- Apakah normal ibu merasa bersalah saat kembali bekerja setelah melahirkan?
- Berapa usia bayi yang aman ditinggal ibu bekerja?
- Bagaimana cara menjaga bonding dengan bayi saat ibu bekerja?
Baca artikel ini 5x lebih cepat
Liputan6.com, Jakarta - Kembali bekerja setelah melahirkan sering menjadi dilema bagi banyak ibu muda. Di satu sisi, pekerjaan tetap harus dijalani untuk menjaga stabilitas finansial dan karier. Namun di sisi lain, muncul rasa bersalah karena harus meninggalkan bayi yang masih sangat membutuhkan perhatian dan kehadiran ibu. Perasaan ini sangat wajar dialami oleh banyak perempuan yang baru memasuki fase menjadi orang tua.
Rasa bersalah tersebut sering disebut sebagai mom guilt, yaitu perasaan tidak cukup baik sebagai ibu karena harus membagi waktu antara keluarga dan pekerjaan. Padahal, menjadi ibu yang bekerja bukan berarti mengurangi kasih sayang kepada anak. Dengan pengaturan yang tepat, ibu tetap bisa menjalankan peran sebagai orang tua sekaligus pekerja profesional. Liputan6 merangkum beberapa tips agar ibu muda tidak merasa bersalah kembali bekerja saat anak masih bayi.
1. Sadari Bahwa Bekerja Juga Bentuk Tanggung Jawab pada Keluarga
Banyak ibu merasa bersalah ketika harus kembali bekerja setelah cuti melahirkan selesai. Padahal bekerja juga merupakan salah satu bentuk tanggung jawab kepada keluarga, terutama untuk membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga. Dengan memiliki penghasilan, ibu dapat membantu memastikan kebutuhan anak terpenuhi dengan baik.
“Aku kan terbiasa kerja ya, terus emang sempat menganggur setahun gara-gara hamil. Kehamilan itu kami nanti-nantikan banget dan aku memutuskan fokus jadi tidak kerja sampai melahirkan, bahkan sampai anakku usia enam bulan. Akhirnya mau tidak mau ya harus kerja lagi biar finansial aman, juga biar aku enggak stres seharian ngurus rumah dan anak,” ungkap Khumaizah, ibu satu anak yang belum genap sebulan ini kembali bekerja di sebuah hotel ternama di Kabupaten Bojonegoro, Jumat (13/3/2026).
Selain itu, bekerja juga dapat memberikan rasa percaya diri dan kepuasan pribadi bagi ibu. Ketika ibu merasa bahagia dan produktif, hal tersebut justru bisa berdampak positif pada suasana di rumah. Anak juga akan tumbuh melihat orang tuanya sebagai sosok yang bertanggung jawab dan berusaha memberikan yang terbaik untuk keluarga.
2. Pilih Pengasuh atau Support System yang Dipercaya
Salah satu hal yang sering membuat ibu merasa bersalah adalah kekhawatiran terhadap siapa yang akan merawat bayi saat ia bekerja. Oleh karena itu, penting untuk memiliki support system yang dapat dipercaya, baik itu pasangan, orang tua, anggota keluarga, maupun pengasuh anak.
Pastikan orang yang merawat bayi memahami kebutuhan dasar bayi seperti jadwal menyusui, tidur, dan kebersihan. Jika memungkinkan, luangkan waktu untuk memberikan panduan secara detail sebelum kembali bekerja. Dengan mengetahui bayi berada di tangan yang tepat, ibu bisa bekerja dengan lebih tenang tanpa dihantui rasa khawatir berlebihan.
“Aku sempet galau banget ya waktu nyari daycare, masak biayanya mahal-mahal. Istilahnya aku kerja cuma buat bayar daycare ya buat apa. Akhirnya aku memutuskan menitipkan anakku ke saudara yang kupercayai,” papar alumnus Pendidikan Akuntansi Unesa yang dikarunia anak pertama saat usia pernikahannya menjelang empat tahun itu.
