:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3427594/original/023871500_1618301282-kolangkaling_tasik.jpg)
Perbesar
Liputan6.com, Jakarta - Kolang-kaling merupakan salah satu bahan kuliner Nusantara yang sangat ikonik, terutama saat bulan suci Ramadan dan Lebaran. Buah dari pohon aren ini hampir selalu hadir dalam berbagai penganan manis, mulai dari kolak, es campur, hingga manisan. Sayangnya, kolang-kaling segar seringkali memiliki tekstur yang keras, berlendir, hambar, dan memiliki bau asam yang cukup tajam sehingga perlu diolah secara khusus sebelum dapat dinikmati dengan maksimal.
Memberikan warna sekaligus rasa manis pada kolang-kaling adalah solusi terbaik untuk meningkatkan daya tarik visual dan cita rasanya. Dengan teknik yang tepat, Anda bisa mengubah bahan yang semula tawar menjadi hidangan menggugah selera.
Artikel ini akan membahas 7 cara mewarnai kolang kaling mulai dari tahap persiapan bahan hingga teknik penyimpanan agar hasilnya sempurna. Berikut adalah cara mewarnai kolang kaling yang bisa Anda praktikkan dengan mudah di rumah, sebagaimana telah Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Jumat (7/8/2026).
1. Menggunakan Pewarna Alami dari Buah dan Tumbuhan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3218493/original/070334300_1598348786-pexels-md-momtaz-ali-3698450.jpg)
Perbesar
Penggunaan pewarna alami menjadi pilihan populer karena memberikan hasil warna yang lebih menarik, aroma yang bertambah harum, dan rasa yang jauh dari kesan artifisial. Anda bisa memanfaatkan berbagai bahan di sekitar dapur untuk menciptakan pewarna alami kolang kaling yang aman bagi keluarga. Misalnya, untuk warna merah muda atau ungu yang cantik, Anda bisa menggunakan jus buah naga merah yang diblender halus lalu dicampurkan ke dalam air rebusan.
Jika Anda menginginkan nuansa warna yang berbeda, bunga telang bisa menjadi pilihan untuk menghasilkan warna biru keunguan dengan cara merebus bunganya terlebih dahulu dan mengambil air saringannya. Sementara itu, untuk warna hijau, Anda dapat memanfaatkan daun suji yang diremas dengan sedikit air atau daun pandan yang direbus langsung bersama kolang-kaling. Selain memberikan warna hijau yang segar, daun pandan juga akan memberikan aroma khas yang menggugah selera.
Bagi Anda yang menyukai nuansa warna yang lebih hangat, penggunaan gula aren atau gula merah bisa menjadi opsi yang tepat. Cukup rebus kolang-kaling bersama gula tersebut hingga mendapatkan warna coklat keemasan yang cantik sekaligus memberikan rasa manis legit alami. Penggunaan bahan-bahan alami ini tidak hanya membuat cara mewarnai kolang kaling menjadi lebih sehat, tetapi juga meningkatkan kualitas rasa hidangan Anda secara keseluruhan.
2. Menggunakan Pewarna Makanan (Sintetis)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4991151/original/075198200_1730746302-wooden-spoon-with-holi-color-powder-white-bowl-painted-blue-backdrop.jpg)
Perbesar
Jika Anda membutuhkan pilihan yang lebih praktis dengan variasi warna yang sangat beragam, pewarna makanan sintetis bisa menjadi solusi utama. Penggunaan pewarna ini sangat mudah, Anda cukup menambahkan beberapa tetes saja ke dalam air rebusan kolang-kaling hingga mencapai intensitas warna yang diinginkan. Ini adalah metode tercepat bagi Anda yang ingin membuat kolang-kaling dengan warna-warna cerah dan mencolok untuk keperluan acara atau jualan.
Untuk hasil yang maksimal dan aman dikonsumsi, pastikan Anda selalu menggunakan pewarna makanan yang sudah memiliki izin edar resmi dan berkualitas tinggi. Meskipun praktis, jangan berlebihan dalam menggunakan pewarna agar rasa kolang-kaling tidak terpengaruh oleh rasa kimia. Dengan takaran yang tepat, hasil akhir warna akan terlihat cantik, merata, dan sangat mengundang selera.
3. Menggunakan Sirup Berpemanis
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317753/original/039960200_1786069185-3.jpg)
Perbesar
Metode ini sangat populer untuk membuat manisan kolang kaling warna-warni yang praktis sekaligus lezat. Anda bisa menggunakan berbagai pilihan sirup seperti cocopandan, melon, atau rasa buah lainnya sesuai selera. Bahkan, minuman bersoda dengan warna tertentu juga bisa menjadi alternatif unik untuk memberikan warna sekaligus rasa manis yang khas pada kolang-kaling.
