kali penalti.

Kemenangan juga membuat Laskar Sape Kerrap menjauh dari zona degradasi dan bertengger di posisi 14 klasemen sementara dengan 32 poin atau unggul 5 poin dari Persis Solo yang ada di zona degradasi.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Suporter Kecewa

Suporter pun banyak yang kecewa dengan penampilan Kadek Agung Widnyana Putra dkk dalam pertandingan ini. Apalagi terlihat para pemain Bali United tidak banyak melakukan perlawanan.

Padahal Madura United hanya menciptakan 38 persen penguasaan bola. Sangat jauh dibandingkan Bali United yang menguasai 62 persen jalannya pertandingan.

Situasi ini membuat Bali United perlu berbenah atau justru akan mendapatkan kritikan kembali. Pasalnya pekan depan, Bali United sudah ditunggu Borneo FC di Stadion Dipta.

Bisa jadi ini adalah laga hidup mati Borneo FC dalam perburuan gelar juara BRI Super League 2025/2026.

“Pertandingan berikutnya wajib menang. Kami sebenarnya di pertandingan ini mencoba bermain dengan skema counter attack. Tapi dengan style permainan kami seperti ini, kami terkadang bisa menang atau kalah,” terang Pelatih Bali United Johnny Jansen usai pertandingan.

2 Masalah Mendasar

Pelatih asal Belanda ini juga menilai ada 2 masalah mendasar timnya yang perlu diperbaiki. Pertama adalah banyak peluang yang tercipta namun kesulitan untuk mencetak gol.

Masalah kedua inilah yang mungkin bisa menjadi pandangan aneh dari suporter.

“Yang kedua, saat kami menghadapi tim di zona degradasi, permasalahannya adalah mereka punya motivasi yang besar. Berbeda dengan saat kami melawan tim-tim di papan atas,” ucapnya.

Pekan depan saat menghadapi Borneo FC, Bali United bisa menjadi ‘hakim’. Kalah, berarti Borneo FC masih menjaga asa untuk menjadi juara. Sedangkan jika meraih kemenangan, Bali United seakan memberikan jalan mulus kepada Persib Bandung untuk mempertahankan gelar juara.

Hanya satu syarat agar Bali United tampil baik di Stadion Dipta. Menurutnya, mental pemain yang harus diperbaiki. “Ini masalah mental. Dari segi permainan, kami sebenarnya unggul. Tapi untuk masalah mental tidak bagus,” tutupnya.

  • 0%suka
  • 0%lucu
  • 0%sedih
  • 0%marah
  • 0%kaget
  • 0%aneh
  • 0%takut
  • 0%takjub
  • Alit Binawan
  • Wiwig Prayugi
Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|