3. Manfaatkan Waktu Bersama Anak Secara Berkualitas
Meski waktu bersama anak mungkin lebih terbatas, ibu tetap bisa menjadikannya quality time yang bermakna. Ketika berada di rumah, usahakan untuk benar-benar fokus pada anak tanpa terganggu pekerjaan atau gadget.
Hal sederhana seperti memeluk bayi, menyusui, mengajaknya berbicara, atau bermain bersama sudah sangat berarti bagi perkembangan emosional anak. Kualitas interaksi sering kali lebih penting daripada jumlah waktu yang dihabiskan. Dengan cara ini, hubungan antara ibu dan anak tetap dapat terjalin dengan erat.
4. Jangan Terlalu Keras pada Diri Sendiri
Setiap ibu memiliki kondisi dan pilihan hidup yang berbeda. Ada yang memilih menjadi ibu rumah tangga, ada pula yang tetap bekerja setelah memiliki anak. Kedua pilihan tersebut sama-sama baik selama dilakukan dengan penuh tanggung jawab.
Penting bagi ibu untuk tidak terlalu keras menilai diri sendiri. Rasa bersalah yang berlebihan justru bisa membuat ibu mudah stres dan kelelahan secara emosional. Ingatlah bahwa menjadi ibu adalah proses belajar yang panjang, dan tidak ada orang tua yang benar-benar sempurna.
5. Bangun Rutinitas yang Membantu Ibu dan Bayi Beradaptasi
Kembali bekerja setelah melahirkan membutuhkan masa adaptasi bagi ibu maupun bayi. Membuat rutinitas harian yang teratur dapat membantu kedua belah pihak menyesuaikan diri dengan perubahan tersebut.
Misalnya, ibu bisa menetapkan jadwal menyusui, waktu bermain, serta waktu tidur yang konsisten setiap hari. Rutinitas ini membantu bayi merasa lebih aman dan nyaman meskipun ibu tidak selalu berada di dekatnya sepanjang hari. Dengan pola yang stabil, ibu juga dapat menjalani aktivitas kerja dengan lebih terorganisir.
“Jadi pas interview kemarin aku ceritakan kondisiku punya bayi, rutinitasku bersama bayi gimana. Terus kemarin itu kan diminta lembur sama atasan, teman-temanku udah paham aku punya bayi, jadi mereka menyarankan aku buat lembur sebentar aja terus pulang,” imbuh Khumaizah.
6. Ingat Bahwa Kasih Sayang Ibu Tidak Diukur dari Waktu Saja
Banyak ibu merasa bahwa mereka harus selalu berada di dekat anak agar dianggap sebagai ibu yang baik. Padahal kasih sayang tidak hanya diukur dari lamanya waktu bersama, tetapi juga dari perhatian, kepedulian, dan usaha yang diberikan kepada anak.
Seorang ibu yang bekerja tetap bisa memberikan cinta yang besar kepada anaknya. Bahkan, banyak anak tumbuh dengan baik meskipun ibunya bekerja karena mereka tetap merasakan dukungan emosional yang kuat dari orang tua.
“Pro kontra pasti ada ya, tetanggaku ada yang bilang ‘kok enggak nunggu anak agak besar, misalnya setahun, baru kerja lagi. Kenapa buru-buru kerja pas anak masih kecil’. Ya aku jawab ‘kalau kamu mau ngasih uang aku ya enggak papa aku kerja nanti-nanti’,” imbuh Khumaizah disertai gelak tawa.
Pertanyaan Seputar Ibu Bekerja Setelah Melahirkan
1. Apakah normal ibu merasa bersalah saat kembali bekerja setelah melahirkan?
Ya, perasaan bersalah sangat umum dialami oleh ibu yang baru kembali bekerja setelah memiliki bayi. Hal ini merupakan bagian dari proses adaptasi menjadi orang tua.
2. Berapa usia bayi yang aman ditinggal ibu bekerja?
Tidak ada aturan pasti, namun banyak ibu kembali bekerja setelah cuti melahirkan selesai, biasanya ketika bayi berusia sekitar 2–3 bulan.