Sebagai takaran contoh untuk hasil yang seimbang, Anda bisa menggunakan campuran 125 ml sirup dengan 300 ml air untuk setiap 1/4 kg kolang-kaling. Keuntungan utama dari metode ini adalah proses pewarnaan dan pemberian rasa manis dilakukan secara sekaligus dalam satu langkah. Hasilnya, kolang-kaling akan terasa sangat legit dan siap untuk langsung dijadikan bahan tambahan dalam es buah atau es campur favorit Anda.
4. Teknik Merebus dengan Api Kecil agar Warna Meresap
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317754/original/092967400_1786069186-4.jpg)
Perbesar
Salah satu kunci dari cara mewarnai kolang kaling agar merata adalah teknik perebusan yang benar. Gunakanlah api kecil selama proses memasak agar larutan pewarna dapat meresap perlahan ke dalam serat kolang-kaling secara maksimal. Proses ini membutuhkan kesabaran, namun hasilnya jauh lebih memuaskan dibandingkan dengan penggunaan api besar yang hanya akan membuat warna menempel di permukaan saja.
Selama proses perebusan, pastikan untuk mengaduk kolang-kaling sesekali agar warna meresap merata di setiap bagian. Hindari menutup panci terlalu rapat karena uap panas yang terperangkap justru bisa membuat warna menjadi pudar atau kurang tajam. Masaklah terus dengan api kecil hingga air menyusut dan kolang-kaling menjadi empuk sempurna.
5. Metode Perendaman Tanpa Perebusan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317755/original/037046600_1786069188-5.jpg)
Perbesar
Jika Anda memilih untuk menggunakan pewarna alami yang sensitif terhadap panas, metode perendaman tanpa perebusan bisa menjadi alternatif terbaik. Caranya, rendam kolang-kaling yang sudah dibersihkan ke dalam larutan pewarna selama 4 hingga 8 jam. Anda bahkan bisa merendamnya semalaman di dalam kulkas agar warna benar-benar masuk ke dalam serat kolang-kaling.
Setelah proses perendaman selesai, tiriskan kolang-kaling dan bilas perlahan dengan air bersih untuk menghilangkan sisa pewarna yang tidak terserap. Metode ini sangat cocok untuk menjaga tekstur kolang-kaling agar tidak terlalu lembek dan menjaga kesegaran bahan alami yang digunakan. Ini adalah salah satu cara mewarnai kolang kaling yang sering digunakan untuk menjaga tampilan tetap segar dan alami.
6. Metode Rebus Dua Kali
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317756/original/057043700_1786069189-6.jpg)
Perbesar
Untuk memastikan kolang-kaling benar-benar bersih dan warnanya keluar dengan maksimal, Anda bisa menerapkan metode rebus dua kali. Rebusan pertama bertujuan untuk membersihkan sisa kotoran, getah, dan lendir yang masih menempel, kemudian buang air rebusan tersebut.
Setelah dibilas bersih, lakukan perebusan kedua dengan menambahkan pewarna serta bahan aromatik seperti daun pandan atau daun jeruk. Dengan melakukan cara ini, kolang-kaling akan menjadi jauh lebih bersih, bebas dari bau asam, dan warna yang dihasilkan pun akan terlihat jauh lebih cerah dan maksimal.
7. Teknik Pendinginan untuk Warna yang Awet
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317757/original/091282000_1786069190-7.jpg)
Perbesar
Setelah kolang-kaling matang, langkah terakhir yang sangat penting adalah teknik pendinginan. Biarkan kolang-kaling dingin secara perlahan di suhu ruang. Bahkan, disarankan untuk mendiamkan kolang-kaling di dalam air rebusannya sendiri sampai benar-benar dingin agar warna dan rasa bisa semakin meresap ke dalam.
Setelah dingin, simpan kolang-kaling di dalam wadah tertutup rapat dan masukkan ke dalam kulkas. Proses pendinginan yang benar akan membuat warna kolang-kaling lebih awet dan teksturnya tetap kenyal saat akan disajikan kembali.
Pertanyaan Seputar Cara Mewarnai Kolang Kaling agar Merata
Q: Apa fungsi air kapur sirih pada kolang kaling?
A: Air kapur sirih membuat tekstur kolang-kaling tetap kenyal dan tidak mudah hancur meski direbus dalam waktu lama.
Q: Berapa lama kolang kaling direndam sebelum diwarnai?
A: Kolang-kaling perlu direndam air beras selama 30 menit hingga 2 jam, kemudian dilanjutkan dengan rendaman air kapur sirih selama 15-60 menit jika diperlukan.