3. Bagaimana cara menjaga bonding dengan bayi saat ibu bekerja?
Luangkan waktu berkualitas bersama bayi, seperti menyusui, memeluk, berbicara, atau bermain ketika berada di rumah.
4. Apakah bayi bisa tetap dekat dengan ibu yang bekerja?
Tentu saja. Kedekatan emosional tetap bisa terbangun selama ibu memberikan perhatian dan kasih sayang secara konsisten.
5. Bagaimana cara ibu mengatasi rasa bersalah saat bekerja?
Salah satunya dengan menyadari bahwa bekerja juga bagian dari usaha memberikan kehidupan yang lebih baik bagi anak dan keluarga.

10 hours ago
6
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5503284/original/058027700_1771129304-Menggoreng_telur_ceplok__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5530117/original/029970000_1773392293-cober.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5520788/original/042905900_1772639398-Amplop_Lebaran.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5515500/original/005926900_1772178069-unnamed__69_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5459443/original/003347700_1767161399-Tanaman_Terbaik_untuk_Ruang_Tamu_dan_Bikin_Rumah_Terlihat_Lebih_Segar_dan_Hidup_Peace_Lily.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5445019/original/098499900_1765797677-pexels-jakubzerdzicki-28117882.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3131336/original/096796200_1589779341-17073.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5520505/original/018697000_1772618697-Tips_Mudik_Naik_Kapal_Agar_Tidak_Bosan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5348138/original/057184600_1757770978-547985248_1101968745392441_3617833270103712313_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5529884/original/097343800_1773385191-unnamed__16_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4578441/original/078935200_1694933056-20230916194520_083A1822.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4809532/original/077515600_1713801361-juan-encalada-SCteCA0Mf1A-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5475938/original/017585800_1768700080-617892648_18557551528040415_7133346425969213578_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5529870/original/098577600_1773384936-tanpa_cat_10a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/929545/original/035389600_1436945386-makanan-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2896079/original/021283800_1567063774-natural-3808184_960_720.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5307862/original/009171400_1754487646-WhatsApp_Image_2025-08-06_at_20.27.15-2.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5525346/original/028845100_1773038866-pagar_rumah_desa_tidak_mencolok_9.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5530011/original/004756700_1773389130-unnamed_-_2026-03-13T150405.181.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5529946/original/089609900_1773387004-unnamed__92_.jpg)










:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453294/original/050897400_1766474273-3b763600-b9ea-4b9e-bedd-17ed90a573e4.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453102/original/079572900_1766468512-dapur_cantik_minimalis_terbaru_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453091/original/043931500_1766468139-Model_Dress_A_Line_untuk_Perayaan_Libur_Akhir_Tahun_yang_Elegan_dan_Stylish_Detail_Wrap.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453276/original/089690800_1766473880-desain_teras_samping_memanjang__7_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453266/original/028409900_1766473688-Gemini_Generated_Image_3hozdt3hozdt3hoz_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407718/original/020057100_1762751958-Zamenis_longissimus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453126/original/093428100_1766470604-unnamed_-_2025-12-23T131456.592.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453003/original/051206800_1766464788-Anting_emas_yang_tidak_membuat_telinga_pegal.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5419331/original/064204700_1763689880-unnamed__1_.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5452923/original/061535600_1766463159-Gelang_serut.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5482943/original/058250300_1769302357-54cb0e1a-9b5f-43ac-b9d3-4f7a7bd14f4c.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5452950/original/038809600_1766463357-natal8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3308345/original/083500600_1606419043-man-beige-coat-frozen-food-section-large-supermarket-opens-refrigerator-vegetables-close-up_120897-1920__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453046/original/024157300_1766466396-Kebun_Bebas_Hama_dan_Pestisida.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5138272/original/076888800_1740023227-allec-gomes-5-rU7F9bj9A-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3293682/original/072535700_1605093228-circular-white-pills-spilling-from-glass-bottle-yellow-background_23-2147867015.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4897279/original/047157000_1721544216-IMG_20240721_131658.jpg)