Q: Pewarna alami apa yang cocok untuk kolang kaling?
A: Bunga telang (biru keunguan), daun pandan/daun suji (hijau), jus buah naga (merah muda), dan gula aren (coklat keemasan).
Q: Berapa lama kolang kaling berwarna tahan disimpan di kulkas?
A: Kolang-kaling yang sudah diwarnai dapat bertahan hingga satu minggu jika disimpan dalam wadah tertutup rapat di lemari es.
Q: Kenapa kolang kaling perlu direbus dengan api kecil?
A: Api kecil membuat warna meresap perlahan sehingga hasilnya merata sampai ke bagian dalam kolang-kaling.
Q: Bagaimana cara menghilangkan bau asam pada kolang kaling?
A: Rendam dengan air beras selama 30 menit hingga 2 jam, atau rendam dengan air kapur sirih selama 15-60 menit.
Q: Apakah bisa menggunakan pewarna dari minuman bersoda?
A: Bisa. Minuman bersoda berwarna dapat digunakan sebagai pewarna sekaligus pemberi rasa manis pada kolang-kaling.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6

9 hours ago
3
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9318285/original/048933800_1786090875-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4947695/original/031236500_1726722294-pexels-claud-lina-1891016-3523107.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9318382/original/033453500_1786094286-Gemini_Generated_Image_nvznmonvznmonvzn.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5539952/original/084695600_1774670964-Rumah_Atap_Mansard_Minimalis__Cocok_untuk_Pasangan_yang_Baru_Menikah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9318319/original/006400500_1786091344-Mencuci_Handuk_Mandi_dan_Lap_Dapur.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5579911/original/006011300_1778119843-Hangat___Natural__Krem___Cokelat_Tua.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9318301/original/002498200_1786091176-de83d57f-ef81-4298-a592-a82921b13539.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9318284/original/001596000_1786090740-Screenshot_2026-08-07_151735.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9290891/original/018857500_1783498088-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9318002/original/018729300_1786084456-9601254260482600190.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9318247/original/016475300_1786089953-1c6e6ca4-59bb-4120-917f-8c39befd22fa.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9305050/original/001562000_1784782738-cropped-132e86e4-5f0f-4a13-8f1c-eff64f5d6722.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9318141/original/040183800_1786087639-ae97c687-5b06-4afb-92aa-ee8b0472217a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/9318176/original/007785300_1786088681-20260806_Budy_Santoso_Persib_vs_Persebaya_Final_Piala_Presiden_11.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9318123/original/036776300_1786087135-Gemini_Generated_Image_vc2owlvc2owlvc2o.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9318083/original/074997600_1786086125-WhatsApp_Image_2026-08-03_at_17.40.45.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5360800/original/066258000_1758762189-Ilustrasi_mengisi_bensin_di_SPBU.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9318069/original/011395800_1786085881-kim_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9318113/original/012049100_1786086749-Gemini_Generated_Image_9o81cd9o81cd9o81.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5397998/original/062238400_1761826690-kadu.jpg)










:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5557096/original/065659700_1776318001-Gambar_Rumah_Sederhana_6x9_di_Kampung_Dekat_Sawah_yang_Jadi_Tren_Desain_2026.jpg)


:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5390115/original/042078200_1761229243-20251023AA_Official_Training_Persija_Jakarta-04.jpg)


:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4863025/original/074446600_1718303638-3_083A3037.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5559133/original/096420800_1776519532-WhatsApp_Image_2026-04-18_at_13.03.23.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517047/original/078921900_1772384976-SaveGram.App_640266969_18393344611150856_335126654579775669_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5557654/original/051408300_1776350845-20260416IQ_Timnas_Indonesia_U-17_vs_Malaysia_U-17-01.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5361596/original/000746300_1758788384-eliano.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5559467/original/050185700_1776576647-WhatsApp_Image_2026-04-19_at_12.29.37__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5556615/original/026624600_1776261517-Indonesia_v_Malaysia_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5531939/original/016980900_1773637517-asian-child-girl-play-painting-with-happiness-joyful.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5557496/original/099902200_1776332068-1000397949.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3904777/original/070543400_1642301129-pexels-tim-douglas-6205626.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5496109/original/090089100_1770471696-20260207BL_Timnas_Futsal_Indonesia_Vs_Iran_Final_AFC_Futsal_Asian_Cup_2026-02.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5557733/original/014515900_1776389960-20260416IQ_Timnas_Indonesia_U-17_vs_Malaysia_U-17-16.jpg)